Anda di halaman 1dari 14

Ujian Akhir Semester

Ilmu Kesehatan Anak


Tanggal 1 Agustus 2012

Petunjuk : pilihlah satu jawaban yang paling tepat

1. Berdasarakan Pelayanan Kesehatan Obstetri Neonatal Essensial Dasar, tahun 1999,


yang tergolong kegawatan neonatus adalah :
A. Asfiksia neonatorum, BBLR, Sepsis neonatorum
B. Asfiksia, Diare dan DHF
C. BBLR, Prematur dan Diare
D. Tetanus neonatorum, Diare dan Infeksi
E. Ikterus, DHF dan TBC

2. Asfiksia Neonatus ditandai oleh :


A. Asidemia metabolik atau campuran
B. Nilai Apgar Score 0-3 pada menit ke-5
C. Distres nafas
D. Jawaban A dan B benar
E. Semua jawaban betul

3. Keadaan yang terjadi pada saat janin masih berada di dalam kandungan adalah :
A. Paru-paru berfungsi sebagai pertukaran oksigen dan karbondioksia
B. Nutrisi janin berasal dari plasenta
C. Aliran darah dari jantung masuk ke paru-paru untuk mengambil oksigen
D. Foramen ovale tertutup
E. Ductus arteriosus tertutup

4. Keadaan sistem kardiovaskular janin di dalam kandungan adalah :


A. Arteriol vasodilatasi
B. Aliran darah ke paru-paru terbatas
C. Aliran darah masuk ke dalam paru-paru melalui arteri pulmonalis
D. Foramen ovale tertutup
E. Alveoli paru terisi udara

5. Keadaan yang terjadi setelah bayi lahir adalah :


A. Paru terisi cairan
B. Cairan paru janin di dalam alveoli diganti dengan udara
C. Arteriol vasokonstriksi
D. Foramen ovale terbuka
E. Ductus arteriosus tetap terbuka

6. Pada masa transisi setelah lahir, bayi dapat mengalami kesulitanantara lain :
A. Tarikan nafas pada saat lahir sangat kuat
B. Cairan paru di dalam alveoli terserap dengan baik
C. Hipoksia, sehingga kontraksi otot jantung melemah
D. Arteriol paru mengalami vasodilatasi
E. Aliran darah ke paru meningkat

7. Penilaian awal pada bayi baru lahir adalah :


A. Apakah bayi cukup bulan
B. Apakah cairan amnion bersih dari mekonium
C. Apakah bayi bernafas/menangis
D. Apakah tonus otot baik
E. Semua jawaban benar

8. Apabila dalam pertolongan persalinan terdapat bayi lahir dengan keadaan cukup
bulan, bernafas/menangis, air ketuban yang jernih dan tonus otot yang baik, maka
selanjutnya dilakukan :
A. Langkah awal resusitasi
B. Perawatan lanjutan
C. Perawatan pasca resusitasi
D. Perawatan rutin
E. Memberikan suntikan vitamin K1

9. Berikut ini benar tentang resusitasi neonatal:


A. Ganjal pada leher bayi untuk membuka jalan napas
B. Penghisapan dilakukan di hidung dulu kemudian di mulut
C. Stimulasi taktil dengan cara: sentil telapak kaki, gosok perut,punggung, dan
memukul daerah punggung.
D. Penilaian pada saat bayi lahir adalah ada tidaknya air ketuban yang
bercampur mekoneum dan usaha bernapas bayi
E. Mencelupkan bayi ke air hangat kemudian ke air dingin secara bergantian
dapat dilakukan pada keadaan bayi tidak menangis

10. Setelah langkah awal dilakukan selama 30detik, evaluasi yang dilakukan adalah :
A. Pernafasan, frekuensi jantung dan warna kulit
B. Pernafasan, usaha nafas dan tonus bayi
C. Frekuensi jantung, skor Apgar dan warna kulit
D. Usaha nafas, skor Apgar dan warna kulit
E. Tonus otot, usaha nafas dan warna kulit

11. Pemakaian sungkup pernafasan pada bayi harus mempunyai ukuran yang tepat,
yaitu menutupi :
A. Ujung dagu, mata dan hidung
B. Ujung dagu, mulut dan hidung
C. Mata, mulut dan dahi
D. Mata, hidung dan mulut
E. Hidung, mulut dan sebagian pipi

12. Kejang pada neonatus lebih sering terjadi pada bayi-bayi prematur, dapat berupa:
A. Kejang tonik
B. Kejang klonik
C. Kejang mioklonik
D. Kejang subtle
E. Semua jawaban benar

13. Beberapa gerakan pada neonatus dapat menyerupai kejang, antara lain :
A. Jitteriness
B. Apnea pada saat tidur
C. Gerakan menghisap yang terisolasi
D. Jawaban A dan B benar
E. Jawaban A, B dan C benar
14. Penatalaksanaan kejang pada neonatus adalah :
A. Pemberian diazepam perrectal
B. Pemberian diazepam intravena
C. Pemberian fenitoin intravena
D. Pemberian fenobarbital intravena
E. Pemberian fenobarbital perrectal

15. Tanda utama seorang bayi yang terserang tetanus neonatorum adalah :
A. Kekakuan otot dan kejang tanpa disertai gangguan kesadaran
B. Kejang dengan gambaran tonik klonik
C. Kekakuan otot dan kesulitan menetek
D. Gangguan postur dan kesadaran
E. Kejang dan kesulitan menetek

16. Faktor risiko terjadinya tetanus neonatorum antara lain :


A. Persalinan di rumah sakit
B. Perawatan tali pusat dengan menggunakan kasa dan alkohol
C. Persalinan dengan ditolong oleh tenaga kesehatan
D. Persalinan dan perawatan tali pusat yang kurang higienis
E. Tinggal di daerah pedesaan

17. Manifestasi klinis serangan tetanus neonatorum antara lain :


A. Trismus
B. Risus sardonicus
C. Perut papan
D. Opistotonus
E. Semua jawaban benar

18. Manifestasi gangguan pernafasan pada bayi antara lain:


A. Sianosis
B. Gasping
C. Stridor
D. Jawaban A dan C benar
E. Jawaban A,B dan c benar

19. Bayi lahir dengan persalinan spontan dari ibu yang mengalami perdarahan ante
partum karena plasenta previa. Dalam pemeriksaan didapatkan frekuensi nafas 70
kali/menit, dengan retraksi ringan pada dinding dada, tetap sianosis meskipun
dengan pemberian oksigen, dan bayi terdengar merintih. Pemeriksaan menunjukkan
air entry yang menurun. Berdasarkan skor Downes :
A. 4
B. 5
C. 6
D. 7
E. 8

20. Bayi pada soal di atas dapat dikategorikan sebagai:


A. Tidak ada gawat nafas
B. Gawat nafas
C. Ancaman gagal nafas
D. Ancaman henti jantung
E. Peningkatan skor Downes

21. Penyebab yang dapat menimbulkkan serangan gangguan pernafasan pada


neonatus antara lain :
A. Asfiksia
B. Perdarahan saluran pernafasan
C. TBC
D. Sindrom aspirasi mekonium
E. Hipoglikemia

22. Manifestasi klinis yang dapat terjadi pada neonatus dengan penyakit membran hyalin
antara lain:
A. distres nafas dengan peningkatan frekuensi nafas, sianosis dan retraksi
dinding dada
B. sering terjadi pada bayi lebih bulan
C. terjadi karena infeksi neonatus
D. berhubungan dengan proses persalinan yang ditolong oleh tenaga kesehatan
E. jarang menimbulkan kematian

23. Aspirasi mekonium pada neonatus dapat menimbulkan :


A. Sumbatan jalan nafas
B. Inflamasi berat
C. Hipertensi paru
D. Aktivasi trombosis
E. Semua jawaban benar

24. Manifestasiklinis yang tidakterjadipadaseoranganak yang menderitacampakadalah :


A. Panas
B. Ruam yang menyeluruh di seluruhtubuh
C. Conjunctivitis, pilek, batuk
D. Ruammenyeluruhmulaidaribelakangtelinga
E. Dapatterbentukvesikeldanpustule

25. Vitamin yang diberikan pada penderita campak adalah:


A. Vitamin C
B. Vitamin K
C. Vitamin E
D. Vtamin K
E. Vitamin A

26. Pernyataan yang benar mengenai demam tifoid adalah :


A. Disebabkan oleh Salmonella tifosa
B. Penularan melalui makanan dan minuman
C. Tidak disertai gangguan susunan syaraf
D. Jawaban A dan b benar
E. Jawaban A, B dan C benar

27. Pada demam tifoid dapat terjadi manifestasi klinis yang disebut sebagai trias demam
tifoid, yaitu :
A. Panas 2-5 hari, gangguan gastrointestinal dan kesadaran
B. Bradikardi relatif, panas dan gangguan kesadaran
C. Panas > 7 hari, gangguan gastrointestinal dan kejang
D. Panas > 7 hari, gangguan kesadaran dan intestinal
E. Bukan salah satu di atas

28. Komplikaksi yang dapat terjadi pada demam tifoid antara lain:
A. Leukopenia dan limfositosis relatif
B. Perdarahan saluran cerna
C. Diare
D. Hipoglikemia
E. Syok

29. Obat pilihan yang dapat diberikan pada penderita demam tifoid adalah:
A. Tetrasiklin
B. Cefuroxime
C. Cloramphenicol
D. Metronidazole
E. Rifampisin

30. Salah satupatofisiologi yang mendasariterjadinyaseranganasmaadalah:


A. Dindingsalurannafasmembengkak
B. Terjadiolehkarenaadanyadebuatauhawadingin
C. Ototdindingsalurannafasmenebal
D. Salurannafasterisibanyakdahak
E. Semuajawabanbetul

31. DalampenatalaksanaanAsmapadaanak, beberapahal yang harusdiperhatikanadalah


:
A. Terdapatduajenisobat yang harusdiberikanpadasaatserangan,
tidaktergantungderajatserangansaatitu.
B. Menghindarialergendilakukanapabiladenganpemberianobattidakmembaik.
C. Golonganobatpengendalidiberikanpadapasienasmasedangdanberatuntukmenceg
ahseranganasma, dandipakaiterusmenerus, meskipuntidakadagejala.
D. Pilihanpemberianobatperedasecaraintravenakarenaakanmemberikanefek yang
lebihcepat.
E. Semuajawaban di atasbenar

32. Yang termasuklangkahpenanggulanganasmapadaanakadalah :


A. Mengetahuitandapermulaanatautandaawalseranganasma
B. Harusselalusediaobatdanmemberikanobatdenganwaktu, cara, lama dandosisnya
yang tepat.
C. Dihindariolah raga karenadapatmencetuskanseranganasma
D. Jawaban A dan B benar
E. Semuajawabanbenar.

33. Gejala batuk pada seorang anak, dicurigai suatu asma apabila :
A. Episodik
B. Nokturnal
C. Ada riwayat atopi
D. Jawaban A dan C benar
E. Jawaban A,B dan c benar
34. Seorang anak dikatakan terkena asma serangan episodik sering apabila frekuensi
serangan dalam 1 bulan :
A. Kurang dari 1 kali
B. 1 sampai 2 kali
C. Lebih dari 2 kali
D. Setiap saat timbul serangan
E. Lebih dari 1 kali

35. Faktor pencetus serangan asma dapat berupa :


A. Alergen hirupan
B. Alergen makanan
C. Infeksi saluran nafas
D. Jawaban A dan B benar
E. Jawaban A, B dan C benar

36. Skrofulodermaadalahmanifestasiklinispenyakit TBC pada :


A. Mata
B. Kelenjar
C. Kulit
D. Ginjal
E. Paru-paru

37. Manifestasi klinis TBC pada anak dapat mengenai:


A. Paru-paru
B. Susunan syaraf pusat
C. Kulit
D. Ginjal
E. Semua jawaban benar

38. Yang tergolong dalam TBC berat antara lain :


A. Paru-paru
B. Kulit
C. Milier
D. Mata
E. Kelenjar

39. Penegakan diagnosis pasti TBC dengan ditemukannya basil TBC di sputum atau
bilasan lambung pada anak sangat sulit, sehingga sebagian besar penegakan
diagnosis dengan :
A. Gambaran Klinis
B. Gambaran Radiologis
C. Uji tuberkulin
D. Jawaban A dan C benar
E. Jawaban A, B dan C benar

40. Keadaan-keadaan yang harus dicurigai seorang anak menderita TBC adalah :
A. Kontak dengan penderita batuk berdarah
B. Reaksi kemerahan setelah BCG dalam 3-7 hari
C. Batuk selama 1 minggu
D. Panas selama 2 minggu
E. Semua jawaban salah
41. Uji tuberkulin dikatakan positif apabila setelah 48-72 jam setelah penyuntikan
menunjukkan indurasi dengan ukuran :
A. 2 mm
B. 3 mm
C. > 5 mm
D. 5-9 mm
E. > 10 mm

42. Pengobatan TBC pada anak terdiri dari 2 tahap, yaitu :


A. Tahap awal dan akhir
B. Tahap awal dan lanjutan
C. Tahap intensif dan ekstensif
D. Tahap intensif dan lanjutan
E. Tahan awal dan ekstensif

43. Penilaian derajat dehidrasi pada diare berdasarkan 4 parameter yaitu:


A. Keadaan umum, rasa haus, frekuensi BAB, muntah
B. Keadaan umum, mata cowong, terakhir kencing, konsistensi feses
C. Keadaan umum, rasa haus, mata cowong, cubitan kulit perut
D. Keadaan umum,mata cowong, ada darah/tidak, cubitan kulit perut
E. Keadaan umum, lamanya diare, ada darah/tidak, mata cowong

44. Pengobatan diare tanpa dehidrasi:


A. Harus segera dirujuk ke RS
B. Dirawat di Puskesmas
C. Puasa
D. Berikan cairan rumah tangga (oralit, kuah sayur) tiap kali anak BAB
E. Berikan antibiotika apapun penyebab diare

45. Berikutiniadalahbatasannapascepat yang benarpadaumur<2 bulan:


A. 50 X/menit
B. 40 X/menit
C. 30 X/menit
D. 20 X/menit
E. > 60 x/menit

46. Pengobatan diare dehidrasi berat:


A. Tidak harus segera dirujuk ke RS
B. Berikan obat anti muntah
C. Stop pemberian makanan
D. Jika tidak ada infus atau NGT harus segera dirujuk ke RS
E. Berikan antibiotik apapun penyebabnya

47. Masa kritis pada infeksi dengue terjadi pada hari ke :


A. 2 3
B. Setelah hari ke 3
C. 5
D. 6
E. 7

48. Manifestasi perdarahan pada demam berdarah dengue dapat berupa :


A. Petekie
B. Ekimosis
C. Epitaksis
D. Perdarahan gusi
E. Semua jawaban benar
49. Uji torniquet dikatakan positif apabila :
A. Pada diameter 1 cm didapatkan lebih dari 10 petekie
B. Pada diameter 2,8 cm didapatkan lebih dari 5 petekie
C. Pada diameter 1 cm didapatkan lebih dari 10 petekie
D. Pada diameter 2,8 cm didapatkan lebih dari 10 petekie
E. Semua jawaban salah

50. Perdarahan yang terjadipadainfeksi dengue :


A. Menunjukkanmanifestasidemamberdarah dengue
B. Dapatberupapetekie, epsitaksis, melena maupunperdarahangusi.
C. Membutuhkanpemberiantransfusidarah
D. Menunjukkanadanyahemokonsentrasi
E. Selaludiikutidenganhipoproteinemia

51. Keadaanhemokonsentrasiditandaidengan :
A. Manifestasiklinisdenganefusi pleura, atau ascites
B. B.Penurunanhematokritlebihdari 20% berdasarkanusia
C. Pemeriksaanfisikmenunjukkantekanannadi yang menyempit, ujungekstremitas
yang dingin.
D. Disertaidenganadanyaperdarahan
E. Semuajawabanbenar

52. Tandabahaya yang harusdiwaspadaipadapenderitainfeksi dengue adalah :


A. Segalabentukmanifestasiperdarahan
B. Tidakdapat/mauminum/makan
C. Nyeri abdomen berat
D. Gelisah/iritabel
E. Semuajawabanbenar

53. Yang benar mengenai demam berdarah dengue:


A. Disebabkan oleh bakteri
B. Ditandai dengan perdarahan dan kebocoran plasma (efusi pleura,asites)
C. Masa kritis adalah hari 1-3
D. Demam mereda pada minggu ke-2
E. Uji torniquet positif berarti benar diagnosis demam berdarah dengue

54. Tatalaksana yang benar pada kasus demam berdarah dengue:


A. Pemberian antibiotika
B. Periksa lab darah (Hb dan trombosit) pada demam hari ke-2
C. Rawat inap jika angka trombosit<200.000
D. Pemberian aspirin untuk membantu menurunkan demam
E. Rawat inap jika trombosit<100.000

55. Manifestasiklinis yang dapatterjadipadaanak yang menderita TBC adalah :


A. BB turuntanpasebabjelasatautidaknaikdenganpenanganangizi.
B. Demam lama dan selalu disertaikeringatmalam.
C. Pembesarankelenjarlimfesuperfisialistunggal, terutama di daerah inguinal, nyeri
apabila di tekan.
D. Batuk terjadi selama 1 minggu.
E. Selalu didapatkan adanya batuk berdarah

56. Mekanisme perlindungan paru-paru terhadap adana infeksi, antara lain :


A. Mukosilier
B. Reflek batuk
C. Reflek menelan
D. Jawaban A dan B benar
E. Jawaban A, B dan C benar

57. Indikasi perawatan di rumah sakit pada penderita pneumonia antara lain :
A. Umur < 1 tahun
B. Diduga infeksi oleh karena virus
C. Tinggal di daerah perumahan
D. Menunjukkan retraksi dinding dada
E. Disertai dengan diare

58. Penularan pertusis terjadi secara droplet, yang terbesar terjadi pada stadium :
A. Inkubasi
B. Konvalesens
C. Prodromal
D. Spasmodik
E. Paroksismal

59. Gejala batuk yang khas pada pertusis, berupa batuk hebar yang membuat
penderita tidak sempat untuk inspirasi terjadi pada stadium :
A. Inkubasi
B. Konvalesens
C. Prodromal
D. Spasmodik
E. Penyembuhan

60. Penularan atau cara infeksi enterobius vermikularis dapat terjadi melalui :
A. Telur cacing yang berada di dalam makanan
B. Cacing dewasa masuk melalui kulit telapak kaki
C. Telur cacing masuk ke tubuh melalui tangan, sprei atau debu rumah
D. Cacing betina masuk melalui anus
E. Cacing betina mencemari makanan

61. Amoebiasis dapat menyerang organ-organ :


A. Saluran pencernaan, hati, paru dan otak
B. Hati, ginjal dan usus
C. Saluran pencernaan, tulang dan lambung
D. Otak, hati dan ginjal
E. Hati, mata dan kelenjar limfe

62. Beberapa keadaan yang dapat menyebabkan terjadinya gizi buruk pada anak,
antara lain :
A. Pola makan yang teratur
B. Faktor pendidikan yang tinggi
C. Tempat tinggal di daerah perkotaan
D. Infeksi
E. Faktor genetik

63. Gambaran wajah seperti orang tua oleh karena lemak subkutan yang menghilang
ditemukan pada gizi buruk jenis :
A. Marasmus
B. Kwashiorkor
C. Campuran
D. Jawaban A dan C benar
E. Jawaban A, B dan C benar

64. Penatalaksanaan gizi buruk dilakukan dengan memperhatikan sepuluh langkah


yaitu :
A. Mencegah hipoglikemia, hipotermia dan dehidrasi
B. Mengatasi infeksi
C. Pemberian nutrisi yang mengenadung zat-zat mikro
D. Jawaban A dan B benar
E. Jawaban A, B dan C benar

65. Pseudomembran yang terjadi pada penderita difteri bersifat :


A. Berwarna kemerahan dan nyeri pada saat dilepas
B. Jarang menimbulkan sumbatan
C. Berwarna keabuan dan mudah berdarah
D. Hanya mengenai tonsil
E. Sulit dibedakan dengan stomatitis

66. Difteri dapat menimbulkan gejala pada organ-organ :


F. Hidung
G. Otak
H. Mata
I. Kelenjar getah bening
J. Telinga

67. Beberapa keadaan yang memperjelek prognosis penderita difteri yaitu :


A. Usia sekolah, terapi yang terlambat dan lokasi lesi
B. Usia muda, status gizi buruk dan lokasi lesi
C. Status gizi kurang dan penyakit penyerta
D. Stadium penyakit dan kejang
E. Terapi yang terlambat dan derajat perdarahan
68. Kematian yang terjadi pada penderita difteri terutama disebabkan oleh :
A. Meningitis
B. Terapi yang terlambat
C. Sumbatan jalan nafas
D. Infeksi susunan syaraf pusat
E. Penurunan kesadaran

69. Pencegahan terjadinya pertusis dapat dilakukan dengan :


A. Pemberian imunisasi DPT beserta booster
B. Pemberian eritromisisn pada setiap anak dengan gejala batuk dan nyeri telan
C. Pemeriksaan swab tenggorok
D. Pemeriksaan kultur dari swab tenggorok
E. Pemberian ADS

70. Pemeriksaan fisik yang mendukung keadaan gizi buruk pada seorang anak antara
lain :
A. Perubahan rambut menjadi halus
B. Wajah menjadi lebih tua
C. Kulit menjadi lembab
D. Berat badan berdasarkan umur dapat tampak normal dengan BB berdasarkan
tinggi badan kurang dari 80 persen
E. Perubahan suara

Petunjuk :
A apabila pernyataan 1, 2 dan 3 benar
B apabila pernyataan 1 dan 3 benar
C apabila pernyataan 2 dan 4 benar
D apabila pernyataan 4 saja yang benar
E apabila semua pernyataan salah

71. Pilihan obat pada penderita dengan pertusis adalah :


1. Kortikosteroid
2. Paracetamol
3. Eritromisin
4. Kotrimoksazole

72. Komplikasi yang dapat terjadi pada penderita pneumonia antara lain :
1. Gagal nafas
2. Meningitis
3. Sepsis
4. Empiema

73. Beberapa cara dapat dilakukan untuk memotong siklus hidup enterobius
vermikularis sebagai salah satu penatalaksanaan penderita, antara lain :
1. Pemberian antibiotik
2. Pemberian anticacing
3. Pemberian imunisasi
4. Mengganti sprei, piyama dan mandi dengan shower

74. Penyebab tersering amoebiasis pada anak adalah :


1. Entamoeba hystolitica
2. Enterobius vermikularis
3. Giardia lamblia
4. Ankilostomiasis
75. Seorang anak yang menderita gizi buruk jenis kwashiorkor akan menunjukkan
gejala-gejala :
1. Atrofi otot dan lemak
2. Perubahan kulit dengan adanya crazzy pavement dermatosis
3. Perubahan tulang
4. Edema dan hepatimegali

76. Penatalaksanaan yang dilakukan pada penderita difteri meliputi :


1. Isolasi penderita
2. Pemberian ATS
3. Pemberian antibiotik untuk mematikan kuman, misal penicillin prokain
4. Kortikosteroid bersamaan dengan pemberian antibiotik

77. Komplikasi yang dapat terjadi pada penderita difteri yaitu :


1. Sumbatan jalan nafas
2. Meningitis
3. Miokarditis
4. Perdarahan saluran pencernaan

78. Tahapan defisiensi besi pada anak meliputi :


1. Stadium prelaten
2. Stadium laten
3. Stadium anemia defisiensi besi
4. Stadium konvalesens

79. Beberapa keadaan yang dapat menimbulkan defisiensi zat besi antara lain :
1. Perdarah kronik di saluran cerna oleh karena cacing
2. Bayi mendapatkan susu formula dan ASI
3. Bayi mendapat ASI saja
4. Bayi tidak mengkonsumsi sayur yang mengandung zat besi sejak usia 4 bulan

80. Keadaan yang meningkatkan insidens TBC pada anak antara lain :
1. Kurangnya kepatuhan penderita
2. Pengobatan yang tidak adekuat
3. Meningkatkan kejadia infeksi HIV
4. Pemberian terapi atau pengobatan tanpa pengawasan

81. Keadaan yang harus dicurigai seorang anak menderita TBC adalah :
1. Anaoreksia dan gagal tumbuh
2. Demam 1 minggu
3. BB turun atau malnutrisi tanpa sebab yang jelas
4. Batuk dengan sputum bercampur darah

82. Syarat balon resusitasi untuk neonatus antara lain :


1. Ukuran balon sesuai dengan ukuran hidung dan mulut
2. Memberikan tekanan yang tinggi untuk membuka alveoli
3. Mempunyai katub yang dihubungkan dengan sumber oksigen
4. Mempunyai alat pengaman / katub pelepas tekanan
83. Obat anti kejang pilihan untuk neonatus antara lain :
1. Diazepam
2. Fenobarbital
3. Clonazepam
4. Fenitoin

84. Anamnesis yang mendukung diagnosis suatu tetanus neonatorum antara lain :
1. Persalinan yang kurang higienis
2. Perawatan tali pusat
3. Bayi sering mengalami spasme, terutama bila tersentuh atau terangsang
4. Bayi malas minum

85. Keadaan yang dapat menimbulkan gangguan pernafasan antara lain :


1. Persalinan secara operasi
2. Takipnea sementara pada neonatus
3. Pemberian oksigen konsentrasi rendah
4. Penyakit jantung bawaan

86. Risiko terjadinya penyakit membran hyalin pada bayi meningkat pada keadaan :
1. Prematuritas
2. Infeksi neonatal
3. Ibu menderita diabetes
4. Pneumonia

87. Serangan apnea pada neonatus terjadi apabila didapatkan adanya :


1. Berhentinya pernafasan
2. Nafas terdengar disertai adanya grunting
3. Penurunan aliran udara yang masuk ke paru-paru
4. Berhentinya pernafasan disertai dengan bradikardi selama 20 detik

88. Pada neonatus yang mengalami serangan apnea memerlukan resusitasi dengan
balon dan sungkup apabila didapatkan adanya keadaan bayi yang :
1. Tidak bernafas
2. Acrocyanosis
3. Pernafasan megap-megap
4. Denyut jantung < 120 kali/menit

89. Bayi berat lahir rendah cenderung hipotermia karena:


1. Sering menangis
2. Sulit minum
3. Anak sering menguap
4. Pusat pengaturan suhu belum sempurna

90. Bayi dikatakan cukup bulan jika:


1. Umur kehamilan 37 minggu
2. Umur kehamilan 42 minggu
3. Umur kehamilan <37 minggu
4. Umur kehamilan 37 42 minggu
Petunjuk : Jawablah pertanyaan secara singkat dan jelas

1. Seorang ibu datang membawa anaknya yang berusia 3 tahun dengan keluhan
berat bada yang sulit naik dan anak tampak kurus. Selain itu terdapat keluhan
anak sering menderita atau mengeluhkan gatal pada pantat, terutama malam
hari. Penderita merupakan anak kelima dari 6 bersaudara, dan tinggal di
perumahan yang padat penduduk. Ibu juga mengataan pernah melihat beberapa
cacing berukuran kecil pada saat anaknya mengeluh gatal di pantat.

a. Apakahkemungkinanpenyebabkeluhan pada anak tersebut?


b. Penatalaksanaanapa yang dapat dilakukan?

Selamat mengerjakan
Semoga sukses