Anda di halaman 1dari 7

LAPORAN PRATIKUM

MESIN LISTRIK

Judul Laporan : MOTOR DC PENGUAT TERPISAH


Nama Praktikan : Abdurrahman
Nama Anggota Kelompok : 1. Adha Nuraprian
2. Andrean Suryadinata
3. Annisa Sekarayu Permanajati
4. Chandra Dewi Madyaratri
5. Delia Shapira Ananda
6. Diah Purwati Ningsih
Kelas : 5E
Kelompok : 1(Satu)
Tanggal Praktikum : Jumat,22 September 2017
Tanggal penyerahan Laporan : Sabtu,30 September 2017

PROGRAM STUDI TEKNIK KONVERSI ENERGI


JURUSAN TEKNIK MESIN
POLITEKNIK NEGERI JAKARTA
SEPTEMBER,2017
BAB I
PENDAHULUAN
A. Tujuan
Mengukur tahanan belitan medan dan rotor dengan metode volt ampere
BAB III

PROSEDUR PRAKTIKUM

A. Lokasi dan Waktu


Tanggal : 16 September 2017
Lokasi : Laboratorium Konversi Energi, Politeknik Negeri Jakarta
B. Langkah Praktikum
1. Rangkaian Pertama : Mengukur Resistansi Belitan Medan Volt Ampere

a) Rangkailah seperti gambar 1 (E1 dan E2 terminal belitan medan)


b) Variasi tegangan E hingga tidak melebihi arus nominal eksitasi
c) Lakukan pengukuran 5-6 kali kemudian hitung tahanan rata-rata
d) Hasil pengukuran dimasukkan pada tabel
2. Rangkaian Pertama : Mengukur Resistansi Belitan Rotor Volt Ampere
a) Rangkailah seperti gambar 2 (A1 dan B2 terminal belitan medan)
b) Variasi tegangan E hingga tidak melebihi arus nominal jangkar
c) Lakukan pengukuran 5-6 kali kemudian hitung tahanan rata-rata
d) Hasil pengukuran dimasukkan pada tabel 2
3. Tugas
1. Tuliskan data mesin yang ada pada nameplate dan jelaskan artinya
2. Hitung tahanan rata-rata belitan jangkar Ra dan medan Rf
3. Bandingkan hasil pengukuran kedua metode tersebut
4. Pertanyaan
1. Mengapa tahanan jangkar lebih kecil dari tahanan medan ?
2. Metode mana yang menghasilkan resistansi lebih kecil mengapa ?
BAB IV
DATA DAN ANALISA PRAKTIKUM

4.1 Data Praktikum


Rangkaian pertama
No Vf(V) If (A) RF (Ohm)
1 45 0.1 450
2 105 0.2 525
3 168 0.3 560
4 225 0.4 562.5
RF Rata-rata 524.375

Data no 1
Type equation here.
Rangkaian kedua
RA
No V(V) IA (A)
(Ohm)
1 2.4 0.2 12
2 3.4 0.4 8.5
3 4.7 0.6 7.83
4 5.6 0.8 7
5 6 1 6
RA Rata -rata 8.266

Mengukur Tahanan belitan dengan metode Ohm meter

Dari hasil pengukuran di dapat Tahanan Medan (E1 dan E2) sebesar 600 Ohm.
Sedangkan tahanan Jangkar (A1 dan B2) sebesar 10 Ohm
4.2 Tugas
1. Tuliskan data mesin yang ada pada nameplate dan jelaskan artinya

Nama : Rozzano-Mi-Italy De Lorenzo


Jenis : Motor DC Eksitasi Shunt
Tipe : DL 2055/2 No 068706
Suplai Tegangan : 400 V
Arus : 14,2 A
Power : 5 Kw
Kecepatan : 5000 G/1
Arus Eksitasi : 0,56 A
Kelas Insulasi :F

2. Hitung tahanan rata-rata belitan jangkar Ra dan medan Rf


Belitan Medan
450+525+560+562,5
Ra rata rata : = 524,375 Ohm
4

Belitan Jangkar
12+8,5+7,83+7+6
Rf rata rata : = 8,266 Ohm
5

3. Bandingkan hasil pengukuran kedua metode tersebut


Dari kedua metode tersebut nilai resistansi yang didapat dengan
metode Volt Ampere lebih kecil dibanding dengan menggunakan metode Ohm
meter .
4.3 Pertanyaan
1. Mengapa tahanan jangkar lebih kecil dari tahanan medan ?
2. Metode mana yang menghasilkan resistansi lebih kecil mengapa ?
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan
5.2 Saran