Anda di halaman 1dari 9

BAB III

TINJAUAN KASUS
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PADA Ny. N.B. DENGAN DIABETES
MELITUS DI LINGKUNGAN 2 KELURAHAN TERNATE TANJUNG

A. PENGKAJIAN
I. Data Umum
Identitas Pasien
Nama : Ny. N.B.
Umur : 46 Tahun
Jenis Kelamin : Perempuan
Pendidikan : SMA
Pekerjaan : IRT

Daftar Anggota Keluarga


Hub. dgn Status
No Nama JK Umur Pendidikan
Kepala Keluarga Imunisasi
1 Tn. A. S. Suami L 55 tahun SMA Lengkap
2 Nn. N.S. Anak P 25 tahun SMA Lengkap
3 An. M.S. Anak L 15 tahun SMP Lengkap

Genogram

Ket:
: Laki-laki - - - - : Tinggal Serumah : Meninggal
: Perempuan : Hubungan Perkawinan : Penderita
Keluarga ini tergolong dalam tipe Nuclear Family (Keluarga Inti) karena dalam
satu rumah terdapat ayah, ibu dan anak. Keluarga bersuku bangsa Manado dan
menganut agama Islam. Penghasilan rata-rata Rp. 750.000 - 1.000.000 / bulan.

II. Kebiasaan Anggota Keluarga Sehari-hari


1. Nutrisi
a. Jenis makanan
Keluarga Ny. N.B. makan 3 x sehari, dengan komposisi: nasi, lauk pauk,
sayuran, buah-buahan dan susu kadang-kadang. Porsi makan rata-rata satu
sampai 2 piring dan tergantung selera, waktu makan tidak selalu bersama-
sama tergantung dari waktu masing-masing anggota keluarga.
b. Cara pengolahan makanan
Ny. N.B. mengatakan dalam mengolah makanan sebelum dimasak
bahannya dicuci kemudian dipotong-potong.
c. Cara mengolah makanan
Makanan disajikan secara langsung setelah selesai dimasak dalam keadaan
hangat. Makanan dimasak untuk dimakan dalam sehari.
2. Kebiasaan minum
Semua anggota keluarga mempunyai kebiasaan minum air putih dari air isi
ulang, rata-rata 6-10 gelas per hari.
3. Aktivitas dan istirahat
Kebiasaan istirahat masing-masing anggota keluarga tidak sama, rata-rata 6-8
jam, yaitu pukul 22.00 s/d 05.00
4. Rekreasi
Keluarga melakukan rekreasi bila ada kesempatan.
5. Pemanfaatan waktu senggang
Keluarga sering memanfaatkan waktu senggang dengan menonton TV di
rumah.
6. Hygiene perorangan
Anggota keluarga rata-rata mandi 2x/ hari dengan menggunakan sabun dan
menyikat gigi dengan menggunakan pasta gigi, mencuci rambut biasanya 3x/
minggu dengan menggunakan shampo dan berganti pakaian. Jumlah sikat gigi
sama dengan jumlah jiwa.
III. Riwayat Perkembangan Keluarga
1. Tahap perkembangan keluarga saat ini: keluarga dengan anak usia sekolah
2. Riwayat kesehatan keluarga
a. Tn. A. S.
Tn. A. S mengatakan bahwa selama ini tidak pernah menderita penyakit
berat
b. Ny. N. B.
Ny. N. K mengatakan bahwa selama ini tidak pernah menderita penyakit
berat
c. Nn. N. S.
Nn. N. S saat ini tidak ada keluhan dan dalam keadaan sehat
d. An. M. S.
An. M. S saat ini tidak ada keluhan dan dalam keadaan sehat.
IV. Lingkungan
Rumah yang dimiliki keluarga ini merupakan rumah permanen, luas rumah 44 m2
dengan jumlah ruangan yaitu 6 ruangan. Pencahayaan cukup, jendela ada, lantai
rumah plester. Sumber air adalah mata air dan sumber air minum adalah air isi
ulang dari depot. Memiliki SPAL dan WC yang pembuangannya langsung ke
septik tank. Pekarangan tidak ada tanaman obat keluarga.
Denah rumah Ny. N. B.

6 7
Ket:

1= Teras
2= Kios
4 3= Kamar Tidur 1
4= Kamar Tidur 2
5
5= Ruang Tamu
3 6= Dapur
7= Kamar Mandi/ Wc

1 2
Selatan
V. Struktur Keluarga
1. Pola Komunikasi Keluarga
Keluarga mengatakan bahwa komunikasi sesama keluarga sangat baik
2. Struktur Peran Keluarga
a. Tn. A. S adalah suami yang sebagai seorang kepala keluarga mencari
nafkah
b. Ny. N. B adalah istri sebagai ibu rumah tangga untuk membantu suami
mengurus urusan rumah tangga dan anak-anak.
c. Nn. N. S adalah anak kedua yang masih berada dibangku kuliah
d. An. M. S adalah anak Ketiga yang masih berusia sekolah di tingkat SMP.
3. Nilai dan Norma
Keluarga menganut adat budaya dengan menyesuaikan dengan nilai dan agama
Islam.
VI. Fungsi Keluarga
1. Fungsi Afektif
Menurut Ny. N. B ia senang memiliki keluarga yang lengkap (anak-anak) serta
senang dapat berkumpul dengan mereka. Keluarga tampak harmonis, saling
menghargai dan memperhatikan satu dengan yang lain dan senantiasa menjaga
kepentingan bersama.
2. Fungsi Sosial
Keluarga selalu mengajarkan dan menanamkan perilaku sosial yang baik,
seperti memenuhi kebutuhan pendidikan. Keluarga aktif dalam kegiatan-
kegiatan sosial di masyarakat.
3. Fungsi Perawatan Kesehatan
Ny. N. B tampak kurang tahu mengenai dampak dan akibat dari obesitas,
sehingga pencegahan dan penanganannya belum dapat terlaksanan dengan
baik.
4. Fungsi Ekonomi
Tn. A. S adalah sebagai kepala keluarga yang mencari nafkah bagi keluarga
penghasilan Tn. A. S cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.
VII. Pemeriksaan Fisik
Melakukan pemeriksaan fisik pada anggota keluarga khususnya pada Ny. N. B
yang menjadi klien atau sasaran pelayanan keperawatan keluarga.
1. Pemeriksaan fisik umum
Tanda tanda Vital
TD : 120/80 mmHg
Nadi : 83 x/ menit
Respirasi : 22 x/ menit
Suhu badan : 36 0C
TB : 154 cm
BB : 86 kg
Lingkar Panggul : 116 cm
Lingkar Perut : 110 cm
2. Pemeriksaan fisik khusus
- Kepala dan leher
Kepala, tidak terdapat benjolan, bentuk kepala normal. Leher, tidak
nampal adanya peningkatan vena jugularis
- Mata
Konjungtiva terlihat anemis, kelopak mata tidak terdapat oedema,
penglihatan mulai kabur, ketika membaca klien menggunakan alat bantu
kacamata.
- Hidung
Tidak terdapat adanya benjolan atau gangguan lain.
- Mulut
Bibir lembab
- Dada
Pergerakan dada tampak simetris saat inspirasi
- Abdomen
Tidak ada nyeri tekan
- Ekstremitas
Atas : tidak ada edema, tremor tidak ada, tidak ada keterbatasan gerak
Bawah: tidak ada edema, tremor tidak ada, tidak ada keterbatasan gerak
- Kulit
Warna kuning langsat, tidak ada kelainan.
VIII. Pola Kegiatan Sehari-hari
1) Pola persepsi manajemen kesehatan
Ny. N. B ketika sakit melakukan pemeriksaan kesehatan di pelayanan
kesehatan terdekat (Puskesmas Kombos).
2) Pola nutrisi metabolik
Ny. N. B makan dengan porsi makan sedikit tapi sering dikarenakan sering
merasa lapar, klien minum air putih 2000 cc/ hari
3) Pola eliminasi
a. BAK
- Rasa nyeri : tidak ada
- Frekuensi : > 3 x / hari
- Warna urin : jernih kekuningan
- Bau urin : amoniak
b. BAB
- Rasa nyeri : tidak ada
- Frekuensi : 1-2 x/ hari
- Warna feses : kekuningan
- Konsistensi : lembek
4) Pola aktivitas dan latihan
Ny. N. B dapat melakukan aktivitas sehari-hari secara mandiri tanpa
menggunakan alat bantu, tidak ada gangguan dalam beraktivitas, tidak ada
sesak nafas saat beraktivitas.
5) Pola istirahat tidur
Ny. N. B biasa tidur 6-8 jam/ hari terkadang klien terbangun dikarenakan
sering buang air kecil ketika malam hari.
6) Pola kognitif perseptual
Status mental sadar, Ny. N. B dapat mengenal waktu, tempat dan orang
dengan baik, masih kurang mengetahui tentang bahaya dari penyakit
diabetes melitus.
7) Pola persepsi konsep diri
Harga diri, ideal diri, identitas diri, serta gambaran diri tidak terganggu.
8) Pola peran hubungan
Peran dan hubungan Ny. N. B dengan tetangga maupun orang lain baik.
9) Pola reproduksi seksual
Ny. N. B tidak terganggu
10) Pola koping toleransi
Saat ada masalah di keluarga biasanya diselesaikan dengan musyawarah
bersama anggota keluarga.
11) Pola nilai kepercayaan
Keluarga menganut agama Islam dan terkadang mengikuti kegiatan
keagamaan di Mesjid

B. DIAGNOSA KEPERAWATAN
Obesitas berhubugnan dengan ketidakmampuan keluarga mengenal kesehatan obesitas

C. INTERVENSI KEPERAWATAN
Domain : 2 - Nutrisi
Kelas : 1 - Makan
Diagnosa : Obesitas (00232)
Pengertian : suatu kondisi ketika indiviidu mengalami penumpukan lemak
abnormal atau berlebihan terkait usia dan jenis kelamin
Batasan karakteristik:
- Dewasa : Body mass index [BMI] > 30 kg/m

Client Out Come (COC) :


Keluarga dapat mengatahui cara menurunkan berat badan

Nursing Out Come (NOC):


NOC : Perilaku Patuh: Diet Yang Disarankan (1622)
Domain : Pengetahuan Tentang Kesehatan & Perilaku (IV)
Kelas : Perilaku Sehat (Q)
Skala
Indikator
162202 Memilih makanan dan cairan yang sesuai dengan diet yang ditentukan
162203 Menggunakan informasi gizi pada label untuk menentukan pilihan
162204 Memilih porsi yang sesuai dengan diet yang ditentukan
162205 Memakan makanan yang sesuai dengan diet yang ditentukan
162206 Meminum minuman yang sesuai dengan diet yang ditentukan
162207 Menghindari makanan dan minuman yang tidak diperbolehkan dalam
diet
162208 Mengikuti rekomendasi antara selingan makanan dan cairan
162210 Mengikuti rekomendasi untuk jumlah makanan perhari
162211 Rencana makaan sesuai dengan diet yang ditentukan
162213 merubah diet dalam batasan tertentu ketika perubahan aktivitas terjadi
162215 Menggunakan buku harian untuk memantau intake makanan dan cairan
dari waktu ke waktu
162216 Menyelaraskan diet dengan keyakinan budaya
162217 Memilih makanan yang sesuai dengan keyakinan budaya
162218 Menghindari makanan dan cairan yang berinteraksi dengan obat
162220 menghindari makanan dan cairan yang memicu alergi

Nursing Interventions Classification (NIC):


NIC : Manajemen Nutrisi (1100)
Aktivitas - aktivitas:
1. Berikan pilihan makanan sambil menawarkan bimbingan terhadap pilihan
(makanan) yang lebih sehat.
2. Pastikan diet mencakup makanan tinggi kandungan serat untuk mencegah
konstipasi
3. Monitor kecenderungan terjadinya penurunan dan kenaikan berat badan
4. Anjurkan untuk memantau kalori dan intake makanan (misalnya, buku harian
makanan)

NIC: Manajemen berat badan (1260)


Aktivitas aktivitas :
1. Diskusikan dengan pasien mengenai hubungan antara asupan makanan, olahraga,
peningkatan berat badan, dan penurunan berat badan
2. Diskusikan resiko yang mungkin muncul jika terdapat kelebihan berat atau berat
badan kurang
3. Bersama denga pasien membuat metode yang tepat untuk mencatat asupan
makanan harian, waktu olahraga, dan atau perubahan berat badan
4. Dorong pasien untuk membuat target mingguan yang realistic dengan asupan
makanan dan olahraga, dan temple target tersebut sitempat yang mudah dibaca
setiap hariannya
5. Dorong pasien untuk mengkonsumsi air yang cukup setiap hari

NIC: Bantuan penurunan berat badan (1280)


Aktivitas aktivitas:
1. Tentukan keinginan pasien dan motivasi untuk mengurangi berat badann atau
lemak tubuh
2. Tentukan bersama pasien jumlah penurunan berat badan yang diinginkan
3. Timbang berat badan mingguan pasien
4. Diskusikan kemunduran (kemajuan) untuk membantu pasien mengatasi tantangan
dan menjadi lebih sukses
5. Sarankan untuk aktif dirumah sambil melakukan pekerjaan rumah tangga dan
menemukan cara untuk bergerak selama kegiatan sehari hari.
6. Kembangkan rencana makan harian dengan diet yang seimbang, mengurangi
kalori dan mengurangi lemak yang sesuai.
7. Dorong pasien untuk mengkonsumsi buah buahan, sayuran, biji-bijian, lemak
susu dan produk susu bebas lemak atau rendah, daging tanpa lemak, ikan, kacang-
kacangan dan telur.