Anda di halaman 1dari 5

1 Laporan Praktikum, Maret 2016

KAPILARITAS AIR DAN KAPASITAS LAPANG TANAH


PADA GOLONGAN TANAH BERDASARKAN UKURAN BAHAN
PADATAN

Rapika sirait
Program Studi Pendidikan Biologi Jurusan PMIPA FKIP
Universitas Riau Pekanbaru 28293

Ringkasan
Kapilaritas adalah daya serap air terhadap tanah yang digunakan tumbuhan untuk
proses fisiologis tanaman. Pola kapilaritas air tanah dipengaruhi oleh besarnya
pengembangan tegangan dan daya hantar pori-pori dalam tanah. Kemampuan tanah menahan
air dipengaruhi antara lain oleh tekstur tanah. Keadaan lapang tanah (field capacity) yaitu
keadaan air yang terikat oleh tanah. Percobaan ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan
tanah dalam mengikat air dan gerak kapilaritas air pada bermacam tekstur tanah.
Metode yang digunakan dalam percobaan adalah metode pengamatan atau
eksperimen langsung. Kemampuan tanah dalam mengikat air menunjukkan bahwa masing-
masing jenis tanah memiliki daya serap mengikat air yang berbeda-beda. Dari percobaan
diperoleh bahwa tanah pasir memiliki daya kapilaritas paling tinggi yaitu 6 cm pada pipa
kapiler. Sedangkan tanah yang memiliki kemampuan mengikat air paling tinggi adalah tanah
pasir dengan kecepatan 1.31 detik sampai tetes air pertama. Tanah liat memilki kapasitas
lapang tanah lebih tinggi di bandingkan tanah pasir dan tanah kebun. Jika diurutkan gerak
kapilaritas air dari yang cepat ke lambat yaitu, tanah pasir,tanah kebun dan tanah liat.
Berdasarkan pengamatan yang dilakukan tentang kapilaritas air dan kapasitas lapang
tanah, dapat disimpulkan bahwa tanah liat lebih sesuai sebagai media pertumbuhan tanaman
karena mampu mengikat air lebih tinggi.

Kata kunci : kapilaritas, field capacity


PENDAHULUAN oleh porositas tanah dan temperatur tanah.
Air tanah yang berada di bawah zona
Air bergerak di dalam tanah secara perakaran tanaman akan mengalir menuju
horizontal dan vertikal. Pergerakan air secara zona perakaran tanaman disebabkan oleh
horizontal disebut juga pergerakan air lateral. kemampuan kapiler (cappilary rise) yang
Pergerakan air vertikal dapat berupa dimiliki oleh tanah.. Keberadaan air dalam
pergerakan air ke bawah yang dipengaruhi tanah terdapat dalam beberapa bentuk,
oleh gerak gravitasi melalui infiltrasi dan meliputi air gravitasi, air kimia, air
perkolasi serta pergerakan air ke atas melalui higroskopis dan air kapiler. Air kapiler dan
gerak kapilaritas air tanah yang dipengaruhi higroskopis dapat diserap tumbuhan
2 Laporan Praktikum, Maret 2016

sedangkan yang lain tidak. Ketersediaan air Dalam konsep kesuburan tanah pada
dalam tanah sangat dipengaruhi oleh dasarnya mengkaji kemampuan suatu tanah
struktur dan tekstur tanah itu sendiri. untuk menyuplai unsur hara yang tersedia
Pola kapilaritas air tanah dipengaruhi bagi tanaman untuk mendukung
oleh besarnya pengembangan tegangan dan pertumbuhan dan produksi tanaman. Unsur
daya hantar pori-pori dalam tanah. Nilai efek hara dalam bentuktersedia dapat diserap akar
kapilaritas tidak beraturan pada setiap bagian tanaman. Kelebihan unsur-unsur yang
tanah, karena ukuran pori-pori yang tersediaini dapat meracun tanaman. Suplai
dilewatinya bersifat acak pula. Pada jenis unsur hara tersedia dipengaruhi olehsifat-
tanah yang berbeda akan memberikan pola sifat tanah, yaitu sifat fisika, kimia, dan
pergerakan air tanah yang berbeda pula biologi tanah. Ketiga sifat ini saling
karena pola pergerakan air tanah yang berupa berinteraksi dalam mengkondisikan
gerak kapiler ini sangat dipengaruhi oleh tanah,apakah subur atau tidak. Kesuburan
tekstur dari tanah tersebut, oleh karena itu tanah selalu berkonotasi dengan
kecepatan pergerakan air vertikal ke bawah produktivitas suatu tanah yang diperlihatkan
dan pergerakan horizontal di dalam tanah oleh hasil tanaman/satuan luas tanah.
bergerak agak cepat sampai agak lambat. Menurut bidwell; 1979 tanaman
(Craig, 1991). memerlukan kondisi tanah tertentu untuk
Tanah merupakan media penting bagi menunjang pertumbuhannya yang
tumbuhan karena tanah menyediakan optimum.Kondisi tanah tersebut meliputi
berbagai kebutuhannya. Tanah berperan faktor kandungan air, udara, unsur hara dan
menopang tegaknya tubuh tumbuhan, penyakit. Apabila salah satu faktor tersebut
disamping itu mensuplai hampir seluruh berada dalam kondisi kurang menguntungkan
nutrisi yang di butuhkan. Kemampuan tanah maka akan mengakibatkan terhambatanya
menahan air dipengaruhi antara lain oleh pertumbuhan tanaman. Sifat fisik tanah
tekstur tanah. Tanah-tanah bertekstur kasar bergantung pada ukuran partikel-partikelnya.
mempunyai daya menahan air lebih kecil Partikel diatas 2,0 mm dikelompokkan
daripada tanah bertekstur halus. Oleh karena sebagai kerikil,pasir antara 0,05 mm dan 2,0
itu, tanaman yang ditanam pada tanah pasir mm,geluh atau silt antara 0,002 sampai 0,05
umumnya lebih mudah kekeringan daripada mm dan lempeng atau clay kurang dari 0,002
tanah-tanah bertekstur lempung atau liat mm( salisbury; 1995).
(Intara; 2011). Berdasarkan ukuran bahan padatan
Kondisi kelebihan air ataupun tersebut,tanah digolongkan menjadi 3
kekurangan air dapat mengganggu partikel yaitu pasir, debu, dan liat. Ketiga
pertumbuhan tanaman. Ketersediaan air partikel tersebut dinyatakan dalam %
dalam tanah dipengaruhi: banyaknya curah bersama-sama menyusun tanah dan disebut
hujan atau air irigasi, kemampuan tanah tekstur tanah.Tekstur tanah akan
menahan air, besarnya evapotranspirasi mempengaruhi kemampuan tanah dalam
(penguapan langsung melalui tanah dan menyimpan dan menyediakan unsur hara
melalui vegetasi), tingginya muka air tanah, bagi tanaman. Kapasitas lapang adalah
kadar bahan organik tanah, senyawa kimiawi kemampuan tanah untuk menyerap air.
atau kandungan garam-garam, dan Kapasitas serap air pada tanah pasir sangat
kedalaman solum tanah atau lapisan tanah rendah, ini disebabkan karena tanah pasir
(Foth, Henry D, 1988).
3 Laporan Praktikum, Maret 2016

tersusun atas 70% partikel tanah berukuran kenaikan air diukur setiap 5 menit selama 30
besar (0,02-2mm)( Maranatha; 2010). menit. Data hasil pengamatan dibuat kedalam
tabel dan dianalisa.
Pada percobaan kedua mengenai
METODOLOGI kemampuan tanah dalam mengikat air ,ketiga
jenis tanah dimasukkan kedalam 3 buah pipa
gelas yang salah satu ujungnya ditutup
Pada percobaan kapilaritas air dan
dengan kain kasa dan pipa ditegakkan. Air
kapasitas lapang tanah ini menggunakan pipa
sebanyak 20 ml dituangkan melalui mulut
gelas berdiameter 3 cm,panjang 15 cm
pipa secara bersamaan .Kecepatan tanah
sebanyak 3 buah dan 3 jenis tanah yaitu
melalukan air diukur dengan mencatat waktu
tanah pasir,tanah kebun dan tanah liat. Alat
yang dibutuhkan dari awal penuangan sampai
dan bahan yang digunakan adalah 4 buah
tetes pertama muncul. Keadaan air tanah
beaker glass,3 buah gelas pipa,3 potong kain
hingga tidak ada tetes air disebut kapasitas
kasa,3 buah penyangga,3 buah karet
lapang (field capacity). Dihitung volume air
gelang,aquades dan stopwatch.
yang dilalukan atau volume yang tertampung
Pada percobaan kapilaritas air, mula mula
dalam beaker glass dan volume air yang
ketiga jenis tanah dikeringkan terlebih dahulu
tertahan oleh partikel tanah. Data hasil
hingga tidak mengandung air dan
pengamatan disajikan dalam bentuk tabel dan
dihaluskan,kemudian dimasukkan kedalam
dianalisa.
pipa gelas yang salah satu ujungnya telah
disumbat dengan kain kasa hingga 2/3
bagian. Pipa ditegakkan ke dalam beaker
glass yang telah diisi air setinggi 5 cm.
Ketiga pipa diamati perambatannya. Tinggi

HASIL DAN PEMBAHASAN

Tabel Pengamatan

Tabel 1.ketinggian air (cm) kapiler pada tabung pada ketiga jenis tanah
Menit Tanah Tanah Tanah
ke: Pasir Kebun Liat
1 6 4.5 5
2 6 5.5 6.5
3 6 7 6.5
4 6 7 6.5
5 6 7 6.5
6 6 7 6.5
4 Laporan Praktikum, Maret 2016

grafik 1. Gerak kapilaritas air pada tanah per 5 menit


dalam waktu 30 menit
8

6
tinggi ( cm )

tanah pasir
4
tanah kebun
2 tanah liat

0
1 2 3 4 5

Tabel 2. Kadar air tanah (gr) pada kapasitas lapangan pada tiga jenis tanah

Ulangan Tanah Pasir Tanah Kebun Tanah Liat

Waktu 1 Volume air Waktu 1 Volume air Waktu 1 Volume


tetes tertahan tetes tertahan Tetes air
tertahan
1 1,31detik 8 ml 1.75 detik 11 ml 28.39 detik 13 ml

Rerata

Pada tabel 1 diperoleh angka yang Jadi dari urutan ini dapat di katakan bahwa
berbeda pada ketiga jenis tanah. kandungan mineral dalam tanah pasir dan
Berdasarkan hasil pengamatan yang tanah kebun lebih sedikit di banding dengan
dilakukan ,diperoleh bahwa kapilaritas air tanah liat. Jika dikaitkan dengan peluang air
yang paling tinggi adalah tanah pasir. bagi tanaman apabila ketiga jenis tanah ini
Dibuktikan dengan ketinggian air pada pipa digunakan sebagai media tanam maka tanah
kapiler antara ketiga jenis tanah pada 5 menit liat lah yang memiliki peluang besar untuk
pertama, ketinggian air pada pipa yang berisi keberhasilan dalam bercocok tanam.
tanah pasir lebih tinggi penyerapannya
dibandingkan dengan tanah kebun dan tanah Pada tabel 2, kemampuan tanah dalam
liat yaitu 6 cm dan konstan selama 30 menit. mengikat air menunjukkan bahwa masing-
Dari tabel diketahui bahwa kemampuan masing jenis tanah memiliki daya serap
kapilaritas paling tinggi terdapat pada tanah mengikat air yang berbeda-beda. Dari tabel
pasir diikuti oleh tanah kebun karena diketahui bahwa jenis tanah yang memiliki
cenderung sama dengan tanah pasir 6 cm daya serap paling tinggi adalah tanah pasir.
dan tanah liat. Jika diurutkan gerak Dibuktikan dengan perolehan waktu yang
kapilaritas air dari yang cepat ke lambat dibutuhkan untuk melalukan air pada tetes
yaitu, tanah pasir,tanah kebun dan tanah liat. pertama yaitu 1.31 detik. Kemudian diikuti
Kapilaritas di pengaruhi oleh kandungan oleh tanah kebun dengan kecepatan 1.75
mineral yang larut dalam tanah itu sendiri. detik, dan tanah liat dengan kecepatan 28.39
5 Laporan Praktikum, Maret 2016

detik. Dari tabel, volume air tertahan pada DAFTAR PUSTAKA


tanah pasir adalah sebesar 8 ml. Artinya
bahwa tanah pasir mampu melalukan air Craig, Houston. 1991. Kapilaritas air (ilmu
(volume air yang tertampung) dengan cepat tanah). Gajah Mada University Press,
yaitu sebesar 12 ml ,namun memiliki Yogyakarta.
kemampuan menahan air lebih kecil Foth, Henry D, 1988, Dasar-dasar Ilmu
dibandingkan tanah yang lain yaitu 8 ml. Tanah, Gajah Mada University Press,
Pada tanah kebun volume air yang tertahan Yogyakarta.
Salisbury, 1995. Fisiologi tumbuhan Hubungan
adalah sebesar 11 ml dan volume air yang
Air Dengan Tanah.Gajah Mada
dilalukan adalah 9 ml. Dan pada tanah liat
University Press, Yogyakarta.
volume ait tertahan adalah paling besar yaitu http://www.bioeng.ca/pdfs/journal/2009/
13 ml dengan volume air yang dilalukan c0807.pdf,
adalah palin kecil yaitu 7 ml. Dari ketiga Maranatha Sinulingga, 2010, Kemampuan
jenis tanah dapat disimpulkan bahwa tanah Mengikat Air Oleh Tanah Pasir Yang
liat memilki kemampuan mengikat air paling Diperlakukan Dengan Tepung Rumput
besar dan paling kecil adalah tanah pasir. Laut, Jurnal Agri Sains Vol. 16 No.3
Volume air tertahan dapat dihitung dengan 2010 Malang.
cara volume awal dikurang dengan volume Sumber Ajar Ensiklopedia Indonesia, 2012,
air yang dilalukan ( volume air yang Kadar Air Kapasitas Lapang.
http://www.sumberajaran.com/2012/11/l
tertampung dalam beaker glass).
aporan-praktikum-ddit-kadar-air.html
Intara I.Y, dkk, 2011, Pengaruh Pemberian
Bahan Organik pada Tanah Liat dan
Lempung Berliat Terhadap Kemampuan
KESIMPULAN Mengikat Air, Jurnal Ilmu Pertanian
Indonesia Vol. 16 No. 2 2011 hlm 130-
135, Fakultas Pertanian Institut
(1) Kapilaritas adalah daya serap air
PertanianBogor.
terhadap tanah yang digunakan tumbuhan
untuk proses fisiologis tanaman itu sendiri.
(2) Keadaan lapang tanah (field capacity)
yaitu keadaan air yang terikat oleh tanah.
(3) Mineral yang larut dalam tanah sangat
mempengaruhi kapasitas lapang tanah.
(4) Tanah liat memilki kapasitas lapang
tanah lebih tinggi di bandingkan tanah pasir
dan tanah kebun.
(5) Dari hasil percobaan diperoleh bahwa
tanah yang memiliki kemampuan mengikat
air paling tinggi adalah tanah pasir dengan
kecepatan 1.31 detik sampai tetes air
pertama.
(6) Pada percobaan kapilaritas air, tanah
pasir memiliki daya kapilaritas paling tinggi
yaitu 6 cm pada pipa kapiler.