Anda di halaman 1dari 3

SOP PULPITIS AKUT

No.Dokumen :
No. Revisi :
SOP Tanggal terbit :
Halaman :

UPTD Puskesmas Kampar dr. ALIMORA


NIP. 19711123 200312 1 003
1. Pengertian Kondisi inflamasi pulpa yang menetap, dan simtomatik atau
asimptomatik yang disebabkan oleh suatu jejas, dimana
pulpa tidak dapat menanggulangi inflamasi yang terjadi
sehingga pulpa tidak dapat kembali ke kondisi sehat.
Gejala klinis dan pemeriksaan
karies dentin yang dalam atau kavitas yang mendekati pulpa gigi
sondase positif sakit menetap
perkusi negatif
tekanan negatif
vitalitas positif sakit yang menetap lama walaupun rangsangan segera
dihilangkan

2. Tujuan Sebagai acuan untuk menegakkan diagnosa dan menghilangkan keluhan


pasien

3. Kebijakan Surat Keputusan Kepala UPTD Puskesmas Kampar No.


Tentang pelayanan Gigi

4. Referensi Adyatmako Andreas 1998. Tata Kerja Pelayanan Asuhan Kesehatan Gigi dan
Mulut Depkes RI
Edi Hartini, Sundoro, 2005, Serba serbi Ilmu Konservasi Gigi, UI- Press,
2007
KMK.NO.HK.02.02/Menkes/62/2015 Tentang Panduan Praktik Klinis Bagi
Dokter Gigi

5. Prosedur . Alat : Bahan :


kaca mulut kassa
nierbeken alkohol
sonde povidone Iodine
pinset masker
ekskavator handscoen
glass plate eugenol
cement spatule arsen
tambalan sementara
6. Langkah- Prosedur penatalaksanaan :
Langkah 1. Petugas menganamnesa pasien dengan hasil berupa :
nyeri tajam, berlansung cepat dan menetap, dapat hilang dan timbul
kembali secara spontan (tanpa rangsangan), serta secara terus
menerus. Nyeri tajam, yang berlangsung terus menerus menjalar ke
belakang telinga
nyeri dapat timbul akibat perubahan temperatur/ rasa, terutama
dingin, manis, dan asam dengan ciri khas rasa sakit menetap lama
penderita kadang-kadang tidak dapat menunjukkan gigi yang sakit
dengan tepat

2. Petugas mempersilahkan pasien duduk di dental chair

3. Petugas mengenakan pelindung diri (handscoen dan masker)

4. Petugas melakukan pemeriksaan klinis :


kavitas dalam yang mencapai pulpa atau karies di bawah tumpatan
lama, dilakukan anamnesis menunjukkan pernah mengalami rasa
sakit yang spontan. Klinis terlihat kavitas profunda, tes vitalitas
menunjukkan rasa sakit yang menetap cukup lama.
Gejala klinis dan pemeriksaan didapatkan karies dentin yang dalam
atau kavitas mendekati pulpa gigi
1. sondasi positif, sakit menetap
2. perkusi negatif
3. tekanan negatif
4. vitalitas positif sakit yang menetap lama walaupun rangsangan
segera dihilangkan

5. Dari hasil anamnesa, gejala klinis dan pemeriksaan ditegakkan


diagnosa pulpitis akut

6. Penatalaksanaan :
a. Bersihkan debris di dalam kavitas dengan ekskavator
b. Olesi kavitas dengan kapas kecil yang sudah diberi alkohol
c. Keringkan kavitas dengan kapas kecil
d.Ambil pasta arsen secukupnya dan letakkan pada kapas kecil
kemudian tetesi dengan eugenol dan masukkan ke dalam kavitas
e. Tutup kavitas menggunakan tambalan sementara (fletcher)
f. Berikan instruksi kepada pasien:
tidak diperbolehkan makan selama 1 jam ( tujuannya agar tambalan
sementara dapat mengeras terlebih dahulu dengan sempurna)
tidak diperbolehkan mencongkel ataupun mengorek tambalan
sementara baik dengan lidah maupun dengan tusuk gigi
obat yang diberikan agar diminum sesuai anjuran
kontrol kembali setelah obat habis

g. Petugas mencuci tangan dengan sabun

h. Petugas memberikan resep kepada pasien

i. Pasien dipersilahkan mengambil obat ke apotik puskesmas

j. Petugas mencatat hasil pemeriksaan ke dalam rekam medik dan buku


register

k. Petugas menggunakan handscoen dan mencuci alat dengan sabun


dibawah air mengalir

l. Petugas mensterilkan alat- alat stelah selesai pelayanan

7. Hal- Hal yang Persetujuan tindakan kedokteran secara lisan


perlu
Faktor sosial yang perlu diperhatikan :
diperhatikan
1.Kepatuhan pasien yang tinggi atau rendahnya kepedulian terhadap
keadaan dan kondisi giginya
2.Kerjasama dan sifat kooperatif pasien diperlihatkan pada saat
kunjungan berikutnya
8. Unit Terkait Poli Gigi

9. Dokumen
Rekam Medik
Terkait
Register Poli gigi

10. Rekaman
Historis
Perubahan No Halaman Yang Dirubah Perubahan Diberlakukan Tgl.