Anda di halaman 1dari 7

BAB III

METODE PENELITIAN

3. 1 Jenis Penelitian

Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional-analitik dengan rancangan

cross-sectional. Penelitian cross-sectional adalah penelitian yang pengukuran

variabelnya hanya dilakukan dalam satu saat dan bertujuan untuk mencari

hubungan antara variabel bebas dengan variabel bergantung (Sastroasmoro, 2011).

Pengambilan data dilakukan dengan pembagian kuisioner kepada para responden

dengan tujuan untuk mengetahui apakah ada korelasi antara tingkat pengetahuan

pengelolaan hipertensi terhadap tingkat kepatuhan minum obat pada pasien

hipertensi.

3.2 Populasi dan Sampel

3.2.1 Populasi

Subjek penelitian ini adalah pasien rawat jalan penderita hipertensi di poli

Jantung RSUP Nusa Tenggara Barat. Subjek penelitian yang dipilih adalah semua

populasi yang memenuhi kriteria inklusi dan kriteria eksklusi.

3.2.2 Sampel

Sampel diambil dengan cara purposive sampling dengan objek penelitian

seluruh pasien rawat jalan penderita hipertensi di RSUP Nusa Tenggara Barat.

Pengambilan sampel metode purposive sampling merupakan suatu metode dimana

sebahagian dari anggota populasi menjadi sampel penelitian sehingga sampel

yang diikutsertakan dalam penelitian tersebut berdasarkan pada pertimbangan

17
2

peneliti sendiri yang mana pada awalnya telah diidentifikasi berdasarkan

karakteristik populasi secara keseluruhan (Notoatmodjo, 2005).

Adapun sampel penelitian adalah pasien hipertensi yang memenuhi kriteria

inklusi dan tidak memenuhi kriteria eksklusi. Adapun kriteria inklusi dan eksklusi

dalam penelitian ini sebagai berikut.

1. Kriteria inklusi :

- Pasien rawat jalan di Poliklinik Jantung RSUP Nusa Tenggara Barat

dengan diagnosis hipertensi (JNC 7) dan minum obat antihipertensi.


- Bersedia berpartisipasi dalam penelitian dan menandatangani informed

consent

2. Kriteria eksklusi :

- Pasien memiliki hambatan dalam komunikasi

- Pasien menderita gagal ginjal

- Pasien perempuan yang sedang hamil atau 12 minggu pasca persalinan

3.2.3 Perhitungan Besar Sampel

Penentuan besar sampel yang dibutuhkan untuk penelitian menggunakan

rumus:

Dengan,

= 5%

Z = 1,64

= 10%
3

Z = 1,28

r = 0,4

Berdasarkan rumus tersebut, didapatkan besar sampel yang dibutuhkan yaitu

sebanyak 51 orang (Dahlan, 2010).

3.3 Lokasi dan Waktu Penelitian

Penelitian dilakukan di RSUP Nusa Tenggara Barat tepatnya di Poliklinik

Jantung RSUP Nusa Tenggara Barat pada bulan Agustus-September 2014.

3.4 Variabel Penelitian

Variabel penelitian terdiri dari :

1. Variabel independen yaitu tingkat pengetahuan pengelolaan hipertensi

2. Variabel dependen yaitu tingkat kepatuhan minum oba

3.5 Defenisi Operasional

Pembatasan operasional penelitian dijelaskan melalui defenisi operasional

berikut:

a. Hipertensi : suatu peningkatan kronis tekanan darah arteri sistolik dan

diastolik yang bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Hipertensi didefenisikan oleh

Joint National Committee on Detection, Evaluation and Treatment of High Blood

Pressure (JNC) VII sebagai tekanan darah yang lebih tinggi dari 140/90 mmHg.

Dalam penelitian ini, penetapan subjek yang positif hipertensi didasarkan pada

defenisi JNC VII. Penelitian ini tidak mengelompokkan subjek ke dalam tingkatan

hipertensi serta tidak membedakan hipertensi primer dan hipertensi sekunder.


4

b. Faktor pengetahuan : merupakan suatu kondisi dimana pasien mengetahui

informasi tentang penyakit yang dideritanya. Informasi ini meliputi pengertian

hipertensi, faktor resiko dan penanganan hipertensi serta perubahan gaya hidup

yang dianjurkan. Dalam penelitian ini faktor pengetahuan dinilai dari apakah

responden membenarkan atau tidak pernyataan yang diberikan. Kemudian peneliti

menggunakan aturan Sturges untuk menentukan rentang pengkategorian.

Pengkategorian didasarkan pada jumlah pernyataan di bagi 3, yaitu :

15 : 3 = 5

Sehingga diperoleh kategori sebagai berikut :

Pengetahuan rendah : frekuensi nilai 0 - 5

Pengetahuan sedang : frekuensi nilai 6 - 10

Pengetahuan tinggi : frekuensi nilai 11 - 15

c. Faktor Kepatuhan : merupakan suatu kondisi yang berpotensi bagi pasien

untuk melaksanakan terapi obat sesuai yang telah diinstruksikan kepadanya.

Dalam penelitian ini faktor kepatuhan dinilai dari jawaban responden terhadap

pernyataan yang diberikan. Kemudian peneliti menggunakan aturan Sturges untuk

menentukan rentang pengkategorian.

Pengkategorian didasarkan pada jumlah pernyataan dikalikan dengan nilai

maksimum jawaban, yaitu :


5

14 x 4 = 56
Sehingga diperoleh kategori sebagai berikut :

Tidak patuh : frekuensi nilai 14 - 28

Kurang patuh : frekuensi nilai 29 42

Patuh : frekuensi nilai 43 - 56

3.6 Instrumen Penelitian

3.6.1 Sumber Data

Sumber data dalam penelitian yaitu data primer berupa kuisioner dan

wawancara singkat yang dilakukan secara langsung pada subjek penelitian untuk

menguatkan data yang diperoleh dan mendapatkan informasi tambahan. Kuisioner

yang digunakan telah divalidasi oleh penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh

Manurung (2011).

3.6.2 Teknik Pengumpulan Data

Pengumpulan data dilakukan dengan pembagian kuisioner yang akan diisi

oleh responden penderita hipertensi disertai dengan wawancara singkat.

Responden tersebut diketahui menderita hipertensi setelah dilakukan pengukuran

tekanan darah oleh perawat yang bertugas pada saat itu dan pemeriksaan tekanan

darah ini wajib dilakukan bagi setiap responden untuk setiap kali melakukan

kunjungan pengobatan. Jawaban kuisioner yang telah diisi oleh responden

ditabulasikan hasilnya dan setiap faktor kepatuhan dianalisis hingga diperoleh


6

prevalensi setiap faktor kepatuhan tersebut dengan kepatuhan responden dalam

melaksanakan terapi obat.

3.7 Teknik Analisis Data

Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan analisis bivariat

untuk melihat apakah ada hubungan antara variabel dependen dengan variabel

independen. Analisis bivariat yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji

Korelasi Spearman.

3. 8 Jadwal Penelitian

Tabel (-). Rencana Pelaksanaan Penelitian

Juli- Desem
Oktober November
No. Kegiatan September ber

2014-2015

1. Penyiapan

Proposal

2. Persiapan

penelitian dan

pembuatan Ethical

clearance

3. Pengambilan

data

4. Analisa data

5. Penyusunan
7

laporan akhir

3.9 Rancangan Penelitian

Adapun rancangan dari penelitian ini sebagai berikut :

Subyek Penelitian

Pembagian Kuesioner
Wawancara Singkat

Analisis Faktor Yang


Berhubungan