Anda di halaman 1dari 14

Makalah

ILMU PENGETAHUAN ALAM

Di Susun Oleh :

1. Nurul auliyah hasyim

2. Wulan dwi hijriah

3. Winda arya dita

KELAS IX B

SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 5 KENDARI

3 SEPTEMBER 2016
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang karena anugerah dari-Nya kami

dapat menyelesaikan makalah tentang "Menstruasi" ini. Sholawat dan salam

semoga senantiasa tercurahkan kepada junjungan besar kita, yaitu Nabi

Muhammad SAW yang telah menunjukkan kepada kita jalan yang lurus berupa

ajaran agama Islam yang sempurna dan menjadi anugerah serta rahmat bagi

seluruh alam semesta.

Kami sangat bersyukur karena telah menyelesaikan makalah yang menjadi

tugas Ilmu pengetahuan alam. Disamping itu, kami mengucapkan banyak terima

kasih kepada semua pihak yang telah membantu kami selama pembuatan makalah

ini berlangsung sehingga terealisasikanlah makalah ini.

Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga makalah ini bisa

bermanfaat dan jangan lupa ajukan kritik dan saran terhadap makalah ini agar

kedepannya bisa diperbaiki.

Kendari, 25 Agsutus 2016

Tim Penyusun
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL .............................................................................................. i

KATA PENGANTAR ........................................................................................... ii

DAFTAR ISI ......................................................................................................... iii

BAB I. PENDAHULUAN

I.1 Latar Belakang

I.2 Tujuan

I.3 Manfaat

BAB II. ISI

BAB III. PENUTUP

III.1 Kesimpulan

III.2 Saran

DAFTAR PUSTAKA
BAB I

PENDAHULUAN

I.1 Latar Belakang

Menstruasi atau haid mengacu kepada pengeluaran secara periodik darah dan

sel-sel tubuh dari vagina yang berasal dari dinding rahim wanita. Menstruasi

dimulai saat pubertas dan menandai kemampuan seorang wanita untuk

mengandung anak, walaupun mungkin faktor-faktor kesehatan lain dapat

membatasi kapasitas ini. Menstruasi biasanya dimulai antara umur 10 dan 16

tahun, tergantung pada berbagai faktor, termasuk kesehatan wanita, status nutrisi,

dan berat tubuh relatif terhadap tinggi tubuh. Menstruasi berlangsung kira-kira

sekali sebulan sampai wanita mencapai usia 45 50 tahun, sekali lagi tergantung

pada kesehatan dan pengaruh-pengaruh lainnya. Akhir dari kemampuan wanita

untuk bermenstruasi disebut menopause dan menandai akhir dari masa-masa

kehamilan seorang wanita.Panjang rata-rata daur menstruasi adalah 28 hari,

namun berkisar antara 21 hingga 40 hari.Panjang daur dapat bervariasi pada satu

wanita selama saat-saat yang berbeda dalam hidupnya, dan bahkan dari bulan ke

bulan tergantung pada berbagai hal, termasuk kesehatan fisik, emosi, dan nutrisi

wanita tersebut.

Menstruasi merupakan bagian dari proses reguler yang mempersiapkan tubuh

wanita setiap bulannya untuk kehamilan. Daur ini melibatkan beberapa tahap

yang dikendalikan oleh interaksi hormon yang dikeluarkan oleh hipotalamus,

kelenjar dibawah otak depan, dan indung telur. Pada permulaan daur, lapisan sel
rahim mulai berkembang dan menebal.Lapisan ini berperan sebagai penyokong

bagi janin yang sedang tumbuh bila wanita tersebut hamil.Hormon memberi

sinyal pada telur di dalam indung telur untuk mulai berkembang.Tak lama

kemudian, sebuah telur dilepaskan dari indung telur wanita dan mulai bergerak

menuju tuba Falopii terus ke rahim. Bila telur tidak dibuahi oleh sperma pada saat

berhubungan intim (atau saat inseminasi buatan), lapisan rahim akan berpisah dari

dinding uterus dan mulai luruh serta akan dikeluarkan melalui vagina. Periode

pengeluaran darah, dikenal sebagai periode menstruasi (atau mens, atau haid),

berlangsung selama tiga hingga tujuh hari. Bila seorang wanita menjadi hamil,

menstruasi bulanannya akan berhenti. Oleh karena itu, menghilangnya menstruasi

bulanan merupakan tanda (walaupun tidak selalu) bahwa seorang wanita sedang

hamil.Kehamilan dapat di konfirmasi dengan pemeriksaan darah sederhana.

I.2 Rumusan Masalah

1. Apakah definisi menstruasi ?

2. Bagaimana fisiologi menstruasi ?

3. Bagaimana siklus menstruasi ?

4. Apakah definisi dari gangguan dalam menstruasi ?

5. Apakah definisi dari macam macam gangguan dalam menstruasi ?

I.3 Tujuan dan Manfaat Makalah

Adapun tujuan yang ingi dicapai dalam menyusun karya ilmia ini yakni siswa

dapat menjelaskan tentang arti mentruasi pada wanita, fisiologi mentruasi dan

siklus mentruasi serta dapat menjelaskan jenis-jenis mentruasi beserta gejalanya

yang timbul pada mentruasi.


Adapun manfaat yang ingi dicapai dalam menyusun karya ilmia ini yakni

siswa dapat mengetahui tentang arti mentruasi pada wanita, fisiologi mentruasi

dan siklus mentruasi serta dapat mengetahui jenis-jenis mentruasi beserta

gejalanya yang timbul pada mentruasi.


BAB II.

ISI

II.1 Pengertian

Haid atau menstruasi adalah proses bulanan tumpahan lapisan bagian dalam

dan darah uterus melalui liang kelamin wanita atau vagina. Keluarnya cairan yang

mengandung darah ini terjadi pada wanita yang sudah memasuki usia subur dan

yang sedang tidak hamil. Peristiwa ini dimulai dengan adanya pengeluaran selaput

lendir rahim di bagian dalam rahim atau endometrium.

Menstruasi atau haid adalah perubahan fisiologis dalam tubuh wanita yang

terjadi secara berkala dan dipengaruhi oleh hormon reproduksi. Periode ini

penting dalam reproduksi. Pada manusia, hal ini biasanya terjadi setiap bulan

antara usia pubertas dan menopause. Menstruasi pada wanita adalah suatu

perdarahan rahim yang sifatnya fisiologik (normal) yang datangnya teratur setiap

bulan (siklus haid), dan timbulnya perdarahan tersebut sebagai akibat perubahan

hormonal yaitu estrogen dan progesterone.

II.2 Fisiologi menstruasi

Usia normal bagi seorang perempuan mendapatkan menstruasi untuk kali

pertama adalah 12 atau 13 tahun. Namun kalau sampai usia 16 tahun belum juga

datang bulan perlu di waspadai, mungkin ada kelainan. Menstruasi itu sendiri

nantinya akan berhenti saat perempuan memasuki masa menopause, yakni sekitar

usia 50 tahun. Namun sebelum memasuki masa menopause, haid tetap datang
hanya jangka waktunya lebih lama dan prosesnya cepat, paling hanya 2-3

hari.Siklus haid/ menstruasi pada perempuan (reproduksi) normalnya terjadi

setiap 23-35 hari sekali dengan lama haid berkisar 5-7 hari.Namun ada sebagian

perempuan yang mengalami haid tidak normal. Diantaranya mulai dari usia haid

yang datang terlambat, darah haid sangat banyak sampai harus berulang kali

mengganti pembalut wanita, nyeri atau sakit saat haid, gejala PMS (pree

menstruasi syndrom), siklus haid yang tidak teratur dan masih banyak lagi.

Gangguan ini jangan didiamkan karena dapat berdampak serius, haid yang

tidak teratur misalnya dapat menjadi pertanda seorang perempuan kurang subur

(infertil).Gangguan yang terjadi saat haid dinilai masih normal jika terjadi selama

dua tahun pertama setelah haid kali pertama. Artinya, bila seorang perempuan

telah mendapatakan haid pertamanya saat berusia 11 tahun, maka hingga usia 13

tahun haidnya masih tidak teratur. Tapi bila setelah usia 13 tahun haidnya masih

tidak teratur juga, dipastikan ia mengalami gangguan haid.


Gambar Fisiologi Mentruasi

II.3 Siklus Menstruasi

Panjang siklus haid ialah jarak tanggal mulainya haid yang lalu dan mulainya

haid berikutnya. Hari pertama terjadinya perdarahan dihitung sebagai awal setiap

siklus menstruasi (hari ke-1), siklus berakhir tepat sebelum siklus menstruasi

berikutnya.Siklus menstruasi berkisar antara 21-40 hari, hanya 10-15%wanita

yang memiliki siklus 28 hari. Jumlah darah yang keluar rata-rata + 16 cc, pada

wanita yang lebih tua darah yang keluar lebih banyak begitu juga dengan wanita

yang anemi.
Gambar siklus mentruasi

II.4 Jenis-jenis gangguan haid

Adapun jenis-jenis gangguan haid akan dijelaskan sebagai berikut :

II.4.1 Gangguan Volume Dan Lama Haid

II.4.1.1 Hipermenorea (menoragia)

Merupakan perdarahan haid yang lebih banyak dari normal, atau lebih lama

dari 8 hari. Penyebab kelainan ini terdapat pada kondisi dalam uterus.Biasanya

dihubungkan dengan adanya mioma uteri dengan permukaan endometrium yang

lebih luas dan gangguan kontraktilitas, polip endometrium, gangguan peluruhan

endometrium, dan sebagainya.

II.4.1.2 Hypomenorhoe (kriptomenorrhea)

Suatu keadaan dimana perdarahan haid lebih pendek atau lebih kurang dari

biasanya.Lama perdarahan : Secara normal haid sudah terhenti dalam 7 hari.


Kalau haid lebih lama dari 7 hari maka daya regenerasi selaput lendir

kurang.Misal pada endometritis, mioma.

Gejala yang timbul yaitu Waktu haid singkat, jumlah darah haid sangat

sedikit (< 30cc), kadang-kadang hanya berupa spotting.

II.4.2 Gangguan Siklus Haid

II.4.2.1 Polimenorea (Epimenoragia)

siklus haid yang lebih memendek dari biasa yaitu kurang 21 hari, sedangkan

jumlah perdarahan relatif sama atau lebih banyak dari biasa.

Gejala yang timbul yaitu Gejala berupa siklus kurang dari 21 hari (lebih pendek

dari 25 hari).

II.4.2.2 Oligomenorrhoe

Suatu keadaan dimana haid jarang terjadi dan siklusnya panjang lebih dari 35

hari.

Gejala yang timbul yaitu Haid jarang, yaitu setiap 35 hari sekali, Perdarahan

haid biasanya berkurang.

II.4.3 Gangguan Lain Terkait Haid

II.4.3.1 Dismenorea

Dismenorea adalah gangguan ginekologik berupa nyeri saat menstruasi, yang

umumnya berupa kram dan terpusat di bagian perut bawah.Rasa kram ini

seringkali disertai dengan nyeri punggung bawah, mual muntah, sakit kepala atau

diare. Istilah dismenorea hanya dipakai jika nyeri terjadi demikian hebatnya, oleh

karena hampir semua wanita mengalami rasa tidak enak di perut bagian bawah

sebelum dan selama haid.


BAB III.

PENUTUP

III.1 Kesimpulan

Menstruasi atau haid adalah perubahan fisiologis dalam tubuh wanita yang

terjadi secara berkala dan dipengaruhi oleh hormon reproduksi.Periode ini penting

dalam reproduksi. Pada manusia, hal ini biasanya terjadi setiap bulan antara usia

pubertas dan menopause. Menstruasi pada wanita adalah suatu perdarahan rahim

yang sifatnya fisiologik (normal) yang datangnya teratur setiap bulan (siklus

haid), dan timbulnya perdarahan tersebut sebagai akibat perubahan hormonal

yaitu estrogen dan progesterone.

III.2 Saran

Gangguan pada saat menstruasi janganhanya didiamkan karena dapat

berdampak serius, haid yang tidak teratur misalnya dapat menjadi pertanda

seorang perempuan kurang subur (infertil).Gangguan yang terjadi saat haid dinilai

masih normal jika terjadi selama dua tahun pertama setelah haid kali pertama.

Artinya, bila seorang perempuan telah mendapatakan haid pertamanya saat

berusia 11 tahun, maka hingga usia 13 tahun haidnya masih tidak teratur. Tapi

bila setelah usia 13 tahun haidnya masih tidak teratur juga, dipastikan ia

mengalami gangguan haid.


DAFTAR PUSTAKA

http://windayunni04.blogspot.co.id/2015/11/makalah-menstruasi.html

http://www.academia.edu/9690316/Makalah_menstruasi