Anda di halaman 1dari 9

Jawaban SOAL UTS MO

1. Operasional Proses Perencanaan,Pencarian Sumber Daya Pembuatan, Distribusi,


Pengembalian
a. Prosedur Pemesanan Tiket Pesawat
- Cari penerbangan
Mulai pencarian Anda dengan memasukkan detail penerbangan.
- Pilih dan pesan penerbangan
Detail penerbangan (nama maskapai, jadwal, harga tiket, dll.) dapat Anda lihat di
halaman hasil pencarian.
- Isi data kontak dan penumpang
Setelah memilih penerbangan Anda, isi data pemesan yang dapat dihubungi dan
data penumpang yang berangkat.
Anda pun dapat menambahkan asuransi perjalanan langsung ke pesanan Anda.
- Lakukan pembayaran
Beragam metode pembayaran tersedia. Pilihlah yang sesuai kebutuhan Anda.
- E-tiket dikirimkan
Setelah pembayaran sukses diterima, e-tiket resmi Traveloka akan kami kirimkan ke
alamat email Anda dalam maks. 60 menit.
b. Jasa Pengiriman Cargo
- Penerimaan (Acceptance).
- Timbang barang.
- Pembuatan Dokumen Angkut (Documentation).
- Build-up / Break-down dari dan pallet/container atau gerobak.
- Penarikan dari gudang ke pesawat dan sebaliknya.
- Loading ke pesawat dan unloading dari pesawat
- Penyimpanan (storage)
- Pengiriman (delivery)

c. Pemeriksaan gigi di rumah sakit

2. Operasi dan supply chain management memperhatikan perencanaan dengan memanfaatkan


sumber daya dan integrasi. Bagaimana perusahaan mengoptimalkan sumberdaya dalam
rangka menciptakan keunggulan dan berikan contoh konsep integrasi yang telah dilakukan
perusahaan perbankan

Jawab:
Integrasi supply chain dilakukan untuk mengkoordinasikan aktivitas-aktivitas sepanjang
supply chain sehingga dapat meningkatkan performa setiap anggota supply chain. Hingga
meminimalisir dampak ketidakstabilan dari permintaan konsumen maupun siklus pasar.

Operasi dan supply chain management membantu suatu perusahaan untuk mengatur
produksi suatu produk agar terstruktur, sistematis, efektif dan efisien. Hal yang difokuskan
oleh suatu perusahaan yaitu bagaimana memproduksi suatu produk dengan sumberdaya
maksimal dengan biaya produksi rendah. Cara suatu perusahaan untuk mengoptimalkan
sumberdaya dalam rangka menciptakan keunggulan yakni dengan membuat strategi operasi
rantai pasok yang didefinisikan suatu kebijakan dan recana untuk menjadi pedoman dalam
penggunaan sumber daya yang dibutuhkan oleh perusahaan untuk mengimplementasikan
strategi perrusahaan.

3. Apa yang dimaksud dengan Quality Function Development(QFD) dan bagaimana prosesnya?
Proses yang membantu sebuah perusahan untuk menentukan karakteristik produk yang
diinginkan pelanggan dan mengevaluasi produknya dengan produk-produk yang terkait
Suatu pendekatan yang mempertimbangan keinginan para pelanggan dan memasukkannya
ke dalam spesifikasi desain dari sebuah produk
PROSES QFD:
1. Mempelajari dan mendengarkan pelanggan untuk menentukan karakteristik
dari produk unggulan
2. Melalui Riset pasar, kebutuhan pelanggan dapat diketahui secara terperinci
(dapat melalui wawancara atau survei)
3. Mengkaji kebutuhan pelanggan berdasarkan kepentingannya secara relatif
4. Meminta pelanggan membandingkan dan menilai produk perusahaan dengan
produk pesainguntuk menentukan perusahaan karakteristik produk yang
penting bagi pelanggan dan mengevaluasi produknya terkait produk2 lainnya
5. Sehingga di akhir tahap perusahaan lebih pahan lebih baik dan fokus pada
karakteristik produk yang membutuhkan perbaikan

4. Jelaskan Perbedaan capacity Planning manufaktur dan jasa


Kapasitas pelayanan lebih tergantung pada lokasi, dan fluktuasi permintaannya lebih mudah
berubah dan pemnafaatan secara langsungs memengaruhi kualitas pelayanan.
Waktu: pada pelayanan tidak dapat disimpan tidak seperti manufaktur sehingga manajer
harus menganggap waktu sebagai persediaan.
Lokasi: pelayanan bertatapan langsung dengan pelanggan, kapasatitas pelayanan haru
ditempatkan di dekat pelanggan. Sedangkan kalau produksi berjalan, kemudian barang-
barang hasil produksi didistribusikan kepada pelanggan.
Fluktuasi Permintaan: Fluktuasi pada pelayanan lebih tinggi dari manufaktur. Hal itu karena
3 alasan:
- Pelayanan tidak dapat disimpan
- Pelanggan berinteraksi selama proses produksi berlangsung
- Permintaan tersebut dipengaruhi permintaan langsung oleh perilaku konsumen
5. Mengapa capacity balance sulit dicapai dan jelaskan metode digunakan untuk mengatasi
imbalance
- Karena tingkat pengoperasian terbaik dari masing-masing tahap biasanya berbeda
- Variabilitas dalam permintaan produk dan proses itu sendiri dapat menyebabkan
ketidakseimbangan

Untuk mengatasi imbalance:

- Menambahkan kapasitas pada tahapan yang mengalami hambatan


- Menambahkan kapasitas penyangga pada tahapan sebelum yang mengalami hambatan
agar tetap ada yang dikerjakan
- Memberikan fasilitas tambahan kepada departemen yang mengalami hambatan
6. Masalah apa saja yang dihadapi fasilitas di bawah ni terjadap capacity balance
a. Bandara terminal
b. Laporaturium komputer
c. Perusahaan garment
7. Supply chain management mampu menjadikan perusahaan lebih efisien dan efektifitas
didalam mengendalikan operasi perusahaan, jelaskan
Supply chain management adalah suatu desain, operasi, ssistemn yang digunakan untuk
menghasilkan dan memperdagangkan produk atau jasa. Dengan adanya manajemen ini
membantu manajer untuk mengatur sumber daya dalam operasi yang nantinya akan
menghasilkan suatu proses efisien yang berarti memproduksi suatu produk dengan biaya
serendah mungkin dan efektif dimana perlakuan yang menciptakan nilai tetinggi bagi
perusahaan.

8. Cost Of Quality: biaya-biaya yang timbul dalam penanganan masalah kualitas, baik dalam
rangka meningkatkan Kualitas maupun biaya yang timbul akibat Kualitas yang buruk (Cost of
Poor Quality) Biaya yang itmbul dalam manajemen kualitas.
- Appraisal Cost: Biaya Peniliaian (Appraisal Cost) adalah biaya yang timbul saat
melakukan penyaringan atau pendeteksian kegagalan produk seperti Biaya Pengujian,
Inspeksi dan Proses Audit
- Prevention cost: Biaya yang dikeluarkan dalam mencegah terjadi kegagalan pada proses
pertamanya seperti Biaya Pelatihan (Training Cost) dan Biaya Perencanaan Kualitas
(Quality Planning)
- Biaya Kegagalan: Sedangkan Biaya Kegagalan adalah Biaya yang timbul akibat buruknya
kualitas ataupun kegagalan produk yang tidak memenuhi standar pelanggan (Customer)
dibagi menjadi 2:
o Internal cost: kegagalan Internal yang terjadi akibat buruknya kualitas selama
proses produksi
o Eksternal cost: terjadi akibat kegagalan produk yang telah dijual
9. Strategi penerapan six sigma yang diciptakan oleh DR. Mikel Harry dan Richard Schroeder
disebut sebagai The Six Sigma Breakthrough Strategy. Strategi ini merupakan metode
sistematis yang menggunakan pengumpulan data dan analisis statistik untuk menentukan
sumber-sumber variasi dan cara-cara untuk menghilangkannya

Ada lima tahap atau langkah dasar dalam menerapkan strategi Six Sigma ini yaitu Define-
MeasureAnalyze-Improve-Control (DMAIC), dimana tahapannya merupakan tahapan yang
berulang atau membentuk siklus peningkatan kualitas dengan Six Sigma. Siklus DMAIC dapat
digambarkan sebagai berikut:

Langkah Langkah Six Sigma

- DEFINE

Tahap Define adalah tahap pertama dari proses DMAIC, tahap ini bertujuan untuk
menyatukan pendapat dari tim dan sponsor mengenai proyek yang akan dilakukan, baik itu
ruang lingkup, tujuan, biaya dan target dari proyek yang akan dilakukan. Tahapan dalam
Define :

1. Pemilihan proyek oleh sponsor dan tim

Pemilihan proyek biasanya dilihat dari faktor-faktor penting dalam bisnis (biaya, keuntungan
dll) dan ada juga yang didapat dari ide dari berbagai sumber (data proses, informasi penjualan
dan pelanggan, opini pekerja dll). Proyek yang akan dipilih untuk diimplementasikan dilihat
dari seberapa besar pentingnya proyek terhadap perusahaan dan pelanggan.

2. Pembuatan proposal proyek dan pembentukan tim


Proposal proyek yang berisi tujuan proyek, batas waktu dan tim yang terbentuk.

3. Menentukan ruang lingkup proyek

Ruang lingkup proyek digunakan untuk mengidentifikasi pihak-pihak yang terkait dengan
proyek dan akan merasakan dampak dari proyek tersebut. Untuk mengetahui ruang lingkup
proyek digunakan diagram SIPOC.

4. Mengumpulkan data mengenai VOC (Voice of Customers)

Pengumpulan data VOC (Voice of Customers) atau keinginan pelanggan terhadap produk yang
dihasilkan.

5. Peninjauan ulang tahap Define


- MEASURE

Tahap Measure bertujuan untuk mengetahui proses yang sedang terjadi, mengumpukan data
mengenai kecepatan proses, kualitas dan biaya yang akan digunakan untuk mengetahui
penyebab masalah yang sebenarnya. Tahapan pada Measure :

1. Menentukan output dan input dari proses

Pada tahap ini input dan output proses diidentifikasi secara jelas. Hal ini diperlukan untuk
mempermudah dalam pembuatan value stream map.

2. Membuat value stream mapping

Pembuatan value stream map, yaitu peta yang memperlihatkan proses nyata secara lebih
rinci, mengandung informasi yang lengkap seperti tahapan proses, lead time, antrian dll

3. Menentukan ukuran performansi yang dipakai

Pada tahap ini dilakukan penentuan ukuran performansi yang akan dipakai dalam melakukan
analisa proses. Ukuran performansi ini akan digunakan untuk memperlihatkan performa
sistem baik sistem sebelum perbaikan maupun setelah perbaikan.

4. Melakukan pengumpulan data untuk perhitungan

Pengumpulan semua data yang akan dibutuhkan untuk melakukan perhitungan pada tahap
measure

5. Menghitung kapabilitas proses

Penghitungan kapabilitas awal proses atau biasa disebut dengan baseline capability.
Kapabilitas ini akan menjadi patokan atau dasar dilakukannya perbaikan.

6. Peninjauan Ulang tahap measure


- ANALYZE

Tujuan tahap Analyze adalah untuk memverifikasi penyebab yang mempengaruhi input kunci
dan output kunci. Tahapan pada Analyze :

1. Menentukan input kritis


2. Penentuan letak masalah yang terjadi pada suatu proses
3. Melakukan analisa data dan analisa proses
4. Pada tahap ini dilakukan analisa mengenai data yang sudah didapat serta proses yang
terjadi dengan lebih terperinci. Tahapan ini bertujuan untuk mengetahui apa akar
penyebab masalah yang sebenarnya.
5. Menentukan akar penyebab masalah
6. Penentuan akar penyebab masalah yang terjadi dalam proses dilakukan untuk setiap
permasalahan yang terjadi.
7. Menyusun prioritas akar penyebab permasalahan
8. Satu permasalahan bisa mempunyai beberapa penyebab permasalahan. Pada tahap
ini dilakukan pemilihan akar penyebab yang akan menjadi target perbaikan.
9. Melakukan peninjauan ulang terhadap tahap Analyze
- IMPROVE

Tujuan tahap Improve adalah menemukan solusi yang tepat untuk mengatasi masalah.
Tahapan yang dilakukan pada Improve :

1. Mencari solusi potensial


2. Mendokumentasikan semua solusi, analisa statistik atau tools lain yang digunakan
untuk mengembangkan solusi, mendaftar semua usulan yang diberikan oleh
partisipan proses, pemilik proses.
3. Memilih dan menyusun prioritas terhadap solusi
4. Memprioritaskan solusi yang telah didaftar dari tahap sebelumnya, kemudian
memilih solusi yang harus dilaksanakan terlebih dahulu menurut tingkat
kepentingannya.
5. Mengaplikasikan praktik Lean six sigma
- CONTROL

Tujuan tahap Control adalah untuk melengkapi semua kerja proyek dan menyampaikan hasil
proses perbaikan kepada up management. dan memastikan bahwa setiap orang bekerja telah
dilatih untuk melakukan prosedur perbaikan yang baru. Tahapan pada Control :

1. Mengadakan pemantauan terhadap hasil implementasi


2. Mendokumentasikan standard operating procedure baru
3. Membuat rencana pengendalian proses
4. Membuat peta perjalanan/ histori proyek
5. Melakukan proses transisi dan pengalihan tanggung jawab pada pemilik proses
6. Melakukan peninjauan ulang tahap control

- DMADV, seperti halnya DMAIC, juga terdiri atas lima langkah yang harus dilaksanakan,
yaitu:
o Define: mendefinisikan tujuan-tujuan dari aktivitas desain yang konsisten
dengan keinginan konsumen dan strategi bisnis perusahaan.
o Measure: mengukur dan mengidentifikasi CTQ (critical to quality), kapabilitas
produk, kapabilitas proses produksi, dan taksiran resiko.
o Analyze: menganalisa alternatif-alternatif yang dirancang dan dibangun,
menciptakan rancangan tingkat atas dan mengevaluasi kapabilitas rancangan
untuk memilih rancangan yang terbaik.
o Design: merancang detail, mengoptimalkan rancangan, dan merencanakan
verivikasi rancangan. Fase ini mungkin saja membutuhkan proses simulasi.
o Verify: menguji rancangan dan mengimplementasikan proses produksi dan
menyerahkannya pada pemilik proses.
- suatu alat manajemen baru yang digunakan untuk mengganti Total Quality Management
( TQM ), sangat terfokus terhadap pengendalian kualitas dengan mendalami sistem
produksi perusahaan secara keseluruhan. Memiliki tujuan untuk, menghilangkan cacat
produksi, memangkas waktu pembuatan produk, dan mehilangkan biaya.
10. Tujuan Lean Production
Lean supply chain bertujuan untuk mengurangi atau menghilangkan pemborosan
(waste) atau aktivitas-aktivitas tidak bernilai tambah sepanjang total supply chain
flow dan terhadap produk yang bergerak sepanjang rantai nilai dari supply chain itu.
SOAL UTS 2014

1. Pengertian Manajemen Operasi dan Proses


2. Pengertian Manjemen Operasi dan Rantai Pasok; Serta strategi Operasi dan Rantai
Pasok;kemudian jelaskan jelaskan pula peran penting strategi operasi dan rantai pasok
dalam Manajemen Operasi dan Rantai Pasok
Manajemen Operasi dan Rantai Pasok
Manajemen yang mempelajarai mengenai desain, operasi, sistem yang digunkan untuk
menciptakan dan memperdagangkan produk dan jasa utama perusahaan
Strategi Operasi dan Rantai pasok
Penyusunan kebijakan dan perencanaan yang akan dijadikan pedoman dalam penggunaan
sumber daya dibutuhkan perusahaan untuk mengimplementasikan strategi perusahaan
Peran penting strategi operasi dan rantai pasok dalam manajemen operasi dan rantai
pasok
Dengan adanya srategi operasi dan rantai pasok berfokus pada keefektivan operasi yang
mana mendefiniskan aktivitas dengan satu cara yang mengimplementasikan priotitas
strategis terbaik degan biaya minimal sehingga dengan adanya strategi ini produksi sutau
produk lebih terstruktur, lebih efisien dan efektif dengan biaya yang rencah.
3. Apa yang dimaksud dengan nilai tambah dalam proses transformasi?
Proses Transformasi : Kegiatan bisnis untuk mengubah sumber daya menjadi produk dan
layanan yang membuat pelanggan bersedia membayar untuk menggunakannya. Jika nilai
dari yang dibayar pelanggan untuk output lebih dari biaya input, maka bisnis dapat
dikatakan memiliki "nilai tambah".Jadi, dalam ringkasan, proses transformasi adalah tentang
menambahkan nilai.
4. Nyatakan dan Jelaskan alasan-alasan mengapa manajemen operasi dan rantai pasok penting
untuk dipelajari?

Manajamen operasi dan rantai pasok memiliki peranan penting untuk dipelajari khususnya
bagi mahasiswa yang mengambil jurusan manajemen, karena dengan mempelajari MO kita
akan mengetahui bagaimana caranya memproduksi suatu produuk yang efektif dan efisien
dengan berbagai teori yang diberikan.

5. Apa saja isu-isu penting dalam manajemen operasi dan rantai pasok saat ini
- Banyak pekerjaan yg dikerjaan manusia digantikan dengan mesin
- Agile supply chain menitikberatkan pada tingginya kerjasama tidak hanya dengan
pemasok dan konsumen tetapi juga dengan pesaing, integrasi data,dan kerjasama
perusahaan dalam proses pabrikasi
-
6. Jelaskan kaitan antara operations competitive dimension dan operation and supply chain
strategy?

7. Jelaskan dan berikan contoh tentang activity-system Map


Diagram yang menggmbarkan proses strategi sebuah perisahaan melalui serangkaian
aktvitas pendukung

Contoh:

8. Pengertian Produktivitas, jelaskan produktivitas parsial, produktivitas total, produktivitas


multifaktor
Produktivitas adalah kemampuan seberapa baik suatu industri, negara, untuk mengolah
sumber dayanya
- Poduktivitas Parsial: Penilain kuantitatif atas perubahan produktivitas. Tujuan
pengukuran ini adalah untuk menilai apakah efesiensi produktif telah meningkat atau
menurun. Pengukuran produktivitas dapat berupa actual atau perspektif
- Produktivitas Total: Sebagai pemfokusan perhatian pada beberapa input yang, secara
total.
- Produktivitas Multifaktor: Pengukuran produktivitas multifaktor mencerminkan output
per unit gabungan beberapa setinput. Suatu perubahan dalam produktivitas multifaktor
mencerminkan perubahan dalam output yang tidak dapat dijelaskan oleh perubahan
dalam input dikombinasikan
9. Jelaskan apa yang dimaksud dengan
a. Stradling: Keadaan perusahaan di mana mengikuti apa yang pesaing lakukan dan
menambahkan fitur pelayanan ata tejnologi baru kepada aktivitas-aktivitas yang
udah ada.
b. Activity System Map : Diagram yang menunjukkan bagaimana strategi perusahan
disampaikan melalui serangkaian aktivitas pendukung.
10. Berikan Penjelasan apa yang dimaksud dengan group technology layout
Merupakan tata letak yang didasarkan pada pengelompokan produk atau komponen yang
dibuat, dalam hal ini pengelompokan tidak didasarkan pada kesamaan jenis produk akhir
tetapi dikelompokan berdasarkan langkah pemrosesan, bentuk, mesin aau peralatan yang
dipakai. Jadi secara singkat group technology layout merupakan gabungan dari fix dan
process layout.
Group technology merupakan metode untuk mengelolah entitas yang mirip (komponen,
proses, tools dan lainnya) untuk mengurangi kompleksitas manufaktur dengan cara
membagi sistem manufaktur menjadi sub manufaktur dalam bentuk sel

11. a. Sebutkan 3 struktur bentuk utama organisasi proyek. B.Jelaskan apa yang dimaksud
dengan workbreakdown structure dalam project manager
12. Apa yang dimaksud dengan a.concurrent engineering, value analysis, dalam product design
13. Jelaskan a. Tipe2 proses, b. Bagaimana cara mengukur kinerja proses
14. Gambarkan Product-process matrix dengan diberi penjelasan secukupnya
15. Jelaskan sebaik mungkin mengenai service business dan interna service
16. a. Jelaskan bagaimana mengukur kinerja supply chain, b.jelaskan pula alasan dan
manfaatmelaukan outsourcing
17. Apa saja jenis transportasi, dan jelaskan keunggulan dan keterbatasan dari setiap mode
tersebut
18. Nyatakan apa saja fitur-fitur dari lean production
19. Apa yang diketahui mengenai calue streaming mapping
20. Jelaskan apa yang anda ketahui tentang Quality At Source dan Uniform Plant Loading
(heijunka)
21. Jelaskan pengertian dari TQM dab DMAIC

TQM : sistem manajemen yang berorientasi pada kepuasan pelanggan (customer


satisfaction) dengan kegiatan yang diupayakan benar sekali (right first time), melalui
perbaikan berkesinambungan (continous improvement) dan memotivasi karyawan

DMAIC

22. Nyatajan 3 contoh aplikasi lean service yang sukses


23. Apa yang dimaksud dengan a.strategic capacity planning. B. Best operating level dalam
capacity management
24. Apa yang dimaksud dnegn konsep JIT dalam manajemen persediaan dan mengapa
persediaan yang besar dianggap menutupi masalah2 produksi perusahaan(inventory hides
the problem). Jelaskan