Anda di halaman 1dari 17

LAPORAN PRAKTIKUM

MEMBUAT GRAFIK DAN FITTING DATA DENGAN GNUPLOT

Oleh:
Nama: Laily Nur Hofi
Nim: 161810201072

LABORATORIUM FISIKA KOMPUTASI


JURUSAN FISIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
TAHUN 2017
BAB 1. PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Gnuplot merupakan program yang terdapat di dalam distribusi Linux.
Salah satu kegunaannya adalah untuk menghasilkan quick look dari kurva dari
data atau fungsi. Gnuplot adalah program untuk membuat grafik yang berbasis
command line. Salah satu kegunaannya adalah untuk menghasilkan quick look
dari kurva dari data .
Semua properti grafik seperti judul, axis, major tick mark, minor tick
mark, dan lain-lain harus diset user melalui syntax-syntax beserta opsi-opsi
yang telah ada. Script dapat dibuat dalam gnuplot yang dijalankan secara
otomatis. Gnuplot memiliki dua konsep penggambaran grafik yaitu major
tick mark dan minor tick mark.
Gnuplot sangat bermanfaat untuk kehidupam sehari hari. Untuk
pembuatan grafik, kurva, histogram, serta bentuk-bentuk gambar lainnya yang
diperlukan dalam menyajikan data hasil penelitian. Gnuplot juga bisa
digunakan untuk menggambar suatu fungsi matematis tertentu.
1.2 Rumusan Masalah
Rumusan masalah dari praktikum Membuat Grafik & Fitting Data dengan
GNUPLOT yaitu:
1. Apakah Pengertian GNUPLOT?
2. Bagaimana cara membuat fitting data dan grafik?
3. Apakah keunggulan menggunakan program gnuplot?
1.3 Tujuan
Tujuan dari praktikum Membuat Grafik & Fitting Data dengan
GNUPLOT yaitu mengetahui bagaimana cara membuat grafik dan fitting data
dengan menggunakan software gnuplot.
1.4 Manfaat
Manfaat dari praktikum Membuat Grafik & Fitting Data dengan
GNUPLOT yaitu Untuk pembuatan grafik, kurva, histogram, serta bentuk-
bentuk gambar lainnya yang diperlukan dalam menyajikan data hasil
penelitian. Gnuplot juga bisa digunakan untuk menggambar suatu fungsi
matematis tertentu.
BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA

GNUPLOT merupakan program yang terdapat di dalam distribusi Linux.


Salah satu kegunaannya adalah untuk menghasilkan quick look dari kurva dari
data atau fungsi kita. Apabila kita memiliki data yang disimpan dalam file ASCII
maka kita dapat dengan mudah dan cepat membuat kurva dari data dalam file
tersebut dengan menggunakan perintah-perintah yang sederhana. Hal yang
penting dalam membuat file ASCII ini adalah data-data berupa angka yang
disusun berdasarkan kolom dan di antara kolom satu dengan lainnya dipisahkan
satu atau lebih spasi dan tab. Data yang dapat dibaca oleh program ini adalah teks
atau ASCII dalam bentuk baris dan kolom yang tidak terbatas (tergantung
kemampuan komputer untuk mengolahnya).
Misal data dalam sebuah file ASCII bernama nu1.dat (atau nu1.txt)
0 1 2 3 4
1 2 3 4 5
2 3 4 5 6
3 4 5 6 7
4 5 6 7 8
5 6 7 8 9
Dimana:
kolom pertama = variabel x
kolom kedua = variabel y1
kolom ketiga = variabel y2
kolom keempat = variabel y3
kolom kelima = variabel y4

Langkah pertama untuk membuat gambar adalah dengan memanggil gnuplot


dari dalam terminal sehingga didapatkan prompt berikut ini :
abi@abi-desktop:~$ gnuplot
GNUPLOT

Version 4.2 patchlevel 5

last modified Mar 2009

System: Linux 2.6.31-14-generic

Copyright (C) 1986 - 1993, 1998, 2004, 2007 - 2009

Thomas Williams, Colin Kelley and many others

Type `help` to access the on-line reference manual.

The gnuplot FAQ is available from http://www.gnuplot.info/faq/

Send bug reports and suggestions to


<http://sourceforge.net/projects/gnuplot>

Terminal type set to 'wxt'

gnuplot>
Kemudahan dalam penggunaan dan keserderhaan perintah-perintahnya
tidaklah mengurangi kualitas kemampuan program ini, oleh karena itu program
gnuplot mempunyai beberapa macam kemampuan, yaitu sebagai berikut:

Memplot deretan data univariat (misalnya time series)


Memplot sederhana suatu fungsi yang didefinisikan pengguna baik pada
sistem koordinat Cartesius maupun polar
Scatter plot data bivariat dengan pilihan errorbar
Grafik batang
Memplot permukaan 3-dimensi suatu fungsi seperti z = f(x,y) dengan
beberapa pilihan
Scatter plot 3-dimensi data trivariat
Memplot 2- dan 3-dimensi suatu fungsi parametrik
Memplot data secara langsung dari tabel yang dihasilkan oleh aplikasi
yang lain
Memplot berulang pada suatu variasi devais grafik yang lain.

Di samping program grafik berbasis CLI, terdapat juga program yang berbasis
GUI (Graphical User Interface) yang banyak disenangi oleh pengguna, misalnya
Xmgrace, GUPPI, Scigraphica, Xgfe dan Xgobi. Semua program ini dapat
dijalankan pada lingkungan Linux. Xgfe (X-gnuplot fr ont-end) merupakan front-
end dari gnuplot pada terminal X window.
Kelebihan GNUPLOT dari program grafik berbasis GUI adalah program ini
dapat dijalankan lebih cepat dibandingkan program berbasis GUI karena program
ini tidak membutuhkan terminal grafik yang bagus. GNUPLOT tidak
membutuhkan komputer yang berkulita tinggi untuk menghasilakn desain grafik
yang bagus. Alasan lainnya yaitu penggunaan GNUPLOT lebih mudah, tidak
memerlukan suatu proses awal (pr eprocessing) sebelum diplot ke dalam grafik,
misalnya memberikan koreksi tertentu. Misalnya pada GUI untuk menghasilkan
grafik dari data mentah dilakukan perhitungan koreksi dan kedua melakukan
pemplotan. Memang tidak terlalu sulit melakukan hal seperti ini pada program
berbasis GUI karena sudah disediakan spreadsheet untuk melakukan proses
awalnya.
Gnuplot yang berbasis CLI tidak perlu melakukan perhitungan seperti itu,
karena pro-gram ini dapat melakukan perhitungan bersama-sama dengan
pemplotan. Dalam perhitungan yang kompleks, bila spreadsheet tidak dapat
melakukannya (atau cukup rumit), gnuplot dapat digabung dengan skrip program
terentu, misalnya perl, python, dan lain-lain. Hal ini yang membuat program ini
jauh lebih cepat dalam membuat grafik dibandingkan dengan program berbasis
GUI.
Hal ini lah yang membuat gnuplot dapat digunakan juga untuk membuat
grafik suatu web, misalnya untuk menampilkan grafik analisis web secara on-line.
Salah satu alasan menggunakan program gnuplot adalah karena program ini dapat
diperoleh secara gratis dan mempunyai kemampuan untuk menampilkan gambar
sesuai yang kita inginkan. Walaupun dalam dunia grafis dikenal juga berbagai
macam program grafik populer yang lain, akan tetapi sebagian besar pemakai
harus mengeluarkan sejumlah uang yang cukup besar untuk membeli program
tersebut. Sebagai contoh saja, program Xact untuk versi up date, paling sedikit
seseorang harus mengeluarkan Rp. 500.000,-(bila 1 DM setara dengan Rp.4.100,).
Program Xact sendiri dibuat oleh SciLab GmbH di Hamburg, Jerman.
Program gnuplot menyediakan fiting pada fungsi sembarang. Gnuplot lebih
unggul dibandingkan dengan xmgr karena gnuplot menyediakan eksibilitas yang
lebih tinggi untuk memberkan banyak informasi dalam mengestimasi kualitas
suatu data. Sebagai contoh, andaikan kita ingin membuat suatu fungsi aljabar f(L)
= e1+aLb f(L) ke set data _legs e0 L.dat. Pertama, kita harus mendefinisikan
fungsi dan memberikan beberapa estimasi kasar (nir-nol) untuk parameter-
parameter yang tidak diketahui, perlu dicatat operator exponensial ditandai
dengan ** dan argumen standard suatu de_nisi fungsi adalah x, tapi hal ini
tergantung pilihan kita:
Gnuplot> f(x)=e+a*x**b gnuplot> e=-1.8 gnuplot> a=1 gnuplot> b=-1
Fit aktual dilakukan lewat perintah fit. Program menggunakan algoritma
nonlinear least-squaresMarquardt-Levenberg [3], yang memunginkan fit pada
hampir seluruh fungsi sembarang. Untuk menjalankan perintah, kita harus
menetapkan fungsi _t, set daya dan parameter-parameter yangakan dicari. Sebagai
contoh kita ketikkan:
gnuplot> fit f(x) "gs_e0_L.dat" via e,a,b
Kemudian gnuplot menuliskan informasi log ke keluaran yang mendeskripsikan
proses fitting. Setelah fitting diperoleh ia akan mencetak pada layar.
Selain fitting kurva dan grafik, gnuplot juga dapat melakukan fitting data.
Terdapat dua hal yang harus dilakukan untuk melakukan fiting suatu data, yaitu
membuat suatu definisi fungsi kecenderungan data dalam sebuah file, misalnya
f(x) = y0 + m*x (fungsi linear). Fungsi ini dapat disimpan dalam file misalnya
line.fnc. Dalam Modul3 ini telah diberikan dua file terkompresi yaitu: fit1.rar
dan fit2_demo.rar.
Prosedur dalam melakukan fitting data terdiri dari dua opsi yaitu fitting
data sederhana dan fitting data kompleks. Data kompleks memiliki prosedur yang
sama dengan data sederhan menggunakan ekstrak fit2_demo.rar. Namun, pada
data kompleks hasilnya secara detil dan jelas dengan memberikan screen
capturenya. Juga jelaskan script program gnuplotnya untuk masing-masing
gambar grafik yang muncul.
BAB 3. METODOLOGI PENELITIAN

3.1 Alat dan Bahan


Adapun alat dan bahan yang digunakan dalam praktikum Membuat Grafik &
Fitting Data dengan GNUPLOT adalah :
1. Komputer
2. Gnuplot
3.2 Langkah Kerja
Langkah Membuat Grafik & Fitting Data dengan GNUPLOT maka yang
harus dilakukan adalah:
3.2.1 Melakukan fitting data
Program gnuplot memiliki dua hal yang harus dilakukan untuk
melakukan fiting suatu data, yaitu membuat suatu definisi fungsi
kecenderungan data dalam sebuah file, misalnya f(x) = y0 + m*x (fungsi
linear). Fungsi ini dapat disimpan dalam file misalnya line.fnc. Dalam
Modul3 ini telah diberikan dua file terkompresi yaitu: fit1.rar dan
fit2_demo.rar.
a. Prosedur Fitting Sederhana
File fit1.rar diekstrak dan dilihat file yang ada di dalamnya.
Terdapat tiga file yaitu filedata: ekstra.dat, file script untuk
plotting dan fitting di gnuplot: fit_gnu dan fungsi persamaan
linear: line.fnc
3 file tersebut dipelajari dan di laporan praktikum modul3
dijelaskan.
Masuk ke gnuplot terlebih dahulu dengan makukan fitting dan
dilakukan:
Gnuplot > load fit_gnu
Atau langsung ketik di terminal $ gnuplot fit_gnu
Hasil yang didapatkan dari perintah fitting kemudian
dilaporkan.
Script diubah, sehingga akan ditampakkan pula persamaan
linear hasil plotting di gambar grafiknya.
b. Prosedur Fitting Kompleks
Lakukan prosedur yang hampir sama dengan menggunakan ekstrak
file fit2_demo.rar. Dan laporkan hasilnya secara detil dan jelas
dengan memberikan screen capturenya. Juga jelaskan script program
gnuplotnya untuk masing-masing gambar grafik yang muncul.
BAB 4. HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 Hasil
4.1.1 fit1

4.1.2 fit2_demo
4.2 Pembahasan
Program gnuplot ada dua hal yang harus dilakukan untuk melakukan
fitting suatu data, yaitu membuat suatu definissi fungsi kecenderungan data dalam
sebuah file, misalnya suatu fungsi linear f(x)+ y0+ m*x terlebih dahulu pada
gnuplot dengan mengubah directory dari fit1 yang sudah di ekstrak kedalam
gnuplot, kemudian ketikkan pada gnuplot loadfit_gnu atau langsung ketik di
terminal $ gnuplot fit_gnu setelah itu masuk folder klik open windows viewer
untuk menampilkan grafik fitting. Gambar 1 diperoleh dengan memasukkan
fungsi f(x)= y0+m*x garis yang lurus adalah garis lurus dimana titik-titiknya
menuju pada garis tersebut.
Grafik yang dihasilkan fit2 demo berviariasi. Grafik pertama memiliki
bentuk penyebaran titik-titik yang tidak rata. Grafik 2 sampai grafik 8 juga
memiliki bentuk yang tidak rata . Diantara grafik 2 sampai grafik 8 ada beberapa
grafik yang titiknya menjauhi atau mendekati garis linearnya. Grafik 9
menunjukkan garis yang memiliki penyebaran linier, sehingga dengan mengubah
grafik yang linier atau penyebaran titik-titik mengikuti garis lurus.
BAB 5. PENUTUP

5.1 Kesimpulan
Kesimpulan yang dapat diambil dari praktikum praktikum pengenalan
Membuat Grafik & Fitting Data dengan GNUPLOT yaitu:

1. Gnuplot merupakan program yang terdapat di dalam distribusi Linux. Gnuplot


program untuk membuat grafik yang berbasis command line.
2. Cara melakukan fitting data adalah yaitu membuat suatu definisi fungsi
kecenderungan data dalam sebuah file, misalnya f(x) = y0 + m*x (fungsi
linear). Fungsi ini dapat disimpan dalam file misalnya line.fnc. Dalam Modul3
ini telah diberikan dua file terkompresi yaitu: fit1.rar dan fit2_demo.rar.
3. Kelebihan gnuplot adalah program ini dapat diperoleh secara gratis dan
mempunyai kemampuan untuk menampilkan gambar sesuai yang kita
inginkan. Gnuplot juga program yang dapat digunakan secara gratis.

5.2 Saran
Saran untuk praktikan selanjutnya yaitu harus lebih teliti lagi dalam
membuat suatu program, perhatikan tanda-tanda dan ketentuannya. Untuk
menghindari kendala Build and Run karena masalah program yang kurang
lengkap, salah pengetikan, dan ada juga karena masalah komputer yang error.
Sehingga hasil yang keluar sesuai dengan apa yang diinginkan.
DAFTAR PUSTAKA
Mutiara, Ahcmad Benny. 2005. Panduan Praktis Simulasi Komputer Untuk Sain
dan Teknik. Depok: Universitas Gunadarma
Susanto, Abe,. dan I Wayan Wardama. 2001. Gnuplot untuk Orang Lugu. Depok:
Universitas Gunadarma
Tim Penyusun. Modul Praktikum Fisika Komputasi. Jember: Uniersitas Jember