Anda di halaman 1dari 7

BAB III

METODE PENELITIAN

A. JENIS PENELITIAN

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yaitu menilai pengaruh

terapi bekam kering terhadap perubahan tingkat nyeri pada pasien

menggunakan rancangan penelitian pra-eksperimen dengan rancangan pra-

pasca test dalam satu kelompok (one- group pra test- post test design)

(Nursalam,2003), gambar desainnya yaitu :

Pretest Perlakuan Postest

01 X 02

Gambar 3.1 Desain one- group pra test- post test design

Keterangan :

01 = Nilai pretest ( intensitas nyeri sebelum dilakukan terapi bekam

kering)

X = Eksperimen ( Perlakuan terapi bekam kering )

02 = Nilai posttest ( intenistas nyeri setelah dilakukan terapi bekam

kering )

Pada kelompok ini sebelum diberikan perlakuan akan diberikan lembar

observasi (pretest) untuk diukur skala atau tingkat nyeri pasien. Kemudian

diberikan perlakuan therapi bekam kering dan dilanjutkan dengan pemberian

43
2

lembar observasi yang kedua (posttest) untuk mengetahui skala atau tingkat

nyeri pasien setelah perlakuan.

B. POPULASI DAN SAMPEL

1. Populasi

Populasi penelitian ini adalah semua lansia yang berada di Panti Wrheda

Budi Dharma Yogyakarta dengan jumlah populasi 60 orang.

2. Sampel

Dalam menentukan sampel penelitian ini menggunakan teknik purposive

sampling/ sampel yang bertujuan(Nursalam,2003) dengan jumlah sampel

sebanyak 40 orang dengan kriteria sebagai berikut:

a. Kriteria inklusi :

1). Lansia yang terdaftar di Panti Wrheda Budi Dharma

Yogyakarta

2). Lansia yang mengalami nyeri.

3). Lansia (umur > 55 tahun)

4). Mampu diajak berkomunikasi dengan baik.

5). Tidak mendapatkan obat pereda nyeri

6). Bersedia menjadi responden.

7). Tidak tuna netra, tidak tuna rungu dan tidak tuna wicara

b. Kriteria eksklusi :

1). Lansia dengan gangguan pendengaran dan gangguan

penglihatan

2). Lansia dengan gangguan jiwa


3

C. LOKASI DAN WAKTU PENELITIAN

1. Lokasi Penelitian

Lokasi penelitian dilakukan di Panti Wrheda Budi Dharma Yogyakarta 44

2. Waktu

Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan April- Juni 2008.


4

D. VARIABEL PENELITIAN

Variabel adalah perilaku atau karakteristik yang memberikan nilai beda

45
terhadap sesuatu (benda, manusia,dll) (Nursalam, 2003). Dalam penelitian ini

terdapat dua variabel antara lain :

Variabel bebas dan variabel terikat

1. Variabel bebas : Terapi Bekam Kering

2. Variabel terikat : Tingkat nyeri

Variabel Bebas Variabel Terikat


Terapi Bekam Kering Perubahan Tingkat
Nyeri

Variabel Pengganggu
Usia
Jenis Kelamin
Jenis Analgetik

Keterangan:

: Variabel yang diteliti

: Variabel yang tidak diteliti

Gambar 3.2 Kerangka konsep hubungan antar variabel


5

E. DEFINISI OPERASIONAL

1. Terapi bekam Kering adalah suatu intervensi yang diberikan oleh

46
peneliti kepada lansia yang mengalami nyeri yang berupa menghisap

permukaan kulit dan memijat tempat sekitarnya yang sebelumnya di olesi

minyak but- but dengan menggunakan alat bekam yaitu: penghisap (hand

pump), mangkuk (cupping set), minyak but-but, sarung tangan (rubber

gloves atau hand scoon) pada area pada tubuh yang mengalami nyeri

tanpa mengeluarkan darah kotor. Terapi bekam diukur dengan skala

nominal

2. Tingkat nyeri adalah nilai yang diperoleh dengan cara responden

diminta menunjukkan angka pada garis skala nyeri sesuai dengan nyeri

yang telah dialaminya saat itu, kemudian angka tersebut diinterpretasikan

ke derajat tingkat nyeri yaitu tidak ada nyeri sampai nyeri tak tertahankan.

Tingkat nyeri diukur dengan skala ordinal.

Kategori tingkat nyeri (Perry & Potter, 2006):

a. Tidak ada nyeri (1) : skala 0

b. Nyeri ringan (2) : skala 1 - 3

c. Nyeri sedang (3) : skala 4 - 6

d. Nyeri berat (4) : skala 7 - 9

e. Nyeri tak tertahankan (5) : skala 10

F. TEKNIK PENGUMPULAN DATA


6

Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data primer dengan

teknik pengumpulan data dengan wawancara dan menggunakan lembar

observasi. Observasi dilakukan sebelum dan sesudah perlakuan. Secara umum

lembar observasi berisi tentang biodata responden dan skala nyeri pada pasien.

G. ANALISIS DATA

47
Setelah kegiatan pengumpulan data selanjutnya dilakukan pengeditan atau

penyuntingan yang kemudian dilanjutkan dengan penabulasian dan

pengelompokan data yang mana pada tahap ini, hasil pada lembar penelitian

dipindahkan ke dalam formulir khusus. Langkah selanjutnya yaitu analisis

data dengan menganalisa menggunakan uji hipotesa yang telah ditetapkan.

Data yang mendukung penelitian ini adalah data yang berskala nominal

dan skala ordinal. Atas dasar kenyataan tersebut maka data dalam penelitian

ini akan dianalisis dengan teknik statistik yaitu dengan uji Paired T-Test

(Riwidikdo, 2006).

H. RENCANA JALANNYA PENELITIAN

1. Tahap persiapan penelitian dengan mengurus surat izin penelitian

dari bagian keperawatan Stikes Surya Global utuk studi pendahuluan,

penyusunan usulan penelitian dan observasi ini dilakukan pada periode

bulan Oktober 2007.

2. Pelaksanaan penelitian dilakukan pada periode bulan April-Juni

2008

3. Tahap pengolahan data


7

4. Tahap penyusunan dan penulisan hasil akhir.