Anda di halaman 1dari 2
PENANGANAN BARANG RUSAK

PENANGANAN BARANG RUSAK

Nomer SOP

: SOP /ADMEN / 000 / 2017

Tanggal Pembuatan

: 31 Desember 2016

Tanggal Revisi

:

-

Tanggal Efektif

: 31 Desember 2016

 

Disahkan oleh

: Kepala UPT Puskesmas Sutojayan

UPT PUSKESMAS SUTOJAYAN

 

dr. HADI SISWOYO PANDIE NIP. 19680728 200212 1 003

  • 1. PENGERTIAN

Penanganan barang rusak adalah suatu proses pengidentifikasian barang rusak dan pemeliharaan/perbaikannya dibebankan ke penyedia apabila masih ada garansi sesuai dengan persyaratan yang ditentukan penyedia.

  • 2. TUJUAN

Sebagai acuan penerapan langkah langkah untuk penanganan barang rusak.

  • 3. KEBIJAKAN

Sk Kepala Puskesmas Sutojayan Nomor 440/

/

409.105.24/

Pemeliharaan, Perbaikan Sarana Dan Prasarana.

  • 4. REFERENSI

Pedoman Pengelolaan Peralatan Kesehatan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Direktorat Bina Pelayanan Penunjang Medik dan Sarana Kesehatan Direktorat Jenderal Bina Upaya Kesehatan Tahun 2015.

  • 5. DAN

ALAT

  • 1. Semua barang / peralatan klinis.

 

BAHAN

  • 2. Dokumen Inventaris Barang.

  • 3. Dokumen monitoring peralatan dan sarana Puskesamas.

  • 6. PROSES

  • 1. Pengurus barang menerima laporan dari unit atau petugas pelaksana pemeriksa barang apabila ada barang yang rusak.

  • 2. Pengurus barang mengecek barang yang rusak atau barang yang perlu di perbaiki sendiri.

  • 3. Pengurus barang mencatat ke dalam buku laporan barang rusak.

  • 4. Pengurus barang menghubungi tenaga servis yang ada di puskesmas untuk diperbaiki, apabila tidak bisa diperbaiki maka diusulkan untuk diperbaiki oleh tenaga dari luar puskesmas.

  • 5. Pengurus barang mencatat barang yang sudah bisa diperbaiki untuk diusulkan penghapusan melalui aplikasi SIMBADA.

  • 7. UNIT TERKAIT

  • 1. Unit Pelayanan.

  • 2. pemeriksa

Pelaksana

instalasi

sarana

dan

prasarana

barang

  • 8. DOKUMEN

  • 1. Daftar inventaris barang.

TERKAIT

  • 2. Buku laporan kerusakan barang.

 
  • 9. BAGAN ALIR