Anda di halaman 1dari 4

Alokasi

Kegiatan Deskripsi Waktu

a. Berdoa sebelum memulai pembelajaran


b. Melakukan presensi kepada siswa
c. mengondisikan suasana belajar yang menyenangkan;
Pendahuluan d. mendiskusikan kompetensi yang sudah dipelajari dan
dikembangkan sebelumnya berkaitan dengan kompetensi yang
akan dipelajari dan dikembangkan; 25 Menit
e. menyampaikan kompetensi yang akan dicapai dan manfaatnya
dalam kehidupan sehari-hari;
f. menyampaikan garis besar cakupan materi dan kegiatan yang akan
dilakukan; dan
g. menyampaikan lingkup dan teknik penilaian yang akan digunakan.
1. Merumuskan Uraian Masalah (Mengamati)
a. Siswa memperhatikan guru dalam mereview materi sistem bahan
bakar injeksi.
b. Guru meminta siswa mencoba untuk membuka kembali materi
sistem bahan bakar injeksi.
c. Guru menjelaskan materi mengenai troubleshooting pada sistem
bahan bakar injeksi.
d. Guru menyampaikan permasalahan yang ada pada sistem
bahan bakar injeksi.
e. Guru meminta siswa mengamati (membaca) dan memahami
masalah secara individu dan mengajukan hal-hal yang belum
dipahami terkait masalah yang disajikan.
f. Guru meminta siswa menuliskan informasi yang terdapat dari
Inti masalah tersebut secara teliti dengan menggunakan bahasa
sendiri.
g. Guru menanyakan dan menugaskan siswa untuk mengobservasi
dan berdiskusi tentang masalah: apa yang menyebabkan
kemungkinan sepeda motor EFI tidak bisa dihidupkan (dengan 360 Menit
catatan bahwa sistem pengapian, pengisian, baterai, dan starter
normal).
h. Siswa memperhatikan permasalahan yang disampaikan oleh
guru.
i. Guru mengelompokkan siswa secara heterogen (4 5 orang)
untuk mengamati sejauh mana pemahaman siswa terhadap
masalah yang disajikan.
j. Siswa menggali informasi tentang sistem bahan bakar injeksi.
k. Siswa mendiskusikan kemungkinan gangguan berdasarkan
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Waktu

observasi dan diskusi.


l. Berdasarkan hasil diskusi siswa mengidentifikasi kemungkinan-
kemungkinan gangguan sepeda motor EFI tidak bisa dihidupkan
(sistem pengapian, pengisian, baterai, dan starter normal).

2. Mengembangkan kemungkinan penyebab (Menanya)


a. Guru bertanya kepada siswa berkaitan tentang sistem bahan
bakar injeksi.
b. Peserta bertanya kepeada guru tentang materi yang belum jelas
c. Guru berkeliling mencermati dan menemukan berbagai kesulitan
yang dialami siswa, serta memberikan kesempatan kepada
siswa untuk bertanya hal-hal yang belum dipahami.
d. Guru menugaskan siswa untuk menentukan kemungkinan utama
penyebab gangguan sepeda motor EFI tidak bisa dihidupkan
sepeda motor EFI tidak bisa dihidupkan (sistem pengapian,
pengisian, baterai, dan starter normal).
e. Siswa mendiskusikan temuan-temuan berdasarkan observasi
terhadap gangguan pada sistem bahan bakar injeksi.
f. Siswa berdasarkan diskusi dan observasi merumuskan masalah-
masalah penyebab sepeda motor EFI tidak bisa dihidupkan
sepeda motor EFI tidak bisa dihidupkan (sistem pengapian,
pengisian, baterai, dan starter normal).
g. Guru menugaskan siswa mengembangkan skema penelusuran
gangguan.
h. Siswa dalam kelompok berdasarkan pengetahuan yang
dimilikinya menentukan urutan pemeriksaan gangguan sepeda
motor EFI tidak bisa dihidupkan sepeda motor EFI tidak bisa
dihidupkan (sistem pengapian, pengisian, baterai, dan starter
normal).

3. Mengetes penyebab atau proses diagnosa (Mengeksplorasi)


a. Guru mendorong siswa untuk bekerja sama mengumpulkan
informasi mengenai masalah yang telah disajikan.
b. Guru mendampingi siswa ketika melakukan
eksperimen/pengecekan pada sistem bahan bakar injeksi.
c. Siswa mengumpulkan data dari berbagai sumber dan melakukan
eksperimen untuk memecahkan masalah.
d. Melaksanakan eksperimen pada sepeda motor.
e. Guru menugaskan siswa untuk melakukan pemeriksaan
berdasarkan urutan pemeriksaan gangguan pada sistem bahan
bakar injeksi.
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Waktu

f. Siswa melakukan pembacaan tekanan bahan bakar injeksi.


g. Siswa mencatat dan membandingkan hasil pembacaan dengan
data pada service manual.
h. Siswa menentukan letak gangguan pada sistem bahan bakar
injeksi.
i. Guru menugaskan siswa memperbaiki gangguan yang telah
ditentukan sesuai dengan service manual.
j. Siswa melakukan perbaikan kerusakan ringan pada gangguan
yang telah ditentukan sesuai service manual.
k. Guru mengawasi dan menilai pelaksanaan perbaikan kerusakan
ringan pada gangguan yang telah ditentukan sesuai service
manual
4. Mengevaluasi (Mengasosiasi & Mengkomunikasikan)
a. Guru meminta siswa menyiapkan laporan hasil diskusi kelompok
secara rapi, rinci, dan sistematis.
b. Guru berkeliling mencermati siswa bekerja menyusun laporan
hasil diskusi, dan memberi bantuan, bila diperlukan.
c. Siswa menyimpulkan penyebab masalah dan disusun menjadi
laporan praktek secara rapi, rinci, dan sistematis
d. Guru menugaskan siswa untuk memeriksa ulang hasil perbaikan
yang dilakukan siswa secara kelompok.
e. Siswa memeriksa ulang hasil perbaikan dengan cara mencoba
fungsi dari bagian yang telah diperbaiki mengacu pada service
manual.
f. Siswa menyimpulkan hasil pemeriksaan perbaikan gangguan
sesuai service manual
a. Guru menugaskan siswa untuk mempresentasikan proses dan
hasil perbaikan ringan gangguan sistem bahan bakar injeksi.
b. Siswa membuat bahan presentasi tentang proses dan hasil
perbaikan ringan gangguan sistem bahan bakar injeksi.
c. Siswa mempresentasikan tentang proses dan hasil perbaikan
ringan gangguan sistem bahan bakar injeksi.
d. Guru membimbing dan menilai pelaksanaan presentasi
e. Siswa lain memberikan tanggapan dan masukan
f. Siswa memperbaiki hasil presentasi perbaikan ringan gangguan
sistem bahan bakar injeksi.
g. Siswa secara individu membuat laporan pelaksanaan perbaikan
ringan gangguan sistem bahan bakar injeksi.
h. Guru bersama siswa menyimpulkan dari hasil pelaksanaan
presentasi perbaikan ringan gangguan sistem bahan bakar
injeksi.
i. Menerapkan dan mengaplikasikan pengetahuan tentang
diagnosis dalam sistem bahan bakar injeksi dalam pemeliharaan
sistem bahan bakar injeksi.
Penutup a. Kegiatan guru bersama siswa yaitu: (a) membuat 20 Menit
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Waktu

rangkuman/simpulan pelajaran; (b) melakukan refleksi terhadap


kegiatan yang sudah dilaksanakan; dan (c) memberikan umpan
balik terhadap proses dan hasil pembelajaran; dan
b. Kegiatan guru yaitu: (a) melakukan penilaian; (b) merencanakan
kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program
pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik
tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar
siswa; dan (c) menyampaikan rencana pembelajaran pada
pertemuan berikutnya.