Anda di halaman 1dari 4

PEMERINTAH KABUPATEN SIDOARJO

DINAS KESEHATAN

PUSKESMAS SEKARDANGAN
Jl. WijayaKusuma No. 4 SekardanganKode Pos 61215Telp. 031-8962125
Email:pusksekardangan@yahoo.co.id

KERANGKA ACUAN
PEMBINAAN POSYANDU BALITA

I. PENDAHULUAN
Posyandu merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumber daya
Masyarakat (UKBM) yang dikelola dari, oleh, dan untuk masyarakat guna
memberdayakan masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar untuk
mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi. Pelayanan kesehatan dasar di
posyandu mencakup 5 kegiatan yaitu Kesehatan Ibu dan Anak, KB, imunisasi, gizi dan
penanggulangan diare. Dalam keadaan tertentu masyarakat dapat menambah kegiatan
posyandu misalnya perbaikan kesehatan lingkungan, pengendalian penyakit menular,
dan program pembangunan lainnya. Penambahan kegiatan dilakukan setelah 5 kegiatan
utama dilaksanakan dengan baik dalam arti cakupannya di atas 50% serta tersedia
sumberdaya yang mendukung. Penetapan kegiatan baru harus mendapat dukungan dari
seluruh masyarakat yang tercermin dari hasil Survey Mawas Diri dan disepakati
melalui forum Musyawarah Masyarakat Desa (MMD).
Pengintegrasian layanan social dasar di posyandu adalah upaya mensinergikan
berbagai layanan yang dibutuhkan masyarakat meliputi perbaikan kesehatan dan gizi,
pendidikan dan perkembangan anak, peningkatan ekonomi keluarga dan kesejahteraan
social. Kegiatan rutin posyandu dilakukan minimal 1x dalam sebulan dengan jumlah
minimal 5 orang kader. Kegiatan posyandu terdiri dari 5 langkah yaitu meja 1
pendaftaran, meja 2 penimbangan, meja 3 pencatatan, meja 4 penyuluhan, meja 5
pelayanan kesehatan
.
II. LATAR BELAKANG
Setelah pelayanan posyandu selesai kader melengkapi pencatatan dan
membahas hasil kegiatan tadi dan rencana tindak lanjut. Kader selanjutnya membuat
diagram balok SKDN berdasarkan data dari KMS/Buku KIA. Berdasarkan buku KIA
diperoleh informasi jumlah balita yang hadir dan ditimbang serta jumlah balita yang
naik dan tidak naik berat badannya, jumlah balita gizi baik, gizi kurang maupun gizi
buruk. Dengan data balok SKDN tersebut dapat dilakukan pemantauan pertumbuhan
balita setiap bulan. Keberhasilan pemantauan pertumbuhan di posyandu memerlukan
dukungan dari sector terkait, kader ,petugas kesehatan dan ibu hamil dan ibu balita.

III. TUJUAN

Tujuan Umum :
Memantau status pertumbuhan balita menggunakan KMS atau Buku KIA
Tujuan Khusus :
1. Meningkatkan peran serta masyarakat di posyandu
2. Menganalisa hasil kegiatan posyandu
3. Melakukan deteksi dini masalah gizi pada ibu hamil, bayi dan balita.

IV .METODE/CARA PELAKSANAAN
- Penyuluhan kepada kader dan pengunjung posyandu
- Diskusi dan tanya jawab

VSASARAN
Seluruh masyarakat/keluarga, terutama bayi, balita ,ibu hamil, ibu menyusui, PUS danWUS
VI. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN
Setiap hari buka posyandu
Bulan
Kegiatan
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

VII.TEMPAT DAN WAKTU


- Tempat : di posyandu
- Waktu hari buka posyandu
VIII. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN
1.- Kader mampu menggerakkan masyarakat dal hal posyandu
2. Kader mampu mengartikan pertumbuhan balita dan status gizinya

No Lintas Program/ Lintas Sektor Peran

LINTAS PROGRAM

1 Promkes Bekerjasama dalam memberikan


konseling gizi

2 KIA/ KB Bekerjasama dalam melakukan


konseling tentang kesehatan ibu
dan anak

LINTAS SEKTOR

1 Desa Bekerjasama dalam koordinasi dan


memfasilitasi serta
menginformasikan kegiatan gizi

2 Kecamatan Melakukan koordinasi dan


sosialisasi mendukung
pelaksanaan program gizi

3 Koramil Melakukan koordinasi dan


sosialisasi pelaksanaan program
gizi

4 Cabang Dinas Pendidikan dan Melakukan koordinasi dan


kebudayaan sosialisasi mendukung
pelaksanaan program gizi

5 Kepolisian Melakukan koordinasi dan


sosialisasi mendukung
pelaksanaan program gizi

6 KUA Memberikan informasi


pelaksanaan program gizi

IX. PENCATATAN PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN

Kader merekaphasil kegiatan di posyandu ,lalu dilaporkan kepada bidan .pembina


Bidan Pembina meneruskan kepetugas gizi, lalu petugas gizi merekap ,melaporkan ke
kepala puskesmas dan melaporkan ke dinas kesehatan

X. LINTAS PROGRAM DAN LINTAS SEKTOR TERKAIT


Lintas program
Promkes : memberikan pembinaan tentang gizidan PHBS
KIA/KB : memberikan pembiaan tentang kesehatan ibu dan anak
Kesling : memberikan pembinaan tentang lingkungan sehat
P2 M : memberikan pembinaan tentang penyakit sektor
Lintas sector
Kelurahan/desa ; ikut memfasilitasi dan menginformasikan kegiatan gizi
Kecamatan : ikut mendukung kegiatan
Koramil : ikut berperan dalam sosialisasi kegiatan gizi
Dinas pendidikan : memberikan informasi seputar kegiatan gizi
Organisasi social dan masyarakat : ikut berperan serta mendukung kegiatan gizi