Anda di halaman 1dari 20

SEMINAR MANAJEMEN

PT. BLUE BIRD, TBK

Oleh :

Ni Made Diah Malini Cahyani Putri (1515251075)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

UNIVERSITAS UDAYANA

PROGRAM EKSTENSI

2017
KATA PENGANTAR

OM SWASTIASTU,

Puji syukur kami ucapkan kehadiran Tuhan Yang Maha Esa karena dengan rahmat dan
berkahNya saya (penyusun) dapat menyelesaikan makalah tentang PT. BLUE BIRD,Tbk ini,
makalah ini di susun untuk menyelesaikan tugas Seminar Manajemen meskipun banyak
kekurangan di dalamnya.

Saya sangat berterima kasih kepada ibu Dr. Dra Desak Ketut Sintaasih, M.Si karena
telah memberikan matakuliah seminar manajemen khususnya tugas ini, jadi saya lebih
memahami tentang apa saja yang terkandung dalam materi ini. Saya sangat berharap makalah
ini dapat berguna dalam rangka menambah wawasan serta pengetahuan kita mengenai apa saja
yang ada didalam PT. BLUE BIRD,Tbk ini. Oleh sebab itu saya mengharapkan kritik saran dan
usulan demi perbaikan makalah yang saya buat.

Semoga makalah sederhana ini dipahami bagi siapaun yang membacanya. Sekiranya
laporan yang telah disusun ini dapat berguna bagi saya sendiri atau orang yang membacanya.
Sebelumnya saya mohon maaf apabila ada kesalahan kata-kata yang kurang berkenan dalam
penulisan makalah ini, akhir kata saya ucapkan Terima Kasih.

OM SHANTI, SHANTI, SHANTI OM

Denpasar, 22 Mei 2017

Penyusun

i
Daftar Isi

Halaman Judul

Kata Pengantar......................................................................................................................i

Daftar isi...............................................................................................................................i

Bab I sejarah berdirinya PT Blue Bird...1

Bab II Isu- isu Lingkungan Makro....6

Bab III Lingkungan Pesaingan..9

Bab IV Hubungan Dinamika Lingkungan Makro dan Persaingan....11

Bab V

5.1 Kesimpulan..................................................................................................................16

5.2 Saran....16

Refrensi......................................................................................................................17

Ii
BAB I

Pendahuluan

1.1 Latar Belakang

Sejarah berdirinya PT. BLUE BIRD,Tbk

Sekitar tahun 1965, Alm. Ibu Mutiara Fatimah Djokosoetono, Alm. dr. Chandra Suharto
(anak laki-laki pertama Alm. Ibu Mutiara Fatimah Djokosoetono) dan dr. Purnomo Prawiro
(anak laki-laki termuda Alm. Ibu Mutiara Fatimah Djokosoetono) menjalankan taksi tanpa argo
yaitu Chandra Taxi, yang merupakan nama dari Alm. dr. Chandra Suharto.

Selanjutnya, pada tahun 1972, Alm. Ibu Mutiara Fatimah Djokosoetono bersama-sama
dengan dr. Purnomo Prawiro dan dr. Chandra Suharto, dan juga mitra bisnis lainnya, secara
resmi memulai bisnis transportasi dengan 25 armada taksi. Seiring perjalanannya, Blue Bird
selalu menjadi pelopor dalam mengubah industri taksi di Indonesia. Beberapa inovasi tersebut
diantaranya adalah pengenaan tarif berdasarkan sistem argometer, serta melengkapi seluruh
armadanya yang ber-AC dengan radio komunikasi. Selain itu, penggunaan sistem GPS pada
armada blue bird juga memberikan rasa aman kepada para pelanggan . Pada tahun 2011, Blue
Bird juga menjadi perusahaan taksi pertama di Indonesia yang memberikan layanan mobile
reservation melalui BlackBerry.

Kini, Blue Bird Group telah mengembangkan bisnisnya. Selain tetap fokus di
bisnis passenger transportation, blue bird juga mengembangkan bisnis lain di bidang logistik,
properti, industri dan alat-alat berat, sampai menyediakan layanan konsultasi IT. Pada tahun
2014, PT Blue Bird Tbk, salah satu anak perusahaan Blue Bird Group yang meliputi bisnis taksi,
rental mobil, dan charter bus, resmi Go Public di Bursa Efek Indonesia.
Perusahaan ini melayani jasa pariwisata dan transportasi. Cabang Blue Bird Group di
Indonesia ialah Jakarta, Bekasi, Bandung, Surabaya, Cilegon, Semarang, Manado, Makassar,
Denpasar, Mataram, Medan, Pekanbaru, Batam, Palembang, dan Padang. Lokasi: Kantor Pusat.
Gedung Blue Bird di Jl. Mampang Prapatan Raya No.60, Jakarta 12790, Indonesia. Telp. (021)
7989000, 7989111 Pool (Jabodetabek ) Kemayoran, Mampang, Ciputat, Kramat Jati, Cimanggis,
Raden Inten, Penggilingan, Kelapa Gading, Daan Mogot, Puri Indah, Pondok Cabe I, Pondok
Cabe II, Bintaro, Halim, Narogong, Japos.

Khusus untuk bidang transportasi sendiri, PT. Blue Bird Group telah mengakui sisi
beberapa perusahaan taksi, beberapa di antaranya berada di bawah payung Pusaka Group. Untuk
usaha transportasi khusus penumpang, PT. Blue Bird Group mengkategorikan jasanya ke dalam
beberapa anak perusahaan untuk target market yang berbeda. Secara umum, taksi yang memiliki
warna biru atau biru metallic ditargetkan untuk segmen masyarakat umum. Dalam kategori ini,
ada beberapa anak perusahaan dimana setiap anak perusahaan memiliki nama dan logo yang
berbeda.
Anak perusahaan tersebut antara lain Pusaka Satria, Pusaka Nuri, Pusaka Biru,Pusaka
Citra, Pusaka Lintas, Pusaka Prima, Morante Jaya, Lintas Buana,Cendrawasih, dan Blue Bird
sendiri. Mengapa semuanya tidak memiliki satu nama Blue Bird saja? Masalah sebenarnya
bukannya tidak bisa, melainkan terkait dengan masalah perijinan yang menyebabkan sebuah
perusahaan taksi tidak bisa menjalankan banyak armadanya sekaligus.
Di segmen Eksekutif, PT. Blue Bird Group menyediakan Silver Bird dengan armadanya
yang berwarna hitam. Jauh berbeda dengan taksi reguler yang berwarna biru, taksi eksekutif ini
memberikan 3 keistimewaan utama, yaitu Comfort, Convenience, dan Safety. Mobil yang
dipergunakan pun terbilang lebih mewah daritaksi reguler, tapi tentu saja masih ada lampu tanda
taksi di atasnya. Dan yang terakhir untuk segmen transportasi penumpang, yaitu kategori
limousine yang didalam grup ini dikenal dengan Golden Bird. Masuk dalam kategori ini adalah
mobil-mobil mewah seperti Toyota Twin Cam, Opel Vectra, Corona Absolute, Volvo 740,960,
Mercedes C180, E220, E230 dan New Eyes, hingga van mewah Mazda E2000.Berbeda dengan
dua kategori taksi sebelumnya, taksi ini menggunakan plat nomorkendaraan berwarna hitam,
yang artinya tentu saja mobil pribadi. Taksi ini ditujukan untuk orang-orang kelas atas atau VIP.
Golden Bird yang disewakan ini sangat tepat bagi perusahaan yang menginginkan mobil mewah
dalam operasional kantornya, mengingat biaya operasional dan depresiasi akan bisa
diminimalkan.
Selain taksi, untuk jasa angkutan penumpang PT. Blue Bird Group juga menyediakan
sarana angkutan masal berupa bis carter, yaitu Big Bird. Dengan area pelayanan transportasi
meliputi Jawa, Bali, dan Sumatera. Big Bird juga melayani transportasi bagi anak sekolah, di
antaranya adalah British International School,Jakarta Japanese School, Korean International
School dan German International School.
Pesan Almarhumah
Ny. Mutiara Djokosoetono, SH

Saya memulai usaha ini dengan 25 taksi. Saya masih ingat betapa gembira dan gugupnya saya
ketika 25 taksi tiba dari Surabaya dan masuk ke depot pertama saya. Sejak saat itu bisnis tumbuh
pesat dan saya menyadari betul bahwa ini diperoleh dengan dukungan anak-anak tercinta yang
telah meluangkan waktunya yang berharga untuk terus mengejar cita-cita menjadi dokter. Saya
juga ingin menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada para karyawan istimewa yang setia
mendampingi saya bertahun-tahun. Bekerja bersama layaknya sebuah keluarga besar, kami
telah mencapai cita-cita pertama, dimana kami telah diakui dan dihargai pemerintah maupun
pihak swasta sebagai perusahaan penyedia jasa transportasi kelas satu. Saya yakin kita tidak akan
pernah kehilangan posisi ini sepanjang kita mampu mempertahankan budaya kerja keras, jujur ke
dalam dan ke luar, berdisiplin tinggi, sopan terhadap pelanggan, dan terus berupaya menjadi
yang terbaik.

Pesan Almarhum
Brigjen Pol (P) Dr. H. KRH Chandra Suharto, MBA, SpJp

Usaha kami didirikan berdasarkan impian membuat semuanya agar lebih baik. Seperti namanya,
Blue Bird, yang diambil dari hikayat Eropa ihwal seorang gadis dan seekor burung biru yang
tiada hentinya berupaya meraih kebahagiaan dirinya, segenap anggota keluarga kami telah
berbuat sebisanya menggapai cita. Seiring dengan bertambahnya anggota keluarga serta
meningkatnya biaya pendidikan, laksana sebuah keajaiban saja, semula bisnis hanya
bermodalkan dua taksi, mampu bertahan dan tumbuh berkembang. Tentu saja integritas, kerja
keras, disiplin dan kebajikan keluargalah yang memungkinkan pencapaian tersebut. Kami
senantiasa mendorong setiap individu, terlepas dari apapun kedudukannya, untuk selalu
memberikan layanan terbaik kepada pelanggan. Agar tetap mampu menyesuaikan diri dengan
perubahan zaman, kami terus meningkatkan kompetensi di seluruh bidang usaha. Kami juga
menyadari bahwa kesuksesan kami adalah berkat dari Tuhan sehingga untuk membalaskannya,
kami pun mengadakan program Blue Bird Peduli untuk membantu orang-orang yang kurang
beruntung.

Jumlah Armada

No Jumlah Kode
Kota Tahap Akhir
. Beroperasi Pool

A-Y
1 Jakarta 21.000 armada Sesuai kemampuan (kecuali Q,
U, V, W, Z)

2 Bandung 450 armada 500 armada UD

3 Cilegon 500 armada 500 armada YK

4 Semarang 350 armada 500 armada FR

5 Surabaya 700 armada 1.000 armada QQ

6 Bali 1.000 armada 1.500 armada IV,VV

7 Lombok 500 armada 500 armada ZG, ZF

8 Makassar 50 armada 500 armada MD

9 Manado 500 armada 500 armada MD


10 Medan 500 armada 500 armada AD

11 Palembang 400 armada 500 armada PD

Pangkal
12 25 armada 200 armada BD
Pinang

13 Pekanbaru 150 armada 300 armada CD

350 armada (izin armada ditolak


PTUN Tanjungpinang,

14 Batam 75 armada tetapi masih bisa ditambah jika BMD


diajukan banding/kasasi

oleh Blue Bird Group)

15 Padang 100 armada 150 armada DD

50 armada
(belum
beroperasi
50 armada
16 Malang karena
didemonstrasi
oleh perusahaan
taksi lokal)

Didalam menjalankan usaha blue bird ini, ada visi dan misi yang diemban oleh usaha blue bird
ini diantaranya :

Visi
Menjadi Perusahaan yang mampu bertahan dan mengedepankan kualitas untuk
memastikan kesejahteraan yang berkelanjutan bagi para stakeholder.
Misi
Tujuan kita adalah tercapainya kepuasan pelanggan, dan mengembangkan serta
mempertahankan diri sebagai pemimpin pasar di setiap kategori yang kita masuki. Dalam
transportasi darat, kita menyediakan layanan yang handal, dan berkualitas tinggi dengan
penggunaan sumber daya yang efisien dan kita melakukannya sebagai satu tim yang utuh.
Selain itu didalam blue bird group ini memiliki kelebihan dan kekurangan diantaranya

Kelebihan dari PT. Blue Bird adalah sebagai berikut:


Blue bird sudah dikenal dengan kenyamanan dan keamanannya
Pelayanannya baik
Para karyawan ramah dan bersahaja
Harga yang terjangkau
Cukup mudah untuk mendapatkan taxi blue bird
Kelemahan dari PT. Blue Bird adalah sebagai berikut:
Kurang promosi dan diskon
Kurang inovasi lagi karena sudah banyak pesaingnya. Terutama saat ini sudah banyak
sekali transportasi yang berbasis online untuk mendapatkan pelanggan atau penumpang.

Bab II
Isu-Isu Lingkungan Makro

Demografi
Dalam perhitungan yang dilakukan oleh blue bird group melihat Jumlah penduduk
Indonesia yang besar serta meningkat setiap tahunnya (khususnyadi kota-kota besar) menjadi
pasar yang potensial bagi industri taksi selain itu hal yang dianalisa oleh blue bird group yaitu
Meningkatnya arus wisatawan baik dalam negeri maupun mancanegaramembuka peluang pasar
baru bagi blue bird dalam hal peningkatan jumlah calonpelanggan yang bisa digarap. Karena
didalam setahun atau tahun tahun berikutnya jumlah perkembangan penduduk maupun
konsumen yang datang ke Indonesia akan meningkat baik turis maupun wisatawan yang akan
berkunjung ke Indonesia pastinya akan membutuhkan transportasi yang digunakan didalam
berwisata maupun melakukan hal-hal lainnya dikota-kota besar Indonesia. Didaerah Indonesia
khususnya bali rata-rata yang menaiki atau yang gemar menaiki taksi blue bird itu wisatawan
asing kebanyakan yang berusia 30 tahun keatas.

Ekonomi
Didalam isu ekonomi blue bird grup terus bertahan didalam keadaan apapun, karena
awalnya usaha ini dibangun dari nol hingga sampai saat ini, seperti pada saat pendapatan
masyarakat mulai meningkat setelah krisis terjadi di tahun1998. Faktor ini menunjukkan pasar
pertaksian memberi peluang bisnis yangpositif dan mampu memikat hati konsumen Indonesia
padahal pada saat itu perekonomian baru-baru stabilnya. Di samping itu, masyarakat masih
membutuhkan sarana transportasi yang aman,nyaman, dan memiliki layanan yan baik.blue bird
grup mampu memberikan rasa aman dan nyaman didalam memikat hati konsumen. Maka dari itu
blue bird group berhasil menguasai 70% layanan angkutan umum yang sangat digemari oleh
masyarakat Indonesia karena blue bird selau mengutamakan layanan bersih aman nyaman bagi
konsumen. Selain itu pada saat ini Seperti dijelaskan oleh Direktur Keuangan Blue Bird Robert
Rorimassie sejauh ini perusahaan menargetkan pertumbuhan pendapatan di angka 18 persen
pada 2016, atau hanya naik tipis 1 persen dibandingkan proyeksi pertumbuhan pendapatan tahun
ini sebesar 17 persen. Jika pada tahun ini perseroan berharap bisa membukukan pendapatan
sebesar Rp 5,56 triliun, maka tahun depan perusahaan berharap bisa mendapatkan Rp 6,56
triliun. Pada tahun depan, perusahaan pun akan menetapkan angka belanja modal (capital
expenditure/capex) yang hampir sama seperti tahun ini yaitu Rp 1,6 triliun yang digunakan untuk
membeli 1.700 unit armada baru. Ia pun mengatakan kalau belanja modal ini masih akan didanai
oleh kas internal, sisa dana Initial Public Offering (IPO), dan fasilitas pinjaman dari PT Bank
Central Asia Tbk (BCA) yang belum digunakan sebesar Rp 1,2 triliun. Melihat laporan keuangan
perusahaan pada kuartal III 2015, posisi kas Blue Bird berada di angka Rp 248,7 miliar.
Sedangkan menurut keterangan Bursa Efek Indonesia, sisa dana penawaran umum Bluebird
sejak tahun kemarin masih tersisa Rp 16,89 miliar hingga pertengahan Oktober kemarin. Sampai
kuartal III tahun ini, Blue Bird mencatatkan pendapatan sebesar Rp 4,03 triliun atau naik 17,15
persen apabila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 3,44 triliun.

Sosial dan Budaya


Faktor sosial dan budaya yang dimiliki oleh PT blue bird grup ini sudah pastinya selalu
mengutamakan budaya dan istiadat yang berlaku di Indonesia, karena blue bird group ini dimiliki
oleh orang yang asli dari Indonesia dan pastinya akan mampu bersosialisasi dengan baik dan
mampu menyesuaikan budaya dan istiadat yang berlaku di Indonesia. Selain itu Kriminalitas di
kota-kota besar menjadi peluang bagi blue bird yang sudahdikenal dengan keamanan dan
kenyamanannya untuk untuk meningkatkan jumlah pelanggannya.

Dan didalam hal lainnya blue bird group selalu memastikn dengan adanya peningkatan
jumlah penduduk di kota-kota besar mengakibatkan timbulnyakemacetan. Kemacetan yang
banyak memakan waktu dan energi menjadipeluang bagi blue bird untuk memberikan pelayanan
yang aman dan nyamansehingga pelanggan tidak perlu merasa lelah untuk menghadapi
kemacetan yang timbul karena blue bird selalu diyakini oleh masyarakat mampu membantu
membantu dibidang transportasi layanan umum dan sudah sangat dipercayai dan diyakini.

Regulasi dan Hukum


Diberlakukannya Keppres No. 39 tahun 1998 terkait harga pembelian taksi
yangdisamakan dengan harga mobil lainnya. Dengan pengalaman bertahun-tahunserta modal
yang besar membuat Blue Bird tidak merasa dirugikan denganaturan baru ini. Kebijakan lainnya
terkait penambahan armada taksi dengan metode kuota jugatidak terlalu berpengaruh kepada
perusahaan. Hal ini justru menguntungkanperusahaan karena dapat mengurangi persainga. Selain
itu ada juga aturan yang dimiliki oleh blue bird group yaitu : Argo untuk pembayaran harus
sesuai dengan jarak yang ditempuh dan tidak merugikanpenumpang. Pengaturan tarif argo hanya
oleh team teknisi Bluebird group dimanabesaranya tarif ditentukan oleh pemerintah melalui SK
Gubernur DKI Jakarta No. 51 Tahun2008, selanjutnya Kejujuran sopir / karyawan u untuk
mengembalikan barang bawaan penumpang yangtertinggal. Manajemen mewajibkan sopir untuk
segera melaporkan kepada operator apabilaada barang penumpang tertinggal dimobil. Sehingga
apabila ada laporan barang penumpangtertinggal maka pihak operator akanmenginformasikan
kepada pemilik barang tersebutbahwa barang tersebut aman berada dipihak bluebird. Apabila
armada masih dekat makasopir disararankan untuk mengembalikan kepada penumpang tersebut.
Akan tetapi apabilasudah lebih dari 12 jam maka akan disimpan dikantor Bluebird agar sewaktu-
waktu pemilikdapat mengambilnya tanpa dipungut biaya apapun selain itu Rasa aman yang
didapat penumpang terhadap tindak kejahatan. Pada saat training paracalon sopir diberi
keterampilan standart dalam antisipasi tindak kejahatan. Bekerjasamadengan pihak training
profesional ataupun aparat kepolisian. Selain itu para supir jugasudah dibekali standart langkah-
langkah antisipasi apabila terjadi tindak kejahatan terhadaparmadanya. Dan yang terakhir
Keramahan dan kesopanan sopir / karyawan.Standar prosedur pelayanan taksi bluebirdadalah
pemberian salam kepada penumpang, kemudian baru menanyakan tujuanpenumpang.sopir dan
karyawan dilarang keras mengeluarkan kata-kata kasar, ataupunmengeluh. Standar layanan ini
juga berlaku untuk operator penerima pesanan taksi

Teknologi
PT. Blue Bird Group ini sudah dikenal dari sejak dulu dengan system teknologi nya yakni
inovasi tersebut diantaranya adalah pengenaan tarif berdasarkan sistem argometer, serta
melengkapi seluruh armadanya yang ber-AC dengan radio komunikasi. Selain itu, penggunaan
sistem GPS pada armada blue bird juga memberikan rasa aman kepada para pelanggan. Blue
Bird juga menjadi perusahaan taksi pertama di Indonesia yang memberikan layanan mobile
reservation melalui BlackBerry. Namun sekarang sesuai dengan kemajuan teknologi blue bird
group meluncurkan aplikasi yang bisa dipesan secara online tidak lagi mengunakan atau melalui
telepon untuk memesan taksi. PT Blue Bird Group akan meluncurkan teknologi canggih
berbasis aplikasi terbaru "My Blue Bird" guna memudahkan dan memuaskan pelayanan
terhadap konsumen dalam waktu dekat. Aplikasi My Blue Bird merupakan hasil
pengembangan teknologi dengan tampilan dan berbagai fitur terbaru. Blue Bird tercatat
sebagai perusahaan taksi pertama di dunia yang memberlakukan pemesanan melalui aplikasi
pada 2011. Selanjutnya, perusahaan jasa taksi itu mempercanggih teknologi aplikasi
berdasarkan saran dan masukan dari pelanggan dengan tampilan yang lebih mudah dan
dilengkapi sistem pembayaran lebih lengkap untuk tunai maupun non tunai.
Bab III

Isu-Isu Lingkungan Persaingan

Perkembangan zaman dan teknologi yang begitu pesat, mengharuskan bisnis yang sudah
hadir sejak lama, mau tak mau beradaptasi agar dapat mempertahankan eksistensinya.
Contoh kasus paling mencolok, mungkin terlihat pada perusahaan penyedia jasa
transportasi, Blue Bird. Bermunculannya para pesaing di dunia transportasi berbasis online,
bagi Blue Bird sebagai salah satu perusahaan penyedia jasa transportasi terbesar di Indonesia,
memang menjadi teguran tersendiri untuk segera berbenah, agar tak tertinggal oleh pesaing dan
zaman. Blue Bird seolah sempat kelimpungan dengan persaingan yang ada. Sebagai layanan
transportasi yang dianggap masih konvensional, Blue Bird yang berjaya seperti terkaget-kaget
dengan perkembangan zaman dan bukannya segera mengejar ketertinggalan, namun justru
langkah-langkah yang diambil, bisa dibilang kontraproduktif. Puncakny, meledaknya peristiwa
21 Maret 2016 silam. Pada saat itu, kegaduhan yang terjadi antara para pengendara taksi
konvensional, dengan para pengendara transportasi online, sangat menyita perhatian publik dan
membawa dampak besar pada perusahaan Blue Bird. bisnis transportasi darat di Tanah Air
diramaikan kehadiran aplikasi mobile yang menawarkan layanan transportasi. Moda transportasi
berbasis aplikasi ini menawarkan tarif lebih murah sehingga dengan cepat memikat memikat
banyak konsumen. Layanan ini juga menawarkan pendapatan besar dan fleksibilitas kerja bagi
pengemudinya. Alhasil, tak sedikit pemilik kendaraan baik roda dua maupun kendaraan roda
empat kepincut menjadi pengemudi moda transportasi berbasis aplikasi. Berbagai kelebihan
tersebut ibarat pukulan ganda bagi bisnis taksi blue bird. Di satu sisi, permintaan layanan taksi
berkurang. Di sisi lain, supir armada taksi ikut berkurang lantaran sebagian beralih menjadi
pengemudi moda transportasi berbasis aplikasi.

Dampak negatif terlihat pada kinerja, PT Blue Bird Tbk (BIRD). Sepanjang sembilan bulan
pertama tahun ini, pendapatan bersih BIRD cuma naik 17% secara year on year (yoy) dengan
laba bersih tumbuh 16% (lihat tabel).
Kinerja PT Blue Bird Tbk (BIRD)
(dalam miliar rupiah)
30/09/2015 30/09/2014
Pendapatan Bersih 4.035,29 3.442,14
Laba Bruto 1.231,98 1.058,21
Laba Usaha 881,28 776,03
Laba Bersih 625,42 537,15
Laba per Saham (Rp) 250 253
Sumber: Laporan Keuangan BIRD

Kinerja TAXI hingga akhir September lalu juga cukup tertekan. Meski pendapatan tumbuh
12,69%, laba bersih TAXI anjlok 89,8% (lihat tabel). Maklum, beban penyedia layanan taksi
Express ini naik 34,39%.Padahal, analis Bahana Securities Agustinus Reza Kirana, mengatakan,
pertumbuhan pendapatan BIRD secara historis sebesar 20%25% per tahun. Artinya,
pertumbuhan pendapatan BIRD mulai melambat. Selain permintaan yang menurun akibat
pelemahan daya beli masyarakat, Reza menilai, perlambatan kinerja emiten taksi lantaran
persaingan ketat dari kehadiran layanan transportasi berbasis aplikasi. Meski layanan anyar
tersebut baru hadir setahun, dampak terhadap kinerja emiten taksi lumayan besar.
PT Blue Bird Tbk saat ini tengah melakukan berbagai inovasi untuk dapat bersaing
dengan taksi online. Salah satunya adalah dengan menggandeng Bank BNI dan Mandiri dalam
menerapkan sistem pembayaran elektronik. Menurut Direktur Blue Bird Sigit P. Djokosoetono,
Blue Bird siap untuk meningkatkan berbagai pelayanan kepada masyarakat. Dirinya pun berjanji
bahwa pelayanan Blue Bird tidak akan lebih buruk dibandingkan para pesaing.

"Kalau pesan (taksi) mudah, tapi pelayanan tidak baik percuma, Kalau pesannya susah tapi
pelayanan baik percuma juga. Kami komitmen akan meningkatkan pelayanan," jelasnya di
Locanda, Jakarta, Rabu (7/9/2016)

Seperti diketahui, Blue Bird hari ini meluncurkan sistem pembayaran Nontunai di aplikasi
MyBlue Bird. Melalui fitur terbaru ini, masyarakat dapat melakukan pembayaran melalui Blue
Bird e-voucher, kartu kredit, dan kartu debit. Menurut Sigit evaluasi dari berbagai masukan
pelanggan. Blue bird pun pada akhirnya mengikuti moda transportasi lainnya seperti Gojek dan
Grab yang telah menggunakan sistem pembayaran nontunai sebelumnya.

Dengan pilihan pembayaran yang beragam di My Blue Bird, baik tunai dan non-tunai, kami
berharap dapat memberikan pengalaman yang lebih baik untuk masyarakat, jelas Sigit.

Bagi pelanggan korporat, Blue Bird e-voucher dapat digunakan untuk berbagai para karyawan.
Sementara, khusus pemegang kartu kredit BNI, semua kartu kredit berlogo Mastercard, serta
kartu kredit & debit Mandiri, dapat menikmati diskon hingga 20.000 rupiah selama periode
promo.Selain melalukan hal diatas Blue Bird Group bakal merombak sistem pemesanan melalui
aplikasi agar bisa bersaing dengan moda transportasi lain yang menggunakan basis aplikasi yang
memang marak belakangan ini seperti Uber Taxi dan Grab Car. Langkah perombakan tersebut
diperkirakan bisa segera diluncurkan dalam waktu dekat ini. Direktur Blue Bird Group, Sigit
Priawan Djokosoetono mengaku, perbaikan aplikasi ini sebagai merupakan konsekuensi yang
harus dilakukan oleh perusahaan untuk menghadapi kemajuan teknologi dan meningkatkan
kemudahan bagi para pelanggan. "Kami akui, seiring perkembangan zaman, aplikasi kami perlu
ada perbaikan, paling tidak lebih mudah, sama seperti yang ada saat ini," kata Sigit di Jakarta,
Jumat (18/3/2016). Selain merombak aplikasinya yang bernama 'My Blue Bird', dirinya juga
bakal meningkatkan pelayanan dengan cara penambahan mobil jenis MPV, seperti
Honda Mobilio yang saat ini digunakan. Nantinya taksi-taksi jenis MPV ini bakal lebih
diarahkan untuk para pengguna di Bandara dan stasiun. Saat ini Blue Bird telah memiliki jumlah
taksi MPV sebanyak 2.000 unit. "Kami akui, promosi pilihan cara pemesanan kami kurang
banyak, tapi sebenarnya kami juga dibantu dengan adanya fenomena online aplikasi ini,"
paparnya. Sebelumnya, Direktur Utama Blue Bird Purnomo Prawiro mengungkapkan Blue Bird
terbukti selalu mampu menghadapi dinamika persaingan bisnis dengan menerapkan berbagai
inovasi. Soal transportasi berbasis aplikasi, Blue Bird telah menerapkannya sejak 2011 di sistem
Blackberry, menyusul di sejumlah platform lain hingga sekarang. "Dengan perkembangan dan
kompetisi industri yang terjadi dewasa ini, Blue Bird siap berkompetisi dan pengalaman kami
bertahun-tahun membuktikan bahwa perusahaan justru tumbuh signifikan ketika ada kompetitor
baru," kata dia. Namun, menurut Purnomo, dalam menjalani itu tentu persaingan harus terjadi
dalam iklim industri yang berada dalam kesetaraan regulasi (same level playing field). Polemik
adanya Uber Taxi dan GrabCar masih berlanjut. Para pengemudi angkutan umum salah satunya
taksi. Pemerintah mendorong Uber untuk membentuk badan usaha tetap (BUT) di Indonesia.
Tujuannya adalah agar Uber ikut aturan di Indonesia di mana setiap lini bisnis harus memiliki
badan hukum yang bisa dipertanggungjawabkan. (Yas/Gdn)

Bab IV

Hubungan Dinamika Lingkungan Makro dan Persaingan dengan

Pengelolaan dan Kinerja Perusahaan

4.1 Dinamika Lingkungan Makro dengan pengelolaan dan Kinerja Perusahaan

Demografi

Dimasa sekarang yang sudah canggih ini, banyaknya pesaing yang dihadapi oleh blue
bird grup ini, salah satu nya banyaknya armada transportasi jenis online yang bermunculan di
Indonesia yang tentunya menggunakan tariff yang lebih murah dan banyaknya fitur-fitur yang
bisa digunakan antara lain adanya kupon gratis yang diberikan armada transportasi jenis online
tersebut. Otomatis kebanyakan wisatawan Indonesia yang tertarik dengan harga murah tersebut
pindah ke layanan armada transportasi online tersebut, namun disisi lain banyak wisatawan
asing yang lebih memilih menggunakan taksi blue bird ini, karena tidak seperti warga Indonesia
yang tertarik dengan harga diskon dan tidak melihat kualitas yang diberikan. Karena di Indonesia
khususnya dibali kebanyakan wisatawan asing yang lebih gemar menaiki transportasi jenis taksi
blue bird ini, khususnya turis asing yang berusia 30 tahun keatas. Namun dengan adanya
persaingan ini, makin gigih niat blue bird grup ini mengingkatan kualitas layanannya dengan
menambah armada serta telah meningkatkan kualitas layanan online yang lebih canggih, karena
taksi berbasis online ini pertama kali sudah diterapkan oleh blue bird grup namun kurangnya
pengetahuan konsumen akan hal tersebut.

Ekonomi
Didalam menghadapi kenaikan BBM blue bird menghadapi hal tersebut dengan santai
bahkan blue bird grup sendiri mendukung rencana pemerintah untuk menaikan harga BBM. Pada
minggu pertama pemerintah menaikan harga BBM, menurut analisis Profido International
Securities ia menganalisa kenaikan BBM akan menguntungkan blue bird grup, IHSG berpotensi
menguat dan mengikuti pergerakan bursa regional. ETF EIDO juga menilai sekitar 0,72% saham
blue bird grup meningkat, dianggap saham blue bird menarik diperdagangkan. Karena dalam
meningkatnya harga BBM otomastis semua harga bahan baku bahkan barang-barang akan
menjadi naik, namun blue bird grup mempunyai siasat lain dalam menghadapi situasi ini dengan
menetapkan kebijakan yang dibuat yakni menaikan harga argo dari 6000per kilometer menjadi
7500 perkilo meter, namun kebijakan yang dibuat ini sewaktu-waktu bisa berubah tergantung
harga BBM yang diharapkan oleh blue bird grup akan kembali turun.

Sosial dan Budaya


Sebagai perusahaan yang lahir dan dibesarkan di Indonesia, blue bird grup sendiri yakin
akan selalu berpegang teguh dengan nilai-nilai budaya dan adat istiadat yang berlaku di
Indonesia. Serta selalu memberikan rasa nyaman dan ramah kepada penumpang seperti yang
terkandung didalam visi misi dari blue bird sendiri, dan kemampuan karyawan untuk menepati
janji kapan pelayanan akan diberikan. dan Tenaga Customer Services yang responsive
komunikatif. Setiap armada taksi Bluebird memilikinomor armada yang berbeda-beda. Pada
setiap pemesanan taksi, operator memberikannomor taksi yang akan menjemput dan berapa
waktu tunggu yang harus diperlukan untukmendapatkan pelayanan taksi bluebird, Kemampuan
sopir / karyawan untuk memberikan pelayanan secara cepat dan tepat kepada penumpang,
begitulah budaya organisasi yang dilakukan oleh blue bird dengan selalu memastikan keamanan
dan kenyamanan konsumenlah yang paling utama. Namun di Indonesia khususnya dibali blue
bird sendiri susah menggait penumpang karena masyarkat menilai lebih efisien menggunakan
roda dua, karena dibali sendiri sudah mengalami kemacetan yang cukup parah, masyarakat
menilai lebih efisien dan cepat berpergian menggunakan roda dua dibandingkan berpergian
menaiki mobil, maka dari itu blue bird sendiri lebih menargetkan konsumen wisatawan asing,
karena mereka dalam mengunjungin bali atau Indonesia sebagian besar tidak membawa
kendaraan.

Regulasi dan Hukum


Didalam perkembangan hukum di Indonesia pihak blue bird memiliki SK tersendiri yang
sudah diatur oleh hukum di Indonesia, salah satunya Argo untuk pembayaran harus sesuai
dengan jarak yang ditempuh dan tidak merugikanpenumpang. Pengaturan tarif argo hanya oleh
team teknisi Bluebird group dimana besaranya tarif ditentukan oleh pemerintah melalui SK
Gubernur DKI Jakarta No. 51 Tahun 2008 Sopir dan karyawan Bluebird diwajibkan untuk
mematuhi standar prosedur pelayanan yang telah ditetapkan. Apabila ada pelanggaran yang
dilakukan dengan sengaja,maka akan diberikan sangsi yang tegas, Kemampuan sopir / karyawan
untuk menolong penumpang ketika ada barang bawaan penumpang tertinggal diarmada harus
segera dilaporkan dalam kurun waktu kurang dari 12 jam. Serta di Indonesia mewajibkan kepada
supir untuk mematuhi aturan yang telah berlaku di Indonesia dengan mematuhi rambu lalu lintas
serta memiliki sim.
Teknologi
Dalam perkembangan Indonesia yang semakin maju ini, teknologi di Indonesia lambat
laun akan mengalami kenaikan. Karena sudah gampangnya jaringan-jaringan internet di
Indonesia membuat blue bird lebih gampang dalam mengait konsumen mengunakan aplikasi
online my blue bird. Dan pada tahun 2017 ini blue bird melakukan join dengan perusahaan
GOJEK, yang dimana dengan mengunakan aplikasi GOJEK bisa memesan fitur taksi blue bird.
Dengan demikian didalam menggunakan aplikasi GOJEK dalam memesan taksi blue bird tidak
perlu mengunakan system argo lagi karena di fitur gojek penumpang sudah mengetahui berapa
tariff yang di keluarkan konsumen untuk berpergian menggunakan blue bird. Serta dengan makin
banyaknya pesaingan blue bird sudah menggunakan pembayaran argo dengan system
pembayaran elektroknik dengan mengandeng bank-bank besar di Indonesia yaitu BNI, BCA dan
Mandiri.

4.2 Dinamika Persaingan dengan pengelolaan dan kinerja perusahaan

Banyaknya jenis perusahaan transportasi berbasis online baik yang dari Indonesia
maupun perusahaan transportasi asing yang menunjukan kelebihan fitur-fitur online dan dapat
memberikan harga yang lebih murah dibandingkan blue bird contohnya saja pesaing saat ini
adalah UBER dan GRAB yang sudah membuat fitur taksi didalam transportasi online mereka.

Tetapi taksi blue bird sendiri Memberikan pelayanan di Blue Bird adalah ANDAL.
Andal merupakan akronim dari aman,nyaman,mudah, dan personalize, sehingga
pelayanannya bisa berkembang, tidak lagi sekadar mengemban tugas mengantarkan pelanggan
dari satu titik ke titik lain, tapi disesuaikan dengan permjntaan pelanggan. Menyediakan berbagai
macam layanan transportasi mulai dari taksi reguler hingga rental limousin dan bus untuk
konsumen semua itu ditujukan agar penumpang merasa aman dan nyama. Selain itu blue bird
sendiri sangat mengantisipasi persaingan didalam taksi online ini dengan menggunakan
pembayaran elektronik dari bank BNI, BCA dan Mandiri penumpang mendapatkan potongan
harga yang tidak tanggung-tanggung yaitu sebesar Rp 20.000.

Banyaknya pendatang baru dibidang transportasi ini membuat blue bird semakin
waspada, perusahan-perusahan tersebut datang ke Indonesia dengan cara membuat layanan yang
canggih dan memiliki banyak fitur didalam nya yang tiak dimiliki oleh bluebird dan pastinya
dengan menggunakan harga murah dan mengambil pangsa pasar kendaraan transportasi di
Indonesia.

Dengan banyaknya saingan di Indonesia, blue bird membuat strategi yang menjadi
gebrakan besar didalam system transportasi di Indonesia salah satu nya dengan memperbaiki
system online yang telah dimiliki blue bird sejak tahun 2011 menjadi lebih canggih lagi selain itu
blue bird join dengan perusahaan GOJEK selain itu yang paling serius dilakukan blue bird adalah
dengan memberika diskon bagi pengguna atm BNI, BCA dan Mandiri didalam system
permabayaran elektronik. Pastinya semuanya lebih menekankan didalam system teknologi yang
semakin maju, karena di Indonesia nama blue bird tidak asing lagi, maka tidak sulit bagi blue
bird grup masuk kepasar transportasi online karena nama blue bird grup sudah jaya dipasar sejak
dahulu kala. Dan yang pastinya didalam harga taksi blue bird sudah bisa bersaing dengan
transportasi online lainnya.

4.3 STRATEGI PEMASARAN DENGAN MARKETING MIX

1.Product
Blue Bird Group menyediakan berbagai macam layanan transportasi mulai dari taksi
reguler hingga rental limousin dan bus untuk konsumen.semua itu ditujukan agar penumpang
merasa aman dan nyama. Selain di bisnis transportasi, Blue Bird Group juga bergerak di bidang
logistik seperti pengiriman barang (kargo), ada pula di bidang industry, Blue Bird Group
menjalankan jasanya untuk pembuatan bus, penyewaan alat berat dan pembuatan body bus (restu
ibu pusaka). Untuk mempermudah pelanggannya, Blue Bird Group menyediakan e-payment bagi
para pelanggan yangtidak membawa uang cash. E-payment ini bekerja sama dengan bak-bank
besar diIndonesia seperti, Bank Mandiri, Bank BCA, Bank BNI, dll. Sejauh ini armada yang
disediakan cukup bagus, bersih, nyamandan berkualitas. Di dalam armada taksinya terdapat
nomor customer care yang akan menanggapi keluhan, saran dan kritik dari para pelanggan. Serta
terdapat jugaindentitas supir taktinya tersebut untuk memberikan rasa percaya bahwa kita
sebagai pelanggan berada di tangan yang benar dan akan selamat hingga ke tujuan.

2.Place
Outlet-outlet Blue Bird Group tersebar di berbagai wilayah strategis di Indonesia seperti
di mall, tempat-tempat hiburan dan hotel, sehingga pelanggan dengan mudah menemukan taksi
PUSAKA ataupun taksi silver bird. Selain itu taksi-taksi yang keliling mencari penumpang juga
banyak beroperasi di jalan raya karena armada yang dimiliki blue Bird saat ini mencapai 19.000
armada.

3.Promotion
Promosi tentang produk blue bird ini kebanyakan melalui word to mouth dari pelanggan -
pelanggan yang pernah menggunakan jasa yang diberikan oleh Blue Birdgroup ini. Pihak Blue
Bird sendiri juga memasang neon box di jalan-jalan kota besar agar yang berisi tentang iklan
tentang taksi ataupun car rent Blue Bird dan tidak lupa pula disertakan no. Telepon agar
pelanggan dapat dengan mudah memesan produk blue bird group lewat telepon

4.4 Analisis SWOT

1. STRENGTH
armada yang sangat besar, sudah terkenal kenyamanan dan keamanannya
pelayanan baik, Karyawannya ramah dan bersahaja, inovasi taximobile reservation bagi
pengguna (smartphone) android dan blackberry.
2. WEAKNESS
Kurangnya Promosi dan diskon, juga biaya tarif yang harus dikeluarkan juga
cukup mahal atau sesuai dengan kualitas layanan yang diberikan Bluebird.
3. OPPORTUNITIES
Blue bird merupakan pelopor pengenaan tarif taksi berdasarkan sistem argo,
dengan kebutuhan transportasi yang mobile bisa kemana saja, juga sistem yang mulai
dikembangkan menggunakan GPS. Peluang bluebird sangat lebar di indonesia karena
para konsumen sudah percaya dengan pelayanan terbaik yang diberikan perusahaan, yang
dapat dinikmati di banyak kota-kota terbesar di Indonesia termasuk Jakarta, Bali,
Bandung, Banten, Lombok, Semarang, Surabaya dan Yogyakarta. Mereka juga dapat
ditemukan di jantung pusat bisnis dan tujuan wisata di seluruh negeri.
4. THREAT
Adapun ancaman dari pihak luar yang sangat meresahkan perusahaan seperti
adanya penipuan yang mengatasnamakan perusahaan dan pemalsuan mobil yang
mengatasnamakan perusahaan bluebird, dan juga ancaman perusahaan berasal dari
perusahaan yang serupa seperti perusahaan taksi seperti UBER dan GRAB.
Bab V
Penutup

5.1 Kesimpulan
PT Blue Bird Grup ini sudah dikenal dari jaman dahulu kala bahkan sudah dikenal oleh
wisatawan mancan negara karena sangat memberikan kenyamanan dan memberika pelayanan
terbaik bagi semua penumpangnya. Seiring perkembangan teknologi dan persaingan di Indonesia
PT Blue Bird Grup ini juga semakin gencar dalam memajukan dan menaikan nama PT Blue Bird
Grup dan meningkatkan kualitas armadanya agar tetap memiliki banyak peminat di bidang
transportasi dengan cara meningkatkan kualitas layanan teknologinya, memberika diskon kepada
konsumen dan selalu mengutamakan keselamatan penumpang. Dan blue bird grup merupakan
perusahaan yang sudah sangat maju, terbukti dengan terus mempelajari dan menganalisa SWOT
perusahaannya dan lingkungannya PT Blue Bird Grup dapat mengantisipasi kelemahan-
kelemahan perusahaan mereka disertai strategi-strategi yang baik diharapkan perusahaan ini
dapat terus berkembang.

5.2 Saran
PT Blue Bird Grup harus terus bisa mempertahankan strategi yang
telah dimiliki sejak dulu dan selalu mengacu pada VISI dan MISI yang telah dibangun yaitu
dengan menggunakan strategi AMDAL didalam perkembangan system armadanya, dan juga PT
Blue Bird Grup harus terus melakukan inovasi agar tidak terjadi seperti kejadian sebelumnya
yang hampir dikalahkan dengan transportasi online lainnya. PT Blue Bird Grup harus selalu
melakukan hal yang membuat konsumen setianya tidak pindah ke lain hati dan sebisa mungkin
melakukan segala cara agar bisa memperkuat merknya sendiri.
Serta PT Blue Bird Grup harus selalu melakukan perbaikan system baik system
transportasi ataupun teknologinya. Serta harus selalu melakukan promosi-promosi yang bisa
memajukan perusahaan, dan dengan tidak menghilangkan cirri khas yang dimiliki PT Blue Bird
Grup.
Refrensi :
cholinsimpelunik.wordpress.com/2014/03/13/manajemen-strategik-dalam-perusahaan-taksi/

economy.okezone.com/read/2016/09/07/320/1483468/rebut-persaingan-dengan-taksi-online-ini-janji-
blue-bird

investasi.kontan.co.id/news/transportasi-online-mengancam-prospek-emiten-taksi

syifark03.blogspot.co.id/2015/10/pt-blue-bird-group.html

syifark03.blogspot.co.id/2015/10/kelebihan-dan-kekurangan-pt-blue-bird.html

wartaekonomi.co.id/read/2016/05/03/99153/blue-bird-segera-luncurkan-teknologi-aplikasi-
terbaru.html

www.academia.edu/6230741/Blue_Bird_Group_final

www.bluebirdgroup.com/id/

www.cnnindonesia.com/ekonomi/20151105133752-92-89674/manajemen-blue-bird-pasang-target-
nyaris-stagnan-tahun-depan/

www.hitsss.com/belajar-dari-blue-bird-saatnya-perusahaan-om-tante-ini-berubah-dan-mengejar-
ketertinggalan/3/

www.tribunnews.com/bisnis/2016/09/07/ini-strategi-blue-bird-hadapi-persaingan-bisnis-transportasi