Anda di halaman 1dari 25

JURNAL BELAJAR

Mata Kuliah : Strategi Pembelajaran

Sandi/Kode : PBI 6227

SKS : 3(1)

Disajikan pada Jenjang : S1 Pendidikan Biologi

Semester/Tahun Akademik : Ganjil/2017-2018

Dosen Pembina : Dr. Safilu,S.Pd., M.Si.

Selama satu semester telah dilakukan kegiatan diskusi, dan presentasi satu
kaali, sebanyak 8 kelompok, jurnal dalam 15 kali, tatap muka. Uraian jurnal
kegiatan belajar tersebut adalah sbb.

Pertemuan : 1

Hari/Tanggal : Senin/05 September 2017

Dosen Pembina : Dr. Safilu,S.Pd., M.Si.

Topik : Teori dan Strategi Pembelajaran untuk Mendukung


Pembelajaran Bermakana

Penyaji Topik : Dr. Safilu, M.Si.

A. Kegiatan yang dilakukan


Adapun kegiatan yang dilakukan pada hari Senin 07 Maret 2016
adalah kegiatan belajar mengajar dalam bentuk diskusi.

B. Hasil Diskusi
1. Pertanyaan Peserta Diskusi
2. Tanggapan Penyaji
3. Tanggapan Dosen

C. Refleksi Diri
1. Catatan Refleksi/Materi yang telah didapatkan

1
Kontrak kuliah
Kunci memahami sains adalah mencari tau
Pilihan boleh salah tapi keputusan tidak boleh salah.
Tidak bisa menyesal dengan keputusan.
Seorang sarjana di jamin hidupnya jika dia membagikan
ilmuhnya ke pada orang lain.

Materi

2. Pelajaran yang dapat di petik.

Pengalam yaitu memahami dampak dari masalah-masalah ekonomi,


social, dan budaya.
Skil adalah memahami strategi
Orang yang paling sial ketika dia melakukan kesalahan yang sama
dua kali.
Tujuan mempelajari ilmu pengetahuan lingkunagan adalah dapat
memahami dan membuat konsep tentang lingkungan
Seorang sarjana di jamin hidupnya jika dia membagikan ilmuhnya
kepada orang lain.

Pertemuan :2

Hari/Tanggal : Senin/ 21 Maret 2016

Dosen Pembina : Dr. Safilu,S.Pd., M.Si..

Topik : pengetahuan lingkungan

Penyaji Topik : Dr. Safilu,S.Pd., M.Si.

A. Kegiatan yang dilakukan


Adapun kegiatan yang dilakukan pada hari senin/21 Maret 2016 adalah
kegiatan belajar mengajar dalam bentuk ceramah.

2
B. Hasil Diskusi
1. Pertanyaan Peserta Diskusi
2. Tanggapan Penyaji
3. Tanggapan Dosen

C. Refleksi Diri
1. Catatan Refleksi/Materi yang telah didapatkan
No limit bound artihnya tidak ada yang membatasi diri.

Manusia merupakan bagian dari lingkungan,

A
B C
A. Abiotik ( fisik )
B. biotic ( manusia )
C. Culture ( ekonomi, social budaya)
Seorang sarjana harus mampu melihat alam semesta ini dengan
pikirannya dengan panca indrahnya, dan mata hatinya.
Tujuan mempelajari pengetahuan lingkungan mengajak mahasiswa
untuk memahami segalah ciptaan Tuhan di muka bumi ini.
Manusia merupakan bagian dari lingkungan termasuk bagian
perilakuhnya.
Pokok ilmu itu adalah filsafat, ilmu lainnya itu adalah hanya
cabangnya.
Mampu mengintefaris komponen biotic, seperti karbon, fosfor,
kalium, natrium, mangan magnesium.
Siklus hidrogi contohnya hujan.
hujan itu mulai terjadi dari lautan dan samudra karena laut dan
samudra bagian terbesar di muka bumi ini, proses pertama
evaporasi/ penguapan, dan penguapan itu datangnya dari abiotik
(fisik ) dan ada juga datangnya dari biotic ( tumbuhan) transpirasi.
Gabungan dari abiotik dan biotic ini di namakan evakotranspirasi,
besarnya curah hujan sangat di pengaruhi oleh perairan di muka
bumi, dan di dalam siklus hidrologi terjadi kondensasi.
Ekspolarasi yaitu menjelajahi, menelusuri.

2. Pelajaran yang dapat dipetik


- Puncak seorang sarjana mencapai suatu kebijaksanaan.

3
- Mahasiswa harus mampu mendefinisikan, mengkaji dan
memahami lingkungan ini.
- Semua ciptaan Allah di muka bumi ini selalu ada manfaatnya.
- Kita harus tau ruang lingkup yang baik kita pelajari.
- Prinsip ekonomi semuah ada di biologi.

Pertemuan :3

Hari/Tanggal : Senin / 04 April 2016.

Dosen Pembina : Dr. Safilu,S.Pd., M.Si

Topik : Masalah lingkungan yang berasal dari penduduk

Penyaji Topik : Dr. Safilu,S.Pd., M.Si

A. Kegiatan yang dilakukan

Adapun kegiatan yang dilakukan pada hari : Senin / 04 April 2016.adalah


kegiatan belajar mengajar dalam bentuk ceramah.

B. Hasil Diskusi
1. Pertanyaan Peserta Diskusi
2. Tanggapan Penyaji
3. Tanggapan Dosen

C. Refleksi Diri
1. Catatan Refleksi/Materi yang telah didapatkan
Masalah lingkungan yang berkaitan dengan kependudukan ada tiga
yaitu;

Mortalitas ( kematian )
Migrasi ( perpindahan )
Fertilitas ( kelahiran ).
Mortalitas adalah ukuran jumlah umumnya atau karena akibat yang
spesifik pada suatu populasi, skala besar suatu populasi per di kali
satuan. Mortalitas khususnya mengeksperesikan pada jumlah
satuan kematian per 1000 individu per tahun, hingga rata-rata
mortalitas sebesar 9.5 berarti pada populasi 100.000 terdapat 950
kematian pertahun. Mortalitas berbeda dengan morbiditas yang

4
merujuk pada jumlah individual yang memiliki penyakit selama
periode waktu tertentu.
Pengaruh mortalitas, yaitu factor lansung ( factor dari dalam), dan
factor yang tidak lansung, /( factor dari luar )
Faktor lansung, yaiut
- Umur
- Jenis kelamin
- Penyakt
- Kecelakaan, kekerasan, bunuh diri.
Factor tidak lansung yaitu,
- Tekanan, baik psikis maupun fisik
- Kedudukan dalam perkawinan
- Kedudukan social ekonomi
- Tingkat pendidikan
- Pekerjaan
- Beban anak yang di lahirkan
- Tempat tinggal dan lingkungan
- Tingkat pencemaran lingkungan
- Fasilitas kesehatan dan kemampuan mencegah
penyakit
- Politik dan bencana alam

Migrasi, perpindahan
Migrasi penduduk adalah perpindahan penduduk dari tempat yang
satu ke tempat yang lain, dalam mobilitas penduduk terdapat
migrasi internasional yang merupakan perpindahan penduduk yang
melewati batas suatu Negara kenegara lain dan juga migrasi
internal yang merupakan perpindahan penduduk yang berkutat
pada sekitar wilayah satu Negara sajah.
Pengaruh migrasi ada dua factor yaitu
Factor pendorong
- Berkurangnya lapangan pekerjaan di tempat asal
- Bencana alam seperti banjir, gempa bumi, gunung
meletus dll
- Makin berkurangnya sumber- sumber alam di
tempat asal
- Adanya tekanan atau diskriminasi politik, agama
atau suku di daerah asal.
- Alas an perkawinan atau pekerjaan yang
mengharuskan pindah dari daerah asal

5
Factor penarik
- Adanya rasa kecocokan di tempat yang baru atau
kesempatan untuk memasuki lapangan pekerjaan
yang cocok
- Kesempatan untuk mendapatkan yang lebih baik
- Kesempatan untuk mendapatkan pendidikan yang
tinggi
- Banyak terdapat tempat-tempat hiburan, pusat
kebudayaan sebagai daya tarik bagi penduduk-
penduduk pedesaan atau kota kecil
Fertilitas ( kelahiran )
Fertilitas merupakan kemampuan bereproduksi yang sebenarnya
dari penduduk ( actual reproduction performance) atau jumlah
keahiran hidup yang di miliki oleh seseorang atau sekelompok
perempuan.
Fertilisasi sebagai istilah demografi diartikan sebagai hasil
reproduksi yang nyata dari seorang wanita atau sekelompok
wanita, dengan kata lain fertilisasi ini menyangkut banyakanya
bayi yang lahir hidup
Pengaruh fertilisasi
Menurut Ide Bagus Mantra ( 1985) terdapat sejumlah factor yang
dapat mempengaruhi fertilisasi yang di bedakan atas factor-faktor
demografi dan factor non demografi.
Factor-faktor demograsi antara lain:
- Sturkut atau komposisi umur
- Status perkawinan
- Umur kawin pertama
- Kepribadian atau fekunditas
- Propersi penduduk yang kawin

Factor non demograsi antara lain

- Keadaan ekonomi penduduk


- Tingkat pendidikan
- Perbaikan status wanita
- Urbanisasi dan industrialisasi.

Maslah fertilisasi yang berhubungan dengan permukiman dan


pemukiman, yaitu
Penggunaan lahan yang produktif menjadi pemukiman
yaitu kurangya lahan produktif, atau kurangnya daerah

6
resupan, hilangnya habitat yang beradaptasi dengan hutan-
hutan.
Cara menanggulangi fertilisasi yaitu
Fertilisasi dengan cara Kb
Mempertua usia pernikahan
Meningkatkan partisipasi sekolah sampai keperguruan
tinggi.
Bagaimana cara memilih yang paling efektif meningkatkan
partisipasi sekolah sampai keperguruan tinggi.
Masalah lingkungan yang berkaitan dengan sumber daya hutan
yaitu
Kebakaran hutan
Eksploitasi tambang berlebihan
Konfersi hutan menjadi pemukiman
Penebangan liar
Mengapa ini menjadi masalah
Penebangan liar menyebabkan fungsi hutan sebagsi respond
an sumber oksigen hilang akibat banjir dan tanah longsor
Kebakaran hutan mengakibatkan udara menjadi tercemar
akhirnya aktifitas warga terganggu
Eksploitasi tambang berlebihan fungsi respond an
pelindung/tempat tinggal hewan dan tumbuhan menjadi
hilang mengakibatkan banyak hewan-hewan dan tumbuhan
yang berhabitat di hutan jumlahnya semakin sedikit dan
menjadi punah
Hutan menjadi bahan pemukiman pertanian, perkebunan,
serta industry pabrik menyebabkan berkurangnya kahan
hijau fungsi pelindung dari hutan hilang dan banjir/ tanah
longsor di mana- mana.

2. Pelajaran yang dapat dipetik

- Menjelaskan kaitan A, B, C, ( Menambahkan bahailmu ekologi)


- Mencegah pembakaran hutan yang menyebabkan pencemaran
lingkungan
- Memiliki pengetahuan factual artinya pengenalan pada faktahnya
- Dapat membedakan antara permukiman dan pemukiman,
permukiman adalah sejumlah rumah-rumah yang di huni

7
sekumpulan orang, sedangkan pemukiman adalah pemukiman
yang sudah tumbuh, misalnya pemukiman suku bajo.
- Tugas guru lebih berat di banding dokterk mengapa karena guru
dapat mengobati mental dan fisik sedangkan dokter mengobati
yang fisik sajah.

Pertemuan :4

Hari/Tanggal : senin/18 April 2016

Dosen Pembina : Dr. Safilu,S.Pd., M.Si

Topik : Asas-asas ilmu lingkungan

Penyaji Topik : Garuda, S.Pd. M.Sc.

A. Kegiatan yang dilakukan

Adapun kegiatan yang dilakukan pada hari senin/25 April 2016adalah kegiatan
belajar mengajar dalam bentuk ceramah.

B. Hasil Diskusi
1. Pertanyaan Peserta Diskusi
2. Tanggapan Penyaji
3. Tanggapan Dosen

C. Refleksi Diri
1. Catatan Refleksi/Materi yang telah didapatkan

Manusia bagian dari lingkungan


Pengeritan dari progresif adalah kemajuan, sedangkan
regresif adalah kemunduran.
Metakognisi adalah kesadaran tentang apa yang kita
ketahui.
Kenapa ekologi sebagai dasar ilmu lingkungan?
Pengertian ekologi adalah habitat atau lingkungan tempat
tinggal rumah/pemukiman /alamat /rumah
tangga/area/daerah/wadah.. ilmu pengetahuan informasi,
kajian, mempelajari studi.

8
Ekologi menjadi dasar lingkungan karena dapat memahami
konsep biologi, fisika, kimia, social budaya, ekonomi dan
hukum, adalah teori dasar ekologi.
Makin beraneka ragam hewan dan tumbuhan maka
stabilitas lingkungan itu dinyatakan masi baik.
Secarah genetic terisilasi dapat di sebut anatomic karena :
- Lokalisasi: sengajah di bentuk
- Lokalisir: terbentuk sendiri

2. Pelajaran yang dapat dipetik


- Harus memahami konsep biologi, fisika, kimia.
- Hari ini lebih baik dari kemarin
- Tidak boleh kebencian dib alas dengan kebencian
- Pengetahuan orang berkembang seiring dengan
pengalamannya.

Pertemuan :5
Hari/tanggal : Senin/25 April 2016.

Dosen : Dr. Safilu,S.Pd., M.Si

Topik : Asas dasar ilmu lingkungan

Penyaji topik : Garuda,S.Pd,M.SI

A. Kegiatan yang di lakukan

Adapun kegiatan yang dilakukan pada hari senin/25 April 2016 adalah
kegiatan belajar mengajar dalam bentuk ceramah.

B. Hasil Diskusi

1. Pertanyaan Peserta Diskusi

2. Tanggapan Penyaji

3. Tanggapan Dosen

C. Refleksi Diri

1. Catatan Refleksi/Materi yang telah didapatkan.


Sumber daya alam ( SDA).

9
Sumber daya alam terbagi atas beberapa bagian yaitu sebagai
berikut
segalah potensi sumber daya yang terkandung dalam bumi
yang dapat didayagunakan untuk memenuhi kebutuhan dan
kepentingan manusia.
Segalah sesuatu yang di sediakan oleh alam yang dapat di
pergunakan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan
hidupnya.
Sifat dan jenis sumber daya alam di golongkan menjadi dua yaitu:
Sumber daya alam yang terbatas dan
Sumber daya alam yang tidak terbatas.
Sifat sumber daya alam yaitu sbb:
Sumber daya alam renewable adalah sumber daya alam
yang dapat di usahakan kembali, keberadaannya dan dapat
di manfaatkan secarah terus-menerus. Contoh air, udara,
tanah, cahaya, hewan dan tumbuhan.
Sumber daya alam nonrenewable adalah sumber daya alam
yang apabila di gunakan terus menerus akan habis dan tidak
dapat/sukar di usahakan kembali keberadaannya. Contoh
minyak bumi, aspal, batu bara, timah, besi, dan nikel.
Jenis sumber daya alam
Sumber daya alam hayati yaitu sumber daya alam yang
berasal dari makhluk hidup. Sumber daya alam hayati
merupakan salah satu sumber daya alam terbarukan yang
terdiri dari flora dan fauna kumpulan tumbuhan.
Sumber daya alam non hayati adalah sumber daya alam
yang berasal dari makhluk hidup atau biotic.
Pengelolaan sumber daya alam dank e adaannya.
Tingginya tekanan penduduk
Kurangnya kesadaran dan perilaku negative masyarakat
Pesatnya perkembangan teknologi
Kurangnya perhatian dari pemerintah
Semakin menipisnya sumber daya alam
Pengertian udara
Udara adalah sesuatu yang berwujud gas dan menempati ruang,
Atsmosfer adalah lapisan udara yang mengelilingi bumi.
Tanah adalah lapisan teratas dari bumi.

2. Pelajaran yang dapat dipetik

10
- Makhluk hidup tidak berakal tapi memiliki ihsin/naluri.
- Kita harus memanfaatkan sumber daya alam yang ada di
permukaan bumi ini.
- Sumber daya alam terdiri atas dua jenis yaitu sumber daya
alam hayati yang berasal dari tumbuhan dan sumber daya
non hayati yang berasal dari makhluk hidup atau biotik.

Pertemuan :6

Hari/Tanggal : senin/ 02 Mei 2016

Dosen Pembina : Dr. Safilu,S.Pd., M.Si

Topik : moral dan etika

Penyaji Topik : Hasran abiding, S.Pd.

A. Kegiatan yang dilakukan

Adapun kegiatan yang dilakukan pada hari Kamis, 15 Oktober 2015 adalah
kegiatan belajar mengajar dalam bentuk Diskusi.

B. Hasil Diskusi

1.Pertanyaan Peserta Diskusi

2.Tanggapan Penyaji

3. Tanggapan Dosen

Refleksi Diri

1. Catatan Refleksi/Materi yang telah didapatkan.


Moral dan etika.
Di dalam kesabaran adalah nilai-nilai yang sangat bermanfaat.
Sabar berkaitan dengan lingkungan yaitu berkaitan dengan pola
pikir.
Sugesti dirimu untuk mempermudah semua hal terutama mata
kuliah.
Di dalam mempelajari moral kita di tuntut untuk sabar, yaitu sabar
dalam hal menerima musibah, cobaan dan sabar dalam menghadapi
pelajaran.

11
Belajar ilmu lingkungan bukan hanya sajah belajar biologi namun
ilmu lingkungan ini mencakup banyak di siplin ilmu.
Di dalam al Quran surah al-qasas ayat 7. Menjelaskan bahwa allah
tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan di muka bumi ini.
Pengertian ekologi adalah kata sapaan dari ekologilaksustem

2. Pelajaran yang dapat dipetik.


Sabar itu tidak ada batasnya,, terutama kita anak biologi
harus memperbanyak sabar dalam menghadapi biologi.
Sabar berkaitan dengan pola piker seseorang.
Orang yang jelek tulisanya karena memiliki kecepatan otak
lebih cepat dari pada kecepatan tangan.

Pertemuan :7

Hari/Tanggal : senin/23 Mei 2016.

Dosen Pembina : Dr. Safilu, S.Pd, M.Si.

Topik : ekologi sebagai dasar pengetahuan lingkungan.

Penyaji Topik : La kolaka, S.Pd, M.Si

A. Kegiatan yang dilakukan

Adapun kegiatan yang dilakukan pada hari senin/23 Mei 2016.adalah kegiatan
belajar mengajar dalam bentuk ceramah.

B. Hasil Diskusi
1. Pertanyaan Peserta Diskusi
2. Tanggapan Penyaji
3. Tanggapan Dosen

C. Refleksi Diri
1. Catatan Refleksi/Materi yang telah didapatkan

Ilmu lingkungan dan sustainability.


Cirri khas bagi Negara maju yaitu:

12
- Mempunyai kemewahan yang berlebihan,
- Mempunyai teknologi yang semakin canggih
Sustainability.
- Pelajaran perubahan lingkungan di sekitar
ISLAND.(P. Paskah) di pasifik, chili yang pernah di
tumbuhi hutan dan kebudayaannya maju, menjadi
padang rumput dan terbelakang yang di perkirakan
hidup di abad 13-17 M, dan pada mid 1800-an
tinggal beberapa ratus orang ( saat puncak populasi
8000 orang).
- Kisah kehidupan masa lalu yang kita kenal: maya,
inka, Mesopotamia, yunan, kima, Ethiopia kuno,
mesir kuno, saba, Tsamud, Babilonia, dan sekarang
tinggal sejarah.
Adakah kemiripan budaya modern dan budaya penduduk
Easter Island?
Untuk menjawabnya perhatikan urayan berikut:
1. Menurut pandangan environmentalist, setiap yang
hidup berpartisipasi dengan tergantung pada sistem
lingkungan dalam masalah energy, makanan,
oksigen, air, dan pemrosesan limbah, akan tetapi
banyak yang mungkin tidak menyadarinya.
2. Pencapaian teknologi pada era modern menciptakan
krisis lingkungan seperti erosi tanah, populasi
lingkungan hutan dan spesies langkah.
3. Gambaran lingkungan global ada empat masalah
besar yaitu:
- Pertumbuhan populas dan konsumsi/kapita.
- Degradasi hutan
- Perubahan atmosfir global
- Hilangnya sebagian spesies
keanekaragaman tumbuhan/hewan.
Kehilangan biodiversitas begitu kritis karena:
- Alas an sumber obat
- Karena sumber pangan
- Karena alas an estetika dan moral.
Hutan terluas di Amazon
- Banyaknya anda di tugaskan untuk
berkeliling dunia utuk mencatat interaksi
manusia dengan lingkungannya. Sungai

13
dan hutan Amazon untuk padang rumput
dan pasir Afrika, dan hidup sederhana.
- Negara maju seperti US, CANADA, Eropa,
Australia, hidup dalam kemewahan seakan
lepas dari lingkungan dan mengeksploitasi
lingkungan.

2. Pelajaran yang dapat dipetik.

- Ilmu memiliki metode/spesifik.


- Ilmu lingkungan dan sustainability, tetap dan berkesinambungan.
- Untuk mengatakan bahwa suatu sistem/ proses suatainable maka
sesuatu itu harus bisa berjalan terus tanpa mengalami kekurangan
materi atau energy yang di butuhkan untuk terus berjalan.

Pertemuan :8

Hari/tanggal : senin/30 Mei 2016.

Dosen : Dr.Safilu, S.Pd.,M.SI

Topik : Ekosistem

Penyaji topik : La kolaka, S.Pd., M.Si.

A. Kegiatan yang di lakukan

Adapun kegiatan yang dilakukan pada hari senin/30 Mei 2016..adalah


kegiatan belajar mengajar dalam bentuk ceramah.

B. Hasil Diskusi

1. Pertanyaan Peserta Diskusi

2. Tanggapan Penyaji

14
3. Tanggapan Dosen

C. Refleksi Diri

1. Catatan Refleksi/Materi yang telah didapatkan


Ekosistem.

Ekosistem adalah unit dasar kehidupan di bumi


yang bersifat self-sustaining.
Biosfer adalah suatu matriks ekosistem berhubunga
bioma dengan bioma yang saling terhubung.
Antara ekosistem tersambung dengan suatu zona
transisi yang di sebut ecoton yang memilik cirri
kedua ekosistem yang di hubungkan missal hutan
gugur dan padang rumput di hubungkan ole ecoton
komunitas hutan- padang rumput.
Struktur biotic.
Produsen: mencakup beragam organisme dari
mikroskopis sampai yang hewan tingkat tinggi
karnifor dan kadang di bedakan herbifor konsumen
primer, konsumen sekunder, konsumen tingkat atas.
Pemakan detritus dan decomposer, ada sejumlah
organisme yang khusus makan detritus seperti
cacing tanah, semut, rayap, kumbang.
Hubungan makanan: rantai makanan- jaringan-
makanan- level tropic.
Ditritus: mengkonsumsi bagian luar/ keras/ kayu/
sisa bahan organic dari tumbuhan
Decomposer: pengurai anorganik.
Factor abiotik.
Spesies benda hidup pada kondisi lingkungan yang
bervariasi ada kondisi aptimum, ada juga kondisi
tercekan, terbentuk rantang zona tokransi untuk tiap
spesies.
Kondisi antara optimum- toteransi atas dan bawah
di sebut batas tolerans, di atas di bawah batas
toleransi di sebut zona cekanan sampai pada batas
kematian.
Konsep factor pembatas
Ada optimum ada batas toleransi setiap factor
lingkungan yang bisa menimbulkan cekaman dan

15
terhentinya pertumbuhan reproduksi, bahkan
keberlansungan populasi.
Suatu factor yang membatasi pertumbuhan di sebut
factor pembatas mengikuti hukum factor pembatas liebing (
hukum minimum).
Hukum minimum adalah laju pertumbuhan tanaman
besrnya pertumbuhan dan kesehatan tanaman secarah
keseluruhan tergantung pada jumlah nutrisi yang paling
sedikit yang tersedia
Hukum koleransi shelford, keberadaan dan
organisme tergantung sejauh mana kondisi yang kompleks
terpenuhi.
Mengapa beda daerah beda ekosistem?
Iklim di tentukan oleh suhu dan curah hujan, di mana
suhu tergantung lintang dan ketinggian, sementara
curah hujan tergantung posisi geografi suatu wilayah.
Ada iklim mikro dan factor biotic lain seperti
penghalang fisik gunung lautan luas, juga menentukan
distribusi dan kehidupan spesies biotic.
Implikasi bagi manusia dengan kemajuan iptek manusia
berkembang menjadi super konsumen yang bisa
mengatasi berkembang menjadi factor lingkungan.
Bagaimana ekosistem bekerja agar sustainable?
Bahan dasar penyusun materi yang hidup atau yang
tidak hidup adalah unsure dan yang tersedia secarah
alami.
Unsure penting penyusun makhluk hidup adalah C, H,
O, H, P, S( nchops), 6 unsur merupakan penyusun utama
semua molekul organic baik tumbuhan, hewan maupun
mikroba.
Energy adalah kemampuan memindahkan materi ada Ep
dan Ek, contoh EP: energy dalam bahan makanan
tersimpan dalam ikatan senyawa kimia, contoh Ek:
energy gerak/pergerakan energy panas, karena energy
tidak punya massa dan ruang, maka ukurannya adalah
kalori,
Perubahan materi dan energy dalam organisme dan
ekosistem.
Semua molekul organic, penyusun jaringan makhluk
hidup mengandung Ep tinggi yang awalnya dari input

16
energy cahaya yang dip roses dalam proses fotosintesis
oleh produsen
Konsumen menggunakan energy dalam senyawa
organic dengan merombaknya menjadi senyawa yang
lebih rendah energinya.
Prinsip ekosistem berfungsi sebagai sistem siklus:
Merecicle
Menghindari evergrassing( kelebihan menggunakan
pupuk.
Biodiversitas di pertahankan.

2. Pelajaran yang dapat dipetik.

- Dapat memahami fungsi ekosistem


- Bagaimana ekosistem bekerja agar sustainable?

Pertemuan :9

Hari/tanggal : senin/ 02 Juni 2016

Dosen : Dr. Safilu, S.Pd.,M.SI

Topik : kependudukan.

Penyaji topik : Amirrudin, S.Pd., M.Pd.

A. Kegiatan yang di lakukan

17
Adapun kegiatan yang dilakukan pada hari senin/ 02 Juni 2016.adalah
kegiatan belajar mengajar dalam bentuk ceramah.

B. Diskusi

1. Pertanyaan Peserta Diskusi

2. Tanggapan Penyaji

3. Tanggapan Dosen

C. Refleksi Diri

1. Catatan Refleksi/Materi yang telah didapatkan.


Demografi kependudukan.

Ilmu tentang penduduk dan karakteristriknya

Social murni social kependudukan

Sumber data: 1. Primer ( sensus)


2. sekunder lapisan badan pusatr
Pengambilan data penduduk : sensus = semua aspek
Register = aspek terbatas
Survey = aspek terbatas,
kelahiran dan kematian.
Factor yang mempengaruhi jumlah penduduk perkawinan
adalah
Fertilitas : kelahiran
Mortalitas : kematian
Morbilitas : perkawinan.
Factor- factor yang mempengaruhi di namika penduduk
yaitu:
Natalitas
Mortalitas
Migrasi
Struktur umum

18
Natalitas jumlah kelahiran; jumlah kelahiran penduduk
tiap tahun satuan waktu dari 1000 penduduk.

Migrasi perpindahan penduduk dari satu tempat


ketempat lain untuk menetap batas waktu pindah
bervariasi.

Menentukan perubahan jumlah penduduk yaitu:


Pertumbuhan ekonomi
Peningkatan kesehatan
Usaha penurunan kelahiran dan kematian

kependudukan lingkungan social


ekonomi

iptek

pembangunan Eksplosion tindakan penduduk

ekonomi timplosion penyebaran penduduk

displosi padat karena fertilisasi

Dampak ledakan penduduk yaitu :


Pangan
Sandang
Papan
Pendidikan
Lapangan kerjah
Kesehatan
Usaha penanggulangan ledakan penduduk yaitu:
Kb
Pendidikan pada usia remaja
Penundaan perkawinan
Transmigrasi

19
Lapangan kerja
Kesejatraan.
Pengelolaan lingkungan yaitu:
Pemanfaatan
Penataan
Pemeliharaan
Pengawasan
Pengendalian
Pemulihan
Pengembangan
Melestarikan dan meningkatkan mutu lingkungan, yang di
manfaatkan dalam pembangunan berwawasan lingkungan.

2. Pelajaran yang dapat dipetik.

- Upayah sadar dan berencana menggunakan dan


mengelola sumber daya seseorang bijaksana dalam
pembangunan yang berkesinambungan untuk
meningkatkan mutu lingkungan
- Memahami factor- factor yang mempengaruhi di namika
penduduk.

Pertemuan : 10

Hari/Tanggal : senin/ 06 Juni 2016

Dosen Pembina : Dr. Safilu, S.Pd., M.Si.

Topik : Komunitas dan ekosistem tropika

Penyaji Topik : La kolaka, S.Pd., M.Si.

A. Kegiatan yang dilakukan

20
Adapun kegiatan yang dilakukan pada hari senin/ 06Jun2016 adala
kegiatan belajar mengajar .

B. Hasil Diskusi

1. Pertanyaan Peserta Diskusi

2. Tanggapan Penyaji

3. Tanggapandan Dosen

C. Refleksi Diri

1. Catatan Refleksi/Materi yang telah didapatkan.


Fokus pada ekosistem di Indonesia.
Kekhususan lingkungan.
Terjadinya perbedaan ekosistem dalam suatu
lingkungan di tentukan oleh factor iklim yaitu
deskripsi rata-rata temperature dan curah hujan yang
di perkirakan akan terjadi setiap hari dalam setahun.
Iklim di berbagai belaha bumi bervariasi yag
umumnya di daerah ekuator tropis/panas terus
menerus lebih panas dengan curan hujan tinggi dan
tidak ada perbedaan musim.
Di atas dan di bawah ekuator temperature semakin
menjadi bermusim ( 4 musim: hangat, panas, sejuk,
dingin). Semakin menuju ke kutup maka
temperature semakin dingin dan lebih lama pada
saat musim dingin.
Saat yang sama juga kita jumpai temperature yang
lebih rendah kita jumpai pada daerah ketinggian
gunung.
Curah hujan turun bervariasi antara 250 cm
pertahun yang bisa terdistribusi sepanjang tahun
atau hanya ada pada bulan- bulan tertentu yang
membuatnya terbagi menjadi musim hujan dan
musim kemarau
Perbedaan kondisi temperature curah hujan bisa
terjadi di hamper semua kombinasi untuk
menghasilkan berbagai variasi iklim yang luas
Iklim apa sajah yang ada akan hanya mendukung
spesies yang minimal bisa bertahab hidup pada

21
rentang temperature dan iklim pada rentang ambang
toteransi.
Kepadatan populasi akan tertinggi pada kondisi
optimum dan berkurang pada kondisi maksimum.
Spesies yang tidak akan mampu melewati batas
toleransinya maka akan hilang.
Sebagai gambaran contoh ekosistem hutan, padang
rumput, dan gurng di mana tipe ekosistemnya di
tentukan hanya oleh jumlah curah hujannya.
Selain itu suhu mempengaruhi ekositem dari segi
ketersediaab air, makin tinggi suhu menguranggi
ketersediaan ar karena evaporasi yang bisa
mengakibatkan pergantian dari padang rumput
padang pasir, dan hutan, dan padang lamun.
Unsure iklim mikro dan factor abiotik lain yaitu:
Suatu lokasi khusus mungkin berbeda kondisi suhu
dan kelembabannya dari keseluruhan area di mana
dia berada seperti lereng gunung yang menghadap
ke laut.
Pada kasus tertentu factor abiotik selain suhu dan
curah hujan bisa menjadi factor pembatas utama,
misalnya bagian yang menghadap laut akan
menerima hempasan air laut akan memahami
tumbuhan yang tidak tahan garam, didominasi oleh
tumbuhan yang torehan garam.

2. Pelajaran yang dapat dipetik.

- Dapat memahami perubahan iklim


- Dapat memahami terjadinya perbedaan ekosistem dalam suatu
lingkungan yang di tentukan oleh factor iklimdan curah hujan.

Pertemuan : 11

Hari/Tanggal : senin/ 16 Juni 2016

Dosen Pembina : Dr. Safilu, M.Si.

22
Topik : prospek upaya dan strategi untuk kesinambungan
kesjatraan manusia

Penyaji Topik : La kolaka, S.Pd,. M.Pd

A. Kegiatan yang dilakukan

Adapun kegiatan yang dilakukan pada hari senin/ 16 Juni 2016 adalah
kegiatan belajar mengajar.

B. Hasil Diskusi

1. Pertanyaan Peserta Diskusi

2. Tanggapan Penyaji

3. Tanggapandan Dosen

C. Refleksi Diri

1. Catatan Refleksi/Materi yang telah didapatkan


Eksploitasi sumber daya alam.
Konversi lahan pegunungan pertanian dan
perkebunan seperti sawah teras di Bali padang
rumput pertanian, seperti plairi dan kebun kelapa
sawit di sultra
Konversi lahan padang rumput pertanian seperti
prairie di ulliniosir dan lowa AS untuk pertumbuhan
jagung
Konversi hutan Brazil tempat pemeliharan hewan
Evaluasi UNEP NAIROBI 16 Mei 2016.
Khusus wilayah asia pasifik, karena pertumbuhan
ekonomi yang tinggi menyebabkan tekanan besar
pada ekosistem
Pertambahan pola konsumsi yang tak sustainable
berakibat memperburuk polusi udara, kelangkaan
air dan menimbulkan air limbah, mengancam
kesehatan manusia dan lingkungan.

23
Pertambahan deman atas bahan bakar fosil dan
sumber daya alam, pertanian kelapa sawit, karet,
degradasi lingkungan dan hilangnya bioversitas.
Tiga factor yang mempengaruhi pada pertanian
yaitu:
- Air
- Energy
- Lahan.
Pemicu utama kebutuhan sumber daya alam global
kedepan adalah pertumbuhan ekonomi dan
penambahan konsumsi dan urbanisasi.
Penduduk dunia saat ini 7,4 miliar kebutuhan
eksploitasi sumber daya alam makin meningkat
Kebutuhan konsumsi perhari perkapital meningkat
Perubahan stuktur distribusi pemukiman dari desa
ke kota.
Peningkatan harga pangan di picu oleh keterbatasan
ketika factor tersebut distribusi yang terhambat
Masalah lingkungan saati ini yang ada di seluruh
dunia yaitu:
- Polusi
- Pemanasan global
- Pembuangan sampah
- Kehilangan biodiversitas
- Pengasaman laut
- Hujan asam
- Rekayasa genetika
- Overpopulasi
- Berkurangnya sumber daya alam
- Perubahan iklim
- Deforestasi
- Pengurangan lapisan ozon
- Polusi air
- Kesehatan lingkungan
9 isu lingkungan terpenting saat ini yaitu:
- Perubahan iklim
- Energy
- Sampah
- Air

24
- Makanan
- Konsumsi
- Manajemen lahan terancam
- Ilmu yang berhubungan dengan kesehatan.
6 isu penting pada masalah lingkungan yaitu:
- Perubahan iklim
- Polusi
- Deferestasi
- Kelangkaan air
- Kehilangan biodiversitas
- Degradasi dan erosi tanah

2. Pelajaran yang dapat dipetik.

- Dapat memahami masalah- masalah lingkungan saat ini


yang ada di seluruh dunia
- Memahami factor-faktor yang berpengaru lansung pada
pertanian.
- Seharusnya kita harus menjaga lingkungan agar tidak
terjadi pencemaran,, yang mengakibatkan banjir, dan tanah
longsor di berbagai daerah.

25