Anda di halaman 1dari 25

NAMA : ANISA NOVANIARTI

KELAS : XII IPA2


ABSEN : 02

SHOLAT JENAZAH
Mengenai menunggu orang sakaratul maut , tuntunlah dia dengan
kalimat kalimat yang baik. Yaitu kalimat tauhid atau syahadat. Lirihkan
tepat telinganya sampai lidahnya menirukan engkau. Misalnya yaitu
laailaaha illalloh. Lirihkan di telinganya. Kalau hampir hampir.
Lafazdkan saja kalimat allah. Sebab jangan sampai nanti ketika
mengucapkan kalimat itu baru sampai la-ilaa sudah putus nyawanya.
Laa-ilaa artinya tidak ada tuhan. Maka perbanyak lafadz jalalah dilirihkan
di telinganya. Ada sabda Rasulullah SAW yang artinya :

"Tidakkah kamu lihat apabila manusia mati, sinar matanya terbelalak ke


atas.
Mereka menjawab. Ya kami melihatnya ya Rosululloh. Rosululloh
melanjutkan sabdanya , Hal itu terjadi karena penglihatannya mengikuti
ruh ketika sedang pergi." (Hadis riwayat muslim dari Abu Hurairah r.a.

Setelah itu ada doa yang diajarkan rosululloh sekali kali janganlah kau
mendoakan mayat dengan doa jelek. Melainkan doakan sebagus
bagusnya. Mata yangTerbelalak tadi tutup dengan telapak tangan sambil
melirih doa dibawah ini.

ALLAAHUMMAGH FIR LA HU ...... (sebut nama yang meninggal)


WAR FA' DARAJATU FIL MAHDIYYIINA WAKHLUF HU FII "AQBIHI
FIIL GHAABIRIINA WAGH FIR LANA WA LA HU YAA RABBAL
'AALAMIIN, WAFSAH LAHU FII QABRIHI WA NAW-WIR LAHU FII
HI
Untuk mayat laki laki menggunakan lafadz HU . Sedangkan untuk mayat
perempuan diganti dengan HA.
Artinya : ampunilah dosa dosa ...... (sebut nama mayit yang meninggal) .
Angkatlah derajatnya di kalangan orang orang yang memperoleh
petunjuk dengan petunjukmu. Gantilah dia bagi keluarganya yang
ditinggalkan. Ampunilah kami dan ampunilah dia. Ya tuhan yang
menguasai alam. luaskan kuburannya. Dan terangi dia di dalamnya.

Doa ini diambil dari hadis muslim dai Ummu Salamah ketika Abu Salamah
meninggal dunia.

Syarat Menyelenggarakan Sholat Jenazah


Dalam melaksanakan sholat jenazah terdapat juga syarat
penyelenggaraannya. Nah, adapun syarat yang harus dipenuhi dalam
penyelenggaraan salat jenazah yaitu :

Orang yang melakukan sholat jenazah harus memenuhi syarat sah


salat pada umumnya. Misalnya yaitu menutup aurat, suci dari
hadas, menghadap kiblat dll.
Jenazah yang akan dishlati harus sudah dimandikan serta dikafani
Jenazah diletakkan disebelah mereka yang akan menyolati, kecuali
jika dilaksanakan di atas kubur atau salat ghaib.

Kewajiban terhadap mayit


1. Memandikan
2. Mengkafani
3. Menshalati
4. Mengubur

Memandikan
Pertama tama yang dilakukan membersihkan kotoran kotoran di badan
termasuk najis najis. Membersihkan lubang lubang termasuk lubang
hidung dan lain lain. Kemudian memberikan wudhu pada anggota
wudhunya. Meratakan air ke seluruh tubuh dengan 3 kali atau 5 kali.
Siraman pertama lebih baik menggunakan air yang dicampur dengan
sabun. Siraman yang kedua dengan air bersih dan ketiga atau terakhir
dengan air yang dicampur kapur barus. Yang laki laki dimandikan laki laki
dan perempuan juga perempuan. Setelah memandikan dan siap di kafani.
Apabila si mayit memiliki rambut panjang lebih praktisnya rambut itu
dikepang atau disanggul.
Mengkafani
Sabda Rasulullah SAW dari Abu Salamah r.a. Dia berkata dan bertanya
kepada aisyah istri Rasulullah SAW . Berapa lapiskan kah Kain kafan
Rasulullah SAW ya Aisyah. Aisyah menjawab tiga lapis kain katun putih.
(Hadis riwayat muslim)

Sholat mayit atau sholat jenazah

Shalat jenazah boleh dikerjakan di masjid atau di kuburan. Menurut


kitab tanwirul qulub apabila mayatnya itu laki laki posisi kepala berada di
selatan dan mayat perempuan posisi kepala di sebelah utara. Untuk
mayat laki laki imam berdiri tepat ke arah kepala mayat , dan untuk
mayat perempuan imam berdiri menghadap ke pinggang mayit. Jadi
kalau mayat wanita kepalanya ada di sebelah kanan imam.

Berikut ini adalah rukun sholat jenzah :

1. Niat
Sama halnya dengan ibadah ibadah lainnya, Shalat Jenazah pun harus di
awali dengan niat. Niat dalam hati dengan tekad dan menyengaja akan
melakukan shalat shalat jenazah ini sebagai bentuk ibadah kepada Allah
SWT.

"Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan


memurnikan keta'atan kepada-Nya dalam agama yang lurus, dan supaya
mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian
itulah agama yang lurus." (QS. Al-Bayyinah : 5).
Serta Rasulullah SAW juga pernah bersabda bahwasannya :
"Sesungguhnya setiap amal itu tergantung niatnya. Setiap orang
mendapatkan sesuai niatnya." (HR. Muttafaq Alaihi).

"Ushalli alaa haadzal mayyiti fardlal kifaayatin makmuuman/imaaman


lillaahi taaalaa.."
Artinya:
"Aku niat shalat atas jenazah ini, fardhu kifayah sebagai makmum/imam
lillaahi taaalaa.."
2. Berdiri Jika Mampu

3. Takbir 4 kali
Dari Jabi ra bahwa Rasulullah SAW menyolatkan jenazah Raja Najasyi
(shalat ghaib) dan beliau takbir 4 kali. (HR. Bukhari : 1245, Muslim 952
dan Ahmad 3:355)

4. Takbir Pertama Membaca Surat Al-Fatihah

5. Takbir Kedua Membaca Shalawat kepada Rasulullah SAW

"Allahumma Shalli Alaa Muhamad"

6. Takbir Ketiga Doa Untuk Jenazah


Salah satu doa yang dilafadzkan atau di contohkan oleh Rasulullah SAW
antaralain :

"Allahummaghfir lahu warhamhu, waaafihi wafu anhu, wa akrim


nuzulahu, wa wassi madkhalahu, waghsilhu bil-mai watstsalji wal-
baradi."
7. Doa Setelah Takbir Keempat

"Allahumma Laa Tahrimna Ajrahu wa laa taftinnaa badahu waghfirlana


wa lahu"

8. "Salam" kekanan dan kekiri

Catatan:

Doa diatas adalah doa untuk jenazah laki laki satu, jika
jenazahnya ada du orang laki laki atau perempuan, maka HU
diganti dengan HUMA.

Sedangkan untuk perempuan satu orang, diganti dengan HA.

Jika jenazahnya berjumlah banyak dan berkelamin pria maka


diganti HUM.

Jika banyak mayit wanita maka diganti dengan HUNNA.

Untuk campuran laki laki maupun perempuan yang digabung


sehingga jumlahnya banyak maka , bisa pakai HUM.

Misal "Allahummaghfir lahum warhamhum, waaafihi wafu


anhum .... "
NAMA : MAULIDDINA FADMAWATY HANAVY
KELAS : XII IPA2
ABSEN : 18

SHOLAT JENAZAH
Mengenai menunggu orang sakaratul maut , tuntunlah dia dengan
kalimat kalimat yang baik. Yaitu kalimat tauhid atau syahadat. Lirihkan
tepat telinganya sampai lidahnya menirukan engkau. Misalnya yaitu
laailaaha illalloh. Lirihkan di telinganya. Kalau hampir hampir.
Lafazdkan saja kalimat allah. Sebab jangan sampai nanti ketika
mengucapkan kalimat itu baru sampai la-ilaa sudah putus nyawanya.
Laa-ilaa artinya tidak ada tuhan. Maka perbanyak lafadz jalalah dilirihkan
di telinganya. Ada sabda Rasulullah SAW yang artinya :

"Tidakkah kamu lihat apabila manusia mati, sinar matanya terbelalak ke


atas.
Mereka menjawab. Ya kami melihatnya ya Rosululloh. Rosululloh
melanjutkan sabdanya , Hal itu terjadi karena penglihatannya mengikuti
ruh ketika sedang pergi." (Hadis riwayat muslim dari Abu Hurairah r.a.

Setelah itu ada doa yang diajarkan rosululloh sekali kali janganlah kau
mendoakan mayat dengan doa jelek. Melainkan doakan sebagus
bagusnya. Mata yangTerbelalak tadi tutup dengan telapak tangan sambil
melirih doa dibawah ini.

ALLAAHUMMAGH FIR LA HU ...... (sebut nama yang meninggal)


WAR FA' DARAJATU FIL MAHDIYYIINA WAKHLUF HU FII "AQBIHI
FIIL GHAABIRIINA WAGH FIR LANA WA LA HU YAA RABBAL
'AALAMIIN, WAFSAH LAHU FII QABRIHI WA NAW-WIR LAHU FII
HI
Untuk mayat laki laki menggunakan lafadz HU . Sedangkan untuk mayat
perempuan diganti dengan HA.
Artinya : ampunilah dosa dosa ...... (sebut nama mayit yang meninggal) .
Angkatlah derajatnya di kalangan orang orang yang memperoleh
petunjuk dengan petunjukmu. Gantilah dia bagi keluarganya yang
ditinggalkan. Ampunilah kami dan ampunilah dia. Ya tuhan yang
menguasai alam. luaskan kuburannya. Dan terangi dia di dalamnya.

Doa ini diambil dari hadis muslim dai Ummu Salamah ketika Abu Salamah
meninggal dunia.

Syarat Menyelenggarakan Sholat Jenazah


Dalam melaksanakan sholat jenazah terdapat juga syarat
penyelenggaraannya. Nah, adapun syarat yang harus dipenuhi dalam
penyelenggaraan salat jenazah yaitu :

Orang yang melakukan sholat jenazah harus memenuhi syarat sah


salat pada umumnya. Misalnya yaitu menutup aurat, suci dari
hadas, menghadap kiblat dll.
Jenazah yang akan dishlati harus sudah dimandikan serta dikafani
Jenazah diletakkan disebelah mereka yang akan menyolati, kecuali
jika dilaksanakan di atas kubur atau salat ghaib.

Kewajiban terhadap mayit


1. Memandikan
2. Mengkafani
3. Menshalati
4. Mengubur

Memandikan
Pertama tama yang dilakukan membersihkan kotoran kotoran di badan
termasuk najis najis. Membersihkan lubang lubang termasuk lubang
hidung dan lain lain. Kemudian memberikan wudhu pada anggota
wudhunya. Meratakan air ke seluruh tubuh dengan 3 kali atau 5 kali.
Siraman pertama lebih baik menggunakan air yang dicampur dengan
sabun. Siraman yang kedua dengan air bersih dan ketiga atau terakhir
dengan air yang dicampur kapur barus. Yang laki laki dimandikan laki laki
dan perempuan juga perempuan. Setelah memandikan dan siap di kafani.
Apabila si mayit memiliki rambut panjang lebih praktisnya rambut itu
dikepang atau disanggul.
Mengkafani
Sabda Rasulullah SAW dari Abu Salamah r.a. Dia berkata dan bertanya
kepada aisyah istri Rasulullah SAW . Berapa lapiskan kah Kain kafan
Rasulullah SAW ya Aisyah. Aisyah menjawab tiga lapis kain katun putih.
(Hadis riwayat muslim)

Sholat mayit atau sholat jenazah

Shalat jenazah boleh dikerjakan di masjid atau di kuburan. Menurut


kitab tanwirul qulub apabila mayatnya itu laki laki posisi kepala berada di
selatan dan mayat perempuan posisi kepala di sebelah utara. Untuk
mayat laki laki imam berdiri tepat ke arah kepala mayat , dan untuk
mayat perempuan imam berdiri menghadap ke pinggang mayit. Jadi
kalau mayat wanita kepalanya ada di sebelah kanan imam.

Berikut ini adalah rukun sholat jenzah :

1. Niat
Sama halnya dengan ibadah ibadah lainnya, Shalat Jenazah pun harus di
awali dengan niat. Niat dalam hati dengan tekad dan menyengaja akan
melakukan shalat shalat jenazah ini sebagai bentuk ibadah kepada Allah
SWT.

"Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan


memurnikan keta'atan kepada-Nya dalam agama yang lurus, dan supaya
mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian
itulah agama yang lurus." (QS. Al-Bayyinah : 5).
Serta Rasulullah SAW juga pernah bersabda bahwasannya :
"Sesungguhnya setiap amal itu tergantung niatnya. Setiap orang
mendapatkan sesuai niatnya." (HR. Muttafaq Alaihi).

"Ushalli alaa haadzal mayyiti fardlal kifaayatin makmuuman/imaaman


lillaahi taaalaa.."
Artinya:
"Aku niat shalat atas jenazah ini, fardhu kifayah sebagai makmum/imam
lillaahi taaalaa.."
2. Berdiri Jika Mampu

3. Takbir 4 kali
Dari Jabi ra bahwa Rasulullah SAW menyolatkan jenazah Raja Najasyi
(shalat ghaib) dan beliau takbir 4 kali. (HR. Bukhari : 1245, Muslim 952
dan Ahmad 3:355)

4. Takbir Pertama Membaca Surat Al-Fatihah

5. Takbir Kedua Membaca Shalawat kepada Rasulullah SAW

"Allahumma Shalli Alaa Muhamad"

6. Takbir Ketiga Doa Untuk Jenazah


Salah satu doa yang dilafadzkan atau di contohkan oleh Rasulullah SAW
antaralain :

"Allahummaghfir lahu warhamhu, waaafihi wafu anhu, wa akrim


nuzulahu, wa wassi madkhalahu, waghsilhu bil-mai watstsalji wal-
baradi."
7. Doa Setelah Takbir Keempat

"Allahumma Laa Tahrimna Ajrahu wa laa taftinnaa badahu waghfirlana


wa lahu"

8. "Salam" kekanan dan kekiri

Catatan:

Doa diatas adalah doa untuk jenazah laki laki satu, jika
jenazahnya ada du orang laki laki atau perempuan, maka HU
diganti dengan HUMA.

Sedangkan untuk perempuan satu orang, diganti dengan HA.

Jika jenazahnya berjumlah banyak dan berkelamin pria maka


diganti HUM.

Jika banyak mayit wanita maka diganti dengan HUNNA.

Untuk campuran laki laki maupun perempuan yang digabung


sehingga jumlahnya banyak maka , bisa pakai HUM.

Misal "Allahummaghfir lahum warhamhum, waaafihi wafu


anhum .... "
NAMA : RINA ANTIK NOPITASARI
KELAS : XII IPA2
ABSEN : 26

SHOLAT JENAZAH
Mengenai menunggu orang sakaratul maut , tuntunlah dia dengan
kalimat kalimat yang baik. Yaitu kalimat tauhid atau syahadat. Lirihkan
tepat telinganya sampai lidahnya menirukan engkau. Misalnya yaitu
laailaaha illalloh. Lirihkan di telinganya. Kalau hampir hampir.
Lafazdkan saja kalimat allah. Sebab jangan sampai nanti ketika
mengucapkan kalimat itu baru sampai la-ilaa sudah putus nyawanya.
Laa-ilaa artinya tidak ada tuhan. Maka perbanyak lafadz jalalah dilirihkan
di telinganya. Ada sabda Rasulullah SAW yang artinya :

"Tidakkah kamu lihat apabila manusia mati, sinar matanya terbelalak ke


atas.
Mereka menjawab. Ya kami melihatnya ya Rosululloh. Rosululloh
melanjutkan sabdanya , Hal itu terjadi karena penglihatannya mengikuti
ruh ketika sedang pergi." (Hadis riwayat muslim dari Abu Hurairah r.a.

Setelah itu ada doa yang diajarkan rosululloh sekali kali janganlah kau
mendoakan mayat dengan doa jelek. Melainkan doakan sebagus
bagusnya. Mata yangTerbelalak tadi tutup dengan telapak tangan sambil
melirih doa dibawah ini.

ALLAAHUMMAGH FIR LA HU ...... (sebut nama yang meninggal)


WAR FA' DARAJATU FIL MAHDIYYIINA WAKHLUF HU FII "AQBIHI
FIIL GHAABIRIINA WAGH FIR LANA WA LA HU YAA RABBAL
'AALAMIIN, WAFSAH LAHU FII QABRIHI WA NAW-WIR LAHU FII
HI
Untuk mayat laki laki menggunakan lafadz HU . Sedangkan untuk mayat
perempuan diganti dengan HA.
Artinya : ampunilah dosa dosa ...... (sebut nama mayit yang meninggal) .
Angkatlah derajatnya di kalangan orang orang yang memperoleh
petunjuk dengan petunjukmu. Gantilah dia bagi keluarganya yang
ditinggalkan. Ampunilah kami dan ampunilah dia. Ya tuhan yang
menguasai alam. luaskan kuburannya. Dan terangi dia di dalamnya.

Doa ini diambil dari hadis muslim dai Ummu Salamah ketika Abu Salamah
meninggal dunia.

Syarat Menyelenggarakan Sholat Jenazah


Dalam melaksanakan sholat jenazah terdapat juga syarat
penyelenggaraannya. Nah, adapun syarat yang harus dipenuhi dalam
penyelenggaraan salat jenazah yaitu :

Orang yang melakukan sholat jenazah harus memenuhi syarat sah


salat pada umumnya. Misalnya yaitu menutup aurat, suci dari
hadas, menghadap kiblat dll.
Jenazah yang akan dishlati harus sudah dimandikan serta dikafani
Jenazah diletakkan disebelah mereka yang akan menyolati, kecuali
jika dilaksanakan di atas kubur atau salat ghaib.

Kewajiban terhadap mayit


1. MemandikaN
2. Mengkafani
3. Menshalati
4. Mengubur

Memandikan
Pertama tama yang dilakukan membersihkan kotoran kotoran di badan
termasuk najis najis. Membersihkan lubang lubang termasuk lubang
hidung dan lain lain. Kemudian memberikan wudhu pada anggota
wudhunya. Meratakan air ke seluruh tubuh dengan 3 kali atau 5 kali.
Siraman pertama lebih baik menggunakan air yang dicampur dengan
sabun. Siraman yang kedua dengan air bersih dan ketiga atau terakhir
dengan air yang dicampur kapur barus. Yang laki laki dimandikan laki laki
dan perempuan juga perempuan. Setelah memandikan dan siap di kafani.
Apabila si mayit memiliki rambut panjang lebih praktisnya rambut itu
dikepang atau disanggul.
Mengkafani
Sabda Rasulullah SAW dari Abu Salamah r.a. Dia berkata dan bertanya
kepada aisyah istri Rasulullah SAW . Berapa lapiskan kah Kain kafan
Rasulullah SAW ya Aisyah. Aisyah menjawab tiga lapis kain katun putih.
(Hadis riwayat muslim)

Sholat mayit atau sholat jenazah

Shalat jenazah boleh dikerjakan di masjid atau di kuburan. Menurut


kitab tanwirul qulub apabila mayatnya itu laki laki posisi kepala berada di
selatan dan mayat perempuan posisi kepala di sebelah utara. Untuk
mayat laki laki imam berdiri tepat ke arah kepala mayat , dan untuk
mayat perempuan imam berdiri menghadap ke pinggang mayit. Jadi
kalau mayat wanita kepalanya ada di sebelah kanan imam.

Berikut ini adalah rukun sholat jenzah :

1. Niat
Sama halnya dengan ibadah ibadah lainnya, Shalat Jenazah pun harus di
awali dengan niat. Niat dalam hati dengan tekad dan menyengaja akan
melakukan shalat shalat jenazah ini sebagai bentuk ibadah kepada Allah
SWT.

"Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan


memurnikan keta'atan kepada-Nya dalam agama yang lurus, dan supaya
mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian
itulah agama yang lurus." (QS. Al-Bayyinah : 5).
Serta Rasulullah SAW juga pernah bersabda bahwasannya :
"Sesungguhnya setiap amal itu tergantung niatnya. Setiap orang
mendapatkan sesuai niatnya." (HR. Muttafaq Alaihi).

"Ushalli alaa haadzal mayyiti fardlal kifaayatin makmuuman/imaaman


lillaahi taaalaa.."
Artinya:
"Aku niat shalat atas jenazah ini, fardhu kifayah sebagai makmum/imam
lillaahi taaalaa.."
2. Berdiri Jika Mampu

3. Takbir 4 kali
Dari Jabi ra bahwa Rasulullah SAW menyolatkan jenazah Raja Najasyi
(shalat ghaib) dan beliau takbir 4 kali. (HR. Bukhari : 1245, Muslim 952
dan Ahmad 3:355)

4. Takbir Pertama Membaca Surat Al-Fatihah

5. Takbir Kedua Membaca Shalawat kepada Rasulullah SAW

"Allahumma Shalli Alaa Muhamad"

6. Takbir Ketiga Doa Untuk Jenazah


Salah satu doa yang dilafadzkan atau di contohkan oleh Rasulullah SAW
antaralain :

"Allahummaghfir lahu warhamhu, waaafihi wafu anhu, wa akrim


nuzulahu, wa wassi madkhalahu, waghsilhu bil-mai watstsalji wal-
baradi."
7. Doa Setelah Takbir Keempat

"Allahumma Laa Tahrimna Ajrahu wa laa taftinnaa badahu waghfirlana


wa lahu"

8. "Salam" kekanan dan kekiri

Catatan:

Doa diatas adalah doa untuk jenazah laki laki satu, jika
jenazahnya ada du orang laki laki atau perempuan, maka HU
diganti dengan HUMA.

Sedangkan untuk perempuan satu orang, diganti dengan HA.

Jika jenazahnya berjumlah banyak dan berkelamin pria maka


diganti HUM.

Jika banyak mayit wanita maka diganti dengan HUNNA.

Untuk campuran laki laki maupun perempuan yang digabung


sehingga jumlahnya banyak maka , bisa pakai HUM.

Misal "Allahummaghfir lahum warhamhum, waaafihi wafu


anhum .... "
NAMA : ERDIN HADI SUWONO
KELAS : XII IPA2
ABSEN : 08

SHOLAT JENAZAH
Mengenai menunggu orang sakaratul maut , tuntunlah dia dengan
kalimat kalimat yang baik. Yaitu kalimat tauhid atau syahadat. Lirihkan
tepat telinganya sampai lidahnya menirukan engkau. Misalnya yaitu
laailaaha illalloh. Lirihkan di telinganya. Kalau hampir hampir.
Lafazdkan saja kalimat allah. Sebab jangan sampai nanti ketika
mengucapkan kalimat itu baru sampai la-ilaa sudah putus nyawanya.
Laa-ilaa artinya tidak ada tuhan. Maka perbanyak lafadz jalalah dilirihkan
di telinganya. Ada sabda Rasulullah SAW yang artinya :

"Tidakkah kamu lihat apabila manusia mati, sinar matanya terbelalak ke


atas.
Mereka menjawab. Ya kami melihatnya ya Rosululloh. Rosululloh
melanjutkan sabdanya , Hal itu terjadi karena penglihatannya mengikuti
ruh ketika sedang pergi." (Hadis riwayat muslim dari Abu Hurairah r.a.

Setelah itu ada doa yang diajarkan rosululloh sekali kali janganlah kau
mendoakan mayat dengan doa jelek. Melainkan doakan sebagus
bagusnya. Mata yangTerbelalak tadi tutup dengan telapak tangan sambil
melirih doa dibawah ini.

ALLAAHUMMAGH FIR LA HU ...... (sebut nama yang meninggal)


WAR FA' DARAJATU FIL MAHDIYYIINA WAKHLUF HU FII "AQBIHI
FIIL GHAABIRIINA WAGH FIR LANA WA LA HU YAA RABBAL
'AALAMIIN, WAFSAH LAHU FII QABRIHI WA NAW-WIR LAHU FII
HI
Untuk mayat laki laki menggunakan lafadz HU . Sedangkan untuk mayat
perempuan diganti dengan HA.
Artinya : ampunilah dosa dosa ...... (sebut nama mayit yang meninggal) .
Angkatlah derajatnya di kalangan orang orang yang memperoleh
petunjuk dengan petunjukmu. Gantilah dia bagi keluarganya yang
ditinggalkan. Ampunilah kami dan ampunilah dia. Ya tuhan yang
menguasai alam. luaskan kuburannya. Dan terangi dia di dalamnya.

Doa ini diambil dari hadis muslim dai Ummu Salamah ketika Abu Salamah
meninggal dunia.

Syarat Menyelenggarakan Sholat Jenazah


Dalam melaksanakan sholat jenazah terdapat juga syarat
penyelenggaraannya. Nah, adapun syarat yang harus dipenuhi dalam
penyelenggaraan salat jenazah yaitu :

Orang yang melakukan sholat jenazah harus memenuhi syarat sah


salat pada umumnya. Misalnya yaitu menutup aurat, suci dari
hadas, menghadap kiblat dll.
Jenazah yang akan dishlati harus sudah dimandikan serta dikafani
Jenazah diletakkan disebelah mereka yang akan menyolati, kecuali
jika dilaksanakan di atas kubur atau salat ghaib.

Kewajiban terhadap mayit


1. MemandikaN
2. Mengkafani
3. Menshalati
4. Mengubur

Memandikan
Pertama tama yang dilakukan membersihkan kotoran kotoran di badan
termasuk najis najis. Membersihkan lubang lubang termasuk lubang
hidung dan lain lain. Kemudian memberikan wudhu pada anggota
wudhunya. Meratakan air ke seluruh tubuh dengan 3 kali atau 5 kali.
Siraman pertama lebih baik menggunakan air yang dicampur dengan
sabun. Siraman yang kedua dengan air bersih dan ketiga atau terakhir
dengan air yang dicampur kapur barus. Yang laki laki dimandikan laki laki
dan perempuan juga perempuan. Setelah memandikan dan siap di kafani.
Apabila si mayit memiliki rambut panjang lebih praktisnya rambut itu
dikepang atau disanggul.
Mengkafani
Sabda Rasulullah SAW dari Abu Salamah r.a. Dia berkata dan bertanya
kepada aisyah istri Rasulullah SAW . Berapa lapiskan kah Kain kafan
Rasulullah SAW ya Aisyah. Aisyah menjawab tiga lapis kain katun putih.
(Hadis riwayat muslim)

Sholat mayit atau sholat jenazah

Shalat jenazah boleh dikerjakan di masjid atau di kuburan. Menurut


kitab tanwirul qulub apabila mayatnya itu laki laki posisi kepala berada di
selatan dan mayat perempuan posisi kepala di sebelah utara. Untuk
mayat laki laki imam berdiri tepat ke arah kepala mayat , dan untuk
mayat perempuan imam berdiri menghadap ke pinggang mayit. Jadi
kalau mayat wanita kepalanya ada di sebelah kanan imam.

Berikut ini adalah rukun sholat jenzah :

1. Niat
Sama halnya dengan ibadah ibadah lainnya, Shalat Jenazah pun harus di
awali dengan niat. Niat dalam hati dengan tekad dan menyengaja akan
melakukan shalat shalat jenazah ini sebagai bentuk ibadah kepada Allah
SWT.

"Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan


memurnikan keta'atan kepada-Nya dalam agama yang lurus, dan supaya
mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian
itulah agama yang lurus." (QS. Al-Bayyinah : 5).
Serta Rasulullah SAW juga pernah bersabda bahwasannya :
"Sesungguhnya setiap amal itu tergantung niatnya. Setiap orang
mendapatkan sesuai niatnya." (HR. Muttafaq Alaihi).

"Ushalli alaa haadzal mayyiti fardlal kifaayatin makmuuman/imaaman


lillaahi taaalaa.."
Artinya:
"Aku niat shalat atas jenazah ini, fardhu kifayah sebagai makmum/imam
lillaahi taaalaa.."

2. Berdiri Jika Mampu

3. Takbir 4 kali
Dari Jabi ra bahwa Rasulullah SAW menyolatkan jenazah Raja Najasyi
(shalat ghaib) dan beliau takbir 4 kali. (HR. Bukhari : 1245, Muslim 952
dan Ahmad 3:355)

4. Takbir Pertama Membaca Surat Al-Fatihah

5. Takbir Kedua Membaca Shalawat kepada Rasulullah SAW

"Allahumma Shalli Alaa Muhamad"

6. Takbir Ketiga Doa Untuk Jenazah


Salah satu doa yang dilafadzkan atau di contohkan oleh Rasulullah SAW
antaralain :
"Allahummaghfir lahu warhamhu, waaafihi wafu anhu, wa akrim
nuzulahu, wa wassi madkhalahu, waghsilhu bil-mai watstsalji wal-
baradi."

7. Doa Setelah Takbir Keempat

"Allahumma Laa Tahrimna Ajrahu wa laa taftinnaa badahu waghfirlana


wa lahu"

8. "Salam" kekanan dan kekiri

Catatan:

Doa diatas adalah doa untuk jenazah laki laki satu, jika
jenazahnya ada du orang laki laki atau perempuan, maka HU
diganti dengan HUMA.

Sedangkan untuk perempuan satu orang, diganti dengan HA.

Jika jenazahnya berjumlah banyak dan berkelamin pria maka


diganti HUM.

Jika banyak mayit wanita maka diganti dengan HUNNA.

Untuk campuran laki laki maupun perempuan yang digabung


sehingga jumlahnya banyak maka , bisa pakai HUM.

Misal "Allahummaghfir lahum warhamhum, waaafihi wafu


anhum .... "
NAMA : HELENA FRECILIA
KELAS : XII IPA2
ABSEN : 13

SHOLAT JENAZAH
Mengenai menunggu orang sakaratul maut , tuntunlah dia dengan
kalimat kalimat yang baik. Yaitu kalimat tauhid atau syahadat. Lirihkan
tepat telinganya sampai lidahnya menirukan engkau. Misalnya yaitu
laailaaha illalloh. Lirihkan di telinganya. Kalau hampir hampir.
Lafazdkan saja kalimat allah. Sebab jangan sampai nanti ketika
mengucapkan kalimat itu baru sampai la-ilaa sudah putus nyawanya.
Laa-ilaa artinya tidak ada tuhan. Maka perbanyak lafadz jalalah dilirihkan
di telinganya. Ada sabda Rasulullah SAW yang artinya :

"Tidakkah kamu lihat apabila manusia mati, sinar matanya terbelalak ke


atas.
Mereka menjawab. Ya kami melihatnya ya Rosululloh. Rosululloh
melanjutkan sabdanya , Hal itu terjadi karena penglihatannya mengikuti
ruh ketika sedang pergi." (Hadis riwayat muslim dari Abu Hurairah r.a.

Setelah itu ada doa yang diajarkan rosululloh sekali kali janganlah kau
mendoakan mayat dengan doa jelek. Melainkan doakan sebagus
bagusnya. Mata yangTerbelalak tadi tutup dengan telapak tangan sambil
melirih doa dibawah ini.

ALLAAHUMMAGH FIR LA HU ...... (sebut nama yang meninggal)


WAR FA' DARAJATU FIL MAHDIYYIINA WAKHLUF HU FII "AQBIHI
FIIL GHAABIRIINA WAGH FIR LANA WA LA HU YAA RABBAL
'AALAMIIN, WAFSAH LAHU FII QABRIHI WA NAW-WIR LAHU FII
HI
Untuk mayat laki laki menggunakan lafadz HU . Sedangkan untuk mayat
perempuan diganti dengan HA.
Artinya : ampunilah dosa dosa ...... (sebut nama mayit yang meninggal) .
Angkatlah derajatnya di kalangan orang orang yang memperoleh
petunjuk dengan petunjukmu. Gantilah dia bagi keluarganya yang
ditinggalkan. Ampunilah kami dan ampunilah dia. Ya tuhan yang
menguasai alam. luaskan kuburannya. Dan terangi dia di dalamnya.

Doa ini diambil dari hadis muslim dai Ummu Salamah ketika Abu Salamah
meninggal dunia.

Syarat Menyelenggarakan Sholat Jenazah


Dalam melaksanakan sholat jenazah terdapat juga syarat
penyelenggaraannya. Nah, adapun syarat yang harus dipenuhi dalam
penyelenggaraan salat jenazah yaitu :

Orang yang melakukan sholat jenazah harus memenuhi syarat sah


salat pada umumnya. Misalnya yaitu menutup aurat, suci dari
hadas, menghadap kiblat dll.
Jenazah yang akan dishlati harus sudah dimandikan serta dikafani
Jenazah diletakkan disebelah mereka yang akan menyolati, kecuali
jika dilaksanakan di atas kubur atau salat ghaib.

Kewajiban terhadap mayit


1. MemandikaN
2. Mengkafani
3. Menshalati
4. Mengubur

Memandikan
Pertama tama yang dilakukan membersihkan kotoran kotoran di badan
termasuk najis najis. Membersihkan lubang lubang termasuk lubang
hidung dan lain lain. Kemudian memberikan wudhu pada anggota
wudhunya. Meratakan air ke seluruh tubuh dengan 3 kali atau 5 kali.
Siraman pertama lebih baik menggunakan air yang dicampur dengan
sabun. Siraman yang kedua dengan air bersih dan ketiga atau terakhir
dengan air yang dicampur kapur barus. Yang laki laki dimandikan laki laki
dan perempuan juga perempuan. Setelah memandikan dan siap di kafani.
Apabila si mayit memiliki rambut panjang lebih praktisnya rambut itu
dikepang atau disanggul.
Mengkafani
Sabda Rasulullah SAW dari Abu Salamah r.a. Dia berkata dan bertanya
kepada aisyah istri Rasulullah SAW . Berapa lapiskan kah Kain kafan
Rasulullah SAW ya Aisyah. Aisyah menjawab tiga lapis kain katun putih.
(Hadis riwayat muslim)

Sholat mayit atau sholat jenazah

Shalat jenazah boleh dikerjakan di masjid atau di kuburan. Menurut


kitab tanwirul qulub apabila mayatnya itu laki laki posisi kepala berada di
selatan dan mayat perempuan posisi kepala di sebelah utara. Untuk
mayat laki laki imam berdiri tepat ke arah kepala mayat , dan untuk
mayat perempuan imam berdiri menghadap ke pinggang mayit. Jadi
kalau mayat wanita kepalanya ada di sebelah kanan imam.

Berikut ini adalah rukun sholat jenzah :

1. Niat
Sama halnya dengan ibadah ibadah lainnya, Shalat Jenazah pun harus di
awali dengan niat. Niat dalam hati dengan tekad dan menyengaja akan
melakukan shalat shalat jenazah ini sebagai bentuk ibadah kepada Allah
SWT.

"Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan


memurnikan keta'atan kepada-Nya dalam agama yang lurus, dan supaya
mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian
itulah agama yang lurus." (QS. Al-Bayyinah : 5).
Serta Rasulullah SAW juga pernah bersabda bahwasannya :
"Sesungguhnya setiap amal itu tergantung niatnya. Setiap orang
mendapatkan sesuai niatnya." (HR. Muttafaq Alaihi).

"Ushalli alaa haadzal mayyiti fardlal kifaayatin makmuuman/imaaman


lillaahi taaalaa.."
Artinya:
"Aku niat shalat atas jenazah ini, fardhu kifayah sebagai makmum/imam
lillaahi taaalaa.."
2. Berdiri Jika Mampu

3. Takbir 4 kali
Dari Jabi ra bahwa Rasulullah SAW menyolatkan jenazah Raja Najasyi
(shalat ghaib) dan beliau takbir 4 kali. (HR. Bukhari : 1245, Muslim 952
dan Ahmad 3:355)

4. Takbir Pertama Membaca Surat Al-Fatihah

5. Takbir Kedua Membaca Shalawat kepada Rasulullah SAW

"Allahumma Shalli Alaa Muhamad"

6. Takbir Ketiga Doa Untuk Jenazah


Salah satu doa yang dilafadzkan atau di contohkan oleh Rasulullah SAW
antaralain :

"Allahummaghfir lahu warhamhu, waaafihi wafu anhu, wa akrim


nuzulahu, wa wassi madkhalahu, waghsilhu bil-mai watstsalji wal-
baradi."
7. Doa Setelah Takbir Keempat

"Allahumma Laa Tahrimna Ajrahu wa laa taftinnaa badahu waghfirlana


wa lahu"

8. "Salam" kekanan dan kekiri

Catatan:

Doa diatas adalah doa untuk jenazah laki laki satu, jika
jenazahnya ada du orang laki laki atau perempuan, maka HU
diganti dengan HUMA.

Sedangkan untuk perempuan satu orang, diganti dengan HA.

Jika jenazahnya berjumlah banyak dan berkelamin pria maka


diganti HUM.

Jika banyak mayit wanita maka diganti dengan HUNNA.

Untuk campuran laki laki maupun perempuan yang digabung


sehingga jumlahnya banyak maka , bisa pakai HUM.

Misal "Allahummaghfir lahum warhamhum, waaafihi wafu


anhum .... "