Anda di halaman 1dari 16

NAMA : Tuti Muflihah

NIM : 1157020075
KELAS : 5B
PEMANFAATAN TANAMAN HERBAL SEBAGAI OBAT DIABETES MELLITUS
No Judul Penulis Tahun Halaman Latar belakang Metode Hasil
1 Antidiabetic B. Jayaprasad, 2016 61-69 Diabetes telah meningkat Dalam percobaan Berdasarkan penelitian
effect of P.S.Sharavanan, pada tingkat yang ini digunakan 30 pemberian STZ untuk
Chloroxylon R. Sivaraj mengkhawatirkan di tikus (6 normal tikus yang mengalami
swietenia bark seluruh dunia. dan 24 ekor tikus diabetes mengalami
extracts on Hiperglikemia secara yang penurunan berat badan,
streptozotocin patologis dapat diinduksikan kenaikan glukosa darah,
induced diabetic menyebabkan STZ). Kemudian kadar hemoglobin
rats terganggunya beberapa dipisahkan glikosilasi, penurunan
organ tubuh lainnya. menjadi lima insulin plasma dan
Diabetes mellitus juga kelompok yang kadar hemoglobin total.
mendorong hilangnya masing-masing Pada tikus diabetes yang
pulau pankreal sel b yang berjumlah 6 ekor. diinduksi STZ;
dihasilkan oleh insulin. Adapun pemberian oral
Untuk menurunkan kadar pembagian CSBAEt, CSBMEt dan
gula darah biasanya kelompoknya glibenklamida
digunakan glibenklamid sebagai berikut : menghasilkan
sebagai antidiabetes. Kelompok tikus pemulihan glukosa
Namun, semakin I. kontrol (diberi darah dan insulin
berkembangnya zaman 0,5 ml 0,9% plasma, kadar
penggunaan obat-obatan garam secara oral hemoglobin glikosilasi
herbal sangat diminati selama 45 hari). secara signifikan. Pada
masyarakat dikarenaan Kelompok II. studi toksisitas akut
penggunaan obat herbal Kelompok menunjukkan sifat non-
yang berasal dari alam ini diabetes (diberika toksik CSBME dan
tidak menyebabkan efek STZ 50 mg / kg CSBAEt pada dosis
samping yang berbahaya bb). Kelompok tingkat tinggi. Selain itu
bagi anggota tubuh III. Tikus pada saat uji histologis
lainnya. Dalam penelitian diabetes diberi juga terlihat setelah
ini dilakukan uji ekstrak CSBAEt (250 mg pemberian ekstrak
Chloroxylon swietenia / kg bb dilarutkan Chloroxylon swetenia
sebagai obat antidiabetes dalam 0,5 mL Bark adanya perubahan
yang diberikan pada tikus 0,9% saline) aktivitas enzim
yang terkena diabetes secara oral metabolisme
yang diinduksikan dengan selama 45 hari. karbohidrat dengan
STZ. Kelompok IV. glikogen hati yang
Tikus diabetes mulai membaik. Ekstrak
diberi CSBMEt Chloroxylon swetenia
(250 mg / kg bb Bark memiliki
dilarutkan dalam kecenderungan untuk
0,5 mL CMC) menurunkan glukosa
selama 45 hari. darah pada hari ke-15
Tikus kelompok setelah pengobatan.
V. diabetes diberi Hasil penggunaan
glibenklamid CSMEt sebanding
(600 ug / kg bb dengan obat
dilarutkan dalam antidiabetes standar
0,5 mL 0,9% dari yaitu glibenklamid.
saline) selama 45 Temuan ini mendukung
hari.kemudian penggunaan ekstrak
dilakukan uji tanaman sebagai
biokimia. Selain pengobatan tradisional
itu juga dilakukan dari diabetes.
uji hispatologi
dengan cara
membedah tikus
dan mengambil
bagian hatinya.
Kemudian
untuk analisis
data digunakan
ANOVA.
https://ac.els-cdn.com/S2314853516000196/1-s2.0-S2314853516000196-main.pdf?_tid=548d5a5e-a6fd-11e7-aa0a-
00000aacb35f&acdnat=1506899443_7a3b9764d9132baee95b18a279c27c2f
2 Effect Of Apple N. S. Dange And 2013 511 - 517 Tipe 2 Diabetes Mellitus Dalam metode ini Berdasarkan penelitian
On Fasting Kedar Deshpande (T2DM) merupakan salah menggunakan diperoleh hasil bahwa
Blood Sugar satu penyakit yag dapat Sembilan puluh pemberian apel dapat
And Plasma mengancam kesehatan delapan subjek menurunkan kadar gula
Lipids Levels In manusia dikarenakan yang terdiri darah pada pasien.
Type Ii Diabetes prevalensi dari penyakit wanita dan laki- Selain itu juga diperoleh
ini semain meningkat laki yang terkena hasil tekanan darah
serta penyakit ini dapat diabetes melitus sistol maupun diastolik
menyebabkan komplikasi type 2. Para memiliki tekanan darah
yang sangat berbahaya. pasien ini normal pada hewan uji
Penggunaan obat sintesis sebelumnya telah (diberikan apel) dan
sebagai penurun kadar melakukan kelompok kontrol.
gula darah tidak dapat pengobatan Selain itu juga pada saat
sepenuhnya untuk secara oral uji FBS yang diuji pada
mengontrol kadar glukosa maupun diet. penderita diabetes yang
dan juga dapat Dalam penelitian diberikan apel
meyebabkan efek ini sebjek menunjukkan adanya
samping yang sangat penelitian dibagi penurunan yang
berbaya bagi penderitanya menjadi 2 signifikan jika
dikarenakan penderita kelompok yang dibandingkan dengan
akan menjadi kecanduan terdiri dari 54 kelompok kontrol.
serta susah untuk berhenti sujek diberi Namun penurunan
mengkonsumsi obat makan 1 buah tersebut berbeda-beda,
sintesis tersebut. apel berukuran dikarenakan perbedaan
Dikarenakan penggunaan sedang setiap usia dan jenis kelamin
obat-obatan sintesis harinya dan 44 pada subjek penelitian.
memiliki efek samping, subjek dijadikan Terjadinya penurunan
oleh karenanya dalam sebagai kontrol. FBS dikarenakan
peneltitian ini akan Sebelum adanya kandungan asam
dibahas mengenai diberikan apel malat,polifenol dan
pemanfaatan buah apel sebagai obat fitokimia lainnnya.
sebagai obat antidiabetes, Selain itu juga terdapat
antidiabetes.Penggunaan masing-masing penurunan
buah apel sebagai pasien terlebih kolesterolyang sangat
antidiabetes dikarenakan dahulu dihitung signifikan pada pasien
didalam buah apel indeks masa yang diberikan apel jika
terkandung air dan tubuhnya
fruktosa, selain itu juga menggunakan dibandingkan dengan
terdapat senyawa- rumus (BMI = kg kelompok kontrol.
senyawa lain yang bisa / m2), kemudian
dimanfaatkan oleh tubuh dihitung tekanan
dintaranya yaitu asam darah sistolik dan
malat, sorbitol, lignin, diastolic,
pektin, mineral, asam kemudian
amino, antioksidan dan analisis glukosa
flavonoid. Berdasarkan darah pada
studi literatur bahwa penderita yang
pektin dan asam malat dipuasakan dan
ternyata mampu dilakuka analis-
menurunkan kadar gula analisis seperti
darah penderitanya. hemoglobin
glikosilasi
(HbA1c),
trigliserida (TG),
kolesterol, HDL-
c, LDL-C,VLDL-
c.
Selain itu juga
dilakukan uji
FBS dan profil
lipid diukur pada
awal dan setelah
empat minggu
kemudian
bandingkan
kelompok uji dan
kelompok
kontrol.

https://pdfs.semanticscholar.org/97c7/7c5301dc88cdfd83c631d2ce1ae7ce7f569a.pdf
3 Evaluaion of Mohamed El 2016 1044- Diabetes mellitus Metode yang Berdasarkan hasil
hypoglycemic Kabbaoni, Alae 1049 merupakan suatu penyakit digunakan yaitu pengamatan diperoleh
and Chda, Ouanda yang diakibatkan pembuatan hasil uji toksisitas akut
hypolipidemic Azdad, Najlae kesalahan dalam ekstrak yang pada dosis 500 mg kg
activities of Mejhrit, Lotfi metabolisme tubuh, selain berasal dari Daun BB tidak terjadi
aquous extract Aarab, Rachid itu juga dikarenakan C. ladaniferus. perubahan pada hewan
Cistus Bencheikh, adanya kekurasakan dan Kemudian uji. Berdasarkan hasil
ladaniferus in Abdelali Tazi kekurangan produksi dipersiapkan uji penggunaan STZ
streptozotocin- hormon insulin dalam hewan uji yang hewan uji mengalami
Induced diabetic tubuh manusia. Akibat akan digunakan penurunan berat badan.
rats kekurangan dan yaitu tikus wistar Namun pada kelompok
kerusakan insulin dapat yang hewan uji yang
mengakibatkan kerusakan diinduksikan diberikan ekstrak C.
sel b pada pankreas. dengan ladaniferus dengan
Diperkirakan penderita streptozotocin dosis 500 mg / kg
diabetes melitus pada (STZ) agar selama 28 hari
tahun 2015 mencapai 415 terkena diabetes. menunjukkan tanda-
juta dan akan mengalami Hewan dibagi tanda adanya
peningkatan pada 2040 menjadi empat peningkatan berat badan
diperkirakan sebanyak kelompok dan dibandingkan dengan
642 juta pendrita. masing-masing kelompok kontrol . hal
Penyakit diabetes melitus kelompok terdiri ini diperoleh nilai p
ini dipengaruhi oleh dari enam ekor. value sebesar P <0,01.
beberapa faktor Kelompok 1 dan Peningkatan berat badan
diantaranya yaitu faktor 2 merupakan ini sebanding dengan
gaya hidup,faktor genetik kelompok kontrol kelompok hewan uji
dan faktor lingkungan. yang masing- yang diberi pengobatan
Untuk menrunkan adar masing diobati glibenklamid.
gula darah dilaukan dengan air suling Pemberian ekstrak C.
pengobatan penurun gula (10 mL / kg). ladaniferus juga mampu
darah dilakukan Kemudian menurunkan kadar gula
pengobatan tradisional kelompok 3 darah pada hewan uji
yang memanfaatkan diobati yang diinduksikan
ekstrak tanaman sebagai menggunakan menggunakan STZ.
alternatif utnuk ekstrak air C. Penurunan kadar gula
mengendalikan ladaniferus darah ini sesuai dengan
komplikasi patologis dengan dosis 500 penurunan kadar gula
diabetes. dalam penelitian mg / kg / hari. darah pda hewan uji
ini dilakukan Kelompok 4 yang diberikan
pemanfaatan Cistus diobati dengan 2 glibenklamid. Selain itu
ladaniferus (C. mg / kg / hari obat juga pemberian ekstrak
ladaniferus) (gum perawatan daun C. ladaniferus
rockrose) adalah semak standar, menunjukkan
belukar dari keluarga glibenklamid. penurunan trigliserida
Cistaceae, berasal dari plasma yang signifikan
daerah Mediterania yang dan Total kolesterol bila
dikenal sebagai "Touzal" dibandingkan dengan
di utara Maroko atau kelompok tikus kontrol
"Argale" di daerah lain di dengan nilai p value
Maroko. sebesar P <0,05. Selain
itu juga terjadinya
peningkatan yang
signifikan pada urea dan
Tingkat kreatinin
diamati pada tikus
kontrol diabetes jika
dibandingkan kelompok
kontrol non-diabetes (P
<0,05).
https://ac.els-cdn.com/S2221169115309977/1-s2.0-S2221169115309977-main.pdf?_tid=be0dfa98-a6fc-11e7-ab4e-
00000aacb35f&acdnat=1506899191_b0271446f9d9a71ec1a1314ee27b9826
4 Phenolic Emmanuel 2014 903-910 Diabetes melitus Metode yang Berdasarkan uji
composition and Anyachukwu merupakan suatu penyakit digunakan dalam Senyawa fenolik pada
inhibitory Irondi, Ganiyu yang diakibatkan adanya penelitian ini ekstrak M.indica dan
activity of Oboh, Afolabi kecacatan pada sekresi adalah M.urens memiliki
Mangifera Akintunde insulin sehingga dapat pembuatan senyawa flavonoid dan
indica and Akindahunsi, mengakibatkan hilangnya ekstrak dari biji asam fenolik.
Mucuna urens Aline Augusti fungsi sel pankreas. M.indica dan M. Pemanfaatan flavonoid
seeds extracts Boligon, penyakit diabetes Urens. kemudian dan asam fenolik sering
against key Margareth Linde (hiperglikemia) dapat dipersiapkan digunakan karena
enzymes linked Athayde merangsang timbulnya hewan uji yang sebagai antioksida dan
to the pathology komplikasi pada tubuh akan digunakan. pencegahan penyakit
and penderitanya seperti Kemudian pada manusia. Selain
complications of retinopati dan nefropati. dilakukan uji sebagai antioksidan
type 2 diabetes Pada saat ini untuk kuantifikasi flavonoid dan asam
mengobati diabetes senyawa fenol fenolik juga dapat
melitus yaitu dengan menggunakan digunakan sebagai
menggunakan obat- kromatografi. antihiperglikemik.
obatan sintesis seperti Kemudian berdasarkan hasil studi
acarbose. Penggunaan dilakukan menunjukkan bahwa
obat-obatan sintesis ini Aktivitas ekstrak Benih M. indica
dapat menyebabkan efek penghambatan dan M. urens berpotensi
samping bagi ekstrak biji menghambat aktivitas
penggunanya. Oleh terhadap - -amilase,-
karenanya perlu amilase dan - glukosidase dan aldosis
ditingkatkan penggunaan glukosidase reduktase. M. indica
obat-obatan herbal yang diestimasi lebih manjur dalam
berasal dari tanaman. dengan menghambat aktivitas
Penggunaan tanaman menggunakan aldose reductase dari
sebagai obat dikarenakan pati larut dan - pada M. urens.
dalam tanaman terdapat nitrofenil Penghambatan
senyawa fenolik yang glucopiranosida reduktase aldose ini
sangat efektif untuk sebagai masing Efek dari Kandungan
menurunkan kadar gula substrat. flavonoid pada ekstrak
darah bagi penderita Penghambatan tersebut. Berdasarkan
diabetes 2. Selain itu aktivitas uji ekstrak yang
penggunaan tanaman reduktase aldose diberikan pada pankreas
sebagai obat juga terbukti oleh ekstrak diuji tikus ekstrak M. indica
keamanan dan keefektifan dengan dan M. urens memiliki
penggunaan obat herbal homogenasi lensa kemampuan untuk
serta meminimalisir efek yang dimurnikan menghambat Fe2+ lipid
samping dari penggunaan sebagian dari feroksidan sebuah
obat tersebut. Selain itu tikus jantan indikasi bahwa kedua
penggunaan obat herbal normal sebagai ekstrak tersebut dapat
sebagai antidiabetes juga sumber enzim; mengurangi oksidatif.
sebagai alternatif serta kemudian
harganya yang lebih homogenat
murah dan terjangkau penghambatan
bagi semua kalangan jika Fe2+ Peroksidasi
dibandingkan dengan obat lipid diinduksi
antidiabetes sintesis. oleh ekstrak
Dalam penelitian ini M.indica dan
penggunaan biji M.urens diuji
Mangifera indica dan pada pankreas
Mangifera urens sebagai tikus. Setelah itu
obat herbal antidiabtes. analisis data
menggunakan
ANOVA.

https://www.researchgate.net/profile/Ganiyu_Oboh/publication/276928778_Phenolic_composition_and_inhibitory_activity_of_Mangifera_ind
ica_and_Mucuna_urens_seeds_extracts_against_key_enzymes_linked_to_the_pathology_and_complications_of_Type_2_diabetes/links/5663f
3da08ae4931cd5f95d3.pdf
5 Hypoglikemik Leila Mousavi, 2016 1029- Diabetes melitus Metode yang Berdasarkan hasil
and anti- Rabeta Mohd 1036 disebabkan oleh beberapa digunakan dalam pengamatan pemberian
hyperglycemic Salleh, faktor diantaranya yaitu penelitian ini Ekstrak metanol daun
study of Vikneswaran kelainan metabolisme adalah membuat O. tenuiflorum
Ocimum Murugaiyah, dalam perombakan estrak dari menunjukkan adanya
tenuiforum L. Mohd Zaini karbohidrat, protein dan tanaman Ocimum penurunan kadar gula
Leaves extract in Asmawi metabolisme lemak toniforum. darah pada tikus sebesar
normal and akibatnya hormon insulin Kemudian 5%, 10% dan 13%
streptozotocin- tidak dapat memenuhi dilaukan setelah 7 jam
induced diabetic kebutuhan yang penginduksian pengobatan. Penurunan
rats. mencukupi pada saat diabetes pada ini jauh lebih rendah
metabolisme terjadi. hewan uji. dari apabila
Penyakit diabetes melitus Penginduksian dibandingkan dengan
terdiri dari dua macam diabetes ini kelompok kontrol.
tipe yaitu type 1 dan menggunakan Kemudian efek
diabetes melitus type 2. STZ yang penurunan kadar gula
Diabetes melitus tipe 1 diberikan secara darah juga terjadi pada
terjadi apabila tubuh tidak oral. Kemudian tikus yang diberikan
dapat memproduksi dilakukan desain ekstrak etil asetat lebih
hormon insulin sehingga eksperimental cepat dari pada ekstrak
penderita diabets tipe1 ini dengan cara yang lainnya; tingkat
harus disuntik insulin agar membagi tikus penurunan kadar gula
kebutuhan insulinnnya menjadi 14 darah pada tikus ini
terpenuhi. Sedangkan kelompok dengan sebesar 20% setelah 2
diabetes tipe 2 disebut masing-masing jam pengobatan, 21%
sebagai non insulin kelompok setelah 3 jam
dependent hal ini terjadi berjumlah enam pengobatan, dan 8%
akibat kekurangan ekor tikus. setelah 5 setelah
hormon insulin didalam Kelompok 1 dan pengobatan dan 31%
tubuh dihasilkan hormon 2 merupakan setelah 7 jam
insun dalam jumlah kelompok normal pengobatan. Sedangkan
sedikit. Diabetes tipe 2 ini dan kontrol pada pemberian ekstrak
merupakan jenis penyakit negatif; heksana dan metanol
yang bisa menyerang kelompok 3,4,5,6 menunjukkan adanya
anak-anak maupun dan 7 tikus kemiripan dengan
dewasa. Untuk diabetes yang metrofin yang
menurunkan kadar gula diobati dengan 1 merupakan salah satu
darah biasanya digunakan g / kg berat badan obat antidiabetes.
obat-obatan sintesis yang kloroform, n- Dengan adanya
memiliki efek samping heksana,etil pemberian ekstrak daun
yang sangat berbahya bagi asetat, metanol, O.tenuiflorm selama 14
tubuh penderita. Oleh dan ekstrak daun hari menunjukkan
karenanya untuk O. tenuiflorum; penurunan kadar gula
menggantikan obat Kelompok 8 dan darah yang hampir
sintesis dilakukannya 9 kelompok serupa dengan
penelitian mengenai diabetes yang penggunaan obat
pemanfaatan tanaman diobati dan metformin. Hal ini
yang memiliki kandungan tergolong dikarenanakan adanya
senyawa kimia yang bai kelompok kontrol senyawa flavonoid yang
untuk antidiabets. Dalam dan negatif; terkadung dalam ekstrak
penelitian ini digunakan kelompok daun
tanaman Ocimum 10,11,12,13 dan O.tenuiflorm.Sehingga
14 diobati dengan dapat dikatan bahwa
toniforum (O. toniforum) 1 g / kg berat penggunaan ektrak daun
sebagai obat antidiabetes. badan kloroform, O.tenuiflorum mampu
n-heksana, etil menurunkan kadar gula
asetat, metanol, darah serta dapat
dan ekstrak daun mencegah komlikasi
O. Tenuiflorum. pada penderita diabetes
Selain itu juga tipe 2.
dilakukan uji
fitokimia
terhadap ekstrak
daun Ocimum
tenuiflorum.
https://ac.els-cdn.com/S2221169116300831/1-s2.0-S2221169116300831-main.pdf?_tid=e3522082-a6fb-11e7-99c3-
00000aacb35f&acdnat=1506898824_e15eff0d3c4ac6338e3bf1064c7d216c