Anda di halaman 1dari 3

1.

Rencanakan personal hygiene untuk penjamah makanan di produksi dan distribusi


termasuk APD.

Personal hygiene penjamah makanan APD


Tidak menderita penyakit mudah Masker penutup mulut
menular seperti batuk, pilek, Penutup kepala
influenza, diare dan penyakit Apron/Celemek
Sarung tangan (situasional)
menular lainnya yang berbahaya
Sepatu tertutup dan tidak licin
(TBC, Hepatitis dll)
Mandi teratur dengan sabun dan air
bersih
Mencuci rambut/ keramas rutin
paling sedikit 2x seminggu

Menggosok gigi dengan pasta dan


sikat gigi secara teratur, paling
sedikit 2x sehari yaitu setelah
makan dan sebelum tidur
Mencuci tangan sebelum dan
sesudah menjamah makanan;
setelah dari
Tidak mengaruk kepala/ rambut,
lubang hidung saat menjamah
makanan
Tidak merokok
Tidak mengambil, memegang,
memindahkan, mencicipi makanan
langsung dengan tangan
Tidak makan (termasuk permen,
biskuit dan sejenisnya) selama
menjamah makanan
Membiasakan membersihkan
lubang hidung, lubang telinga, kuku
dan sela jari secara teratur
Kuku pendek, tidak dicat/
menggunakan kutek, bebas luka
Tidak memakai perhiasan

2. Rencanakan proses pembersihan dan sanitasi untuk sarana dan prasarana.

Alat Apa Kapan Menggunakan PJ


Lantai Menyeka Sesering Kain, sapu,
tumpahan mungkin pengki, pel dan
ember.
Mengepel Sekali per shift Pel dan ember
Menyikat Setiap hari, saat Sikat, ember dan
kegiatan detergent
berakhir
Dinding dan Menyeka Sesering Kain bersih dan
Langit-langit cipratan mungkin sabun

Membersihkan Januari dan Juni


dinding
Meja kerja Membersihkan Antara saat Melihat
dan sanitasi digunakan dan prosedur
bagian atas saat jam kerja membersihkan
berakhir meja
Membersihkan
dan
mensterilkan
laci,
membersihkan
bingkai Seminggu sekali

Membersihkan
rak
Kap dan Membersihkan Setiap akhir saat Melihat
Penyaring bagian luar dan jam akhir kerja prosedur cara
dalam membersihkann
Seminggu ya
Membersihkan sekali, setiap
penyaring hari rabu saat Mesin pencuci
jam akhir kerja piring
Alat Membersihkan Setelah selesai Melihat
pemanggang bagian luar dan digunakan prosedur untuk
dalam alat membersihkan
pemanggang alat panggang

3. Rencanakan cara mengantisipasi pengaruh fisik, kimia, mikrobiologi pada makanan.

Kerusakan Jenis Bahaya Tindakan pencegahan


Fisik Perubahan suhu Penyajian makanan dengan
suhu panas diusahakan tetap
dalam keadaan panas di atas
60C. Alat terbaik
untuk mempertahankan suhu
penyajian adalah dengan
bean merry (bak penyaji
panas).
Kelembaban
Kekeringan
Mikrobiologis Bakteri sebelum, selama dan sesudah
mengolah bahan pangan harus
selalu menjaga sanitasi dan
kebersihan lingkungan, bahan,
alat, dll yang secara langsung
ataupun tidak langsung
bersentuhan dengan bahan
pangan

Melakukan sterilisasi,
pasterurisasi dan pengawetan
Kapang sebelum, selama dan sesudah
mengolah bahan pangan harus
selalu menjaga sanitasi dan
kebersihan lingkungan, bahan,
alat, dll yang secara langsung
ataupun tidak langsung
bersentuhan dengan bahan
pangan
Khamir sebelum, selama dan sesudah
mengolah bahan pangan harus
selalu menjaga sanitasi dan
kebersihan lingkungan, bahan,
alat, dll yang secara langsung
ataupun tidak langsung
bersentuhan dengan bahan
pangan

Kimia Pestisida Cuci bahan mentah dengan


teliti untuk mengeluarkan
kotoran atau benda asing pada
permukaannya.
Pada saat pencucian dapat
juga menggunakan cairan
desinfektan untuk membunuh
kuman-kuman yang
menempel pada sayuran.
Deterjen dan Mencuci bahan makanan
pembersih untuk membersihkan deterjen
atau pembersih yang masih
menempel pada bahan
makanan
Reaksi asam dengan Memastikan penggunaan
wadah makanan wadah makan aman
Logam beracun Memastikan peralatan yang
rusak atau sudah berkarat
tidak digunakan lagi.