Anda di halaman 1dari 7

JURUSAN KEPERAWATAN

ANALISA PROSES INTERAKSI

Inisial Klien : Ny Sumini Nama Mahasiswa : Ardi falanui


Status interaksi perawat-klien : Tanggal : 2 Mei 2017
Lingkungan : Tempat interaksi di ruang tamu. Perawat dan keluarga Jam : 10.30-11.00 (30 menit)
Sama-sama duduk lesehan di bawah, rumah tampak sepi Tempat : Sumber Bening
Dan klien ada dirumah
Deskripsi klien : Penampilan keluarga klien tampak rapi, memkaai kaos lengan pendek, celana panjang, rambut panjang diikat, dan
berjalan dengan memakai alas kaki
Tujuan (berorientasi pada klien) : Klien mendapat dukungan dari keluarga

Analisa Berpusat Pada Analisa Berpusat Pada


Komunikasi Verbal Komunikasi non verbal Rasional
Perawat Klien/Keluarga
P : Selamat siang, Ibu! P : menyapa, berjalan menuju P berharap K mau menerima K senang ada yang Ucapan salam merupakan
anak klien (keluarga) P karena ini sudah interaksi mengajaknya berbicara penghargaan dan perhatian
K : melihat perawat lalu kedua perawat terhadap klien atau
tersenyum keluarga
K : Iya, siang Mas K : tersenyum kepada perawat P senang karena K mau Keluarga klien menerima Keluarga klien menanggapi
sambil mempersilahkan duduk menerima kehadiran P sapaan dari perawat sapaan perawat. Hal tersebut
P : membalas senyuman mengindikasikan bahwa kakak
keluarga klien klien bisa menerima kehadiran
perawat
P : Bagaimana Keadaan ibu P : tersenyum, menatap klien P berharap keluarga mau K merasa senang P mau Pertanyaan terbuka memberikan
sekarang? Semalam K : tersenyum, memandang menceritakan kondisi klien mengerti kondisinya kesempatan pada keluarga untuk
bagaimana tidurnya? perawat mengungkapkan pendapat atau
cara pandang keluarga terhadap
kondisi klien
K : Ya begitu itu Mas, kalau K : menatap perawat sebentar P merasa senang keluarga K ibuih kurang terbuka Mengetahui kondisi klien yang
malam terkadang saya tidak kemudian menunduk mau berbagi cerita tentang terhadap P sebenarnya sangat penting untuk
bisa tidur terbagun di malam P : memperhatikan keluarga, keadaan klien menentukan intervensi
hari. badan condong ke depan selanjutnya
P : Oooo begitu Ibu. Baiklah, P : mengangguk-anggukkan P berharap keluarga mau K ibuih kurang terbuka Kontrak tujuan yang jelas
Hari ini kita akan mulai kepala memandang klien berdiskusi terhadap P membantu keluarga memahami
berdiskusi tentang Ibu alami K : menunduk maksud interaksi
dan bantuan yang bisa Ibu
berikan bagaimana?
K : Oh iya mas, gak apa-apa. K : mengangguk-anggukkan P lega karena keluarga mau K merasa senang ada Tujuan interaksi yang jelas
Kadang saya juga bingung kepala memandang perawat diajak berdiskusi teman yang bisa diajak sangat penting dalam proses
P : kontak mata terhadap klien cerita untuk menangani interaksi untuk menentukan arah
kondisi klien pembicaraan
P : Berapa lama kira-kira kita P : mempertahankan kontak P berharap K mau K mengikuti arahan dari P Kontrak waktu penting dalam
bisa ngobrol? ibu maunya mata dengan klien sambil menanggapi ucapan P interaksi untuk memberikan
berapa menit? Bagaimana menunjukkan jam arahan selama interaksi
kalau 10 menit? Bisa? K : menoleh ke arah jam dinding
K : Iya bisa mas sekarang K : menatap perawat P merasa senang karena K K menunjukkan Kesepakan sebelum interaksi
saya juga lagi nganggur P : memandang klien mau menanggapi ajakan P kesediaannnya untuk penting untuk meningkatkan
berinteraksi dengan P hubungan saling percaya
P : Kita mau ngobrol dimana? P : memandang klien P berharap K mau menerima K tampak berkonsentrasi Kontrak awal penting dalam
Bagaimana kalau di sini? K : menatap perawat ajakan P pada pembicaraan memberi arahan selama proses
interaksi
K : Iya disini saja. Maaf ya K : tersenyum sambil P merasa lega K menerima K menunjukkan Kesepakan sebelum interaksi
mas tempatnya seperti ini membenarkan posisi duduk ajakan P kesediaannya untuk penting untuk meningkatkan
P : menatap klien berinteraksi hubungan saling percaya
P : Oh iya Ibu gak apa-apa. P : badan condong ke depan, P ingin menggali K konsentrasi terhadap Pertanyaan terfokus dan terbuka
Nah Ibu, kan ibu tau kondisi menatap klien pengetahuan keluarga pertanyaan perawat berguna untuk mendapatkan
ibu seperti itu, apa ibu tau itu K : memperhatikan perawat, terhadap kondisi klien informasi yang spesifik tentang
merupakan gangguan apa? mempertahankan kontak mata suatu hal
K : Wah saya tidak tahu Mas, K : mengerutkan dahi, menatap P senang karena keluarga K memberikan respon Pengetahuan awal keluarga
memangnya kenapa itu? perawat dapat mengugkapkan terhadap pertanyaan tentang kondisi klien dapat
P : memperhatikan respon klien pengetahuannya perawat menentukan penddidikan
kesehatan yang harus diberikan
P : Ya gejala yang dialami P : menatap klien sambil P ingin menjelaskan kepada K mulai fokus dan senang Teknik informasi meruapakn
oleh Ibu itu dinamakan isolasi memberikan penjelasan dengan klien tentang kondisi yang atas penjelasan P teknik komunikasi terapeutik
sosial yaitu ibu sering gerakan tangan dialami kien dengan memberikan informasi
menyendiri tidak mau K : memperhatikan perawat yang diperlukan klien
berinteraksi dengan
lingkungan sekitar dan ibu
sering menggaruk badan ibu
kalau boleh saya tau ibu
mandi berpakali? Dan ibu
kenapa lebih senang sendiri?
K : Iya mas saya saya 2 K : mengangguk-anggukkan P senang karena keluarga K mulai bersemangat Tanggapan dari keluarga dapat
minggu mandi 1 kali , karena kepala, kontak mata ada dapat memberikan terhadap topik digunakan sebagai validasi atas
orang-orang sering P : memperhatikan klien tanggapan dari penjelasan pembicaraan kondisi klien
membicarakan saya. yang sudah diberikan
P : Jadi kalau Ibu ada orang P : menatap klien, P berharap pemberian K mulai bersemangat Focusing merupakan salah satu
ibu mencoba untuk menyapa K : memperhatikan perawat tambahan penjelasan dapat terhadap topik komunikasi terapeutik yang
dan ibu melakukan kebersihan menambah pemahaman pembicaraan bertujuan memusatkan perhatian
tubuh agar tubuh ibu tidak klien terhadap penjelsan klien pada satu pokok bahasan
gatal-gatal sebelumnya
K : Oo begitu ya Mas? K : mengangguk-anggukkan P senang karena keluarga K mulai focus dan senang Tanggapan dari keluarga dapat
kepala, mengubah posisi duduk dapat memberikan terhadap penjelasan P digunakan sebagai validasi atas
P : mempertahankan kontak tanggapan dari penjelasan kondisi klien
mata dengan klien yang sudah diberikan
P : Iya biasanya karena ibu P : memandang klien, bertanya P berharap keluarga dapat K mulai focus pada Penggalian data lebih mendalam
tidak mau tau dengan sambil menggerakkan tangan memberikan penjelasan yang interaksi penting untuk validasi data
liangkungan sekitar ibu K : memperhatikan perawat lebih dalam mengenai
sehingga ibu merasa malu kondisi klien
untuk bersosialisasi dengan
lingkungan sekitar.
K : Soalnya saya dulu pernah K : menggelengkan kepala P cukup senang terhadap K tampak rileks dan mulai Penjelasan keluarga penting
keluar rumah saya mendengar P : memperhatikan klien tanggapan klien terbuka terhadap perawat sebagai pemahaman keluarga
orang-orang membicarakan terhadap kondisi klien
saya sehingga saya tidak mau
keluar rumah.
P : Oo begitu. Ya kalau begitu P : menatap klien P berharap K mengerti K tampak mengerti Penguatan terhadap penjelasan
ibu yang sabar dan sering K : kontak mata dengan perawat penjelasan yang diberikan penjelasan yang diberikan penting untuk meningkatkan
menyapa orang-orang pemahaman
dilingkungan sekitar walaupun
orang-orang tidak suka
dengan ibu
K : Iya Mas K : mengangguk-anggukkan P senang K mengerti akan K tampak paham dari Anggukan kepala meruapakn
kepala penjelasan yang diberikan penjelasan respon noverbal yang dapat
P : tersenyum, focus pada klien memnandakan bahwa klien
(keluarga) mengerti akan
penjelasan yang diberikan
P : Biasanya apa yang Ibu P : menjaga kontak mata P berharap K dapat memiiki K tampak berkonsentrasi Pertanyaan terfokus dan terbuka
lakukan jika ibu sendirian K : menatap perawat cara yang tepat dalam terhadap pertanyaan yang berguna untuk mendapatkan
dirumah? menangani klien diajukan informasi yang spesifik tentang
suatu hal
K : Ya saya biasanya K : mengangkat bahu dengan P senang mendapatkan K berusaha Tanggapan dari keluarga dapat
membuat sapu di depan tetap memandang perawat respon dari pertanyaannya mengungkapkan hal yang digunakan sebagai bahan acuan
rumah. P : mempertahankan kontak dilakukan untuk mempertimbangkan
mata penjelasan yang akan diberikan
selanjutnya
P : iya jika ibu malu usahakan P : memandang klien dengan P berharap klien paham akan K tampak berusaha focus Teknik informasi meruapakn
untuk berinteraksi dengan memberikan penjelasan melaluii penjelasan yang diberikan dan memahami penjelasan teknik komunikasi terapeutik
lingkungan sekitar agar ibu gerak tangan perawat dengan memberikan informasi
tidak kesepian. K : Memperhatikan perawat yang diperlukan klien
K : Iya Mas nanti akan saya K : tersenyum sambil P senang K menyetujian K menyetujui saran Keluarga klien tampak siap
lakukan menganggukkan kepala saran yang diberikan perawat dalam merawat klien
P : memperhatikan respon klien
P : kemudian ibu juga sering P : memandang klien dengan P berusaha memberikan K berkonsentrasi terhadap Penguatan atau informasi
aktivitas kegiatan ya bu. memberikan penjelasan melaluii penguatan dan informasi penjelasan yang diberikan tambahan penting untuk lebih
Seperti apa yang saya suruh gerak tangan tambahan untuk meningkatkan pemahaman
tadi ya buk untuk berinteraksi K : Memperhatikan perawat meningkatkan pemahaman keluarga atau klien
dengan orang lain.
K : iya mas K : tersenyum, mengubah posisi P senang K memberikan K dapat memahami Tanggapan yang positif
duduk sambil menunjuk ke arah tanggapan yang positif penjelasan yang diberikan menunjukkan pemahaman klien
belakang terhadap penjelasan yang
P : memperhatikan klien diterima
P : Nah sekarang bagaimana P: memandang klien P berharap K dapat K tampat rileks dan senang Menggali perasaan keluarga
perasaan Ibu setelah kita K; mendengarkan, tersenyum mengungkapkan perasaan terhadap interaksi klien dapat digunakan sebagi
diskusi atau berbincang- evaluasi
bincang?
K : saya merasa senang K : tersenyum, menatap perawat P senang K mau K menunjukkan respon Tujuan belajar dapat tercapai
P : memperhatikan klien mengungkapkan positif terhadap apa yang ketika tidak terjadi kesenjangan
perasaannya telah didiskusikan antara tujuan dan hasil belajar
P : iya bu jagan peranah P : menatap klien P berharap K dapat K berusaha memahami Evaluasi diperlukan untuk melihat
bosan untuk berinteraksi K : memandang perawat memahami ucapan P perkataan P adakah kesenjangan antara apa
dengan orang lain agar ibu yang dijelaskan perawat dengan
mempunyai teman yang yang apa yang dipahami keluarga klien
banyak.
K : iya mas nantik saya akan Mengevaluasi apakah sesuai
P menunjukkan rasa senang K menunjukkan jawaban
mencoba berinteraksi dengan K: menjawab sambil berpikir teori bahwa keluarga klien telah
terhadap jawaban keluarga positif terhadap apa yang
lingkungan sekitar. P: tersenyum mampu melakukan baik dari
klien dibincangkan P
afektif, kognitif, psikomotor
P : bagus sekali Bagaimana P : menatap klien P berharap K mau untuk K tampak mulai bosan Terminasi dan kontrak yang akan
kalau kita besok ngobrol lagi K : menoleh ke belakang diajak interaksi selanjutnya dating penting untuk
tentang cara untuk merawat meningkatkan interaksi dan
kebersihan tubuh? membina hubungan saling
percaya
K : Oh iya mas tidak apa-apa. K : mengangguk, menatap P merasa senang K mau K menyanggupi ajakan P Proses terminasi penting untuk
perawat diajak interaksi selanjutnya mengakhiri terminasi
P : tersenyum
P : Kira-kira waktunya kapan P : menatap klien P berharap mendapatkan K ingin segera mengakhiri Terminasi untuk menentukan
ya? Bagaimana kalau jam K : menoleh ke belakang waktu yang pasti untuk interaksi kontrak selanjutnya
11? pertemuan se
K : Iya Mas jam segituan K : menolehh ke arah jam P senang K memberi K menyetujui ajakan P Kesepakatan kedua belah pihak
saja. dinding tanggapan atas penting untuk meningkatkan
P : mmperhatikan klien pertanyaannya hubungan saling pecaya

P : Baik Ibu, saya permisi P : berdiri, mengulurkan tangan P berharap K mau berjabat K memahami maksud P Salam merupakan tanda
dulu. Selamat Siang untuk berjabat tangan tangan perpisahan dari interaksi yang
K : berjabat tangan telah dilakukan
K : Siang Mas. Terima kasih K : tersenyum, berjalan ke pintu P merasa lega K kooperatif K tamapak senang selama Proses terminasi penting untuk
banyak mengantarkan perawat pulang selama interaksi interaksi mengakhiri terminasi
P : berjalan ke arah pintu

Kesan perawat:
Perhatian dan fokus keluarga serta semangat keluarga dalam merawat klien cukup baik. Akan tetapi kadang kontak mata kurang dan kadang klien kurang fokus
selama interaksi karena menoleh ke belakang dan sering mengaruk-garuk tangannya.