Anda di halaman 1dari 4

A.

Judul
Predation of free-flying birds by the Racquet-tailed Treepie Crypsirina temia.

B. Identitas Jurnal
Budi, N.S., Oscilata, E.N.R., Nurdini, L. & Noske, R. 2015. Predation of free-flying
birds by the Racquet-tailed Treepie Crypsirina temia. KUKILA, 18(2):70
74.

C. Tujuan Penulis Jurnal


1. Untuk mengetahui pengaruh logam timbal terhadap aktivitas antioksidan dari
enzim Ascorbate peroxidase (APX), Guiacol peroxidase (GPX), dan
glutathione-S-hydrogenase (GSH) yang terkandung dalam Sansevieria
roxburghiana.
2. Untuk mengetahui potensi akumulatif dari logam timbal pada pertumbuhan
Sansevieria roxburghiana pada media tumbuh hidroponik.

D. Fakta Unik Jurnal


1. Logam timbal meningkatkan aktivitas enzim-enzim yang terlibat dalam
sistem pertahanan antioksidan yaitu Ascorbate peroxidase (APX), Guiacol
peroxidase (GPX), dan glutathione-S-hydrogenase (GSH) seiring dengan
peningkatan dosis logam timbal yang diberikan pada Sansevieria
roxburghiana.
2. Sansevieria roxburghiana toleran terhadap akumulasi logam timbal sehingga
dapat dimanfaatkan untuk fitoremediasi tanah yang tercemar logam timbal.

E. Pembahasan Jurnal
Pencemaran lingkungan khususnya pencemaran yang disebabkan oleh logam
berat seperti timbal (Pb) merupakan masalah yang cukup sulit untuk diatasi. Timbal
sebagai salah satu logam berat yang mengkontaminasi ekosistem dapat
menyebabkan berbagai gangguan pertumbuhan dan metabolisme berkaitan dengan
aktivitas enzim pada tumbuhan. Metode mekanik yang sebelumnya diterapkan
memiliki banyak kelemahan diantaranya tidak dapat mempertahankan struktur
tanah dan kesuburannya serta memerlukan biaya yang mahal. Salah satu metode
yang ramah lingkungan untuk mengatasi pencemaran yang disebabkan oleh logam
berat timbal (Pb) adalah dengan fitoremediasi. Berdasarkan hal tersebut, perlu
dilakukan penelitian untuk menemukan jenis tumbuhan yang sesuai sebagai
fotoremidiator pada lokasi yang tercemar logam berat Pb dengan kondisi ekologis
tertentu. Salah satu tumbuhan yang yeng sering digunakan dalam penelitian
mengenai fotoremediasi adalah Sansevieria.
Pada penelitian ini digunakan tumbuhan Sanseviera roxburgiana yang
dikumpulkan dari lingkungan Universitas Sri Venkateswara, yang kemudian
ditanam dan diberi perlakuan 5 konsentrasi Pb (0; 0,5; 1,0; 1,5; 2,0; 2,5 g/l).
Pemberian perlakuan dilakukan dengan mencampur Pb ke dalam larutan nutrien,
diulang sebanyak 3 kali selama 90 hari. Pengaruh Pb terhadap aktivitas enzim
diamati dengan pengekstrakan enzim kemudian dibuat campuran yang spesifik
pada masing-masing enzim dan dilanjutkan pengujian dengan spektrofotometer
UV-VIS (Shimazdu UV-VIS, Japan). Absorbansi enzim APX dianalis
menggunakan panjang gelombang 290 nm, GPX pada panjang gelombang 470 nm,
dan GSH pada panjang gelombang 412 nm. Level terjadinya lipid peroksidasi
diketahui dengan terbentuknya MDA, yang dianalisis dengan spektrofotometer
UV-VIS pada panjang gelombang 532 nm. Sedangkan akumulasi Pb dalam S.
Roxburghiana dianalisis dengan melakukan ekstraksi terhadap seluruh bagian
tumbuhan (akar, batang daun) kemudian dilakukan pengujian dengan
spektrofotometri absorbsi atomik (AAnalyst 200, Perkin-Elmer, UK). Hasil
pengujian secara spektrofotometri selanjutnya diuji statistik ANOVA dengan
menggunakan SPSS.
Hasilnya menunjukkan akulasi Pb yang meningkat seiring dengan
penambahan dosis Pb yang diberikan. Aktivitas APX (enzim penghancur H2O2)
meningkat secara drastis pada hari ke 30, 60 dan 90 sejak perlakuan Pb
dibandingkan dengan perlakuan kontrol. Begitu pula dengan enzim GPX dan GSH
yang mengalami peningkatan aktivitas seiring dengan bertambah lamanya waktu
perlakuan.
Peningkatan aktivitas APX diikuti dengan GPX mengindikasikan bahwa
enzim yang berperan dalam sistem kekebalan antioksidan seperti APX dan GPX
dapat mendeteksi radikal bebas secara sinkron. Peningkatan konsentrasi GSH juga
berhubungan dengan kemampuan tanaman untuk bertahan terhadap stress oksidatif
yang diinduksi logam berat. Tingginya aktivitas enzim-enzim ini kemungkinan
menyebabkan terhambatnya pembentukan MDA. Peningkatan kejadian peroksidasi
lipid pada membran akibat oksigen radikal bebas, namun diikuti dengan tingginya
aktivitas enzim antioksidatif, menunjukkan ketahanan tanaman Sansevieria
roxburghiana terhadap logam berat timbal.
Pb menyebabkan peningkatan aktivitas enzim antioksidatif sebagai
mekanisme pertahanan sekunder terhadap stress oksidatif tetapi tidak secara
langsung seperti respon pertahanan primer. Oleh karena itu dapat disimpulkan
bahwa induksi APX, GPX dan GSH dapat menciptakan pertahanan yang efektif
terhadap toksisitas logam timbal.
Berdasarkan analisis dan pembahasan diatas, artikel ini memiliki kelebihan
yaitu memaparkan hasil penelitian yang diperoleh secara jelas dengan
menggunakan diagram. Namun terdapat sedikit kekurangan, yaitu pemaparan
metode yang kurang lengkap mengenai waktu pengukuran aktivitas enzim dan
jumlah akumulasi Pb yaitu pada hari ke 30, 60 dan 90.

F. Kesimpulan Jurnal
1. Penambahan konsentrasi Pb meningkatkan aktivitas enzim-enzim
antioksidan seperti APX, GPX dan GSH pada tanaman Sansevieria
roxburghiana.
2. Sansevieria roxburghiana toleran terhadap akumulasi logam timbal sehingga
dapat dimanfaatkan sebagai fitoremediator.
3. Sansevieria roxburghiana yang digunakan dalam penelitian ini merupakan
tanaman hias sehingga dalam perannya sebagai fitoremediator tidak akan
memengaruhi rantai makanan.

G. Pertanyaan (Reviewer)
1. Pada penelitian ini, peneliti hanya terfokus pada enzim-enzim yang berperan
dalam sistem pertahanan antioksidan, apakah mungkin Pb berpengaruh
terhadap kerja enzim lain? Bagaimana pengaruhnya?
2. Apakah logam berat timbal jenis lain dapat memengaruhi aktivitas enzim
yang terlibat dalam sistem pertahanan antioksidan?
3. Bagaimanakah pengaruh logam berat Pb terhadap aktivitas enzim pada
tanaman selain dari genus Sansevieria?
4. Bagaimanakah toleransi tanaman Sansevieria roxburghiana terhadap logam
jenis lain?

H. Refleksi
1. Penelitian ini mengangkat topik yang menarik yaitu pencemaran logam berat
Pb yang merupakan salah satu masalah lingkungan yang sulit untuk diatasi
hingga saat ini.
2. Melalui membaca artikel ini, kami memperoleh pengetahuan tentang jenis
tanaman yang dapat digunakan sebagai fitoremediator dalam memperdalam
pengetahuan tentang efek logam berat terhadap lingkungan dan tumbuhan.
Selain itu, jurnal ini juga membantu memperdalam materi pencemaran
lingkungan dan fisiologi tumbuhan.
3. Setelah membaca artikel ini kami ingin mengembangkan penelitian tentang
pengaruh Pb terhadap aktivitas enzim-enzim selain APX, GPX dan GSH;
pengaruh logam berat jenis lain terhadap aktivitas enzim-enzim yang terlibat
dalam sistem pertahanan antioksidan (APX, GPX dan GSH); pengaruh logam
berat Pb terhadap aktivitas enzim pada tanaman selain dari genus Sansevieria;
serta toleransi tanaman Sansevieria roxburghiana terhadap logam jenis lain.