Anda di halaman 1dari 6

PRESENT AND PAST PARTICIPLE

I. PRESENT PARTICIPLE

Pengertian Present Participle


Present participle adalah kata yang dibentuk dengan menambahkan suffix (akhiran) -
ing pada base form verb (bentuk dasar kata kerja ~ bare infinitive).

Kadang-kadang terjadi doubling pada konsonan di akhir kata kerja tersebut.

Contoh doubling pada konsonan:


run+ing > running
swim+ing > swimming
Present participle merupakan satu dari lima verb form yang dimiliki oleh verb,
baik regular maupun irregular verb.

Contoh verb form:


Base Form Present Tense Past Tense Present Participle Past Participle

sing sing(s) sang singing sung

read read(s) read reading read

Fungsi Present Participle


Secara umum, participle dapat berfungsi sebagai sebagai verb atau verbal.

Present Participle sebagai Verb


Sebagai verb, present participle digunakan sebagai komponen dari multiple
verbs bersama auxiliary verb [aux+present participle] untuk
membentuk progressive/continuous dan perfect continous tense. Present participle juga
digunakan pada passive voice dari continuous tense,
baik present maupun past. Bentuk passive pada perfect continuous sebaiknya dihindari
karena rumit dan tidak elegan.

Contoh Present Participle sebagai Verb


Verb Contoh Kalimat Present Participle Keterangan

Present He is smiling to you.


Continuous (Dia sedang tersenyum padamu.) is = auxiliary

Those toddlers have been sleeping for an


Present
hour.
Perfect
(Balita-balita itu telah tidur selama satu
Continuous
jam.) have, been = auxiliary

The workers were queuing for their


Past continuous salaries.
(Para pekerja sedang mengantri gaji.) were = auxiliary

The labors had been demonstrating for two


Past perfect hours before you came.)
continuous (Para buruh telah berdemonstrasi selama
dua jam sebelum kamu datang.) had, been = auxiliary
Future She will be working at the office.
continuous (Dia akan sedang bekerja di kantor.) will, be = auxiliary

Future perfect That cat will have been sleeping long.


continuous (Kucing itu akan telah tidur lama.) will, have, been = auxiliary

Passive is = auxiliary,
Present The book is being read by him. being = present
Continuous (Buku tersebut sedang dibaca olehnya.) participledari auxiliary be

Your car was being washed at this time


Passive Past yesterday. was = auxiliary,
continuous (Mobilmu sedang dicuci pada saat ini being = present
kemarin.) participledari auxiliary be

Present Participle sebagai Verbal


Sebagai verbal, participle berfungsi sebagai adjective. Sebagai kata sifat, verbal ini
berfungsi memodifikasi/menjelaskan noun.
Adapula bentuk verb+ing yang lain yang berfungsi sebagai noun, yaitu gerund.
Walaupun sama-sama berbentuk verb+ing, namun penggunaan keduanya sangat
berbeda.
Penggunaan present participle sebagai adjective dapat dilihat pada noun
phrase dan reduced adjective clause (active voice). Pada noun phrase, noun yang
bertindak sebagai pelaku aksi dirangkai dengan present participle.
Misalnya pada kalimat:
1. The rooster annoys.
2. The fact interested me.
dapat dibuat menjadi kalimat dengan present participle:
1. It is a annoying rooster atau The annoying rooster eats a lot.
2. It was an interesting fact atau The interesting fact was published.
Dengan demikian annoying dan interesting merupakan present
participle yang menjelaskan rooster dan fact.
Pada reduksi adjective clause, relative pronoun dan verb to be (jika ada) dihapus serta
ditambahkan -ing pada active verb (jika berbentuk present atau past, bukan progressive)
sehingga membentuk present participle (phrase).

Contoh Present Participle pada Reduced Adjective Clause

Contoh adjective clause Contoh reduced adjective Clause

The woman who works as an


english teacher is very The woman who works+ing as an english teacher is very beautiful.
beautiful.
(Wanita yang bekerja menjadi:
sebagai guru bahasa Inggris
tersebut sangat cantik.) The woman working as an english teacher is very beautiful

The boy who is sleeping+ing is my brother.


The boy who is sleeping is
my brother. menjadi:
(Anak laki-laki yang sedang
tidur adalah saudaraku.) The boy sleeping is my brother.

Keterangan:
Working dan sleeping merupakan present participle yang didapat melalui reduced adjective
clause dimana berfungsi menerangkan woman dan boy.
II. PAST PARTICIPLE

Pengertian Past Participle


Past participle adalah participle yang dibentuk dengan menambahkan suffix (akhiran) -
ed, -en, -d, -t, -n, atau -ne pada base form (bare infinitive) berupa regular verb.

Pada base form berupa irregular verb, bentuk past participle tidak konsisten. Past
participle merupakan satu dari lima verb form yang dimiliki oleh verb.

Contoh Verb Form:

Base Form Present Tense Past Tense Present Participle Past Participle

dig dig(s) dug digging dug

learn learn(s) learned /learnt learning learned /learnt

Fungsi Past Participle


Secara umum, participle dapat berfungsi sebagai sebagai verb atau verbal.

Past Participle sebagai Verb


Sebagai verb, past participle digunakan sebagai komponen dari multiple
verbs bersama auxiliary verb [aux + past participle] untuk membentuk
perfect (continuous) tense dan passive voice.

Contoh Kalimat Past Participle sebagai Verb

Verb Tense Contoh Kalimat Past Participle

I have paid the bill.


Present perfect
(Saya telah menbayar tagihan tersebut.)

Those toddlers have been sleeping for an hour.


Present perfect
(Balita-balita itu telah tidur selama satu jam.) been= past participle dari
continuous
auxiliary be

He had painted the fence in green.


Past perfect (Dia telah mengecat pagar dengan warna hijau.) had= past participle dari
auxiliary have

Past perfect The labors had been demonstrating for two hours before you came.)
continuous (Para buruh telah berdemonstrasi selama dua jam sebelum kamu datang.)

Meri will have read the book.


Future perfect
(Meri akan telah membaca buku tersebut.)
Future perfect That cat will have been sleeping long.
continuous (Kucing itu akan telah tidur lama.)

That room is cleaned every day.


(Ruangan itu dibersihkan tiap hari.)

That room had been cleaned.


Passive Voice
(Ruangan itu telah dibersihkan.)

That room will be cleaned.


(Ruangan itu akan dibersihkan.)

Past Participle sebagai Verbal


Sebagai verbal, participle berfungsi sebagai adjective. Sebagai kata sifat, verbal ini
berfungsi menerangkan noun. Penggunaan past participle sebagai adjective dapat dilihat
pada noun phrase dan reduced adjective clause pada passive voice. Pada noun
phrase, noun yang bertindak sebagai penerima aksi dirangkai dengan past participle.
Misalnya pada kalimat:
1. The woman is bored by the situation.
2. The cat was spoiled by my mother.
dapat dibuat menjadi past participle:
1. The bored woman
2. The spoiled cat
Dengan demikian bored dan spoiled merupakan past participle yang berfungsi
menjelaskan woman dan cat (sebagai penerima aksi).
Selain itu, past participle juga digunakan pada reduced adjective clause. Pada
reduksi adjective clause, relative pronoun dan verb to be (jika ada) dihapus.

Contoh Past Participle pada Reduced Adjective Clause

adjective clause reduced adjective Clause

The chocolate which is being eaten by


The chocolate which is being eaten by him is very delicious.
him is very delicious.
(Coklat yang sedang dimakan olehnya
menjadi:
sangat lezat.)
The chocolate being eaten by him is very delicious.

The math problem which has been


The math problem which has been solved is difficult.
solved by him is difficult.
(Soal matematika yang telah
menjadi:
dipecahkan tersebut sangat sulit.)
The math problem solved is difficult.

Keterangan:
Eaten dan solved didapat melalui reduced adjective clause dimana berfungsi
menjelaskan chocolate dan math.
III. PARTICIPLE PHRASE
Pengertian Participial Phrase
Participial phrase adalah kombinasi antara participle dengan modifier
dan/atau complement. Participle phrase digunakan pada adjective clause dan adverbial
clause yang direduksi. Pada reduksi adjective clause, participledigunakan
menggantikan relative pronoun dan verb yang direduksi. Present participledigunakan
pada reduksi adjective clause active voice, sedangkan past participle pada passive voice.
Sedangkan pada reduksi adverbial clause, subject, verb, dan/tanpa conjunction dapat
digantikan dengan participle jika subject pada adverbial clause dan independent
clause sama.

Lebih jelasnya sebagai berikut.

Contoh Kalimat Participial Phrase:

Contoh Clause Contoh Kalimat Participial Phrase

The athlete who is carrying the


ball is Miroslav Klose.
(Atlit yang sedang membaca bola The athlete carrying the ball is Miroslav
adalah Miroslav Klose.) Klose. menerangkan athlete
Adjective
Clause: Active
The boy who is playing
Voice
basketball is my brother.
(Anak laki-laki yang sedang
bermain basket adalah The boy playing basketball is my
saudaraku.) brother. menerangkan boy

The car which is being parked


there is his.
(Mobil yang sedang diparkir The car being parked
disana miliknya.) there ishis. menerangkan car
Adjective
Clause: The math problem which has
Passive Voice been solved by the class is very
difficult.
(Soal matematika yang telah
diselesaikan oleh kelas tersebut The math problem solved by the class is very
sangatsulit.) difficult. menerangkan math problem

Because she was learning Math,


she turned off the TV.
Adverbial (Karena dia sedang belajar Learning Math, she turned off the
Clause matematika, dia mematikan TV.) TV. cause & effect (sebab akibat)

Although he was tired, he Being tired, he refused to reschedule the


refused to reschedule the meeting. meeting. contrast (pertentangan)
(Meskipun dia lelah, dia menolak
untuk menjadwalkan kembali
pertemuantersebut.)

Posisi dan Tanda Baca

Participle atau participial phrase harus diletakkan dekat dengan noun yang diterangkan,
baik di depan maupun di belakang kata benda tersebut. Jika participial phrase berada di
awal kalimat, comma (koma) harus ditambahkan setelahnya.

PARTICIPLE PHRASE + , + MAIN CLAUSE

Contoh Participial Phrase di Awal Kalimat:


Working in my room, I didnt let someone else to disturb.
(Bekerja di ruanganku, Aku tidak membiarkan orang lain menggangu.)

Jika participial phrase berada di tengah kalimat, maka harus diapit oleh comma (,) jika
informasi yang dibawanya bersifat non-restrictive/non-defining/non-essential. Artinya,
informasi tambahan yang dibawa oleh frasa tersebut bersifat tidak penting dan dapat
dihilangkan.

NOUN (yang diterangkan) + , + PARTICIPLE PHRASE (yang menerangkan) + , + sisa kalimat

Contoh Non-Restrictive Participial Phrase:

The table, made of marble, has been repaired.


(Meja tersebut, terbuat dari marmer, telah diperbaiki)

Namun jika informasi yang dibawa participial phrase bersifat restrictive, maka koma
tidak digunakan. Karena jika dihilangkan, noun yang diterangkan menjadi
terlalu general sehingga maksud kalimat sebenarnya tidak tersampaikan.

MAIN CLAUSE + PARTICIPLE PHRASE

Contoh Restrictive Participial Phrase:

Cats living in the wild may rarely get sick.


(Kucing-kucing yang hidup di alam liar mungkin jarang sakit.)