Anda di halaman 1dari 2

Sterilisasi Alat

No. Dokumen :

SOP No. Revisi :

Tanggal Terbit :

Halaman :
UPTD Puskesmas PAINO
Sungai Awan NIP. 196606061988121002
Sterilisasi alat adalah tindakan untuk menghancurkan semua mikroorganisme,
1. Pengertian termasuk virus dan bakteri/ spora bakteri.

2. Tujuan Sebagai acuan dalam penerapan langkah langkah melakukan sterilisasi alat
-
3. Kebijakan
Buku Pedoman Perawatan Dasar Depkes RI Tahun 2005
4. Referensi
1. Petugas memakai sarung tangan panjang khusus untuk sterilisasi alat, dan
memakai APD lainnya ( sepatu but, masker dll)
2. Petugas mengumpulkan semua alat yang akan disteril dan BMHP (
seperti; spuit, kassa, kapas yang sudah terkontaminasi oleh cairan tubuh
pasien)
3. Petugas merendam semua alat dan BMHP ke dalam larutan
dekontaminasi 0,5% (perbandingan 1 gelas bayclin dengan 9 gelas air
bersih) dengan seluruh alat terendam dalam ember dekontaminasi,
rendam selama 10 menit tepat.
4. Setelah 10 menit petugas memindahkan alat yang telah didekontaminasi
5. Prosedur
dengan mencucidengan air sabun / deterjen dan menyikat seluruh sisi
alat. Untuk BMHP dimasukan ke dalam kotak sampah infeksius/ safety
box untuk spuit yang dilabel warna kuning lalu diikat.
5. Kemudian dibilas dengan air mengalir.
6. Petugas melakukan tindakan sterilisasi alat , terdapat 2 metode yang bisa
dilakukan yaitu dengan Autoklaf
7. Petugas memasukkan alat yang sudah di dekontaminasi dan dikeringkan
kedalam alat sterilisator/ autoklaf.

9. Petugas menutup autoklaf.


10. Petugas menghidupkan autoklaf dengan menekan tombol merah sampai
lampu merah menyala tunggu + 60 menit lampu merah akan berubah
menjadi hijau itu pertanda penyeterilan selesai.

11. Petugas membuka autoklaf.

12. Petugas mengambil Alat/ instrumen dengan kurentang dan


memindahkannya ke tempat steril.

6. Diagram alir
(jika dibutuhkan)
1. Ruang Tindakan
7. Unit Terkait 2. Ruang kesehatan Gigi & mulut
3. Ruang KIA/KB/ imunisasi
Yang
No Isi Perubahan Tanggal mulai diberlakukan
dirubah

8. Rekaman
histioris
perubahan