Anda di halaman 1dari 6

KERANGKA ACUAN

KEGIATAN PENGAWASAN SANITASI TEMPAT-TEMPAT UMUM


DI UPTD PUSKESMAS DTP DARMA TAHUN 2017

I. Pendahuluan

Puskesmas merupakan unit pelaksana pelayanan kesehatan yang


bertanggung jawab terhadap pembangunan kesehatan di wilayah kerjanya.
Puskesmas berperan menyelenggarakan upaya kesehatan untuk meningkatkan
kesadaran, kemampuan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap penduduk agar
memperoleh derajat kesehatan yang optimal (SKN-2004). Dengan demikian
Puskesmas berfungsi tidak hanya sebagai pusat pelayanan kesehatan strata
pertama, tetapi juga sebagai pusat penggerak pembangunan berwawasan
kesehatan serta pusat pemberdayaan masyarakat dan keluarga.
Upaya kesehatan yang diselenggarakan oleh puskesmas terdiri dari
Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) dan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM).
Dimana UKM terdiri dari Upaya Kesehatan Esensial dan Upaya Kesehatan
Pengembangan.
Dalam melaksanakan kegiatannya Puskesmas mengacu pada 4 azas
penyelenggaraan yaitu wilayah kerja, pemberdayaan masyarakat, keterpaduan
dan rujukan.

II. Latar Belakang

Tempat- tempat umum adalah suatu tempat dimana bersifat umum (


semua orang) dapat masuk ke tempat tersebut untuk berkumpul melakukan
kegiatan baik secara insidentil maupun terus menerus. Jadi tempat - tempat
umum adalah suatu usaha untuk mengawasi dan mencegah kerugian akibat dari
TTU terutama yang erat hubungannya dengan timbulnya atau menularnya suatu
penyakit. TTU merupakan tempat kegiatan bagi umum yang mempunyai tempat
sarana dan kegiatan tetap yang diselenggarakan oleh badan pemerintah,swasta
dan atau perorangan yang dipergunakan langsung oleh masyarakat.
Setiap aktifitas yang dilakukan oleh manusia sangat erat interaksinya
dengan tempat tempat umum, baik untuk bekerja, melakukan interaksi social,
belajar maupun melalukakan aktifitas lainnya. TTU memiliki potensi sebagai
tempat terjadinya penularan penyakit, penularan lingkungan ataupun gangguan
kesehatan lainnya. Kondisi lngkungsn tempat tempat umum yang tidak
terpelihara akan menambah besarnya resiko penyebaran penyakit serta
penularan lingkungan misalnya menimbulkan penyakit berbasis lingkungan,
sehingga perlu dilakukan upaya pencegahan dengan menerapakan sanitasi
lingkunganyang baik dan tempat tempat umu perlu dijaga sanitasinya.
.

III. Tujuan
A. Tujuan Umum :
Untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat agar masyarakat dapat
mengerti dan memelihara akan keberadaan tempat tempat umum di
Wilayah kerja UPTD Puskesmas DTP Darma.
B. Tujuan Khusus :
1. Untuk mengetahui sanitasi BAB ( Sarana Air Bersih )
2. Untuk mengetahui sanitai pembuangan kotoran di TTU
3. Untuk mengetahui sanitasi pengolahan lmbah cair di TTU
4. Untuk mengetahui sanitasi pengolahan sampah di TTU
5. Untuk mengetahui sanitasi Kualitas bangunan yang terpelihara dengan
baik yang memenuhi syarat kesehatan di TTU
IV. Kegiatan Pokok dan Rincian Kegiatan
Pembinaan dan pengawasan terhadap sarana tempat-tempat
umum(TTU).
V. Cara Melaksanakan Kegiatan
Kegiatan yang bersifat monitoring atau Inspeksi sanitasi terhadap
sarana tempat- tempat umum ( TTU) yang ada di wilayah kerja Puskesmas.
a. Sebelum Insfeksi Sanitasi dilakukan, Petugas menyiapkan blanko
pemeriksaan dan yang lainnya
b. Mengirimkan undangan pemberitahuan bisa melalui surat dan sms
kepada p. Jawab sarana TTU
c. Petugas datang ke tempat sarana TTU, mengucapakan salam dan
memberitahukan maksud dan tujuan.
d. Petugas Melaksanakan kegiatan IS terhadap objek sasaran
e. Petugas memberitahukan hasil evaluasi dari kegiatan IS dan
memberikan saran perbaikan apabila menemukan hal hal yg tidak
sesuai dengan standar yang disyaratkan. Dan berjanji akan kembali
untuk melihat progress perubahan.
f. Petugas pamitan untuk kembali ke tempat kerja
VI. Sasaran
Adapun sasaran dalam kegiatan IS TTU adalah ;
1. Tempat Ibadah
2. Kantor
3. Sekolah Dasar
4. Pasar
5. Pangkas Rambur
6. Salon
7. Rumah Sakit
8. Mesjid
9. Puskesmas
10. Hotel
VII. Jadwal Pelaksanaan kegiatan
Jadwal pelaksanaan utuk pembinaan dan pengawasan dilakukan setiap
bulan.
VIII. Evaluasi Pelaksanaan kegiatan dan pelaporan
Evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan dilaksanakan setiap triwulan,
pencatatan dan pelaporan dilaksanakan oleh penanggungjawab Program dan
dilaporkan kepada kepala Puskesmas dan Dinas kesehatan Kabupaten.

Kuningan, 03 Januari 2017


Mengetahui,
Kepala UPTD Puskesmas DTP Darma

ANDRI SENTANU
NIP 19790716 201001 1 012
KERANGKA ACUAN KEGIATAN (KAK) PENGAWASAN SANITASI TEMPAT-
TEMPAT PENGELOLAAN MAKANAN (TPM)

I. Pendahuluan
Rumah makan, depot dan warung adalah setiap tempat usaha komersil yang
lengkap kegiatannya menyediakan makanan dan minuman untuk umum di tempat
usahanya. Hygiene sanitasi makanan adalah upaya untuk mengendalikan faktor
makanan, orang, tempat dan perlengkapan yang dapat atau mungkin dapat
menimbulkan penyakit atau gangguan kesehatan.
Pengawasan sanitasi makanan pada rumah makan, depot, warung, adalah
pemantauan secara terus menerus terhadap rumah makan, depot, warung atas
perkembangan tindakan atau kegiatan atau persyaratan sanitasi makanan dan
keadaan yang terdapat setelah usaha tindak lanjut dari pemeriksaan.
Pemeriksaan merupakan usaha melihat dan menyaksikan secara langsung serta
menilai tentang keadaan, tindakan atau kegiatan yang dilakukan serta memberikan
petunjuk / saran perbaikan.
Kegiatan pengawasan sanitasi makanan meliputi pendataan tempat
pengelolaan makanan, pemeriksaan berkala, member saran perbaikan, melakukan
kunjungan kembali, memberi peringatan dan rekomendasi kepada pihak terkait serta
laporan hasil pengawasan.

II. Latar belakang


Berdasarkan pengamatan awal beberapa rumah makan, depot dan warung yang
letaknya cukup strategis dan sering dilalui banyak kendaraan bermotor, ada
beberapa penjamah makanan yang menunjukkan perilakuyang tidak sehatdalam
menjamah makanan, missal menggunakan lap kotor untuk membersihkan meja dan
mengolah makanan ketika sedang sakit.
Demikian juga dengan sarana disekitarnya, dimana sering ditemukan adanya rumah
makan , depot, warung yang melakukan pencucian peralatan makanan tanpa
menggunakan sabun, peralatan hanya dicelupkan ke sumber air pencucian yang
sudah kotor, serta bahan makanan belum jadi disimpan dalam ruangan yang tidak
dilengkapi dengan pelindung dari hama.
III. TUJUAN UMUM DAN TUJUAN KHUSUS
A. Tujuan Umum
Untuk mengetahui persyaratan sanitasi tempat pengelolaan makanan (TPM) dan
mampu menerapkan persyaratan dan teknik pembersihan atau pemeliharaan di
ruangan tempat pengelolaan makanan (TPM) agar terhindar dari resiko pencemaran.

B. Tujuan Khusus
1. Untuk mengetahui lokasi / letak bangunan
2. Untuk mengetahui ruangan pengolahan
3. Untuk mengetahui tempat pencucian alat dan bahan makanan
4. Untuk mengetahui tempat sampah
5. Untuk mengetahui cara pembersihan dan tempat pemeliharaan
6. Untuk mengetahui tempat cuci tangan
7. Untuk mengetahui sarana air bersih (SAB)
8. Untuk mengetahui jamban

IV. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN


Pembinaan dan pengawasan terhadap sarana tempat pengelolahan makanan
(TPM).
V. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN
Kegiatan yang bersifat monitoring atau inspeksi terhadap sarana tempat pengelolaan
makanan (TPM) yang ada di wilayah kerja puskesmas.
VI. SASARAN
1. Rumah makan
2. Restoran
3. Jasa boga / catering
4. Industri makanan
5. Kantin
6. Warung
7. Makanan jajanan

VII. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN


Setiap bulan untuk pembinaan dan pengawasan
VIII. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORAN
Evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan dilaksanakan setiap tiga bulan sekali.