Anda di halaman 1dari 5

Mengobati Demam Panas Secara Alami

Obat tradisional untuk demam anak. Perlukah demam anak diobati dengan obat kimia? Apakah
ada cara alami untuk mengobati penyakit demam untuk anak tanpa mengeluarkan biaya yang
besar? Atau apakah anak yang demam harus segera dibawa ke dokter untuk diobati? Dan bisakah
kita mengobati sendiri demam anak dengan cara-cara sederhana tanpa merepotkan orang lain?

Obat tradisional adalah salah satu obat yang terbukti mempunyai khasiat yang luar biasa bila
dibandingkan dengan obat-obatan kimia. Obat kimia cenderung memiliki efek samping bila
dibandingkan dengan obat-obatan tradisional. Obat tradisional merupakan warisan nenek moyang
yang terbukti ampuh untuk mengobati penyakit termasuk demam panas yang menimpa pada anak
kecil maupun orang dewasa.

Daya kerja obat tradisional biasanya berlangsung agak lama namun terbukti manjur sedangkan obat
kimia memiliki reaksi cepat namun juga memiliki efek samping. Banyak obat-obatan tradisional
tersedia di tengah-tengah kita yang bisa digunakan untuk mengobati anak atau anggota keluarga
kita yang terkena demam panas.

Sebelum mengobati demam panas maka kita harus mengetahui terlebuh dahulu apa penyebab dari
demam tersebut. Karena demam memiliki 3 macam jenis, yaitu

1. Demam panas yang disebabkan karena infeksi. Demam panas ini bisa mencapai suhu lebih dari
38 derajat celcius. Virus penyebab infeksi sangat bermacam-macam. Mulai dari campak, SARS,
Demam berdarah, flu burung dan virus lainnya yang berbahaya.
2. Demam yang disebabkan oleh penyakit lainnya (demam noninfeksi). Penyebabnya antara lain
kanker, tumor, rematik, lupus dan lain sebagainya.

3. Demam fisiologis yang disebabkan karena kekurangan cairan, suhu udara yang panas dan lain
sebagainya.

Dari ketiga macam jenis demam tersebut hanya dua yang memerlukan bantuan obat penurun
panas, yaitu demam panas karena infeksi dan noninfeksi. Sedangkan demam jenis yang ketiga bisa
turun sendiri dan suhunya tidak melebihi dari 38 derajat celcius.

Berikut ini adalah beberapa obat penurun panas alami dan tradisional yang bisa kita gunakan untuk
mengobati anak atau anggota keluarga kita yang terserang demam.

1. Tanaman Lempuyang emprit

Lempuyang emprit atau yang bernama Zingiber Amaricans ini ternyata memiliki kandungan yang
luar biasa. Lempuyang mengandung minyak atsiri yang berfungsi untuk menurunkan demam dan
panas.

Cara meramu lempuyang emprit: 10 gram Lempuyang emprit dicuci terlebih dahulu dengan air
bersih lalu lempuyang emprit diparut dan campurkan setengah gelas air panas dan aduk hingga
tercampur dengan baik. Setelah air menjadi dingin maka peras dan ambil sarinya. Campurkan
dengan madu bunga kapuk (2 sendok makan) dan campurkan. Obat ini bisa diberikan 3 kali sehari.

2. Tanaman kunyit

Kunyit memiliki bahasa latin Curcuma Longa. Kunyit memiliki kandungan minyak atsiri, curcumin,
turmeron dan zingiberen yang dapat berfungsi sebagai antibakteri, antioksidan, dan antiinflamasi
(anti-peradangan).

Cara meramu kunyit: 10 gram kunyit diparut dan campurkan dengan setengah gelas air panas
hingga tercampur dengan sempurna dan merata. Setelah menjadi dingin maka tambahkan perasan
jeruk nipis (setengahnya saja) dan madu bunga kapuk sebanyak 2 sendok makan. Berikan
campuran ramuan 3 bahan ini sehari 3 kali.

3. Tanaman sambiloto

Sambiloto atau Andrograpis Paniculata memiliki kandungan yang luar biasa yaitu andrografolid
lactones, diterpene, glucosides dan flavonoid yang dapat menurunkan panas dan demam. Menurut
penilitian yang dilakukan di Thailand tanaman sambiloto memiliki khasiat sama seperti parasetamol.

Cara meramu sambiloto: 10 gram daun sambiloto direbus dengan air panas dan dicampur 25 gram
kunyit kering. Takaran air yang digunakan adalah 200 cc air. Rebuslah dan biarkan airnya tinggal
100 cc. Setelah disaring maka tambahkan kembali madu bunga kapuk atau madu mahoni
kemudian berikan 3 kali sehari kepada orang atau anak yang terkena demam.

4. Tanaman Pegagan

Pegagan atau Centella Asiatica L juga berkhasiat menyembuhkan demam panas. Bentuk daun
pegagan seperti kipas ginjal. Pegagan mengandung triterpenoid, saponin, hydrocotyline, dan
vellarine.

Cara meramu pegagan: 1 genggam daun pegagan segar direbus dengan 2 gelas air hingga air
mendidih. Sisakan air hingga air rebusan tinggal 1 gelas saja. Berikan air rebusan ini sebanyak 3
kali sehari.

5. Tanaman Temulawak

Temulawak atau yang biasa dikenal dengan nama Curcuma Xanthoorhiza Roxb juga memiliki
khasiat untuk meyembuhkan penyakit demam dan panas. Tanaman temulawak mengandung zat
aktif germacrene, xanthorrhizol, alpha betha curcumena, dan lain-lain. Tanaman temulawak juga
baik digunakan untuk obat penurun panas, menambah nafsu makan, menyembuhkan sakit kuning,
mencegah diare, mengobati maag, perut kembung dan pegal-pegal.

Cara meramu temulawak: 10 gram temulawak dicuci dengan air bersih kemudian parut hingga
halus. Kemudian campurkan dengan air panas sebanyak setengah gelas. Setelah menjadi dingin
maka peras dan campurkan madu bunga kapuk dan aduk hingga tercampur dengan sempurna.
Berikan 3 kali dalam satu hari.

6. Bawang Merah

Bawang merah juga memiliki khasiat untuk menurunkan demam panas. Bahasa latin bawang
merah yaitu Allium Cepa L. Bawang merah banyak mengandung minyak atsiri, sikloaliin, metilaliin,
kaemferol, kuersetin, dan floroglusin.

Cara meramu bawang merah: Lima buah butir bawang merah dikupas dan diparut kasar atau
ditumbuk. Kemudian tambahkan dengan minyak kelapa dan usapkan ke ubun-ubun serta usapkan
ke seluruh tubuh secara merata.

7. Air kelapa muda

Siapa yang tak kenal dan tak suka air kelapa muda. Air kelapa muda memiliki kandungan mineral,
kalium. Air kelapa bisa menggantikan cairan tubuh yang hilang akibat panas dan demam yang
keluar melalui keringat saat panas/demam. Air kelapa bisa diberikan kepada orang yang terkena
panas/demam.

Dalam memberikan ramuan tradisional untuk menyembuhkan demam/panas anak maka dosis yang
diberikan harus sesuai. Dosis anak-anak berbeda dengan dosis orang yang sudah dewasa. Berikut
ini tabel dosis ramuan tradisional

Umur anak Besarnya dosis yang diberikan

Umur Bayi 1/8 dosis dewasa

Umur 2-5 tahun 1/4 dosis dewasa

Umur 6-9 tahun 1/3 dosis dewasa


Umur 10-13 tahun 1/2 dosis dewasa

Umur 14-16 tahun 3/4 dosis dewasa

Mengobati demam dan panas bukanlah hal yang sulit. Banyak obat-obatan tradisional yang
tersedia di sekitar kita yang bisa kita manfaatkan dengan baik. Kalau bisa kita obati panas secara
alami kenapa harus ke dokter. Apabila demam atau panas tidak kunjung sembuh dalam waktu 3
hari maka bisa dikonsultasikan dengan pelayanan kesehatan terdekat. Untuk membantu proses
penyembuhan jangan lupa untuk banyak berdoa dan sedekah kepada anak yang tidak mampu.