Anda di halaman 1dari 5

ANALISA KASUS FINANCIAL REPORTING

PROBLEM AT MOLEX, INC.


SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN

Kelompok 10:
Junisia (17)
Michael Efendi (28)
Oktavia Wardani (34)
PPA 38
I. LATAR BELAKANG

Pertengahan November 2004, RUPS Molex mengadakan rapat untuk menentukan nasib Joe
King (CEO) dan Diane Bullock (CFO) karena external auditor, Delloite, menuding keduanya
gagal mengungkapkan kesalahan penilaian inventory sebesar $8.000.000. King dan Bullock
beralasan pada saat pengiriman surat pernyataan dampak kesalahan tersebut tidak material
tetapi Delloite tidak puas dan tidak bisa menyelesaikan reviewnya hingga memperoleh
pernyataan dari CFO dan CEO baru.

Molex Background and Management

Didirikan pada tahun 1938 oleh Kreh Biel, Molex Inc. mendesain, memproduksi, dan
mendistribusikan konektor elektronik yang digunakan beragam industri, contohnya komputer
dan DVD player. Pada tahun 2003, Molex merupakan perusahaan konektor terbesar kedua
dengan pangsa pasar 6,9%. Pada Juli 2001, King terpilih menjadi CEO setelah sebelumnya
mencoba berbagai posisi. Pada tahun 1980, sebagai manajer wilayah, King menekankan
pelayanan terhadap konsumen, kualitas dan pengembangan produk baru, agar kompetisi
semakin efektif. Bullock dipekerjakan pada Oktober 2003 sebagai CFO dengan pengalaman
sebelumnya pada berbagai perusahaan.

Molexs Financial Performance

2002 dan 2003 merupakan tahun yang menantang bagi Molex karena ada penurunan
tajam pada permintaan produknya, khususnya konsumen teknologi. Manajemen kemudian
mengurangi jumlah karyawan dan biaya dengan investasi pada produk yang tidak terpengaruh
oleh resesi. Tugas manajemen menjadi lebih berat dengan penjualan saham Molex pada masa
resesi. Tanda kepulihan awal muncul pada kuartal 4 2003 ketika penjualan naik 21% dan
pendapatan naik 46% disertai harga saham Molex yang naik 6%. Molex menunjukkan
perkembangan yang stabil pada 6 bulan pertama di 2004. Meskipun ada peningkatan penjualan
dan pendapatan pada 2004, manajer tetap mengharapkan keberlangsungan usaha, namun harga
saham tetap dan bunga masih tinggi.

Audit Industry Challenge

2002 dan 2003 juga merupakan tahun yang menantang bagi industri audit terkait
dengan independensi, terutama setelah terjadinya kasus Enron, WorldCom, dan berbagai kasus
lainnya. Pada pertengahan 2002, Arthur Andersen diadili karena menghilangkan dokumen
Enron sehingga izinnya dicabut. Menanggapi skandal yang muncul, peraturan baru dibentuk
untuk meningkatkan independensi dan kualitas audit. Contohnya saja, Sarbanes-Oxley Act,
2003, membentuk badan pemantau baru untuk meninjau dan mendisiplinkan kualitas audit,
standar etis dan independensi kantor akuntan. Peraturan ini juga mengharuskan partner audit
dirotasi setiap 5 tahun. Perusahaan audit juga dilarang menjual jasa konsultasi kepada kliennya
serta komite audit diberi tanggung jawab untuk menilai auditor eksternalnya.

Molexs Accounting Problem

Juli 2004, kelompok finansial Molex mengidentifikasikan beberapa masalah persediaan


yang mempengaruhi hasil. Laba karena penjualan persediaan dengan anak perusahaan belum
dikeluarkan dari perhitungan pendapatan konsolidasi, sehingga overstated. Setelah penemuan,
pengungkapan dilakukan kepada berbagai pihak. Bullock memberitahu manajer puncak, yaitu
King dan keputusannya menginvestigasi situasi untuk menilai apakah ada masalah dan hasilnya
menurut manajemen tidak material. Pada 10 September 2004, surat representasi manajemen
setelah ditandatangan dikirimkan kepada auditor eksternal dan tidak mencantumkan kesalahan
inventory. Pada 15 Oktober 2004, manajemen Molex pertama kali mendiskusikan error dengan
Delloite dan mengajukan penyesuaian $2.000.000. Pada 19 Oktober 2004, komite audit
membahas masalah tersebut dan Delloite tidak menyetujui usulan 15 Oktober dan mengatakan
keseluruhan nilai harus dicatat pada kuartal pertama. Pada 20 Oktober 2004, Molex
mengumumkan hasil kuartalnya yaitu pendapatan $640.000.000 dan laba bersih $55.600.000.
Nilai kesalahan akuntansi total yaitu $8.000.000 sebelum pajak. Pada 21 Oktober 2004, setelah
pertemuan komite audit, pihak Delloite mempertanyakan Bullock apakah ia sadar akan
kesalahan inventory sebelum tanda tangan pada 10 September dan Bullock
mengkonfirmasinya, tetapi ia menganggap efek tersebut tidak material sehingga tidak
mencantumkannya pada surat representasi manajemen.

The Boards Challenge

Delloite terus mengungkapkan kekecewaan terhadap surat representasi manajer


puncak. Delloite berpendapat, manajemen telah mengetahui kondisinya pada tanggal 21 Juli.
Dengan demikian, Delloite tidak bersedia menerima surat representasi dari King dan Bullock
lagi karena mereka tidak memberikan beberapa informasi yang diperlukan. Pada November,
RUPS Molex membicarakan situasi tersebut dan menghadapi 3 keputusan. Pertama, mengikuti
saran auditor untuk mengganti CEO dan CFO. Kedua, membiarkan permintaan Delloite dan
memaksa auditor untuk tetap mereview laporan keuangan atau resign. Pilihan ketiga, yaitu
memberhentikan Delloite dan mempekerjakan auditor baru dimana 8-K harus dipenuhi dengan
SEC untuk menjelaskan perubahan.

II. PERMASALAHAN

Pilihan keputusan manakah yang harus diambil oleh RUPS Molex?

III. ANALISIS DAN PEMBAHASAN

Dalam kasus ini, bila ditemukan kesalahan seharusnya direverse pada waktu terjadinya.
Kesalahan overstatement 8 juta dolar sebelum pajak dan 5,8 dolar setelah pajak dengan 3 juta
dolar sebelum pajak dan 2.2 juta dolar setelah pajak terjadi pada tahun sebelumnya, yang
berakhir pada 30 juni 2004. Kesalahan tersebut akan dikoreksi pada kuarter pertama. Untuk
mengkoreksi overstatment $8 juta pada persediaan, dengan mengkredit akun persediaan yang
akan menyebabkan nilai persediaan berkurang $8 juta dan mendebit akun Retained Earnings
sebagai kontra jurnalnya sebesar jumlah yang sama.

Saat kesalahan overstatment ini terjadi, laporan keuangan harus dibuat kembali untuk
menunjukan nilai net income yang sebenarnya. Harga pokok penjualan akan meningkat sebesar
$8 juta. $8 juta perlu dikeluarkan dari net income pada laporan laba rugi. Mereka seharusnya
menyertakan catatan untuk mengungkapkan penyebab terjadinya kesalahan dan dampaknya
terhadap akun akun dalam laporan keuangan. Sebagai contoh, catatan tersebut akan
menjelaskan tentang perbaikan pada saldo awal persediaan dan saldo Retained Earningnya

Peran komite audit dalam pelaporang keuangan adalah untuk memastikan keakuratan dan
transparansi pengungkapan laporan keuangan ke masyarakat, investor, dan para shareholder.
Peran top manajemen dalam pelaporan keuangan adalah untuk memastikan bahwa laporan
keuangan dan pengungkapannya telah sesuai dengan GAAP, dan semua yang diungkapkan
adalah benar adanya walaupun perusahaan dalam keadaan buruk. Peran external auditor adalah
untuk memastikan bahwa laporan keuangan ditampilkan secara adil tanpa salah saji material
sesuai dengan GAAP, pada dasarnya auditor menjamin SEC bahwa persahaan telah mengikuti
aturan dan seuai dengan standar GAAP Atau jika perusahaan mencoba atau bahkan telah
melakukan fraud.

Berdasarkan kasus diatas diceritakan bahwa Molex percaya error tersebut immaterial, CEO
dan CFOnya memutuskan untuk tidak memberi tahu auditornya selama error tersebut tidak
mempengaruhi financial performance perusahaan. Manajemen berasumsi selagi error tersebut
tidak merugikan finacial performance perusahaan auditor tidak perlu diinformasikan tentang
eror ini. Tetapi manajer tidak menganalisa besarnya eror yang terjadi pada saat itu. Masalah itu
terbawa sampai ke auditor saat manajer melihat overstatment $8 juta pada net income dan
inventory.
Auditor eksternal sangat memperhatikan mengenai eror karena mereka tidak di
informasikan hingga hasil pada kuartal ke-4 keluar dan sebelum mengeluarkan hasil dari
kuartal ke-1 pada 30 September 2004. Mereka sangat memperhatikan bahwa mereka selaku
auditor eksternal tidak melihat adanya kesalahan, dan bahwa grup keuangan perusahaan dari
Molex yang menemukannya. Hal ini yang membuat eksteral auditor terlihat buruk karena
terlihat jika mereka tidak menguji hasil keuangannya dengan hati-hati, yang mana yang akan
dipresentasikan pada mereka oleh Molex pada 27Juli 2004, dalam menemukan apakah telah
terjadi error dalam laporan keuangan. Point yang baik. Disamping terlihat janggal , auditor
memperhatikan masalah-masalah perusahaan yang mempengarui pencatatan dan khususnya
profesi audit. Selama waktu tersebut, beberapa perusahaan besar seperti Enron, jatuh setela
skandal dan kecurangan yang melibatkan laporan dan pernyataan keuangan yang disajikan
tidak wajar, yang menghasilkan kerugian yang sangat besar pada inventory dan menyebabkan
resesi. Sebagai hasilnya, dikeluarkannya peraturan terkait auditing pada tahun 2003 yaitu
Sarbox, terutama independensi dari perusahaan audit dan perusahaan-perusahaan yang mereka
layani.

Permintaan auditor untuk mengganti CEO dan CFO menurut kami kurang tepat bagi
perusahaan. Perusahaan tidak akan terlihat baik jika CEO dan CFOnya dipecat pada saat
kesalahan sedang diproses. Apalagi kesalahan atau error itu dengan yakin dianggap tidak
material oleh CEO dan CFO. Auditor eksternal telah melakukan audit pada hasil keuangan
tahun lalu dan auditor gagal menemukan error tersebut. Maka dari itu, menurut saya seharusnya
auditor juga mengintrospeksi diri bahwa mereka lalai dalam menemukan kesalahan itu, dan
sesungguhnya kesalahan itu tidak material. Ini melanggar persyaratan listing SEC yaitu
memberikan hasil kuartal tepat waktu dan kami akan meminta auditor untuk menyetujui
perbaikan atas kesalahan itu. Selain itu, tidak tepat jika hanya karena kesalahan yang tidak
material CEO dan CFO langsung dipecat begitu saja, padahal CEO dan CFO merupakan orang-
orang yang dipercaya oleh investor untuk menjalankan perusahaan.