Anda di halaman 1dari 11

MAKALAH

Dasar, Fungsi dan Tujuan Pendidikan Nasional dan Implementasinya Dalam Bidang Elektronika

Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah

Pengantar Profesi Pendidikan

Dosen Pembimbing

Dra.Hj.Nelda Azhar,M.Pd

Profesi Pendidikan Dosen Pembimbing Dra.Hj.Nelda Azhar,M.Pd Disusun Oleh : Rika Pertiwi, S.Pd Program Profesi Guru

Disusun Oleh :

Rika Pertiwi, S.Pd

Program Profesi Guru

Jurusan Teknik Elektronika

Fakultas Teknik

Universitas Negeri Padang

2017

DAFTAR ISI

 

Halaman

Halaman Judul

i

Daftar Isi

ii

Kata

Pengantar

iii

BAB I Pendahuluan

A. Latar Belakang

B. Rumusan Masalah

C. Tujuan

BAB II Isi

A. Dasar Pendidikan Nasional

B. Fungsi Pendidikan Nasional

C. Tujuan Pendidikan Nasional

BAB II Penutup

A. Kesimpulan

B. Saran

Daftar Pustaka

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat. Berkaitan dengan hal tersebut, lahirlah pendidikan nasional di Negara Indonesia. Pendidikan nasional adalah pendidikan yang berakar pada kebudayaan bangsa Indonesia yang berdasarkan pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Untuk mewujudkan semua itu juga perlu yang namanya system pendidikan yang merupakan satu keseluruhan yang terpadu dari semua satuan dan kegiatan pendidikan yang berkaitan satu dengan lainnya untuk mengusahakan tercapainya tujuan pendidikan nasional tersebut. Sistem pendidikan yang terpadu mencakup dasar, fungsi dan tujuan pendidikan nasional. Dalam sistem pendidikan yang dimaksud dasar pendidikan adalah dasar pelaksanaannya, yang mempunyai peranan penting untuk dijadikan pegangan dalam melaksanakan pendidikan di sekolah- sekolah atau di lembaga-lembaga pendidikan lainnya. Dasar pendidikan nasional Indonesia secara yuridis telah diatur dalam undang undang tentang pendidikan dan pengajaran yang telah dikembangkan mulai tahun 1950 sampai yang terbaru adalah undang undang tentang sistem pendidikan nasional tahun 2003 yang berlandaskan kepada Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945. Fungsi dan tujuan pendidikan nasional berdasarkan UU no.20 tahun 2003 pasal 3 tentang sistem pendidikan nasional menyeutkan bahwa Pendidikan nasional berfungsi untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi

peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Jadi dapat disimpulkan bahwa sistem pendidikan nasional dirancang dan disusun berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 yang tertera dalam dasar dasar, fungsi dan tujuan pendidikan nasional. Untuk menjalankan sistem pendidikan nasional dengan baik dan benar, sehingga menciptakan generasi penerus yang memiliki ilmu pengetahuan luas, beriman, berakhlak mulia, cakap, kreatif dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab, seorang guru harus memahami dasar, fungsi dan tujuan pendidikan nasional dengan baik agar dapat mencapai tujuan pendidikan nasional tersebut. Oleh karena itu, makalah ini disusun untuk menjelaskan tentang dasar, fungsi dan tujuan pendidikan nasional.

B. Rumusan Masalah

1. Apa saja dasar pendidikan nasional?

2. Apa yang dimaksud fungsi pendidikan nasional?

3. Apa yang dimaksud tujuan pendidikan nasional?

C. Tujuan

1. Agar mengetahui apa saja dasar pendidikan nasional

2. Agar mengetahui dan memahami fungsi pendidikan nasional

3. Agar mengerti dan memahami tujuan pendidikan nasional

BAB II

ISI

A. Dasar Pendidikan Nasional Dasar adalah sesuatu yang menjadi kekuatan bagi tetap tegaknya suatu bangunan atau lainnya, seperti pada rumah atau gedung, maka pondasilah yang menjadi dasarnya. Begitu pula halnya dengan pendidikan, dasar yang dimaksud adalah dasar pelaksanaannya, yang mempunyai peranan penting untuk dijadikan pegangan dalam melaksanakan pendidikan di sekolah-sekolah atau di lembaga-lembaga pendidikan lainnya. Adapun dasar pendidikan di negara Indonesia secara yuridis formal telah dirumuskan antara lain sebagai berikut:

1. Undang-Undang tentang Pendidikan dan Pengajaran No. 4 tahun 1950, Nomor 2 tahun 1945, Bab III Pasal 4 Yang Berbunyi: Pendidikan dan pengajaran berdasarkan atas asas-asas yang termaktub dalam Pancasila, Undang-Undang Dasar RI dan kebudayaan bangsa Indonesia.

2. Ketetapan MPRS No. XXVII/ MPRS/ 1966 Bab II Pasal 2 yang berbunyi:

Dasar pendidikan adalah falsafah negara Pancasila.

3. Dalam GBHN tahun 1973, GBHN 1978, GBHN 1983 dan GBHN 1988 Bab IV bagian pendidikan berbunyi: Pendidikan Nasional berdasarkan Pancasila.

4. Tap MPR Nomor II/MPR/1993 tentang GBHN dalam Bab IV bagian Pendidikan yang berbunyi: Pendidikan Nasional (yang berakar pada kebudayaan bangsa Indonesia dan berdasarkan Pancasila dan Undang- Undang Dasar 1945.

5. Undang-undang RI No 2 Tahun 1989, tentang Sistem Pendidikan Nasional berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

6. Undang-undang RI No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

PENDIDIKAN

NASIONAL di Indonesia adalah Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945

Dengan

demikian

jelaslah

bahwa

DASAR

sesuai dengan UUSPN No. 2 tahun 1989 dan UU Sisdiknas No. 20 tahun

2003.

Selain dasar dasar secara yuridis diatas, dasar pendidikan dapat dilihat dari berbagai segi, seperti

1. Religus Merupakan elemen atau dasar pendidikan yang paling pokok, disini di tanamkan nilai-nilai agama islam ( iman, akidah dan akhlak ) sebagai

suatu pondasi yang kokoh dalam pendidikan

2. Ideologis Yaitu mengacu kepada idiologi bangsa kita yakni pancasila dan berdasarkan kepada UUD 1945. Dan intinya adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

3. Ekonomis Pendidikan bisa di jadikan sebagai suatu langkah untuk mendapatkan kehidupan yang layak dan keluar dan segala bentuk kebodohan dan kemiskinan

4. Politis Lebih mengacu kepada suasana politik yang berlangsung

5. Teknologis Dunia telah mengalami eksposit ilmu pengetahuan dan teknologi. Dan bisa dikatakan teknologi sangat memiliki peran dalam kemajuan dunia pendidikan.

6. Psikologis dan Pedagosis Tugas pendidikan sekolah yang utama adalah mengajarkan bagaimana cara belajar, mendidik kejiwaan, menanamkan motivasi yang kuat dalam diri anak untuk belajar terus menerus sepanjang hidupnya dan memberikan keterampilan kepada peserta didik, mengembangkan daya adaptasi yang besar dalam diri peserta didik.

7. Sosial budaya Mengaju kepada hubungan antara inividu dengan individu lainnya dalam suatu lingkungan atau masyarakt. Begitu juga hal nya dengan budaya, budaya masyarakat sangat berperan dalam proses pendidikan,

karena budaya indentik dengan adat dan kebiasaan. Apabila sosial budaya seseorang itu berjalan baik maka pendidikan akan mudah dicapai.

B. Fungsi Pendidikan Nasional Fungsi pendidikan nasional terdapat dalam Undang Undang No. 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional pasal 3 yang berbunyi :

“Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab”

Ada pun fungsi pendidikan nasional, sebagaimana ditegaskan pada Pasal 3, yaitu: untuk mengembangkan kemampuam serta meingkatkan mutu

kehidupan dan martabat manusia Indonesia dalam rangka upaya mewujudkan tujuan nasional. Tujuan Nasiaonal negara kita jelas termaktub dalam alinea IV Pembukaan UUD 1945, yaitu:

1. Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.

2. Memajukan kesejahteraan umum.

3. Mencerdaskan kehidupan bangsa.

4. Ikut melaksanakan ketertiban dunia.

C. Tujuan Pendidikan Nasional Tujuan pendidikan nasional merupakan faktor penting dalam menentukan arah dalam sebuah pendidikan. Rumusan tujuan pendidikan di Indonesia selalu mengalami perubahan sesuai dengan tuntutan perkembangan kehidupan masyarakat dan negara. Berikut ini beberapa rumusan tujuan pendidikan nasional, seperti :

a. Pasal 3 : Tujuan pendidikan dan pengajaran ialah membentuk manusia susila yang cakap dan warga negara yang demokratis serta

bertanggung jawab tentang kesejahteraan masyarakat dan tanah air.

b. Pasal 4 : Pendidikan dan pengajaran berdasarkan atas asas-asas yang termaktub dalam Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945. dan atas kebudayaan kebangsaan Indonesia

2. Tap MPRS

a. Tap MPRS No.XXVII/MPRS/1966 Bab II Pasal 3 dicantumkan: Tujuan Pendidikan membentuk manusia Pancasila sejati berdasarkan ketentuan-ketentuan seperti yang dikehendaki Pembukaan dan Isi Undang-Undang dasar 1945

b. Tap MPR no. IV/MPR/1978 menyebutkan: Pendidikan Nasional

berdasarkan Pancasila dan bertujuan meningkatkan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Kecerdasan, dan ketrampilan , mempertinggi budi pekerti, memperkuat kepribadian, dan memepertebal semangat kebangsaan, agar dapat menumbuhkan manusia-manusia pembangunan yang dapat membangun dirinya serta bersama-sama bertanggung jawab atas pembangunan bangsa

c. Tap MPR No. II/MPR/1988 dikatakan: Pendidikan Nasional bertujuan untuk meningkatkan kualitas manusia Indonesia, yaitu manusia yang beriman dan bertakwa terhadap Tuahn Yang Maha Esa, berbudi pekerti luhur, berkepribadian , berdisiplin, bekerja keras, tangguh, bertanggung jawab, mandiri, cerdas dan trampil serta sehat jasmani dan rohani

3. Undang-Undang No. 2 Tahun 1989 UU No. 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Bab II pasal 4 dikemukakan: “Pendidikan Nasional bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya, yaitu manusia yang beriman dan bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan ketrampilan , sehat jasmani dan rohani , kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan

4. Undang_undang No. 20 Tahun 2003 UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Bab II pasal 3 dikemukakan bahwa tujuan pendidikan nasional untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

5. Tujuan Pendidikan Nasional dalam UUD 1945 (versi Amandemen)

a. Pasal 31, ayat 3 menyebutkan, “Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional, yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, yang diatur dengan undang-undang.”

b. Pasal 31, ayat 5 menyebutkan bahwa, “Pemerintah memajukan

ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menunjang tinggi nilai- nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan umat manusia.” Jadi pada dasarnya tujuan pendidikan di Indonesia adalah mewujudkan atau mengembangkan manusia yang beriman dan bertaqwa kapada Tuhan YME, berakhlak mulia, sehat, cerdas, berperasaan, berkemauan, dan mampu berkarya; mampu memenuhi berbagai kebutuhan secara wajar, mampu mengendalikan hawa nafsunya, berkepribadian, bermasyarakat dan berbudaya.

BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat. Dasar utama dari sistem pendidikan nasional di Indonesia adalah Pancasila dan UUD 1945. Dasar yuridis sistem pendidikan di Indonesia yang terbaru saat ini terdapat pada Undang Undang No. 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945. Fungsi dan tujuan pendidikan nasional terdapat pada Undang Undang tentang pendidikan dan pengajaran serta sistem pendidikan nasional. Pada dasarnya fungsi dan tujuan pendidikan nasional adalah mewujudkan atau mengembangkan manusia yang beriman dan bertaqwa kapada Tuhan YME, berakhlak mulia, sehat, cerdas, berperasaan, berkemauan, dan mampu berkarya; mampu memenuhi berbagai kebutuhan secara wajar, mampu mengendalikan hawa nafsunya, berkepribadian, bermasyarakat dan berbudaya.

B. Saran Diharapkan kedepannya para guru dapat menerapkan dasar, fungsi dan tujuan sistem pendidikan nasional dalam proses pembelajaran terutama dalam bidang elektronika, agar peserta didik kita dapat menjadi manusia yang berakhlak mulia, cakap, kreatif, mampu berkarya di bidangnya dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

DAFTAR PUSTAKA

Hasbullah., 2005. Dasar - Dasar Ilmu Pendidikan. Jakarta : PT. Raja Grafindo

Persada.

Https://id.wikipedia.org/wiki/Peserta_didik.

https://id.wikipedia.org/wiki/Kurikulum

https://id.wikipedia.org/wiki/Tenaga _kependidikan

http://pelangi-iffah.blogspot.com/2011/04/sistem-pendidikan-nasional.html

http://pengertian.blogspot.com/2013/06/sistem-pendidikan-nasional.html