Anda di halaman 1dari 1

Kelompok 6:

Deriqqa Mawaddah
Firza Miftria
Puti Athiah

Rangkuman jurnal IFRS and Accounting for Intangible Assets: The Telecom Italia Case
Busacca & Maccarrone (2007)

Identification board problems


Masalah utama dalam penelitian ini adalah adanya kekurangan pada
International Financial Reporting Standards (IFRSs) dalam hal kualitas informasi
keuangan terkait intangible assets. Perubahan yang signifikan atas sifat (nature)
sumber nilai terpenting selama 3 dekade terakhir, yang tadinya hanya berfokus pada
pabrik produksi berubah ke sistem distribusi, lalu beberapa kategori tertentu dari
intangible resources seperti, teknologi dan hubungan dengan pelanggan (customer
relations). Akibat dari perubahan tersebut, teknik akuntansi tradisional tidak dapat
mencapai tujuannya, terutama untuk perusahaan yang sumber nilai utamanya adalah
pabrik produksi dan peralatan.
Pentingnya intangible resources (seperti aset tidak bewujud) dalam sumber
daya strategis yang dimiliki oleh perusahaan. Permasalahan ini dijadikan dasar untuk
meneliti bagaimana IFRSs dapat memperbaiki kualitas informasi keuangan terkait
intangible assets.
Preliminary research
Penelitian ini membandingkan neraca konsolidasian Telecom Italia Group pada
laporan keuangan dengan menggunakan beberapa standar akuntansi seperti Italian
Generally Accepted Accounting Principles (GAAP), US GAAP, dan IFRS.
Definition of the research problem
Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah IFRS dapat memperbaiki
kualitas informasi keuangan mengenai intangible asset. Terdapat dua rumusan
masalah yang dapat diangkat dalam penelitian ini yaitu:
1. Bagaimana IFRSs dapat memperbaiki kualitas informasi akuntansi keuangan
mengenai intangible assets.
2. Apa alasan intangible asset menjadi kategori paling penting dari sumber daya strategis
yang dimiliki oleh perusahaan.