Anda di halaman 1dari 17

KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan yang Maha ESa atas rahmat dan karunia-
Nya, sehingga petunujuk teknis pelaksanaan seleksi penerimaan Mahasiswa Baru
Institut Pendidikan Tenaga Kesehatan Milik Pemerintah Provinsi/ Kabupaten/Kota,
TNU/polri, dan swasta tahun akademik 2012/2013

Tujuan pendidikan tenaga kesehatan adalah untuk menghasilkan tenaga kesehatan


yang professional dan berkualitas. Hal tersebut dapat dapat dicapai melalui berbagai
upaya yang salah satunya adalah melalui penjaminan mutu institusi pendidikan
kesehatan.

Penyelenggaraan seleksi ini merupakan salah satu upaya pengawasan dan pembinaan
pusat pendidikan dan pelatihan tebaga kesehatan untuk menjaring menjaring
mahasisa dengan kemampuan akademik yang baik agar tetap dapat memenuhi
kebutuhan pembangunan kesehatan sekaligus tidak melepaskan diri dari system
pendidikan secara umum. Untuk itulah, petunjuk bidang pendidikan dan kesehatan
sehingga sejalan dengan perkembangan kebutuhan program kesehatan dan kebijakan
dalam penyelenggaraan pendidikan tenaga kesehatan

Hendakanyapetunjuk teknis ini dapat dicermati dan dijadikan acuan oleh seluruh
jajaran yang terlibat dalam seleksi penerimaan Mahasiswa Baru Institusi Pendidikan
Tenaga Kesehatan Milik Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota, TNI/Polri. Dan
Swasta Tahun Akademik 2012/2013

Jakarta, April 2012


Kepala Pusat Pendidikan Dan Pelatihan
Tenaga Kesehatan

Dr. Asjikin Iman H. Dachlan, MHA


Nip 195912131985121002
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar belakang

Kesehatan merupakan hak asazi manusia sebagaimana termakbud dalam Undang


Undang Dasar 1945, dimana dinyatakan bahwa setiap orang berhak mempertahankan
hidup dan kehidupannya. Lebih lanjut dinyatakan pula bahwa setiap orang berhak
hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal dan mendapatkan lingkungan hidup
yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan. Kesehatan
sebagai hak asasi manusia, mengandung suatu kewajiban untuk menyehatkan yang
sakit dan berupayan mempertahankan yang sehat untuk tetap sehat.

Untuk mewujudkan masyarakat mandiri untuk hidup sehat dan berkeadilan


diselenggarakan upaya kesehatan yang terpadu dan menyeluruh dalam bentuk upaya
kesehatan perseorangan dan upaya kesehatan masyarakat , dengan pendekatan
promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitative yang dilaksanakan secara terpadu,
menyeluruh dan berkesinambungan, sebagaimana yang diamanatkan yang
professional dan kompeten dibidang yang dapat melaksanakan pelayanan kesehatan
yang berkualitas.

Untuk membentuk tenaga kesehtan yang profesinal dan kompeten sesuai dengan
bidang keahlian dan kewenangannya, diperlukan pendidikan tenaga kesehatan yang
mengedepankan system penjaminan mutu. Penjaminan mutu diawali dengan
penjaringan calon Mahasiswa , tenaga pengajar yang bersertifikasi,proses
pembelajaran yng berkualitas da sarana penunjang yang memadai.

Seleksi calon mahasiswa dilaksanaka melalui persyaratan dan rangkaian seleksi yang
harus dilalui oleh calon mahasiswa , kegiatan seleksi dilakukan buka hanya untuk
mengukur kemampuanm tetapi lebih menitikberatkan pada penjaringan calon
mahasisa akademik yang baik.
Calon mahasiswa berasal dari lulusan SMU/SMA atau sederajat., SMK dan paket C
yang telah lulus tes nasional sesuai dengan ketentuan kememtrian pendidikan dan
kebudayaan . penjaringan calon mahasiswa dilakukan melalui seleksi Penerimaan
Mahasiswa Baru Pendidikan Tenaga Kesehatan (Sipenmaru Diknakes) yag dilakukan
oleh seluruh institusi pendidikan tebaga kesehatan.

Pengelolaan penyelenggaraan Sipenmaru Diknakes dilaksanakan oleh panitia pusat


dan panitia Institusi sesuai dengan pedoman penyelenggaraan Spenmaru Diknakes
yang ditetapkan melalui surat Keptusan Menteri Kesehatan Nomor
778/Mankes/SK/VI/2003 tanggal 10 juni 2003, tentang pedoman penyelenggaraan
seleksi penerimaan siswa/Mahasiswa Baru Pendidikan Tenaga Kesehatan
(Sipensimaru Diknaskes).

Berdasarkan hal tersebut perlu ditertibkan petunjuk teknis pelaksanaan Sipenmaru


Disnakes TA 2012/2013, Yang ditetapkan melalui Surat Keputusan Kepala Badan
Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan sebagai
penjabaran dari pedoman penyelenggaraan Sipenmaru Diknakes serta dapat
memperjelas peran dan peluang bagi Institusi Diknakes (Pemerintah Provinsi/Kota,
TNI/Polri Dab Swasta ) dalam mengikuti proses Sipenmaru secara tertulis melalui
Kepala Dinkes Provinsi.

B. Tujuan
Tujuan umum :
Memerikan acuan dalam penyelenggaraan Sipennmaru Diknakes TA 2012/1023

Tujuan khusus :
1. Menjeaskan tentang susunan organisasi dan tugas panitia Sipenmaru Diknakes
TA 2012/2013
2. Menjelaskan tentang ketentuan seleksi Sipenmaru Diknakes TA 2012/2013
3. Menjelaskan tentang mekanisme seleksi Sipenmaru Diknakes TA 2012/2013
4. Menjelaskan tentang pelaksanaan kegiatan Menjelaskan seleksi Sipenmaru
Diknakes TA 2012/2013
5. Menjelaskan tentang system pelaporan pelaksanaan kegiatam seleksi
Sipenmaru Diknakes TA 2012/2013

C. Dasar hukum
1. Undang Undang No 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan Nasional
(Lembaga Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301);
2. Undang Undang Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 144, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 4406);
3. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1996 Tentang Tenaga Kesehatan
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1996 Nomor 49, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3637);
4. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 41, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4496) ;
5. Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2009 Tentang Jenis Dan Tarif Atas
Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak Yang Berlaku Pada Departemen
Kesehatan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 26,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4957);
6. Peraturan pemerintah nomor 17 tahun 2010 tentang pengelolaan dan
penyelenggaraan pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
2010 Nomor 23, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
5105) sebagaiman yang telah diubah terakhir dengan Peraturan Pemerintahan
Nomor 17 Tahu 2010 Tentang Pengeloaan Dan Penyelenggaraan Pendidikan
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 112, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5157);
7. Peraturann Menteri Keuangan Republic Indonesia Nomor 73/Pmk.05/2008
Tentang Tata Cara Piata Usaha Dan Penyusun Laporan Pertanggung
Jawaban;
8. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1144/Menkes/Per/Viii/2010 Tentang
Organisasi Dan Tata Kerja Kementrian Kesehatan.

D. Daftar Singkatan

Badan PPSDMK Badan Pengembangan Dan Pemberdayaan


Sumber Daya Manusia
Dinkes Dinas Kesehatan
JPT- D Jenjang Pendidikan Tinggi Diploma
KITAS Katru Ijin Tinggal Terbatas
LJTT Lembar Jawaban Tes Tulis
NBL Nilai Batas Lulus
PAN Penilaian Acuan Nomatif
PAP Penilaian Acuan Patokan
Panitia Institusi Panitia Seleksi Peneriman Mahasiswa Baru
Pendidikan Tenaga Kesehatan Tingkat Institusi
Milik Pemerintah Provinsi/ Kabupaten / Kota /
Tni / Polri Dan Swasta
Panitia Provinsi Panitia Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru
Pendidikan Tenaga Kesehatan Tingkat Provinsi
Panitia Pusat Panitia Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru
Pendidikan Tenaga Kesehatan Tingkat Pusat
Institusi Diknakes Institusi Pendidikan Tenaga Kesehatan Milik
Pemerintah Provinsi / Kabupaten / Kota / Tni /
Polri Dan Swasta
Pusdiklat Nakes Pusat Pendidikan Dan Pelatihan Tenaga
Kesehatan
Sipenmaru Diknakes Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru
Pendidikan Tenaga Kesehatan
Sipensimaru Diknakes Seleksi Penerimaan Siswa/Mahasiswa Baru
Tenaga Kesehatan
SMA Sekolah Menengah Atas
SMU Sekolah Menengah Umum
TA Tahun Akademik

BAB II
PENGORGANISASIAN

A. Panitia pusat
1. Kepanitiaan

Pengarah : Kepala Badan PPSDMK


Penanggung jawab : Kepala Pusdiklat Nakes
Ketua : Kepala bidang pendidikan dan pelatihan
Wakil ketua : 1. Kepala sub bidang pendidikan, pusdiklat
nakes 2. Kepala sub bidang pelatihan,
pusdiklat nakes
Sekretaris : staf pusdiklat nakes
Bendahara : staf pusdiklat nakes
Anggota Teknisi : 1. Staf pusdiklat nakes
2. Staf secretariat badab PPSDMK
Anggota Administrasi : 1. Staf pusdiklat nakes
2. Staf secretariat badan PPSDMK

2. Tugas panitia
1) Bertanggung jawab terhadap seluruh penyelenggaraan kegiatan Sipenmeru
Diknakes TA 2012/2013
2) Menyiapkan naskah soal tes tulis beserta kunci jawabannya bagi Institusi
Diknakes
3) Menyusun, menggandakan dan mendistribusi petunjuk teknis pelaksanaan
Sipenmeru Diknakes TA 2012/2013
4) Menggandakan master naskah soal tes tulis dan kunci jawaban
5) Mendistribusikan master naskah soal tes tulis dan kunci jawaban kepada
panitia provinsi.
6) Melakukan dan menyusun laporan bimbingan, pemantuan dan evaluasi
pelaksanaan Sepenmeru Diknakes TA 2012/2013.
B. Panita provinsi
1. Kepanitiaan
Stuktur kepanitiaan provinsi diatur sesuai dengan kebutuhan dan ditetapkan
oleh kepala Dinkes Provinsi
2. Tugas panitia
1) Bertanggung jab terhadap pelaksanaan kegiatan Sipenmaru Diknakes TA
2012/2013 di Provinsi
2) Mengkoordinasikan pelaksanaan Sipenmaru Diknakes untuk institusi
diknes di wilayah kerjanya.
3) Menyampaikan daftar institusi peserta sipenmaru dikakes TA 2012/2013
kepada panitia pusat.
4) Menyusun Rancangan Anggaran Biaya (RAB) dengan mencantumkan
seluruh rangkaian kegiatan Sipenmaru Diknakes yang dibiayai oleh
Institusi Diknakes.
5) Melakukan koordinasi dengan panitia Institusi untuk menempatkan
besaran biaya pendaftaran .
6) Melakukan pemantauan pelaksanaan Sipenmaru Diknakes di Institusi.
7) Menerima dan menyimpan master soal tes tulis beserta kunci jawaban dari
paitia pusat.
8) Menggandakan master soal tes tulis sejumlah pendaftaran ditambah
cadangan 8 %
9) Menetapkan criteria petugas pendaftaran, petugas pengawas tes tulis,
petugas pengkodean, dan petugas pemeriksaan tes tulis.
10) Menerima usulan pengawas tes tulis, petugas pengkodean dan pemeriksa
LJTT dari panitai institusi.
11) Menyusun tata cara dan rambu rambu pelaksanaan tes tulis ,pemeriksaan
LJTT dan lembar jawaban yang sudah dikoding.
12) Pada saat pelaksanaan tes tulis :
a. Menyerahkan naskah soal tes tulis (tanpa kunci jawaban) kepada
panitia institusi menjelag pelaksanaan seleksi tes tulis.
b. Menerima LJTT dari anitia institusi
13) Padasaat pemeriksaan tes tulis :
a. Mengawasi pelaksanaan koding LJTT peserta Persimaru Diknases
Insititusi.
b. Menyerahkan kunci jawaban pada saat akan dilakukan pemeriksaan
hasil tes tulis kepada panitia institusi
c. Mengawasi pelaksanaan pemeiksaan LJTT peserta Sipenmaru
Diknakes Institusi.
14) Menyusun laporn pada akhir pelaksanaan Sipenmeru Diknakes dan
mengirimkannya kepada panita pusat sesuai degan jadwal yang telah
ditetapkan
C. Panitia institusi
1. Kepanitiaan
Stuktur kepanitiaan institusi diatur sesuai dengan kebutuhan dan ditetapkan
oleh pimpinan institusi.
2. Tugas panitia tusinya.
1) Bertanggung jawab terhadap seluuh kegiatan Sipenmaru Diknakes TA
2012/2013 di instusi
2) Mengumumkan / menyebarluaskan informasi penyelenggaraan Sipenmaru
Diknakes TA 2010/2011.
3) Berkoordinasi dengan oanitia provinsi untuk penetapan besar biaya
pedaftaran.
4) Melaksanakan pendaftaran calon peserta Sipenmaru
5) Pada saat pelaksanaan tes tulis :
a. Menerima naskah soal tes tulis dari panitia provinsi
b. Melaksanakan tes tulis
c. Menyampaikan LJTT dan berita acara pelaksanaan tes tulis kepada
panitia provinsi.
6) Pada saat pelaksanaan pemeriksaan tes tulis :
a. Melakukan prosesn pengkodean
b. Menerima kunci jawaban dari panitia provinsi
c. Memeriksa LJTT
7) Penentuan kelulusan
a. Menyusun daftar nominasi peserta Sipenmaru ang lulus tes tulis untuk
kemudian di tetapkan sebagai peserta yang diterima sebagai
calonmahasiswa.
b. Mengajukan daftar nama peserta sipenmaru yang lulus tes tulis (lulus
utama dan cadangan ) kepada pimpinan Institusi.
8) Membuat rekaputilasi nilai hasil jawaban soal tes tulis peserta Sipenmaru
di institusinya.
9) Mengumumkan peserta Sinpemaru yang dinyatakan terima dan harus
mendaftar ulang.yang dinyataka terima dan harus mendaftar ulang.
10) Melaksanakan pemeriksaan kesehatan peserta Sipenmaru yang dinyatakan
diterima.
11) Membahas hasil tes pemeriksaan kesehatan tim pemeriksaan kesehatan
sebagai bahan dalam penentuan mahasiswa baru yang di terima.
12) Melaksanakan pendaftaran ulang mahasiswa baru yang diterima.
13) Melakukan pemanggilan mahasiswa cadangan.
14) Mengusulkan daftar nama mahasiswa yyang diterima diinstitusi untuk
disahkan oleh pimpinan institusi.
15) Melakuka konsultasi berbagai masalah yang timbul dalam pelaksanaan
Sipenmaru dengan panitoa provinsi setempat.
16) Menyusun laoran dan mengirimkan ke panitia provinsi setempat.
BAB III
KETENTUAN SELEKSI

Institusi diknakes milik pemerintah provinsi/kabupaten/kota/TNI/polri dan


swasta dapat mengikuti Sipenmaru Diknakes yang diselenggarakan Pusdiklat
Nakes engan koordinasi panitia provinsi yang ditetapkan oleh kepala dinas
kesehatan provinsi.

A. Alokasi
Institusi diknakes alokasi penerimaan mahasiswa baru dengan memperhatikan
rasio dosen ibanding mahasiswa, kapasitas sarana prasarana dan lahan praktik
yang memadai.

B. Persyaratan calon mahasiswa


1. Lulus dari pendidikan :
a. SMU/SMA atau sederajat.
b. SMK dengan pilihan jurusan ditetapkan oleh panitia Institusi.
c. Paket C.
2. Tinggi badan disesuaikan kebutuhan daerah
3. Memenuhi persyaratan kesehatan fisik (tidak cacat fisik yang dapat
mengganggu aktivitas kinerja sesuai profesinya).
4. Prsyaratan lain yang dibutuhkan ditetapkan oleh panitia institusi.
C. Jadwal pelaksanaan
1. Pendaftaran ditetapkan panitia Institusi.
2. Seleksi tes tulis dilaksanakan serentak pada tanggal 11 juli 2012
D. Tempat pelaksanaan
Tempat pendaftaran, tes tulis, dan oemeriksaan kesehatan ditetapkan panitia
institusi.

BAB IV
MEKANISME SELEKSI
A. Pendaftaran
1. Calon maahasiswa yang memenuhi persyaratan harus mendaftar sendiri ke
institusi yag dituju, dengan menyerahkan kelengkapan berkas pendaftaran
dan keseluruhan berkas adminisrasi calon peserta sesuai ketentuan.
2. Panitia institusi melakuka seleksi administrasi terhadap kelengkapan berkas
administrasi calon pserta.
3. Calon peserta yang telah memenuhi persyaratan dan kelengkapan berkas
adminstrasi akan memperoleh kartu peserta ujian dan bersangkutan brhak
mengikuti tes tulis sipenmaru diknakes.
4. Calon peserta warga Negara asing yang ingin mengikuti seleksi wajib
memenuhi ketentuan sebagai berikut :
a. Calon mahasiswa mendaftar ke institusi diknakes yang dituju.
b. Calon mahasiswa tersebut wajib mengikuti seluruh ketentuan dan proses
Sipenmaru diknakes.
c. Apabila calon mahasiswa tersebut dinyatakan lulus dab diterima di
institusi diknakes, maka yang bersangkutan harus mengurus Kartu Ijin
Tinggal Terbatas (KITAS) dikanwil imigrasi provinsi setempat sesuai
dengan peraturan perundang undangan yang berlaku.
B. Seleksi
1. Administrasi
Seleksi administrasi dilaksanakann oleh panitia institusi sesuai dengan
tugasnya
2. Tes tulis
a.Mata uji

No Mata uji Jumlah soal Julah waktu

1 Bahasa indonesia 10
2 Bahasa inggris 30 180 menit
3 IPA Terpadu 30
4 Matematika 30
b. Waktu pelaksanaan
Waktu pelaksanaan tes tulis ditetapkan sesuai dengan waktu setempat.
c.Pemerksaan hasil tes
Pemeriksaan hasil tes dilaksanakan oleh panitia Institusi.
3. Tes lainnya dapat ditambagkan apabila dibutuhkan , misalnya psikotes, tes
narkoba, dan lain-lain.
C. Penilaian hasil tes
Panitia institusi menetapkan sistem oenilaian kelulusan untuk semua calon
mahasiswa.
D. Penentuan kelulusan tes tulis
1. Peringkatan kelulusan at ditentukan dengan pilihan dengan
Peningkatan kelulusan tes tulis bagi calon mahasiswa dengan 2 pilihan
jurusan/prodi , dapat ditentukan dengan pilihan cara sebagai berikut :
a. Mengutamakan peningkatan kelulusan
Calon mahasiswa yang telah dinyatakan lulus dan telah diurutkan
berdasarkan peringkat bobot mata uji, masing- masing satu persatu secara
berurutan diterima/ditetapkan pada jurusan/program studi ( yang menjadi
pilihannya baik pilihan I atau II) mulai peringkat tertinggi, sampai alokasi
terpenhi.
b. Mengutamaka pilihan
Berdasrkan peringkat kelulusan, calon mahasiswa di tempatkan ke
jurusan/ program studi sesuai pilihan I, sampai alokasi terpenuhi. Apabila
alokasi masih tersedia, maka berdasarkan peringkat kelulusan pula
alokasi tersebut diisi oleh peserta seleksi dengan pilihan II.
c. Kombinasi (peringkat kelulusan dan pilihan)
Penetapan calon mahasiswa yang dinyatakan lulus tes tulis dilakukan
secara bertahap per jurusan/program studi.
Calon mahasiswa dengan pilihan I dan II yang dinyatakan lulus (di atas
NBL) ditempatkan pada jurusan/ program studi yang menjadi pilihannya.
Jadi, seseorang yang memiliki dua jurusan/ program studi namanya aka
nada di kedua jurusan/ program studi tersebut.
Selanjutnya calon mahsiswa tersebut diurutkan sesuai peringkat
kelulusan di masing-masing jurusan/ program studi, kemudian
ditetapakan/ dipilih calon peserta yang diterima sesuai alokasi yang
ditetapkan. Apabila seseorang terpilih di dua jurusan/ program studi,
maka ia ditetapkan lulus pada jurusan/ program studi pilihan I.
2. Penetuan kelulusan
a. Panitia institusi menentukan kelulusan calon mahasiswa
b. Jumlah kelulusan yang ditetapkan agar memperhatikan cadangan yang
besarnya ditentukan Panitia institusi dari alokasi yang tersedia.
E. Pemeriksaan kesehatan
1. Pemeriksaan kesehatan dilaksanakan bagi calon mahasiswa yang sudah
dinyatakan lulus
2. Pemeriksaan kesehatan dilakukan oleh tim pemeriksa kesehatan yang
ditunjuk oleh Panitia Institusi. Contoh formulir pemeriksaan kesehatan dapat
dilihat pada lampiran.
3. Penetapan hasi pemeriksaan kesehatan dari tim pemeriksa kesehatan
diserahkan kepada Panitia Institusi.
F. Kelulusan
Calon mahasiswa yang dinyatakan lulus ( tes tulis dan/ atau tes keshatan )
disahkan oleh Pimpinan Institusi Diknakes dan diumumkan kepada peserta
seleksi.
G. Nominasi
1. Nominasi disusun berdasarkan urutan peringkat kelulusan dari yang tertinggi
sampai dengan terendah.
2. Nominasi mahasiswa yang terpilih sebagai mahasiswa baru ditetapkan oleh
Panitia Institusi.
3. Peneteapan mahasiswa baru Institusi Diknakes yang diterima tersebut dibuat
dalam berita acara yang ditandatangani oleh Ketua Panitia Institusi.
H. Pengumuman mahasiswa baru yang diterima
Mahasiwa baru yang diterima (utama dan cadangan ) diumumkan oleh panitia
institusi kepada peserta seleksi.
I. Pendaftaran ulang bagi mahasiswa baru yang di terima
1. Pserta seleksi yag dinyatakan diterima sebagai mahasiswa baru wajib
mendaftar ulang ke institusiyang dituju. Unuk mahasiswa cadangan,
pendaftaran ulang akan dilakukan setelah ada pemberitahuan lebih lanjut.
2. Apabila sampai batas akhir pendaftaran ulang jumlah yang mendaftar kurang
dari calon mahasiswa cadangan menutur peringkat tertinggi. Jika masih
belum mencukupi , maka pemenuhan alokasi diatur olegh panitia institusi ,
dengan tetap mempertimbangkan mutu calon mahasiswa.
3. Bagi mahasiswa baru yang telah mendaftar ulang dan meyelesaikan proses
administrative kemudian mengundurkan diri pengaturannya ditetapkan oleh
panitia institusi.
J. Panggilan calon mahasiswa cadangan
Pemanggilan calon mahasiswa cadangan diatur dan ditetapkan oleh masing-
masing institusi.

BAB V
PEMBIAYAAN
A. Biaya
1. Biaya untuk penyelenggaraan sipenmaru Diknakes diperoleh dari biaya
seleksi yang dibayar langsung oleh masing- masing calon mahasiswa kepada
panitia institusi.
2. Besarnya biaya seleksi untuk calon mahasiswa ditetapkan oleh institusi yang
bersangkutan dengan mempertimbangkan besaran aggaran yang akan
digunakan ditetapkan oleh institusi yang bersangkutan bersasarka RAB
institusi, disesuaikan dengan kebutuhan institusi masing- masing.
B. Pengelolaan anggaran
1. Biaya seleksi dibayar langsung pada saat pendaftaran oleh masing- maisng
calon mahasiswa kepanitia institusi.
2. Penggunaannya disesuaikan dengan seluruh rangkaian kegiatan
penyelenggaraan Sipenmaru Diknakes TA 2012/2013 yang berlaku sesuai
dengan ketentuan yang sudah ditetapkan.
3. Kegiatan panitoia provinsi yang dibiayai oleh institusi peserta Sipenmaru
Diknakes adalah sebagai berikut :
a. Rapat persiapan
b. ATK
c. Pengamanan penggandaan
d. Penggandaan naskah soal
e. Pengepakan naskah soal
f. Pendistribusian naskah soal
g. Transport
h. Penyusuna laporan
i. Honor- honor panitia
4. Kehiatan- kegiatan panitia institusi diatur sesuai dengan kebutuhan.

BAB VI

PELAPORAN

Panitai provinsi dan panitia institusi diwajibkan menyampaikan laporab sesuai


dengan tugas masing- masing laporan penyelenggaraan kegiatan Sipenmaru Diknakes
TA 2012/2013 disusun secara jelas, dengan memuat hal- hal sesuai dengan
penyelenggaraan Sipenmaru Diknakes TA 2012/2013

Jenis laporan dan waktu penerimaan laporan kegiatan Sipenmaru Diknakes TA


2012/2013 dibuat sebagai berikut :

No jenis laporan Ditunjukan ke Waktu


penerimaan
1. Laporan panitia institusi Panitia provinsi Awal November
Laporan pelaksanaan 2012
Sipenmaru Diknakes institusi
Rekapitulasi jumlah pendaftar ,
jumlah yang lulus tes tulis dan
jumlah yag diterima oleh
institusi diknakes ( institusi
dibawah1 yayasan , rekap
jumlah pendaftaran dibedakan
antara pemdftar dengan 1
pilihan atau 2 pilihan )
Data nili tertinggi, terendah dan
nilai rata-rata hasiltes tulis per
mata uji.
Data hasil kelulusan mahasiswa
yang diterma (4L, 3L,dst) untuk
mengetahui kualitas proses
penerimaan mahasiswa baru.
Rekapitulasi nilai hasil jawaban
tes tulis calon mahasiswa
Kemala, masalah, dan saran
tidak lanjut.

No. Jenis laporan Ditunjukkan ke Waktu


penerimaan
2. Lapotan panitia provinsi Panitia pusat Akhir November
Laporan pelaksanaan provinsi 2012
Rekapitulasi jumlah pendaftar,
jumlah yang lulus tes tulis dan
jumlah yang diterima pada
institusi pemprov/kab/kota,
TNI/polri dan swasta.
Data nila tertinggi, terendah dan
nilai rata-0 rata tes tulis permata
uji.
Data hasilkelulusan mahasiswa
(4L, 3L, dst) untuk mengetahui
kualitas prosese penerimaan
mahasiswa baru .
Rekapitulasi nilai hasil jawaban
soal tes tulis peserta seleksi
Kemdala, masalah, dan saran
tindak lanjut.
BAB VII

PENUTUP

Penyelenggraan seleksi penerimaan mahasiswa baru pendidikan tenaga kesehatan


dilaksanakan atas kerjasama dan partispasi aktif semua pihak yang terlibat
didalamnya, baik panitia Pusat,Panitia Provinsi, Maupun Panitia Institusi.

Penyelenggaraan kegiatan sipenmaru diknakes dapat dibembangkankan dari petunjuk


teknis ini dan dilaporkan kepada panitai pusat dengan tetap memperhatikan bahwa,
tujuan sipenmaru adalah memperoleh calon mahasiswa yang berkualitas yang
disesuaikan dengan kemampuan institusi diknakes. Selain itu juga tetap
memperhatikan ketersediaan sarana, prasarana, dosen tetap yang berkualifikasi sesuai
dengan program studi dan tersedianya lahan praktik.

Hal- hal yamg belum tercantum dalam petunjuk teknis pelaksanaan sipenmaru
Diknakes ini akan diatur dan ditetapkan kemudian oleh kepala Badan Pengembangan
dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia kesehatan.
Petunjuk teknis ini dapat digunakan dan dijabarkan lebih lanjut oleh institusi diknakes
sesuai dengan kebiutuhan spesifik daerah.

Segala sesuatu yang berkaitan dengan penyelenggaraan Sipenmaru Diknakes dapat


menghubungi :

SEKETARIAT PANITAI PUSAT


SIPENMARU DIKNAKES INSTITUSI DIKNAKES MILIK PEMERINTAH
PROVINSI/KABUPATEN/KOTA/TNI/POLRI DAN SWASTA
d/a pusat pendidikan dan pelatihan tenaga kesehatan
badan PPSDM kesehatan kementrian kesehatan RI
gedung Badan PPSDM kesehatan lantai 5
jl. Hang jebat iii/3 kebayoran Jakarta selatan
telp.(021) 7256906 725746 7257672 -7257765 pesawat 5022
fax.(021) 7398950