Anda di halaman 1dari 2

HPLC

1. Pengertian
2. Keuntungan
3. Kelemahan
4. Skema intrumen
5. Macam macam injektor
6. Injektor yang paling tepat untuk analisis kuantitati
7. Autoinjektor
8. Coloum dimension
9. Fase diam kromatografi
a. Non polar : ocktadecyl,oktyl,phenil
b. Polar ; diol, amino.cyano
10. Perebedaan fase normal fase dan reverse phase
Fase diam
Polaritas faser gerak
Elusi
Efek kenaikan polaritas pelarut
11. Syaear fase gerak
12. Fase gerak
13. Degaseer
Pengertian
Pengaruh
Contoh
14. Pompa HPLC
Pompa pencampur
Pompa analisis
Ssitem pompa
15. Mengapa HPLC perlu tekanan tinggi
16. Metode elusi
a. Elusi isokratik
b. Elusi gradien
17. Kelemahan elusi isokratik
a. L
b. L
c. N
18. Kelebihan elusi gradien (4)
19. Kesimpulan elusi gradien : memperbaiki resolusi dan memeprcepat analisis
20. Solvebt ekstraction dengan pengaruh pH?
21. Syarat detector (8)
22. Macam macam detector HPLC
a. UV vis
b. PDA (absorbsion)
c. Diferensial retrofactor
d. Flouromerik
e. Elektrocemichal (okisdasi reduksi)
f. Mass
g. Chirall
23. Uv Uv
24. Photomultifier Tube
- Katoda photoemisi
- Beberapa dinode
- Anoda
25. Photodioda array
Merupakan detector foton multicahanel. Mamapu mengukur semua sinar readiasi yang
dipancarakan secara bersamaan.
Terdiri dari fofodioida silikon kecil yang terbentuk dari single chip silikon.
Pada pengggunaannya diletakkna pada ffokus monokromator setah elemen pendispersi yag
berguna sebagai perekam uv vis sehingga spektrum dapat jatuh pada susunan dioda.
Photodioda array melewati semua panjag gel cahata melaui sampel lalau memfokuskan pada
masing masing oanjang gleombang pada elemen sensor tunggal
26. Fitur dari photodioda array
1. Koleksi spektrum dapat dilakukan setriap waktu
2. Chek kemurnian
3. Analisis kuantitatif pada 6 panjang gelombang
4. Libraray search
27. Untuk memdapatkan kromatigrafi 3 D menggunakan : multi wavelenght detector
28. Peak purity test HPLC
Evaluasi dari r, MS, MF dan FTIR
29. Prinsip detektor flourescen
30. Fitur fourescent detector
Sensitivitasnya tibggi, selektif, dekteksi dilskukan pada panjang gelombang emisi dan eksitasi