Anda di halaman 1dari 5

PORTOFOLIO KASUS

ASCARIASIS

Oleh:
dr. Nabila

Pendamping:
dr. Inu Haryo Harimurti

PROGRAM INTERNSIP DOKTER INDONESIA


KEMENTRIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA
2017
Nama Peserta: dr. Nabila

Nama Wahana: Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih

Topik: Ascariasis

Tanggal (kasus): 28 Agustus 2017


Nama Pasien: An. AM No. RM :

Tempat Presentasi: RS Tingkat II Moh. Ridwan Meuraksa

Obyektif Presentasi:

Keilmuan Keterampilan Penyegaran Tinjauan Pustaka

Diagnostik Manajemen Masalah Istimewa

Neonatus Bayi Anak Remaja Dewasa Lansia Bumil

Deskripsi: Laki-laki, 31 tahun, dengan keluhan benjolan pada kemaluan kiri yang dirasa nyeri sejak 2 jam smrs.

Tujuan: Memperbaiki keadaan umum pasien, menatalaksana keluhan pasien.

Bahan bahasan: Tinjauan Pustaka Riset Kasus Audit

Cara membahas: Diskusi Presentasi dan diskusi Email Pos


Data pasien: Nama: An. AM Nomor Registrasi:

Nama Wahana: PKC Cempaka Putih Telp: tidak ada Terdaftar sejak: 28 Agustus 2017

Data utama untuk bahan diskusi:

1. Diagnosis/Gambaran Klinis: Ascariasis

2. Riwayat Pengobatan: Pasien belum pernah berobat.

3. Pasien datang ke Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih diantar oleh ibunya dengan keluhan bab cair sejak 2 hari. Bab cair dialami pasien 3
sampai 4 kali dalam sehari. Pasien juga mengeluhkan nyeri perut, mual serta tidak nafsu makan. Ibu pasien mengaku selama beberapa bulan
terakhir, berat badan pasien tidak mengalami peningkatan. 1 hari sebelumnya, ibu pasien mengaku melihat cacing keluar bersama tinja
pasien.

4. Riwayat Keluarga: Keluhan yang sama pada keluarga disangkal.

5. Riwayat pekerjaan: Pelajar SD

6. Kondisi lingkungan dan sosial. Pasien merupakan anak pertama dari dua bersaudara. Pasien saat ini tinggal bersama orang tua dan adik laki-
lakinya, yang berusia 2 tahun. Ayah pasien bekerja sebagai pegawai swasta, sedangkan ibu pasien sebagai ibu rumah tangga. Sehari-hari
pasien pergi ke Sekolah dan bermain bersama teman-teman sebaya disekitar rumah.
7. Lain-lain: -
Daftar Pustaka:

1. Ginting SA. Hubungan antara status sosial ekonomi dengan kejadian cacingan pada anak sekolah dasar di desa suka kecamatan tiga
panah, kabupaten karo, propinsi sumatera utara. 2002. Tersedia dari: URL: http://library.usu.ac.id/download/fk/anak-sri%20alemina.pdf.
2. Margono SS, Alisah S. Nematoda usus. Dalam: Gandahusada S, Ilahude H, Pribadi W. (Penyunting) Parasitologi kedokteran. Jakarta: Gaya
baru 2006: 8-37
3. Dent AE, Kazura JW. Helminthic disease. Dalam: Behrman RE, Kliegman RM, Jenson HB, Stanton. (Penyunting) Nelson textbook of
pediatrics, 18th ed. Philadelphia: WB Saunders company; 2007. Part XVI section 16.

4. Siregar B. Definisi kecacingan. 2010. Tersedia dari: URL: http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/16404/4/Chapter%20II.pdf .

5. Yunus R. Keefektifan albendazole pemberian sekali sehari selama 1, 2 dan 3 hari dalam menanggulangi infeksi Trichuris trichiura pada
anak sekolah dasar di kecamatan medan tembung. 2008. Tersedia dari: URL: http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/6244.

Hasil Pembelajaran:

1. Definisi, etiologi, dan epidemiologi Ascariasis

2. Diagnosis Ascariasis

3. Tatalaksana Ascariasis
Rangkuman hasil pembelajaran portofolio:
1. Subjektif:
Pasien datang ke Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih diantar oleh ibunya dengan keluhan bab cair sejak 2 hari. Bab cair dialami
pasien 3 sampai 4 kali dalam sehari. Pasien juga mengeluhkan nyeri perut, mual serta tidak nafsu makan. Ibu pasien mengaku selama
beberapa bulan terakhir, berat badan pasien tidak mengalami peningkatan. 1 hari sebelumnya, ibu pasien mengaku melihat cacing
keluar bersama tinja pasien.

2. Objektif:
Keadaan umum: tampak sakit sedang, Compos Mentis. Nadi: 90 x/menit, Suhu: 36,50 C, Pernapasan: 20 x/menit
Bising usus meningkat.

3. Assessment:
Pasien datang ke Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih diantar oleh ibunya dengan keluhan bab cair sejak 2 hari. Bab cair dialami
pasien 3 sampai 4 kali dalam sehari. Pasien juga mengeluhkan nyeri perut, mual serta tidak nafsu makan. Ibu pasien mengaku selama
beberapa bulan terakhir, berat badan pasien tidak mengalami peningkatan. 1 hari sebelumnya, ibu pasien mengaku melihat cacing
keluar bersama tinja pasien. Berdasarkan anamnesis ibu pasien mengaku bahwa 1 hari sebelum ke puskes keluar cacing bersamaan
dengan tinja pasien. Dari pemeriksaan fisik didapatkan bising usus meningkat.
Pasien kemudian didiagnosis sebagai ascariasis.

4. Plan:
Diagnosis: Ascariasis
Pengobatan: