Anda di halaman 1dari 27

MAKALAH

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN UNTUK

TEKNOLOGI MASA KINI

DISUSUN UNTUK MEMENUHI TUGAS MATA KULIAH

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN (SIM)

DISUSUN OLEH :

ERA BADARI ERDIANA

NIM : 11160633

DOSEN MATA KULIAH :

SEPTIA LUTFI, S. Kom., M.Kom.

SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI BANK BPD JATENG

JALAN PEMUDA NO. 4A SEMARANG

1
KATA PENGANTAR
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang panjatkan
puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya yang telah melimpahkan rahmat, hidayah dan
inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah tentang Sistem
Informasi Manajemen

Makalah ini telah disusun dengan maksimal dan mendapatkan referensi dari berbagai
situs web serta bantuan dari berbagai pihak sehingga memperlancar pembuatan makalah ini.
Terutama untuk dosen mata kuliah Sistem Informasi Manajemen (SIM) STIE Bank BPD
Jateng, Septia Lutfi, S.Kom., M.Kom.

Terlepas dari semua itu, penyusun menyadari sepenuhnya bahwa masih ada
kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu, dengan
tangan terbuka penyusun menerima segala kritik dan saran dari pembaca agar dapat
memperbaiki makalah ini.

Akhir kata, kami berharap semoga makalah ini dapat memberikan manfaat maupun
inspirasi bagi pembaca. Terima kasih.

Semarang, Oktober 2017

Penyusun

2
DAFTAR ISI

DAFTAR ISI...................................................................................................................... 3

BAB I PENDAHULUAN .................................................................................................. 5

1.1. LATAR BELAKANG ......................................................................................... 5-6

1.2. RUMUSAN MASALAH ...................................................................................... 6

1.3. TUJUAN ............................................................................................................... 6

1.4. MANFAAT ........................................................................................................... 6

BAB II PEMBAHASAN ................................................................................................... 7

2.1. PENGERTIAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN. ................................... 7

2.2.TUJUAN, FUNGSI DAN MANFAAT SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

........................................................................................................................... 8-10

2.3.FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGEMBANGAN SISTEM

INFORMASI MANAJEMEN ...........................................................................10-11

2.4.TAHAP-TAHAP DALAM PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI

MANAJEMEN ..................................................................................................11-15

2.5.PENGERTIAN TEKNOLOGI INFORMASI ................................................... 15-16

2.6.PERANAN TEKNOLOGI INFORMASI ......................................................... 16-19

2.7.PENGARUH PERKEMBANGAN TEKNOLOGI SECARA GLOBAL .........19-20

2.8.DAMPAK PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI ......................... 20-21

2.9.TEKNOLOGI INFORMASI PADA SISTEM INFORMASI MANAJEMEN.... 22

2.10. HUBUNGAN TEKNOLOGI INFORMASI DENGAN SISTEM INFORMASI


MANAJEMEN .................................................................................................22-23

3
BAB III PENUTUP .......................................................................................................... 24

3.1. KESIMPULAN.................................................................................................24-25

3.2. SARAN ............................................................................................................... 26

DAFTAR PUSTAKA ....................................................................................................... 27

4
BAB I

PENDAHULUAN

1.1. LATAR BELAKANG

Seiring dengan perkembangan zaman pada saat ini, pengaruh teknologi berpengaruh
secara signifikan dalam kehidupan manusia. Sehingga setiap manusia dituntut untuk mampu
untuk beradaptasi untuk menggunakan teknologi dalam pemenuhan kebutuhan kehidupannya.
Peran teknologi bukan saja hanya meliputi bidang internet, dunia maya, namun juga sangat
mempengaruhi bidang-bidang lain, yaitu politik, ekonomi, budaya, dan sebagainya. Dalam
makalah ini akan lebih membahas mendalam mengenai Kemajuan Sistem Informasi dan
Manajemen dalam kehidupan masa kini.
Sistem adalah satu kesatuan komponen yang saling terhubung dengan batasan yang
jelas bekerja bersama-sama untuk mencapai seperangkat tujuan. Sistem informasi adalah
kombinasi dari people, hardware, software,jaringan komunikasi, sumber-sumber data,
prosedur dan kebijakan yang terorganisasi dengan baik yang dapat menyimpan, mengadakan
lagi, menyimpan, dan menyebarluaskan informasi dalam suatu organisasi. Orang bergantung
pada sistem informasi untuk berkomunikasi antara satu sama lain dengan menggunakan
berbagai jenis alat fisik (hardware), perintah dan prosedur pemrosesan informasi (software),
saluran komunikasi (jaringan) dan data yang disimpan (sumber daya data). Seiring dengan
perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, sistem informasi memberikan peran
yang sangat penting dalam dunia bisnis sehingga seringkali orang menggunakan keunggulan
sistem informasi yang ia gunakan sebagai kunci strategi bisnis.
Sistem Informasi Manajemen-SIM (management information system-MIA) sebagai
suatu sistem berbasis computer yang membuat informasi tersedia bagi para pengguna yang
memiliki kebutuhan serupa. Para pengguna SIM biasanya terdiri atas entitas-entitas
organisasi formal perusahaan atau sub-unit anak perusahaannya. Informasi yang di berikan
oleh SIM menjelaskan perusahaan atau salah satu sistem utamanya dilihat dari apa yang
terjadi di masa lalu, apa yang sedang terjadi, dan apa yang kemungkinan akan terjadi di masa
depan.

5
Tujuan dari sistem informasi manajemen adalah menyediakan informasi yang
dipergunakan di dalam perhitungan harga pokok jasa, produk, dan tujuan lain yang
diinginkan manajemen; menyediakan informasi yang dipergunakan dalam perencanaan,
pengendalian, pengevaluasian, dan perbaikan berkelanjutan; menyediakan informasi untuk
pengambilan keputusan. Ketiga tujuan tersebut menunjukkan bahwa manajer dan pengguna
lainnya perlu memiliki akses ke informasi akuntansi manajemen dan mengetahui bagaimana
cara menggunakannya. Informasi akuntansi manajemen dapat membantu mereka
mengidentifikasi suatu masalah, menyelesaikan masalah, dan mengevaluasi kinerja
(informasi akuntansi dibutuhkan dam dipergunakan dalam semua tahap manajemen, termasuk
perencanaan, pengendalian dan pengambilan keputusan).

1.2. RUMUSAN MASALAH


1. Apakah yang dimaksud dengan Sistem Informasi Manajemen (SIM)?
2. Apa saja tujuan serta fungsi dari Sistem Informasi Manajemen (SIM)?
3. Apakah yang dimaksud dengan Teknologi Informasi?
4. Apa saja peran Teknologi Informasi?
5. Bagaimana pengaruh teknologi untuk masa kini?
6. Bagaimana keterkaitan antara teknologi dengan Sistem Informasi Manajemen
(SIM)?
7. Apakah dampak yang terjadi antara teknologi dengan Sistem Informasi
Manajemen (SIM)?

1.3. TUJUAN
Untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Sistem Informasi Manajemen (SIM) Bab Sistem
Informasi Manajemen (SIM) Untuk Teknologi Masa Kini.

1.4. MANFAAT
1. Mengetahui pengertian, tujuan serta fungsi dari Sistem Informasi Manajemen
(SIM).
2. Mengetahui pngertian dan peran dari Teknologi Informasi Masa Kini (TI).
3. Mengetahui bagaiman pengaruh antara teknologi masa kini dengan Sistem
Informasi Manajemen (SIM).

6
BAB II

PEMBAHASAN

2.1. PENGERTIAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

Menurut Donald W. Kroeber dalam bukunya yang berjudul Management


information system mengatakan bahwa sistem informasi manajemen adalah sebuah
organisasi, sejumlah proses yang menyediakan informasi kepada manajer sebagai dukungan
dalam operasi dan pembuatan keputusan dalam suatu organisasi.
Menurut Gordon B. Davis mengatakan sistem informasi manajemen merupakan
sebuah sistem pemakai yang terintegrasi yang menyediakan informasi untuk menunjang
operasi-operesi manajemen dan fungsi-fungsi pengambilan keputusan di dalam organisasi.
Sistem tersebut memanfaatkan perangkat keras dan pernagkat lunak komputer, dan prosedur-
prosedur manual, model-model untuk anlisis, perncanaan, pengawasan dan pengambilan
keputusan suatu data base.
Jadi, Sistem Informasi Manajemen dapat disimpulkan sebagai sistem informasi yang
disusun dengan mempergunakan prosedur-prosedur yang formal, dengan tujuan memberikan
informasi yang relevan kepada para manajer baik itu informasi internal maupun informasi
eksternal pada seluruh tingkat dean seluruh fungsi organisasi yang bersangkutan, sehingga
pengambilan keputusan dapat dilakukan secara efektif.
Menurut Obrien (2006) SIM merupakan kombinasi yang teratur antara people,
hardware, software, communication network dan data resources (kelima unsur ini disebut
komponen sistem informasi) yang mengumpulkan, merubah dan menyebarkan informasi
dalam organisasi seperti pada gambar 2.1.

7
2.2.TUJUAN, FUNGSI DAN MANFAAT SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

Menurut OBrien dan Marakas (2009) tujuan dari sistem informasi manajemen
adalah: menyediakan informasi yang dipergunakan di dalam perhitungan harga pokok jasa,
produk, dan tujuan lain yang diinginkan manajemen; menyediakan informasi yang
dipergunakan dalam perencanaan, pengendalian, pengevaluasian, dan perbaikan
berkelanjutan; menyediakan informasi untuk pengambilan keputusan. Ketiga tujuan tersebut
menunjukkan bahwa manajer dan pengguna lainnya perlu memiliki akses ke informasi
akuntansi manajemen dan mengetahui bagaimana cara menggunakannya. Informasi akuntansi
manajemen dapat membantu mereka mengidentifikasi suatu masalah, menyelesaikan
masalah, dan mengevaluasi kinerja (informasi akuntansi dibutuhkan dam dipergunakan dalam
semua tahap manajemen, termasuk perencanaan, pengendalian dan pengambilan keputusan).

Tujuan SIM, yaitu:

Menyediakan informasi yang dipergunakan di dalam perhitungan harga pokok


jasa, produk, dan tujuan lain yang diinginkan manajemen.
Menyediakan informasi yang dipergunakan dalam perencanaan, pengendalian,
pengevaluasian, dan perbaikan berkelanjutan.
Menyediakan informasi untuk pengambilan keputusan.

Ketiga tujuan tersebut menunjukkan bahwa manajer dan pengguna lainnya perlu
memiliki akses ke informasi akuntansi manajemen dan mengetahui bagaimana cara
menggunakannya. Informasi akuntansi manajemen dapat membantu mereka mengidentifikasi
suatu masalah, menyelesaikan masalah, dan mengevaluasi kinerja (informasi akuntansi
dibutuhkan dam dipergunakan dalam semua tahap manajemen, termasuk perencanaan,
pengendalian dan pengambilan keputusan). Semua sistem informasi memiliki tiga unsur atau
kegiatan utama, yaitu (Ismail, 2004) :
Menerima data sebagai masukan ( input)
Memproses data dengan melakukan perhitungan, penggabungan unsur data,
pemutakhiran perkiraan dan lain-lain.
Memperoleh informasi sebagai keluaran (output).

8
Prinsip ini berlaku baik untuk sistem informasi manual, elektromekanis maupun
komputer

Sistem informasi mempunyai 3 tugas utama dalam sebuah organisasi,


yaitu: 1) Mendukung kegiatan-kegiatan usaha/operasional, 2) Mendukung pengambilan
keputusan manajemen dan 3) Mendukung persaingan keuntungan strategis.

Manfaat Sistem Informasi Manajemen :

1. Meningkatkan Efisiensi Operasional

Investasi di dalam teknologi sistem informasi dapat menolong operasi perusahaan


menjadi lebih efisien. Efisiensi operasional membuat organisasi dapat menjalankan
strategi keunggulan biaya low-cost leadership.

Dengan menanamkan investasi pada teknologi sistem informasi, perusahaan juga


dapat menanamkan rintangan untuk memasuki industri tersebut (barriers to entry) dengan
jalan meningkatkan besarnya investasi atau kerumitan teknologi yang diperlukan untuk
memasuki persaingan pasar. Selain itu, cara lain yang dapat ditempuh adalah mengikat
(lock in) konsumen dan pemasok dengan cara membangun hubungan baru yang lebih
bernilai dengan mereka.

2. Memperkenalkan Inovasi Dalam Bisnis

Penggunaan ATM atau automated teller machine dalam perbankan merupakan


contoh yang baik dari inovasi teknologi sistem informasi. Dengan adanya ATM, bank-
bank besar dapat memperoleh keuntungan strategis melebihi pesaing mereka yang
berlangsung beberapa tahun.

9
3. Membangun Sumber-Sumber Informasi Strategis

Teknologi sistem informasi memampukan perusahaan untuk membangun sumber


informasi strategis sehingga mendapat kesempatan dalam keuntungan strategis. Hal ini
berarti memperoleh perangkat keras dan perangkat lunak, mengembangkan jaringan
telekomunikasi, menyewa spesialis sistem informasi, dan melatih end users.

Fungsi dari sistem informasi tidak lagi hanya memproses transaksi, penyedia
informasi, atau alat untuk pengambilan keputusan. Sekarang sistem informasi dapat berfungsi
untuk menolong end user manajerial membangun senjata yang menggunakan teknologi
sistem informasi untuk menghadapi tantangan dari persaingan yang ketat. Penggunaan yang
efektif dari sistem informasi strategis menyajikan end users manajerial dengan tantangan
manajerial yang besar.

2.3.FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGEMBANGAN SISTEM


INFORMASI MANAJEMEN

1) Teknologi Eksternal
Sistem informasi eksternal adalah komponen-komponen teknologi di
luar perusahaan/organisasi itu sendiri yang dalam hal ini sebagai penyedia informasi yang
dibutuhkan manajemen dalam melakukan aktivitas bisnis. Teknologi eksternal memiliki
faktor seperti ilmu pengetahuan, dan teknologi yang berkembang dalam lingkungan eksternal
organisasi.
2) Bisnis Eksternal
pasar (market)
pelanggan
perusahaan-perusahaan lain : (baik para pesaing atau rekanan perusahaan) yang
memiliki komponen bisnis dan sistem informasinya masing-masing.
pemerintah (sebagai penyusun kebijakan-kebijakan/policy dan peraturan)
perangkat hukum, dan lain sebagainya.

10
3) Teknologi Internal
Sistem informasi internal adalah komponen-komponen pendukung perusahaan yang dalam
hal ini sebagai penyedia informasi yang dibutuhkan manajemen dalam melakukan aktivitas
bisnis sehari-hari meliputi:
Software
Hardware
Aplikasi
Infrastruktur
4) Bisnis Internal
Bisnis internal memiliki komponen-komponen yang diperlukan untuk menjalankan
perusahaan, seperti:
struktur organisasi
infrastruktur (asset)
proses
sumber daya manusia
budaya perusahaan (corporate culture), dan lain sebagainya.

2.4.TAHAP-TAHAP DALAM PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI


MAANJEMEN

Tahap Pengembangan Sistem Informasi

Pengembangan sistem informasi manajemen dilakukan melalui beberapa tahap, di


mana masing-masing langkah menghasilkan suatu yang lebih rinci dari tahap sebelumnya.
Tahap awal dari pengembangan sistem umumnya dimulai dengan mendeskripsikan
kebutuhan pengguna dari sisi pendekatan sistem rencana stratejik yang bersifat makro, diikuti
11
dengan penjabaran rencana stratejik dan kebutuhan organisasi jangka menengah dan jangka
panjang, lazimnya untuk periode 3 5 tahun. Masukan (input) utama yang dibutuhkan dalam
tahap ini mencakup:
Kebutuhan strategis organisasi
Aspek legal pendukung organisasi
Masukan kebutuhan dari pengguna
Analisa kompetensi akan memberikan gambaran yang lengkap mengenai efektivitas
organisasi yang dapat dilihat dari 4 hal yaitu: sumberdaya, infrastruktur, produk layanan/jasa
dan kepuasan pelanggan/masyarakat yang dilayani.

1. Tahap Perencanaan (Planning)


Tahap ini merupakan suatu rangkaian kegiatan sejak ide pertama yang melatarbelakangi
pelaksanaan pengembangan sistem tersebut dilontarkan. Dalam tahap perencanaan
pengembangan sistem harus mendapatkan perhatian yang sama besarnya dengan
merencanakan proyek-proyek besar lainnya, seperti perencanaan pengadaan perangkat
jaringan teknologi informasi, rencana membangun gedung kantor 15 tingkat. Keuntungan-
keuntungan yang diperoleh jika proyek pengembangan sistem informasi direncanakan secara
matang, mencakup:
Ruang lingkup proyek dapat ditentukan secara jelas dan tegas. Unit organisasi,
kegiatan ataun sistem yang mana yang akan dilibatkan dalam pengembangan ini? unit
mana yang tidak dilibatkan? Informasi ini memberikan perkiraan awal besarnya
sumber daya yang diperlukan.
Dapat mengidentifikasi wilayah/area permasalahan potensial. Perencanaan akan
menunjukkan hal-hal yang mungkin bisa terjadi suatu kesalahan, sehingga hal-hal
demikian dapat dicegah sejak awal.
Dapat mengatur urutan kegiatan. Banyak sekali tugas-tugas terpisah dan harus
berjalan secara bersamaan/paralel yang diperlukan untuk pengembangan sistem.
Tugas-tugas ini diatur dalam urutan logis berdasarkan prioritas informasi dan
kebutuhan untuk efisiensi
Tersedianya sarana pengendalian. Tingkat pengukuran kinerja harus dipertegas sejak
awal.

12
2. Tahap Analisis (Analysis)
Ada dua aspek yang menjadi fokus tahap ini, yaitu aspek bisnis atau manajemen dan
aspek teknologi. Analisis aspek bisnis mempelajari karakteristik organisasi yang
bersangkutan. Tujuan dilakukannya langkah ini adalah untuk mengetahui posisi atau peranan
teknologi informasi yang paling sesuai dan relevan di organisasi dan mempelajari fungsi-
fungsi manajemen dan aspek-aspek bisnis terkait yang akan berpengaruh atau memiliki
dampak tertentu terhadap proses desain, konstruksi, dan implementasi.
Selama tahap analisis, sistem analis terus bekerjasama dengan manajer, dan komite
pengarah SIM terlibat dalam titik-titik yang penting mencakup kegiatan sebagai berikut:
1. Menetapkan rencana penelitian sistem
2. Mengorganisasikan tim proyek
3. Mendefinisikan kebutuhan informasi
4. Mendefinisikan kriteria kinerja sistem
5. Menyiapkan usulan rancangan sistem
6. Menyetujui atau menolak rancangan proyek pengembangan sistem
Keluaran dari proses analisis di kedua aspek ini adalah masalah-masalah penting yang
harus segera ditangani, analisis penyebab dan dampak permasalahan bagi organisasi,
beberapa kemungkinan skenario pemecahan masalah dengan kemungkinan dan dampak
risiko serta potensinya, dan pilihan alternatif solusi yang direkomendasikan.

3. Tahap Perancangan (Design)


Pada tahap ini, tim teknologi informasi bekerja sama dengan tim bisnis atau manajemen
melakukan perancangan komponen-komponen sistem terkait. Tim teknologi informasi akan
melakukan perancangan teknis dari teknologi informasi yang akan dibangun, seperti sistem
basis data, jaringan komputer, teknik koversi data, metode migrasi sistem, dan sebagainya.
Sementara itu, secara paralel dan bersama-sama tim bisnis atau manajemen, dan tim
teknologi informasi akan melakukan perancangan terhadap komponen-komponen organisasi
yang terkait, seperti: yang akan berpengaruh atau memiliki dampak tertentu terhadap proses
desain, konstruksi, dan implementasi.

13
4. Tahap Pembangunan Fisik/Konstruksi
Berdasarkan desain yang telah dibuat, konstruksi atau pengembangan sistem yang
sesungguhnya (secara fisik) dibangun. Tim teknis merupakan tulang punggung pelaksanaan
tahap ini, mengingat semua hal yang bersifat konseptual harus diwujudkan dalam suatu
konstruksi teknologi informasi dalam skala yang lebih detail.
Dari semua tahapan yang ada, tahap konstruksi inilah yang biasanya paling banyak
melihatkan sumber daya terbesar, terutama dalam hal penggunaan SDM, biaya, dan waktu.
Pengendalian terhadap manajemen proyek pada tahap konstruksi harus diperketat agar
penggunaan sumber daya dapat efektif dan efisien. Bagaimanapun, hal ini akan berdampak
terhadap keberhasilan proyek sistem informasi yang diselesaikan secara tepat waktu. Akhir
dari tahap konstruksi biasanya berupa uji coba atas sistem informasi yang baru
dikembangkan.

5. Tahap Implementasi
Tahap implementasi merupakan tahap yang paling kritis karena untuk pertarna
kalinya sistem informasi akan dipergunakan di dalam organisasi. Ada berbagai pendekatan
untuk implementasi sistem yang baru didesain. Pekerjaan utama dalam implementasi sistem
biasanya mencakup hal-hal sebagai berikut:
1. Merencanakan waktu yang tepat untuk implementasi
2. Mengumumkan rencana implementasi
3. Mendapatkan sumberdaya perangkat keras dan lunak
4. Menyiapkan database
5. Menyiapkan fasilitas fisik
6. Memberikan pelatihan dan workshop
7. Menyiapkan saat yang tepat untuk cut over (peralihan sistem)
8. Menyiapkan saat yang tepat untuk cut over (peralihan sistem)
Pemberian pelatihan harus diberikan kepada semua pihak yang terlibat sebelum tahap
implementasi dimulai. Selain untuk mengurangi risiko kegagalan, pemberian pelatihan juga
berguna untuk menanamkan rasa memiliki terhadap sistem baru yang akan diterapkan.
Dengan cara ini, seluruh jajaran pengguna akan dengan mudah menerima sistem tersebut dan
memeliharanya dengan baik di masa-masa mendatang.

14
6. Tahap Pasca Implementasi
Pengembangan sistem informasi biasanya di akhiri setelah tahap implementasi
dilakukan. Namun, ada satu tahapan lagi yang harus dijaga dan diperhatikan oleh manajemen,
yaitu tahap pasca implementasi. Kegiatan yang dilakukan di tahap pasca implementasi adalah
bagaimana pemeliharaan sistem akan dikelola.
Seperti halnya sumber daya yang lain, sistem informasi akan mengalami
perkembangan di kemudian hari. Hal-hal seperti modifikasi sistem, berpedoman ke sistem
lain, perubahan hak akses sistem, penanganan terhadap fasilitas pada sistem yang rusak,
merupakan contoh dari kasus-kasus yang biasanya timbul dalam pemeliharaan sistem. Di
sinilah diperlukan dokumentasi yang memadai dan pemindahan pengetahuan dari pihak
penyusun sistem ke pengguna untuk menjamin terkelolanya dengan baik proses-proses
pemeliharaan sistem.
Dari perspektif manajemen, tahap pasca-implementasi adalah berupa suatu aktivitas di
mana harus ada personil atau divisi yang dapat melakukan perubahan atau modifikasi
terhadap sistem informasi sejalan dengan perubahan kebutuhan bisnis yang dinamis.

2.5.PENGERTIAN TEKNOLOGI INFORMASI

Teknologi Informasi adalah teknologi yang berhubungan dengan pengumpulan,


penyimpanan, pengolahan dan penyebaran informasi. Teknologi Informasi terdiri dari
hardware dan software. Hardware dapat berupa computer, laptop atau notebook dilengkapi
dengan perangkat pendukungnya seperti printer, jaringan, infocus, modem, LAN dan lain-
lain. Sementara software adalah aplikasi-aplikasi dan system yang digunakan. Jenis aplikasi
misalnya Microsoft, Oracle. Jenis system misalnya Microsoft Windows, Linux, Sun Solaris.
Saat ini teknologi informasi berkembang sangat cepat.

Hampir semua bidang kehidupan dan industri sudah tersentuh oleh teknologi
informasi, baik itu entertainment, kesehatan, pendidikan, asuransi, bank dan bahkan untuk
pemerintahan pun teknologi informasi sudah banyak digunakan. Salah satu kemajuan
teknologi informasi adalah internet. Internet saat ini merupakan fenomena yang mempunyai
pengaruh luar biasa terhadap perkembangan perusahaan.

15
Teknologi Informasi bagi suatu perusahaan adalah hal yang sangat penting. Dengan
penerapan teknologi informasi secara tepat suatu perusahaan dapat memiliki competitive
advantage dalam industrinya. Teknologi Informasi semakin membuka kemungkinan bagi
perusahaan untuk mengembangkan dan memperluas bisnisnya. Bagi perusahaan yang ingin
bersaing dan maju, Teknologi Informasi tampaknya merupakan suatu kepentingan yang tidak
bisa dihindarkan. Teknologi Informasi tampaknya bukan hanya merupakan suatu alat
pendukung tetapi sudah merupakan alat utama.

2.6.PERANAN TEKNOLOGI INFORMASI

Peranan teknologi informasi pada aktifitas manusia pada saat ini memang begitu
besar. Teknologi informasi telah menjadi fasilitator utama bagi kegiatan-kegiatan
bisnis,memberikan andil besar terhadap perubahan-perubahan yang mendasar pada
struktur,operasi dan manajemen organisasi. Berkat teknologi ini berbagai kemudahan dapat
dirasakan oleh manusia. Pengambilan uang melalui ATM (anjungan tunai mandiri), transaksi
melalui internet yang dikenal dengan E-Commerce atau perdagangan elektronik, transfer
uang melalui E-Banking yang dapat dilakukan dirumah merupakan sejumlah contoh hasil
penerapan teknologi informasi.

Secara garis besar dapat dikatakan bahwa :

Teknologi informasi menggantikan peran manusia. Dalam hal ini, teknologi informasi
melakukan otomasi terhadap suatu tugas atau proses.
Teknologi memperkuat peran manusia,yakni dengan menyajikan suatu tugas atau
proses.
Teknologi informasi berperan dalam restrukturisasi terhadap peran manusia.
Dalam hal ini teknoplogi berperan dalam melakukan perubahan-perubahan terhadap
sekumpulan tugas atau proses. Banyak perusahaan yang berani melakukan investasi yang
sangat tinggi dibidang teknologi informasi. Alasan yang paling umum adalah adanya
kebutuhan untuk mempertahankan dan meningkatkan posisi kompetitif, mengurangi biaya,
meningkatkan fleksibilitas dan tanggapan.

Peran teknologi informasi dalam kehidupan sehari-hari sangat penting. Karena


perkembangan teknologi sudah semakin pesat sehingga kebutuhan manusia akan teknologi

16
juga semakin banyak. Salah satu saat ini yang memanfaatkan teknologi informasi adalah
perusahaan.
Penggunaan IT dalam sebuah organisasi sangatlah penting, untuk menerapkan IT
haruslah dilihat karakteristik organisasi tersebut. Apakah dengan IT mampu meningkatkan
efisiensi sebuah perusahaan, sehingga dalam penerapan IT dibutuhkan orang yang handal
yang dapat berjalan dengan baik.
Ada 5 peranan mendasar teknologi informasi di sebuah perusahaan, yaitu:
1. Fungsi Operasional akan membuat struktur organisasi menjadi lebih ramping telah
diambil alih fungsinya oleh teknologi informasi. Karena sifat penggunaannya yang
menyebar di seluruh fungsi organisasi, unit terkait dengan manajemen teknologi
informasi akan menjalankan fungsinya sebagai supporting agency dimana teknologi
informasi dianggap sebagai sebuah firm infrastructure.
2. Fungsi Monitoring and Control mengandung arti bahwa keberadaan teknologi
informasi akan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dengan aktivitas di
level manajerial embedded di dalam setiap fungsi manajer, sehingga struktur
organisasi unit terkait dengannya harus dapat memiliki span of control atau peer
relationship yang memungkinkan terjadinya interaksi efektif dengan para manajer di
perusahaan terkait.
3. Fungsi Planning and Decision mengangkat teknologi informasi ke tataran peran
yang lebih strategis lagi karena keberadaannya sebagai enabler dari rencana bisnis
perusahaan dan merupakan sebuah knowledge generator bagi para pimpinan
perusahaan yang dihadapkan pada realitas untuk mengambil sejumlah keputusan
penting sehari-harinya. Tidak jarang perusahaan yang pada akhirnya memilih
menempatkan unit teknologi informasi sebagai bagian dari fungsi perencanaan
dan/atau pengembangan korporat karena fungsi strategis tersebut di atas.
4. Fungsi Communication secara prinsip termasuk ke dalam firm infrastructure dalam
era organisasi moderen dimana teknologi informasi ditempatkan posisinya sebagai
sarana atau media individu perusahaan dalam berkomunikasi, berkolaborasi,
berkooperasi, dan berinteraksi.
5. Fungsi Interorganisational merupakan sebuah peranan yang cukup unik karena
dipicu oleh semangat globalisasi yang memaksa perusahaan untuk melakukan
kolaborasi atau menjalin kemitraan dengan sejumlah perusahaan lain. Konsep
kemitraan strategis atau partnerships berbasis teknologi informasi seperti pada
implementasi Supply Chain Management atau Enterprise Resource
17
Planning membuat perusahaan melakukan sejumlah terobosan penting dalam
mendesain struktur organisasi unit teknologi informasinya. Bahkan tidak jarang
ditemui perusahaan yang cenderung melakukan kegiatan pengalihdayaan atau
outsourcing sejumlah proses bisnis terkait dengan manajemen teknologi informasinya
ke pihak lain demi kelancaran bisnisnya. Tipe dan fungsi peranan teknologi informasi
ini secara langsung akan berpengaruh terhadap rancangan atau desain struktur
organisasi perusahaan; dan struktur organisasi departemen, divisi, atau unit terkait
dengan sistem informasi, teknologi informasi, dan manajemen informasi.

Berkat kemajuan teknologi di bidang elektronika, komputer mulai berkembang pesat


dan semakin dirasakan manfaatnya dalam kehidupan kita. Saat ini komputer sudah menjamur
dimana-mana. Komputer tidak hanya dimonopoli oleh perusahaan-perusahaan, universitas-
universitas atau lembaga-lembaga lainnya, tetapi sekarang komputer sudah dapat dimiliki
secara pribadi.
Istilah teknologi informasi mulai populer diakhir tahun 70-an. Pada masa sebelumnya
istilah teknologi informasi biasa disebut teknologi komputer atau pengolahan data elektornik
(elektronik data processing). Teknologi informasi didefinisikan sebagai teknologi pengolahan
dan penyebaran data menggunakan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak
(software), computer, komunikasi, dan elektronik digital.
Perkembangan teknologi komunikasi di Indonesia selalu berjalan dari masa ke masa.
Sebagai Negara yang sedang berkembang, selalu mengadopsi berbagai teknologi informasi
hingga akhirnya tiba di suatu masa di mana penggunaan internet mulai menjadi makanan
sehari-hari yang dikenal dengan teknologi berbasis intenet (internet based technology).
Teknologi informasi dan komunikasi merupakan elemen penting dalam kehidupan
berbangsa dan bernegara. Peranan teknologi informasi pada aktivitas manusia pada saat ini
memang begitu besar. Teknologi informasi telah menjadi fasilitas utama bagi kegiatan
berbagai sektor kehidupan dimana memberikan andil besar terhadap perubahan-perubahan
yang mendasar pada struktur operasi dan manajemen organisasi, pendidikan, transportasi,
kesehatan dan penelitian. Oleh karena itu sangatlah penting peningkatan kemampuan sumber
daya manusia (SDM) TIK, mulai dari keterampilan dan pengetahuan, perencanaan,
pengoperasian, perawatan dan pengawasan, serta peningkatan kemampuan TIK para
pimpinan di lembaga pemerintahan, pendidikan, perusahan, UKM (Usaha Kecil Menengah)
dan LSM. Sehingga pada akhirnya akan dihasilkan output yang sangat bermanfaat baik bagi
manusia sebagai individu itu sendiri maupun bagi semua sektor kehidupan.
18
Sehingga dari keterangan-keterangan yang terdapat di atas dapat disimpulkan bahwa
kemajuan teknologi yang sangat pesat pada masa sekarang ini harus benar-benar diantisipasi
dan disiasati untuk menjadi bahan dasar dalam mengembangkan kehidupan yang sudah ada.
Yang dimaksudkan adalah, setiap orang harus mampu berpikir luas untuk memanfaatkan
setiap celah yang ada dengan kemajuan yang sangat signifikan ini.
Misalnya, setiap orang dapat berwiraswasta untuk melakukan jual beli secara online,
hal ini tentu sangat memudahkan dalam mendatangkan profit yang cukup besar tanpa modal
yang begitu besar dan tempat usaha yang tetap. Contoh lainnya, misal sebagai seorang
manager, harus mampu berpikir dua atau tiga langkah kedepan, sehingga apa yang akan
diputuskan akan baik bagi perusahaan dan juga para pekerja yang bekerja, misalnya dengan
melakukan perencanaan, peramalan, melakukan stock, dan sebagainya. Demikianlah artikel
ini ditulis, semoga dapat membantu pembaca untuk memanfaatkan perkembangan teknologi
yang ada, dan penulis minta maaf apabila ada kesalahan-kesalahan yang tidak disengaja yang
dapat menyinggung pembaca.

2.7.PENGARUH PERKEMBANGAN TEKNOLOGI SECARA GLOBAL

Perkembangan peradaban manusia pada dasrnya merupakian pengaruh perkembangan


teknologi. Dengan kata lain, perkembangan teknologilah yang mendorong kemajuan
peradaban manusia. Dan terdapat faktor-faktor lain seperti kemajuan di bidang ekonomi,
kedokteran, dst. Tetapi, dari sekia faktor, yang menjadi faktor dominan ialah kemajuan
teknologi.

Perubahan dari satu zaman ke zaman yang lain diawali sebuah revolusi peradaban
akibat penemuan suatu jenis teknologi yang mengakibatkan perubahan diseluruh dunia yang
diistilahkan sebagai revolusi. Kemajuan peradaban manusia dapat digolongkan menjadi 4
tahapan periode.

Gelombang 0 ialah masa di mana manusia masih bergantung pada alam. Manusia
belum mengenal budaya. Manusia hidup secara nomanden (berpindah-pindah) dan teknologi
belum berkembang.

Gelombang 1 di mana manusia telah mengenal teknologi cocok tanam. Awal


penemuan teknologi cocok tanam ini disebut revolusi pertanian. Manusia muali mengenal

19
konsep kekayaan. Kekayaan yang paling berharga pada tingkat peradaban ini adalah tanah
dan sawah.

Gelombang 2 dimana manusia telah menemukan teknologi mesin tenaga untuk


mengolah tanah. Pada adab ini lahirlah berbagai penemuan mesin yang mampu menghasilkan
tenaga sebagai pengganti tenaga manusia. Pada abad ini disebut revolusi industri.

Gelombang 3 di mana manusia telah menemukan teknologi mesin cerdas (komputer).


Orang mulai berpikir cerdas untuk memenuhi ekonomi. Sehingga mereka berlomba-lomba
sekolah kejenjang yang lebih tinggi jika mereka memiliki ilmu pengetahuan/informasi akan
selalu mampu mengantisipasi keadaan dan dapat berkembang.

Komputer adalah salah satu bukti pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan.

2.8.DAMPAK PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI


Sebelum membahas dampak perkembangan teknologi informasi perlu diketahui ciri-
ciri teknologi informasi, yaitu:
1. Era informasi lahir ditandai dengan meningkatnya masyarakat dalam penguasaan
informasi
2. Perdagangan menjadi lebih mengandalkan teknologi informasi (komputer dan
telekomunikasi)
3. Menyediakan dasar untuk berfikir lagi yaitu rekayasa lagi proses bisnis tradisional.
4. Proses kerja diubah ditransformasikan untuk meningkatkan produktivitas.
5. Keberhasilan dalam teknologi informasi tergantung kepada keberkesanan
6. Teknologi informasi disadari atau tidak sudah banyak menyatu dalam kehidupan umat
manusia, produk dan pelayanan.
Secara umum terdapat dampak positif maupun negatif dengan adanya perkembangan
teknologi informasi. Dampak positifnya antara lain:
Memudahkan dan mempercepat akses informasi, penyampaian atau penyebaran
informasi.
Memudahkan masyarakat dalam berkomunikasi secara global kapan saja dan di
mana saja.
Menguntungkan perusahaan, dan juga menambah lapangan kerja dengan
memanfaatkan jasa teknologi informasi yang ada.

20
Memudahkan masyarakat dalam menyelesaikan pekerjaan sehari-hari dengan cepat
dengan perangkat software yang selalu berkembang dan mudah digunakan oleh
masyarakat banyak.
Memudahkan masyarakat dalam mencari informasi yang dibutuhkan. Dengan
adanya search engineyang beredar, kini masyarakat lebih mudah mengakses
informasi yang ada dalam dunia maya. Informasi dan berita yang ada, cenderung lebih
cepat dan lebih mudah didapatkan pada web browserdibandingkan dengan media lain.
Keuntungan internet banking bagi nasabah antara lain menghemat waktu, menghemat
biaya, dan juga lebih cepat.
Pemanfaatan teknologi informasi dalam bidang pemerintahan memiliki keuntungan
antara lain meningkatkan layanan kepada masyarakat, pelayanan yang lebih cepat,
meningkatkan hubungan pemerintah dengan dunia usaha dan masyarakat karena
informasi mudah diperoleh, dan juga tersedianya informasi yang mudah diakses
masyarakat.
Dampak negatif dari perkembangan teknologi informasi, antara lain:

Isu SARA, kekerasan dan pornografi.


Maraknya cyber crime atau kejahatan dalam dunia maya.
Munculnya para penipu yang memanfaatkan internet.
Berbagai peralatan TIK seperti TV, internet, banyak menayangkan tindakan penipuan,
dan tayangan kekerasan yang dengan cepat ditiru para penikmatnya.
Penyebaran Virus Komputer. Virus komputer adalah sebuah program yang berukuran
relatif kecil dan bersifat sebagai parasit yang mampu hidup dan menggandakan
dirinya menyerupai file maupun folder dan sangat mengganggu pengguna komputer
yang terinfeksi
Menimbulkan sifat yang cenderung malas. Seringkali pengguna internet tenggelelam
dalam dunianya sendiri dan tidak mempedulikan sekitarnya, banyak dari mereka yang
lebih sering berinteraksi dengan teman dunia mayanya dibandingkan dengan teman
dalam dunia nyata.
Mentalitas teknologi, seolah-olah segala sesuatu dapat dipecahkan oleh teknologi dan
sesuatu akan lebih meyakinkan kalau dilakukan dengan peralatan dan disertai angka-
angka. Hal ini yang sudah biasa atau mudah diperhitungkan masih memerlukan
bantuan penelitian eksperimen.
Munculnya budaya plagiarisme, pelanggaran hak cipta

21
2.9.TEKNOLOGI INFORMASI DALAM SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin canggih
memberikan peluang bagi dunia pendidikan untuk terus meningkatkan kualitas serta
mencapai tujuan pendidikan. Teknologi komunikasi dan informasi merupakan sarana yang
dapat digunakan untuk mengumpulkan atau menyediakan informasi yang dibutuhkan
organisasi dengan akurat dan tanpa menghabiskan banyak waktu sehingga lebih mempercepat
kinerja organisasi. Sedangkan Sistem Informasi Manajemen (SIM) berguna bagi organisasi
dalam menyediakan informasi-informasi yang dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan
oleh pimpinan dalam pengambilan keputusan.

Maka pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam sistem informasi


manajemen akan mendukung aliran informasi berjalan dengan cepat dan akurat. Kemudahan
yang ada ini akan mengakibatkan SIM menjadi lebih efisien.

Contoh adanya sistem informasi akademik (SIAKAD) online yang telah diterapkan di
banyak Perguruan Tinggi sangat membantu manajer, orang tua, peserta didik maupun
karyawan (dosen, TU, dsb) dalam mengakses informasi sehubungan dengan informasi yang
dibutuhkan mengenai akademik. Manajer dapat mengambil keputusan berdasarkan SIAKAD
misalnya mengenai perkembangan rata-rata nilai mahasiswa. Ketika terjadi penurunan maka
manajer dapat mengevaluasi penyebab-penyebabnya sehingga ia dapat mengambil keputusan
untuk memperbaiki kelemahan yang ada. Bagi orang tua, mereka dapat melihat
perkembangan dan mendapatkan informasi mengenai kemajuan belajar anaknya setiap saat.
Bagi peserta didik memperoleh kemudahan informasi mengenai perkuliahan. Dan bagi
karyawan memudahkan pekerjaan mereka baik dalam input nilai maupun penyimpanan data-
data nilai.

2.10. HUBUNGAN TEKNOLOGI INFORMASI DENGAN SISTEM INFORMASI


MANAJEMEN

Sistem informasi adalah aplikasi komputer untuk mendukung operasi dari suatu
organisasi: operasi, instalasi, perawatan komputer, perangkat lunak, dan data. sistem
Informasi Manajemenadalah kunci dari bidang yang menekankan finansial dan personal
manajemen.
22
Teknologi Informasi dilihat dari kata penyusunnya adalah teknologi dan informasi.
Secara mudahnya teknologi informasi adalah hasil rekayasa manusia terhadap proses
penyampaian informasi dari bagian pengirim ke penerima sehingga pengiriman informasi
akan:

Lebih cepat;
Lebih luas penyebarannya; dan
Lebih lama penyimpanannya.

Hubungannya sama-sama bergerak di bidang informasi (pengolahan) , dan teknologi


informasi merupakan bagian dari sistem informasi. Karena sistem informasi dapat tersusun
oleh beberapa teknologi informasi. Sehingga apabila teknologi informasi mengalami
kerusakan maka mempengaruhi sistem informasi atau sistem informasi juga akan mengalami
gangguan.

23
BAB III

PENUTUP

3.1.KESIMPULAN
Sistem Informasi Manajemen dapat disimpulkan sebagai sistem informasi yang
disusun dengan mempergunakan prosedur-prosedur yang formal, dengan tujuan
memberikan informasi yang relevan kepada para manajer baik itu informasi
internal maupun informasi eksternal pada seluruh tingkat dean seluruh fungsi
organisasi yang bersangkutan, sehingga pengambilan keputusan dapat dilakukan
secara efektif.
Sistem Informasi Manajemen mempunyai 3 tugas utama di dalam sebuah
organisasi:
a Mendukung proses bisnis dan operasional
b Mendukung pengambilan keputusan
c Mendukung strategi untuk keunggulan kompetitif.
Perkembangan peradaban manusia pada dasarnya merupakian pengaruh
perkembangan teknologi. Dengan kata lain, perkembangan teknologilah yang
mendorong kemajuan peradaban manusia. Dan terdapat faktor-faktor lain, dari
sekian faktor yang menjadi faktor dominan ialah kemajuan teknologi. Perubahan
dari satu zaman ke zaman yang lain diawali sebuah revolusi peradaban akibat
penemuan suatu jenis teknologi yang mengakibatkan perubahan diseluruh dunia
yang diistilahkan sebagai revolusi. Berabgai macam penemuan ini berlangsung
dalam waktu yang sangat cepat dan singkat. Inilah yang disebut percepatan
teknologi.
Peran Informasi menjadi sumber masukan yang paling berharga bagi para
manajer dan perusahaan untuk mengelola sumber daya lainnya dalam perusahaan.
Para manajer menjadikan pijakan untuk mengambil berbagai keputusan penting
dalam mengelola perusahaannya. Oleh sebab itu, informasi harus dikelola secara
tepat seperti halanya sumber daya organisasi lain.

24
Manajemen tidak dapat mengabaikan sistem informasi karena sistem informasi
memainkan peran yang kritikal di dalam organisasi. Sistem informasi ini sangat
mempengaruhi secara langsung bagaimana manajemen mengambil keputusan,
membuat rencana, dan mengelola para pegawainya, serta meningkatkan sasaran
kinerja yang hendak dicapai, yaitu bagaimana menetapkan ukuran atau bobot
setiap tujuan/kegiatan, menetapkan standar pelayanan minimum, dan bagaimana
menetapkan standar dan prosedur pelayanan baku kepada masyarakat. Oleh
karenanya, tanggung jawab terhadap sistem informasi tidak dapat didelegasikan
begitu saja kepada sembarang pengambil keputusan.
Peran Sistem Informasi Manajemen di era globalisasi ini cukup andil dalam
sebuah organisasi. Akibat dari era globalisasi ini Sistem Informasi manajemen
dituntut untuk bisa mendesain baru dengan kreatifitas dan inovasi yang lebih
bagus untuk bersaiang dengan sistem informasi manajemen yanag lain. Semua
orang juga dituntut untuk mmengetahui informasi terkini dan terakurta, serta
mengetahui penggunaan Sistem Informasi dalam rangka pengambilan keputusan
Teknologi informasi dan komunikasi adalah teknologi yang menggunakan
komputer atau alat komunikasi lainnya untuk mengumpulkan, mengolah dan
menyampaikan atau mengirim informasi dengan mudah dan akurat.
Teknologi komunikasi dan informasi merupakan sarana yang dapat digunakan
untuk mengumpulkan atau menyediakan informasi yang dibutuhkan organisasi
dengan akurat dan tanpa menghabiskan banyak waktu sehingga lebih
mempercepat kinerja organisasi. Sedangkan Sistem Informasi Manajemen (SIM)
berguna bagi organisasi dalam menyediakan informasi-informasi yang dapat
digunakan sebagai bahan pertimbangan oleh pimpinan dalam pengambilan
keputusan. Sehingga pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam
sistem informasi manajemen akan mendukung aliran informasi berjalan dengan
cepat dan akurat. Kemudahan yang ada ini akan mengakibatkan SIM menjadi
lebih efisien.

25
3.1. SARAN
Sebuah organisasi hendaknya mengaplikasikan teknologi informasi dan
komunikasi dalam sistem informasi manajemen sehingga kinerja organisasi dalam
rangka pengumpulan, penyimpanan, pengolahan dan pemanggilan kembali akan
lebih efisien.
Penerapan teknologi informasi dan komunikasi dalam sistem informasi
manajemen sebuah organisasi juga harus memperhitungkan kebutuhan dan
kondisi organisasi baik dalam rangka pemilihan perangkat keras maupun
perangkat lunak.
Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam sistem informasi
manajemen memang lebih menjamin tingkat keamanan data namun seorang
pemimpin tetap harus waspada dan mempunyai back up data tersendiri.

26
DAFTAR PUSTAKA

http://idupagayatri.blogspot.co.id/2009/10/hubungan-sistem-informasi-dengan.html

http://120910201085.blogspot.co.id/2014/04/sistem-informasi-manajemen-pada-era.html

http://lasnimarlinda.blogspot.co.id/

http://bdkpadang.kemenag.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=508:p
eranan-sistem-informasi-manajemen-sim-dalam-organisasi&catid=41:top-headlines

https://karyatulisilmiah.com/hubungan-teknologi-informasi-dan-sistem-informasi-
manajemen/

27