Anda di halaman 1dari 2

TUGAS KIMIA INTI DAN RADIOKIMIA

Gamma Ray Irradiation on Broiler Chicken Eggs For Improving Food Safety (Study of
Dosage Irradiation and Storage at 4C)

Disusun oleh :
Novita Listiyani 15030234017 / KB 2015

UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA


FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
JURUSAN KIMIA
PRODI KIMIA
2017
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh iradiasi dan suhu dingin terhadap jumlah
bakteri patogen pada telur ayam boiler.
Bahan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu telur ayam broiler segar, bakteri S. Typhimurium
dan E. coli 0157, media agar nutrien (Oxoid), Brilliant Green Agar (Oxoid), Buffered Peptone Water
0.10%, pereaksi indol dan media pembenihan indol (Merck), semi-solid Nutrient Agar, Tetrathionate
Brilliant Green Broth (Oxoid), Methyl Red Voges Proskauer Medium (Merck), Hektoen Enteric Agar
(Merck), Plate Count Agar (Merck), Escherichia Coli Broth (Merck).
Alat yang digunakan dalam penilitian ini yaitu Iradiator Panorama Serba Guna dengan sumber
radiasi gamma berasal dari radioisotop Co-60 dengan aktivitas 4 kGy/jam, timbangan digital (Mettler tipe
AL204), mikro pipet (socorex tipe Acura 825), shaker (Julabo tipe SW22), inkubator (Binder tipe
L7053099003101), autoklaf (Autoklaf tipe HL36AE ), Vortex, kulkas (Gacio tipe non CFC), laminar air flow
(Captair Bio by Erlab), pH meter (Eutech Instrument tipe 510), nanodrop (Nanodrop/ND-1000), shaker
water bath (Sorvall RC).
Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu rancangan acak kelompok dengan 2 faktor.
Faktor 1 terdiri dari 4 Level yaitu dosis iradiasi sinar gamma (0 kGy, 1 kGy, 2 kGy, dan 3 kGy); dan faktor II
terdiri dari 2 Level yaitu waktu penyimpanan pada suhu 40C (0 hari dan 6 hari), sehingga didapatkan 8
kombinasi perlakuan. Setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali ulangan kemudian hasil
percobaan dibandingkan dengan hasil uji mikrobiologis pada Standar Nasional Indonesia nomor 3926
tentang telur ayam segar untuk konsumsi.
Hasil yang didapatkan total mikoba kontaminan pada analisis angka lempeng total mengalami
penurunan dari 5.50 x 106 cfu/g menjadi 1.80 x 101 cfu/g, bakteri Escerichia coli dari 64 MPN/g menjadi
3 MPN/g, dan Salmonella tidak ditemukan pada sampel yang diuji. Penelitian ini juga menunjukan,
Semakin tinggi dosis iradiasi yang digunakan, jumlah total mikroba semakin menurun. Sampel yang
diberi perlakuan penyimpan suhu 4C memiliki jumlah bakteri yang lebih rendah dibandingkan dengan
sampel yang hanya diiradiasi.