Anda di halaman 1dari 4

PEMBERIAN OBAT KEPADA PASIEN

DAN PELEBELAN
No. Dokumen :
No. Revisi :
Tanggal Terbit :
SOP Halaman :1/2

PUSKESMAS dr. ARBAI


TEMPEH NIP. 19660205 200212 1 006

1. PENGERTIAN Peresepan adalah proses kegiatan yang meliputi aspek teknis dan non teknis yang harus
dikerjakan mulai dari menerima resep dokter sampai penyerahan obat kepada pasien.
2. TUJUAN Sebagai acuan petugas untuk memberikan obat kepada pasien sesuai dengan resep
dokter dan memberikan informasi bagaimana menggunakannya.
3. KEBIJAKAN SK Kepala Puskesmas
4. REFERENSI Buku Pedoman Pengelolaan Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan di Puskesmas,
Direktorat Jenderal Pelayanan Kefarmasian dan Alat Kesehatan, Depkes RI Jakarta,
cetakan kedua 2004
5. ALAT DAN 1. Alat : ATK
BAHAN 2. Bahan:
Resep
Etiket
Obat

6. PROSEDUR 1. Persiapan
Dimulai pukul 07.30 WIB
Petugas menyiapkan alat untuk meracik obat dan alat tulis,menyiapkan obat
sesuai dengan perkiraan kebutuhan pada hari itu melalui buku harian obat
Petugas mengatur letak obat sesuai abjad sehingga memudahkan dan
mempercepat proses pelayanan
Petugas memberikan daftar obat yang tidak tersedia dan daftar obat baru di
kamar obat kepada doker dan petugas BP ( sewaktu-waktu ada perubahan daftar
).
2. Kegiatan Peresepan
Dimulai pukul 08.00 WIB
Petugas menyediakan tempat untuk meletakkan resep dan diberi tulisan yang
jelas
Petugas mengambil resep sesuai urutan awal pasien memberikan resep
Petugas membaca dan meneliti resep yang diterima dengan berpedoman pada
5B 1W( Benar obat,benar pasien,benar dosis,benar cara pemberian,benar waktu
pemberian,dan waspada incompatibilitas obat),
Petugas melakukan konsultasi kepada penulis resep apabila resep belum benar
sesuai pedoman 5B 1W
Petugas menyiapkan obat sesuai dengan resep apabila resep sudah benar dan
obat tersedia
Petugas memberitahukan kepada pasien bahwa pembuatannya membutuhkan
waktu agak lama supaya duduk dengan sabar apabila obat yang diperlukan
dalam bentuk puyer
Petugas memberi etiket sesuai dengan resep dengan mencantumkan nama
pasien,tanggal pembuatan resep, cara penggunaan obat, jumlah obat yang harus
dikonsumsi dan instruksi lain sesuai perintah di resep
Petugas meneliti kembali obat yang sudah diberi etiket dan dikemas untuk
diserahkan kepada pasien
Petugas memanggil nama pasien dan memastikan benar obat dan benar pasien
dengan ramah dan penuh senyum
Petugas memberi petunjuk kepada pasien tentang jenis obat, cara pemakaian
obat, dan penyimpanan obat
Petugas menanyakan kepada pasien apakah penjelasan yang diberikan sudah
dimengerti dan apakah ada hal lain yang berkenaan dengan pemakaian obat
yang ingin ditanyakan
Petugas Farmasi meminta nomor telepon pasien / keluarga yang bisa dihubungi
Petugas mengucapkan terima kasih dengan senyum.
3. Kegiatan setelah pelayanan
Petugas mengembalikan dan merapikan obat pada tempatnya, lalu menghitung
pengeluaran obat yang ada di buku harian
20. Petugas mencatat jenis obat yang akan habis untuk dimintakan ke gudang
obat Puskesmas
Petugas esok harinya memberi informasi kepada dokter/petugas PU apabila di
gudang Obat Puskesmas tidak ada,
Petugas membersihkan ruangan tempat pelayanan
Petugas membersihkan mortir dan stamfer
Petugas mencatat jumlah obat yang keluar dan data pasien
Petugas merekapitulasi pengeluaran obat dengan LPLPO setiap akhir bulan dan
dilaporkan ke Unit Farmasi DKK
Petugas dalam keadaan mendesak segera memintakan obat-obat yang habis ke
Unit Farmasi.
7. BAGAN ALIR :
(FLOW
CHART)
8. HAL - HAL
YANG PERLU
DIPERHATIKA
N
9. UNIT TERKAIT
10. DOKUMEN Lembar resep
TERKAIT

11. REKAMAN HISTORI PERUBAHAN


No Yang diubah Isi Perubahan Tanggal mulai diberlakukan

PENYIMPANAN OBAT
Daftar No Kode :
Terbitan :
Tilik No. Revisi :
Tanggal mulai berlaku :
Halaman :

PUSKESMAS
TEMPEH

Unit :
Nama Petugas :
Tanggal Pelaksanaan :

No Kegiatan Ya Tidak
1. Apakah Petugas menyiapkan mortir dan stamper ?
2. Apakah Petugas menghitung obat yang akan dipuyer ?
3. Apakah Petugas menyiapkan obat yang akan dipuyer ?
4. Apakah Petugas menghaluskan obat menggunakan mortir
dan stamper?
5. Apakah Petugas petugas menyiapkan sendok pembagi
disusun sebanyak yang dikehendaki di resep ?
6. Apakah Petugas membagi obat yang telah dihaluskan pada
sendok pembagi puyer ?
7. Apakah Petugas menbungkus obat atau dikemas pada
kantong- kantong puyer ?
8. Apakah Petugas menghitung kembali jumlah bungkusan ?
9. Apakah Petugas mengemas ke dalam plastik yang telah
diberi etiket ?

JUMLAH

CR : ........................................%
..............................................
Auditie Pelaksana / Auditor

(.....................................) (.....................................)