Anda di halaman 1dari 9

EFFECT OF COMPETENCE ON THE PERFORMANCE OF EMPLOYEES IN

CATERING A.A PADANG

Tia Anggraini
TiaAnggraini74@yahoo.com
Management major

HIGH SCHOOL SCIENCE "FINANCIAL, BANKING AND DEVELOPMENT", PADANG.

ABSTRACT
The purpose of this study was to determine the effect of competence on the
performance of employees at A.A Catering Padang. Type of research is quantitative
research. The number of samples used is determined by the census method or also known as
total sampling as many as 70 employees working at the A.A Catering Padang. Data analysis
technique used is simple regression analysis, t test and analysis desteriminasi coefficient.
Research conducted generate competence significantly influence employee
performance in AA Catering Padang 3.994 t count> t table 1.995 and 0.000 significant value
<0.05 level of significant influence is positive because the shape of the regression coefficient
0.638 significant to employees performance at AA Catering Padang , The amount of
influence competence simultaneously to employees performance at A.A Catering Padang is
60.2% while the remaining 39.8% is influenced apart from variables into research model, for
example, the influence of competence, job satisfaction and others.

PENDAHULUAN A.A Catering merupakan salah satu


Saat ini adalah Era Perdagangan perusahaan boga, khususnya dibidang jasa
bebas, yang mana sebuah Perusahaan pangan yang saat ini sedang berkembang
dituntut untuk mempunyai Sumber Daya pesat dikota padang,batam dan pekanbaru.
Manusia (SDM) yang berkualitas. Sumber Perusahaan pangan ini berkomitmen untuk
Daya Manusia merupakan unsur yang memberikan pelayanan yang terbaik
sangat penting didalam menentukan kepada pelanggan, mengingat pelayanan
kelancaran jalannya kegiatan organisasi. merupakan kegiatan utama dari A.A
Teknologi yang sangat berkembang Catering, oleh karena itu dibutuhkan
dan peradaban yang semakin modern Sumber Daya Manusia yang handal dan
menjadikan tingkat kesibukan setiap orang berkualitas. A.A Catering memiliki
semakin tinggi sehingga memerlukan beberapa standar kompetensi yang wajib
makanan siap saji. Hal ini menimbulkan dimiliki oleh setiap karyawan, tentunya
banyaknya perusahaan dibidang jasa boga standar ini berbeda antara satu departemen
yang bermunculan, salah satunya yaitu dengan departemen yang lain.
A.A Catering. A.A Catering merupakan Berdasarkan penjelasan tersebut
perusahaan jasa yang bergerak dibidang diatas, penulis tertarik untuk melakukan
pangan. Perusahaan ini mengolah sesuai penelitian pada A.A Catering terkait
dengan pesanan dan kontrak yang telah kompetensi yang dimiliki dengan kinerja
disepakati. yang dihasilkan oleh masing-masing
karyawan, dan penulis merasa tertarik mengatakan bahwa standar kompetensi
untuk melakukan penelitian dengan judul adalah spesifikasi atau sesuatu yang
Pengaruh Kompetensi Terhadap dilakukan, memuat persyaratan minimal
Kinerja Karyawan Pada A.A Catering yang harus dimiliki seseorang yang akan
Padang. melakukan pekerjaan tertentu agar
LANDASAN TEORI bersangkutan mempunyai kemampuan
Kompetensi melaksanakan pekerjaan dengan hasil baik.
Kompetensi keterampilan dan Suprapto (2002:3), mengatakan bahwa:
pengetahuan relatif mudah untuk Kompetensi adalah kemampuan dan
dikembangkan sehingga program pelatihan karakteristik yang dimiliki oleh seorang
merupakan cara yang paling baik untuk PNS berupa pengetahuan, keahlian dan
menjamin tingkat kemampuan Sumber sikap perilaku yang diperlukan dalam
Daya Manusia (SDM). Kompetensi adalah pelaksanaan tugas jabatannya.
watak dan motif berada pada titik sentral
kepribadian dan lebih tersembunyi Kinerja Karyawan
sehingga cukup sulit untuk dikembangkan Secara etimologi, kinerja berasal dari
atau dinilai, maka satu cara yang paling kata performance. Performance berasal
efektif adalah memilih karakter tersebut dari kata to perform yang mempunyai
dalam proses seleksi untuk mengetahui beberapa masukan (entries), yakni (1)
tingkat kemampuan Sumber Daya Manusia melakukan, (2) memenuhi atau
(SDM) tersebut. menjalankan suatu, (3) melaksanakan
Murgiyono (2002:11), suatu tanggung jawab, (4) melakukan
mengemukakan bahwa bagaimana sesuatu yang diharapkan oleh seseorang.
mengetahui, mengukur, dan Dari masukan tersebut dapat diartikan,
mengembangkan kompetensi untuk kinerja adalah melakukan suatu kegiatan
membina PNS yang profesional, dan menyempurnakan pekerjaan tersebut
bertanggung jawab, jujur dan adil. sesuai dengan tanggung jawabnya
Manajemen PNS berbasis kompetensi sehingga dapat mencapai hasil sesuai
harus didasarkan pada pengertian dan dengan yang diharapkan. Widodo
pemahaman secara jelas mengenai (2006:78) mengatakan bahwa kinerja
kompetensi yang dibutuhkan, untuk adalah melakukan suatu kegiatan dan
memberikan gambaran secara rinci menyempurnakannya sesuai dengan
tentang kekuatan dan kelemahan yang tanggung jawabnya dengan hasil seperti
dimiliki PNS. Secara konseptual, yang diharapkan.
Pribadi (dalam Murgiyono,2002:15), Dwiyanto (1995:24), mengatakan
mengemukakan bahwa : Kompetensi bahwa kemampuan untuk menghasilkan
adalah hal-hal yang mampu dilakukan berupa jasa dan materi disebut kinerja,
seseorang. Dalam pengertian ini mencakup dimana kemampuan tersebut dapat
tiga hal, yaitu: (1) atribut-atribut positif dipengaruhi oleh motivasi, pendidikan,
pemegang jabatan, (2) jabatan itu dan pengalaman kerja, sehingga dapat
dijalankan dengan hasil efektif atau dikatakan kinerja sama dengan hasil kerja
superior, dan (3) perilaku pemegang yang dihasilkan dari kemampuan untuk
jabatan. Amstrong dan Baron (1998:298), menghasilkan jasa dan materi.
mengatakan bahwa competency is some Berdasarkan pada landasan teori dan
time defined as referring to the dimensions kerangka pemikirin di atas, maka hipotesis
of behavior that lie behind competen maka penelitian ini adalah :
performance. (kadang-kadang terbentuk H1 : Diduga kompetensi berpengaruh
sebagai dimensi-dimensi perilaku dan positif dan signifikan terhadap kinerja
tingkah laku yang terletak dari kompetensi Karyawan.
kinerja). Prayitno dan Suprapto (2002:2),
METODE PENELITIAN Teknik Analisis Data
Objek penelitian dilakukan pada A.A Uji validitas
Catering Padang. Data yang diperoleh Uji validitas dilakukan untuk
secara primer dan sekunder. Jenis mengetahui akurasi data dengan melihat
penelitian ini termasuk dalam kuantitatif kolerasi atau skor masing-masing item
adalah pendekatan ilmiah yang pertanyaan dengan skor total. Suatu
memandang suatu realitas itu dapat kuesioner dikatakan valid jika pertanyaan
diklasifikasikan konkrit teramati dan pada kuesioner mampu untuk
terukur, hubungan variabelnya bersifat mengungkapkan sesuatu yang akan
sebab akibat dimana data penelitiannya diukur oleh kuesioner tersebut
berupa angka-angka dan analisisnya (Ghozali,2006).
mengunakan statistik. Sampel adalah Uji Reliabilitas
bagian dari jumlah dan karakteristik yang Reliabilitas adalah alat untuk
dimiliki oleh populasi tersebut. (Sugiyono, mengukur suatu kuesioner yang
2009:91). Agar supaya penelitian ini dapat merupakan indikator dari suatu variabel
memberikan generalisasi dengan tingkat atau konstruk. Suatu kuesioner
kesalahan yang sangat kecil, dan mengingat dikatakan reliabel atau handal jika
jumlah populasi hanya 70 orang maka jawaban seseorang terhadap pertanyaan
dalam penelitian ini digunakan metode adalah konsisten atau stabil dari waktu ke
sampling jenuh (sensus), dimana semua waktu (Ghozali, 2006).
anggota populasi dijadikan sampel. Dengan Pengukuran reliabilitas pada
demikian jumlah sampel penelitian ini penelitian ini akan menggunakan cara
adalah 70 orang. one shot atau pengukuran satu kali.
Pengukuran dilakukan sekali saja (tidak
Definisi Operasional Variabel berulang- ulang) dan kemudian
Operasional variabel penelitian ini hasilnya dibandingkan dengan
adalah sebagai berikut : pertanyaan lain atau mengukur korelasi
1. Variabel Independen/bebas (Variabel antar jawaban.
X). Kompetensi terdiri atas;
Analisis Regresi Sederhana
Beberapa indikator kompetensi berikut Regresi Linear Sederhana
ini dikutip oleh kusumastuti (2001). adalah Metode Statistik yang berfungsi
1) Semangat untuk berprestasi dan untuk menguji sejauh mana hubungan
bertindak sebab akibat antara Variabel independen
2) Kemampuan pelayanan (x) terhadap Variabel dependen (y).
3) Kemampuan untuk mempengaruhi Regresi Linear Sederhana atau sering
orang lain disingkat dengan SLR (Simple Linear
4) Kemampuan manajerial Regression) juga merupakan salah satu
5) Daya fikir Metode Statistik yang dipergunakan dalam
6) Efektifitas individu produksi untuk melakukan peramalan
2. Variabel dependen/terikat (Variabel Y). ataupun prediksi tentang karakteristik
Kinerja Karyawan kualitas maupun Kuantitas.
Untuk mengukur kinerja karyawan Model Persamaan Regresi Linear
secara individu ada enam indikator, Sederhana adalah seperti berikut ini :
yaitu (Robbins, 2006:260):
Y = a + bX + e
1. Kualitas Keterangn:
2. Kuantitas Y = Variabel Dependen ( Kompetensi )
3. Ketepatan waktu
4. Efektivitas
X = Variabel Independen ( Kinerja
5. Kemandirian Karyawan)
6.
a=Konstanta r : Koefisien korelasi
b = Koefisien Regresi (Kemiringan) n : Jumlah sampel
(Sugiyono, 2003:190-219 ).
Uji Korelasi
Korelasi merupakan teknik analisis HASIL PENELITIAN DAN
yang termasuk dalam salah satu teknik PEMBAHASAN
pengukuran asosiasi / hubungan (measures Tabel 4.1.
of association). Pengukuran asosiasi Pengelompokan Responden Penelitian
merupakan istilah umum yang mengacu Menurut Jenis Kelamin
pada sekelompok teknik dalam statistik
Jenis Jumlah
bivariat yang digunakan untuk mengukur
No. Kelamin (Orang) Prosentas
kekuatan hubungan antara dua variabel. Responden e
Koefisien Desterminasi 1 Laki-laki 38 54,3
Ghozali (2009) mengemukakan 2 Perempuan 32 45,7
bahwa koefisien determinasi (R2) pada Total 70 100,0
intinya mengukur seberapa jauh Sumber : Pengelolahan Data SPSS Statistics
kemampuan model dalam menerangkan 19
variasi variabel dependen. Nilai
Tabel 4.2.
koefisien determinasi adalah antara nol
Pengelompokan Responden Penelitian
dan satu. Koefisien determinasi (R) pada Menurut Pendidikan Terakhir
dasarnya digunakan untuk mengetahui
prosentase perubahan variabel dependen No. Pendidikan Jumlah Prosentase
(Y) yang disebabkan oleh variabel Terakhir (Orang)
independen (X). Setiap tambahan satu Responden
variabel independen, maka nilai R2 pasti 1 SMA/SMK 60 85,7
meningkat tidak perduli apakah variabel 2 Diploma 2 2,9
3 SI 8 11,4
tersebut berpengaruh secara signifikan
terhadap variabel dependen. Jika R Total 70 100,0
semakin besar, maka prosentase perubahan
Sumber : Pengelolahan Data SPSS
variabel dependen (Y) yang disebabkan
Statistics 19
oleh variabel independen (X) semakin
tinggi. Jika R semakin kecil, maka Dari tabel 4.2 diketahui sebagian besar
prosentase perubahan variabel responden penelitian pendidikan terakhirnya
dependen (Y) yang disebabkan oleh adalah SMA/SMK 60 orang (85,7 %), diikuti
variabel independen (X) semakin rendah. yang berpendidikan terakhir diploma 2 orang
Uji Hipotesis (2,9 %) dan sisanya pendidikan terakhir SI 8
orang (11,4 %).
Uji T (Persial)
Untuk mengetahui koefisiensi Tabel 4.3.
regresi antara variabel bebas dengan Pengelompokan Responden Penelitian
variabel terikat maka akan dilakukan Menurut Umur
dengan uji-t. Jika t hitung lebih besar No. Umur Jumlah Prosentase
dari t tabel artinya variabel bebas Responden (Orang)
berpengaruh terhadap nilai variabel
1 21-30 tahun 27 38,6
terikat begitupula sebaliknya, dengan 2 31-40 tahun 16 22,9
rumus sebagai berikut: 3 > 40 tahun 27 38,6
t = r n2
1 r2 Total 70 100,0
Keterangan:
t : t-hitung Sumber : Pengelolahan Data SPSS
Statistics 19
Dari tabel 4.3. diketahui sebagian besar 4 Penampilan 0,566 Valid
responden penelitian berumur diantara 21- karyawan terlihat
30 tahun 27 orang (38,6 %), diikuti yang rapi saat
memberikan
terendah berumur 31-40 tahun 16 orang pelayanan dikantor
(22,9 %), dan berumur >40 tahun 27 orang maupun dilokasi
(38,6 %). 5 Karyawan memiliki 0,540 Valid
etika dalam
Tabel 4.4. memberikan
Pengelompokan Responden Penelitian pelayanan
Berdasarkan Status Karyawan Kemampuan
Mempengaruhi
No. Status Jumlah Prosentase 6 Suasana lingkungan 0,544 Valid
Karyawan (Orang) kerja yang ada harus
Responden dipelihara agar tetap
1 Karyawan 70 100,0 dalam kondisi baik
tetap 7 Karyawan harus 0,412 Valid
2 Karyawan 0 0 mengutamakan
tidak tetap kerahmahan dalam
memberikan
Sumber : Pengelolahan Data SPSS pelayanan
Statistics 19 Kemampuan
Manajerial
Dari tabel 4.4. diketahui bahwa pada
8 Kemampuan 0,531 Valid
umumnya semua karyawan yang ada di karyawan
A.A Catering adalah karyawan tetap. perusahaan untuk
mengembangkan
Uji Validitas standar kerja untuk
mendapatkan hasil
Kompetensi terbaik
Tabel 4.7. 9 Kesadaran karyawan 0,580 Valid
untuk mengacu pada
Hasil Uji Validitas Variabel Kompetensi
prosedur kerja dan
(Variabel X) melaksanakannya
Corrected dengan penuh
No Pertanyaan Yang Item-Total Keterang tanggung jawab
Berkaitan Dengan : Correlation an Daya Fikir
Kompetensi (X)
Semangat 10 Atasan mengawasi 0,623 Valid
Berprestasi perilaku saya dalam
bekerja
1 Prestasi luar biasa 0,546 Valid
diberikan 11 Jika terjadi 0,540 Valid
perusahaan kepada hambatan ketika
karyawan yang melakukan
inovatif pekerjaan yang
2 Motivasi 0,407 Valid tingkat kesulitannya
meningkatkan lebih tinggi, atasan
semangat dalam selalu memberikan
bekerja bantuan kepada saya
3 Tanggung jawab 0,570 Valid Efektivitas
pribadi semakin Individu
meningkat dengan 12 Saya melakukan 0,579 Valid
pemberian pekerjaan sesuai
penghargaan dengan prosedur
Kemampuan perusahaan
Pelayanan
13 Saya menikmati 0,525 Valid 11 Saya dapat mengerjakan tugas- 0,305 Valid
tugas yang ada dikantor
setiap pekerjaan
maupun dilokasi tampa
yang saya kerjakan meminta bantuan pada orang
lain
Sumber : Pengelolahan Data SPSS 12 Saya akan mementingkan 0,413 Valid
Statistics 19 pekerjaan dari pada hal-hal lain

Sumber : Pengelolahan Data SPSS


Dari tabel 4.7. diketahui semua butir
Statistics 19
pertanyaan variabel kompetensi dikatakan
valid karena nilai Corrected Item-Total Dari tabel 4.8. diketahui semua butir
Correlation melebihi 0,3 sehingga dapat pernyataan variabel kinerja karyawan
digunakan untuk penelitian lebih lanjut. dikatakan valid karena nilai Corrected
Tabel 4.8. Item-Total Correlation melebihi 0,3
Hasil Uji Variabel Kinerja Karyawan sehingga dapat digunakan untuk penelitian
(Y) lebih lanjut.
Corrected
No Pernyataan Yang Berkaitan Item-Total Keterangan
Dengan : kinerja karyawan Correlation
Uji Realibilitas
(Y) Tabel 4.9.
Kualitas Hasil Uji Realiabilitas Variabel
1 Dalam melakukan tugas, saya 0,385 Valid Kompetensi Dan Kinerja Karyawan
jarang melakukan kesalahan
2 Saya memahami dan 0,353 Valid No. Variabel Cronbachs Reliabilitas
menguasai pekerjaan yang Alpha
menjadi tugas pokok saya
Kuantitas 1 Kompetensi 0,864 Reliabel
3 Saya mampu bekerja sama 0,517 Valid 2 Kinerja 0,811 Reliabel
dengan baik dengan sesama Karyawan
rekan dikantor maupun
dilokasi Sumber : Pengolahan Data SPSS Statistics
4 Pekerjaan yang saya tekuni 0,309 Valid 19
dapat memunculkan gagasan
baru untuk meningkatakan
kinerja saya Dari tabel 4.9. dapat diambil kesimpulan
Ketetapan Waktu bahwa dari uji reliabilitas dihasil akan nilai
Cronbachs Alpha untuk variabel
5 saya selalu menyelesaikan 0,478 Valid
pekerjaan tepat waktu kompetensi dan kinerja karyawan adalah
reliabel karena nilai Cronbachs Alpha
6 saya selalu hadir tepat waktu 0,462 Valid
pada saat diadakan rapat setiap yang dihasilkan lebih besar dari 0,60 yang
bulan memberikan hasil bahwa variabel yang
Efektivitas diteliti memenuhi syarat konsistensi
(reliabilitas). Jadi item-item pertanyaan
7 Saya melakukan pekerjaan 0,577 Valid untuk variabel penelitian dapat dipakai
sesuai dengan prosedur
perusahaan sebagai alat ukur dalam penelitian.
8 Saya menyelesaikan pekerjaan 0,572 Valid
dengan baik dan benar
9 Hasil pekerjaan saya diterima 0,520 Valid
dengan baik oleh atasan dan
rekan kerja
Kemandirian

10 Saya akan mempertimbangkan 0,648 Valid


pendapat orang lain yang lebih
berpengalaman dalam
mengambil keputusan
Analisis Regresi Sederhana Kompetensi Terhadap Kinerja Karyawan
Berdasarkan tabel 4.11. maka ringkasan
Tabel 4.10. hasil korelasi dan determinasi adalah
Hasil Uji Koefisien Regresi Sederhana sebagai berikut :
Kompetensi Dan Kinerja Karyawan 1) R = 0,436 berakti nilai korelasi berada
Coefficientsa di antara 0,41 sampai dengan 0,90
Unstandardized Standardized berakti korelasi antara kompetensi
Coefficients Coefficients terhadap kinerja karyawan pada A.A
Std. Catering Padang memiliki keeratan
Model B Error Beta T Sig. sangat kuat dan positif yang
1 (Constan 23,438 8,291 2,827 ,006 menunjukan peningkatan variabel
t) bebas yaitu kompetensi akan diikuti
Kinerja_ ,638 ,160 ,436 3,994 ,000 oleh peningkatan variabel terikat yaitu
K_y
kinerja karyawan.
a. Dependent Variable: Kompetensi_X
2) R Square = 0,190 berakti 1,9% kinerja
karyawan A.A Catering Padang
Sumber : Pengolahan Data SPSS Statistics dipengaruhi oleh kompetensi
19 sedangkan sisanya 8,1% dipengaruhi
oleh variabel lainnya selain model
Berdasarkan tabel 4.10. maka ringkasan
yang diteliti.
hasil pengujian dapat diformulasikan
persamaan regresinya sebagai berikut : Uji Hipotesis
Y = 23,438+0,638X
Dari persamaan regresi diatas, dapat Tabel 4.12.
diinterprestasikan sebagai berikut : Hasil Pengujian t-statistik
1. a = 23,438 artinya tanpa variabel Variabel t-hit sig Alpha Keterangan
bebas (variabel X) maka kinerja Kinerja 3,994 0.00 0,05 Signifikan
karyawan pada A.A Catering Padang Karyawa 0
23,438 satuan dengan asumsi variabel n
bebas yaitu kompetensi tidak Sumber : Pengelohan Data SPSS Statistics
mengalami perubahan. 19
2. b = 0,638 koefisien bertanda positif
memiliki arti semakin baiknya Kesimpulan
variabel kompetensi pada A.A Berdasarkan ringkasan hasil
Catering Padang sebanyak 1 satuan pengujian t-test seperti yang dikemukakan
akan mengakibatkan terjadinya pada tabel 4.12. diketahui untuk variabel
peningkatan kinerja karyawan pada kompetensi ditemukan nilai sig atau
A.A Catering Padang 0,638 satuan probability sebesar 0,000. Dalam
dengan asumsi faktor selain variabel melakukan penelitian, penulis
kinerja karyawan tidak mengalami menggunakan level of significant ( ) 0,05
perubahan. berakti nilai sig t-statistik 0,000 < = 0,05
Analisa Korelasi dan Determinasi maka keputusannya adalah Ha diterima
Tabel 4.11. dan Ho ditolak, berakti dapat disimpulkan
Hasil Uji Korelasi dan Determinasi bahwa variabel kompetensi memiliki
Model R R Square Adjusted Std. Error of pengaruh signifikan terhadap kinerja
R Square the Estimate karyawan pada A.A Catering Padang
secara persial
1 ,436a 0,19 0,178 6,587
Saran-Saran
a. Predictors: (Constant), Kinerja karyawan (Y)
Untuk meningkatkan kinerja
Sumber : Pengelohan Data SPSS Statistics 19 karayawan pada A.A Catering Padang
maka dikemukakan saran-saran sebagai Politeknik Negeri UjungPandang.
berikut : Tesis di Sekolah Tinggi Ilmu
1. Perlunya kerjasama antara sesama AdmnistrasiLembaga Administrasi
karyawan dalam menyelesaikan suatu NegaraMakassar.
pekerjaan. Misalnya menanyakan Gibson, R. 1990. Principle of Nutrition
rekan kerja yang mengalami kesulitan Assesment. New York: Oxford
dan dengan sabar memberikan Universitty Press.
petunjuk cara menyelesaikan
pekerjaan tersebut. Rivai, Veithzal dan Ahmad Fawzi Mohd
2. Memperkenankan dan memberikan Basri, 2005.Performance Appraisal.
petunjuk atau arahan kepada karyawan Cetakan Pertama, PT Raja Grafindo
yang baru ditempatkan sesuai dengan Persada, Jakarta.
kompetensinya di lingkungan kerja
untuk dapat mengelolah pekerjaanya Kusumastuti, Dyah. 2001. Manajemen
dengan lebih baik, melakukan Sistem Pengembanagan Sumber
penyusunan uraian kerja, memecahkan Daya Dosen Penjamin Mutu di
masalah yang terjadi dalam pekerjaan Perguruan Tinggi( Studi tentang
sehingga karyawan tersebut merasa pengaruh kompetensi individu
dirinya diterima dan diakui dalam terhadap kinerja dosen yang
lingkungan kerja dan akhirnya akan berorientasi pada mutu dengan
dapat membina hubungan kerja antar moderator iklim organisasi dari
sesama karyawan lainnya. dukungan sumber daya dosen di
ITB). Disertasi UPI Bandung. Tidak
Daftar Pustaka diterbitkan.
A.A Anwar Prabu Mangkunegara. (2005). Murgiyono. 2002.Kompetensi Dasar PNS,
Manajemen Sumber daya Manusia Konsep Pemikiran Manajemen SDM
Perusahaan.Bandung : PT Remaja PNSBerbasis Kompetensi. Jakarta.
Rosdakarya
Palan, R. (2007) Competency
Anda, O Michael. 2000. Michael Management:
International relations TeknisMengimplementasikan
incontemporary Africa.Boston: Manajemen SDM Berbasis
University Press of America. Kompetensi untuk Meningkatkan
Daya Saing Organisasi.PPM.
Anwar Prabu Mangkunegara. Jakarta.
2005.SumberDaya Manusia
perusahaan. RemajaRosdakarya: Prawirosentono, Suyadi. 1999. Kebijakan
Bandung. Kinerja Karyawan. Yogyakarta :
BPFE
Armstrong, Michael & Baron, A. 1998.
PerformanceManagement : The New Rivai, Veithzal dan Ahmad Fawzi Mohd
Realities, Institute of Personnel and Basri, 2005.Performance Appraisal.
Development, New York. Cetakan Pertama, PT Raja Grafindo
Persada, Jakarta.
Dwiyanto, Agus, 1995: Penilaian Kinerja
Organisasi Publik, Yogyakarta, Sagala, Syaiful. 2000. Administrasi
Fisipol Universitas Gajah Mada. Pendidikan Kontemporer. Bandung:
CV. Alfabeta.
Emmyah. 2009. Pengaruh Kompetensi
Terhadap Kinerja PegawaiPada
Simanjuntak, Payaman J. 2005.
Manajemen dan Evaluasi Kinerja.
Jakarta: FE UI.Sugiyono, 2006,
Statistika Untuk Penelitian,Cetakan
Ketujuh, Bandung: CV. Alfabeta.

Suprapto. J, (2002). Pengukuran tingkat


kepuasan pelanggan untuk
menaikkan pangsa pasar. Jakarta:
Rineka Cipta

Supranto.1993. Statistik Teori dan


AplikasinyaJilid 1 : Grasindo

Sugiyono.2003. Metode Penelitian


Bisnis.Edisi 1, Bandung: Alfabeta.

Wibowo. 2007. Manajemen Kinerja.PT.


Raja Grafindo Parsada: Jakarta.

Widodo, Tri. 2006. Perencanaan


Pembangunan : Aplikasi Komputer.
Yogyakarta : UPP STIM YKPN.