Anda di halaman 1dari 1

Pertemuan 1 Mata Kuliah Pemodelan Fisiologis (14 Agustus 2017)

Jurnal:
http://download.portalgaruda.org/article.php?article=148042&val=4917&title=Klasifikasi%20Kondisi%2
0Jantung%20Menggunakan%20JST%20Berdasarkan%20Pemodelan%20Sinyal%20Electrocardiography

Apa itu Pemodelan Fisiologis?

Pemodelan fisiologi dapat diartikan secara bertahap. Pemodelan dilakukan dalam usaha mencari
dinamika mengenai apapun di alam semesta ini. Pemodelan atau model adalah asumsi dasar untuk
mencari atau mencapai dinamika tersebut. Dengan adanya asumsi dasar yang menjadi sumber untuk
dikembangkan dan/atau dikoreksinya pemodelan dinamika tersebut. Maka pemodelan fisiologis dapat
diartikan suatu pemodelan atau asumsi dasar mengenai dinamika fisiologi makhluk hidup. Sehingga
dengan kata lain pemodelan dilakukan dengan membuat suatu permasalahan atau rumusan panjang
yang dirumuskan menjadi sebuah persamaan menggunakan pendekatan-pendekatan yang sesuai.
Persamaan yang banyak digunakan adalah persamaan matematik sebagai bahasa untuk pemodelan.

Dalam hal ini pemodelan atau pemodelan fisiologis merupakan hal ilmiah. Bagaimana suatu hal
dikatakan ilmiah adalah jika hal tersebut merupakan hasil eksplorasi dari tiap-tiap pemikiran orang yang
dituliskan ke dalam buku-buku sebagai dasar referensi pengembangan atau pengoreksian berikutnya.
Hal ilmiah inilah yang menjadi rujukan sesuatu dikatakan logis atau tidak. Untuk pemodelan fisiologis
contohnya adalah gerak persendian baik lengan atau anggota tubuh lain, gerak peristaltic usus, gerak
denyut jantung, dan banyak lainnya.

Pada salah satu jurnal mengenai klasifikasi kondisi jantung menggunakan JST berdasarkan pemodelan
elektrokardiografnya, yang bertujuan untuk mengklasifikasikan kondisi jantung tertentu antara lain
normal, atrial fibrillation, ventriculat tachycardia, dan ventricular bigeminy. Kondisi tersebut diketahui
melalui pemeriksaan ECG, dimana sinyal ECG inilah yang diproses menggunakan AutoRegressive(AR)
model metode Burg untuk mengekstrak informasi penting dalam sinyal. Parameter AR ini digunakan
sebagai masukan JST sebagai fungsi data latih dan data uji dalam pengklasifikasian kondisi jantung
tersebut.