Anda di halaman 1dari 18

Pelatihan Tutor TTM

2015

PENDIDIKAN TERBUKA DAN JARAK JAUH


Membuka Akses Pendidikan Tinggi bagi Semua
Making Higher Education Open to All

PEMBELAJARAN AKTIF DALAM TUTORIAL


Tujuan Latihan Pembelajaran Aktif

Menjelaskan
Pembelajaran Aktif
Mempraktekan
Pembelajaran Aktif
Apa Pembelajaran Aktif ?

Aktivitas pembelajaran yang melibatkan


mahasiswa aktif mengerjakan sesuatu dan
berpikir tentang apa yang sedang dikerjakannya

Aktivitas pembelajaran yang menerapkan


beragam metode pembelajaran dan
keterampilan dasar tutorial secara tepat yang
melibatkan mahasiswa aktif dalam kegiatan
pembelajaran untuk pencapaian kompetensi
mahasiswa
Pembelajaran Aktif

Terciptanya suasana pembelajaran sehingga mahasiswa:


- berdialog dengan mahasiswa dan tutor INTERAKSI
- mengamati dirinya sendiri REFLEKSI

(L. Dee Fink, 1999)


TUTOR DALAM SISTEM PENDIDIKAN TERBUKA DAN JARAK JAUH

Tutorial

MODEL
1.Saling Tukar Pengetahuan
2.Catatan Terbimbing
PEMBELAJARAN AKTIF 3.Menilai Kelas
4.Tim Pendengar
5.Membaca Keras
6.Belajar Model Jigsaw
7.Kontrak Belajar
8.Debat aktif
9.Studi Kasus
10.Dll.
STRATEGI Penerapan Pembelajaran Aktif

1. Memilih model pembelajaran aktif yang tepat


2. Mencermati karakteristik model pembelajaran
3. Mencermati langkah-langkah pembelajaran
4. Dapat memodifikasi langkah-langkah
pembelajaran menjadi langkah-langkah baru
5. Mempersiapkan bahan yang akan
dipelajari/dibahas atau digunakan selama
pembelajaran berlangsung
6. Membuat petunjuk pengerjaan
(L. Dee Fink, 1999)
SALING TUKAR PENGETAHUAN
Karakteristik:
- membawa mahasiswa untuk siap belajar cepat
- membentuk kerjasama mahasiswa dengan tim
- dapat diterapkan pada hampir semua matakuliah

Langkah-langkah pembelajaran:
a. Buatlah pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan materi tutorial,
dan beri kesempatan kepada mahasiswa untuk menjawab dengan sebaik-
baiknya.
b. Berilah kesempatan kepada mahasiswa untuk berkeliling mencari teman
yang dapat membantu menjawab pertanyaan yang tidak diketahui atau di
ragukan jawabannya. Tekankan pada mereka agar saling membantu.
c. Minta mahasiswa untuk kembali ke tempat duduk, kemudian periksalah
jawaban mereka.
d. Jawablah pertanyaan-pertanyaan yang tidak dapat dijawab oleh
mahasiswa.
e. Gunakan jawaban-jawaban yang muncul sebagai jembatan untuk
mengenal topik penting yang akan di sampaikan di kelas.
CATATAN TERBIMBING
Dalam strategi ini tutor menyiapkan suatu bagan atau skema yang dapat
membantu mahasiswa dalam membuat catatan-catatan ketika tutor
menyampaikan materi tutorial

Langkah-langkah pembelajaran:
a. Berilah handout kepada mahasiswa yang berisi ringkasan poin-poin
utama dari materi tutorial yang terdapat pada modul, yang akan
disampaikan dengan metode ceramah.
b. Pastikan mahasiswa telah membaca modul. Jelaskan bahwa Anda
sengaja menghilangkan beberapa poin penting dalam handout untuk
tujuan agar mereka tetap berkonsentrasi mendengarkan materi yang
akan di sampaikan.
c. Setelah selesai menyampaikan materi, minta mahasiswa untuk
membacakan hasil catatannya.
d. Beri klarifikasi
Kerjakan di dalam kelompok:
Bacalah artikel yang telah diterima
CONTOH
Identifikasi konsep utama dan konsep
pendukung METODE PENELITIAN
Tulis konsep utama ini dengan JENIS METODE PENELITIAN
menggunakan Huruf Kapital
PENELITIAN

Identifikasi semua konsep pendukung JENIS METODE PENELITIAN

yang relevan dengan konsep utama METODE PENELITIAN Survei


Hubungkan semua konsep pendukung
dengan konsep utama dan/atau antar Pengertian Komparatif

konsep pendukung sehingga Pendapat para Ahli


Kasus Metode Deskriptif
membentuk proposisi-proposisi Metode Sejarah
Metode Eksperimen
MENILAI KELAS
Karakteristik:
- Cukup menarik untuk mengetahui tingkat kemampuan mahasiswa dalam kelas
tertentu
- Dilakukan dalam waktu yang cepat dan melibatkan mahasiswa sejak awal
pertemuan
- Saling mengenal dan bekerjasama

Langkah-langkah pembelajaran:

a. Buatlah tiga atau empat pertanyaan untuk mengetahui kondisi kelas.


b. Bagi mahasiswa dalam kelompok-kelompok kecil terdiri dari tiga atau empat orang
tergantung pada soal yang dibuat.
c. Beri masing-masing mahasiswa satu pertanyaan dan minta mereka untuk
menginterview teman satu group untuk mendapatkan jawaban.
d. Pastikan bahwa setiap mahasiswa mempunyai pertanyaan sesuai dengan
bagiannya. Dengan demikian, jika jumlah mahasiswa adalah 18, yang di bagi
menjadi tiga kelompok, maka akan ada 6 orang yang mempunyai pertanyaan yang
sama.
e. Minta masing-masing kelompok untuk menyeleksi dan meringkas data dari hasil
interview yang telah dilakukan
f. Minta masing-masing kelompok untuk melaporkan hasil dari apa yang telah mereka
pelajari dari temannya di kelas.
TIM PENDENGAR
Karakteristik:
Strategi ini membantu mahasiswa untuk tetap konsentrasi dan fokus
pada materi tutorial yang menggunakan metode ceramah
Bertujuan membentuk kelompok-kelompok yang mempunyai tugas atau
tanggungjawab tertentu terkait dengan materi pelajaran

Langkah-langkah pembelajaran:

a. Bagi mahasiswa menjadi empat kelompok, masing-masing kelompok


mendapat salah satu dari tugas-tugas membuat pertanyaan.
b. Sampaikan materi kuliah dengan metode ceramah. Setelah selesai, beri
kesempatan kepada masing-masing kelompok untuk menyelesaikan
tugas mereka.
c. Minta masing-masing kelompok untuk menyampaikan hasil dari tugas
mereka.
d. Beri klarifikasi secukupnya.
MEMBACA KERAS
Strategi ini dapat membantu mahasiswa dalam berkonsentrasi, mengajukan
pertanyaan dan menggugah diskusi.

Langkah-langkah pembelajaran:

a. Pilih satu teks yang cukup menarik untuk dibaca dengan keras. Usahakan
teks tersebut tidak panjang.
b. Berilah tanda pada poin-poin atau isu-isu yang menarik untuk didiskusikan.
c. Bagi teks dalam paragraf atau yang lain.
d. Minta beberapa mahasiswa untuk membaca bagian-bagian teks yang
berbeda beda.
e. Ketika bacaan sedang berlangsung, berhentilah pada beberapa tempat
untuk menentukan arti penting poin-poin tertentu, untuk bertanya, atau
memberi contoh. Berikan waktu yang cukup untuk berdiskusi jika mereka
menunjukkan ketertarikan terhadap poin tersebut.
f. Akhiri proses dengan bertanya pada mahasiswa apa yang ada dalam teks.
BELAJAR MODEL JIGSAW
Jigsaw merupakan model pembelajaran kooperatif. Mahasiswa belajar dalam kelompok
kecil yang terdiri dari 4-5 orang dengan memperhatikan keheterogenan, bekerjasama
positif dan setiap anggota bertanggung jawab untuk mempelajari masalah tertentu dari
materi yang diberikan dan menyampaikan materi tersebut kepada anggota kelompok
yang lain
Langkah-langkah pembelajaran:
a. Membentuk kelompok heterogen yang beranggotakan 4 6 orang
b. Tiap orang dalam kelompok diberi sub topik yang berbeda.
c. Setiap kelompok membaca dan mendiskusikan sub topik masing-masing dan
menetapkan anggota ahli yang akan bergabung dalam kelompok ahli.
d. Anggota ahli dari masing-masing kelompok berkumpul dan mengintegrasikan semua
sub topik yang telah dibagikan sesuai dengan banyaknya kelompok.
e. Kelompok ahli berdiskusi untuk membahas topik yang diberikan dan saling membantu
untuk menguasai topik tersebut.
f. Setelah memahami materi, kelompok ahli menyebar dan kembali ke kelompok
masing-masing, kemudian menjelaskan materi kepada rekan kelompoknya.
g. Tiap kelompok memperesentasikan hasil diskusi.
h. Tutor memberikan tes individual pada akhir pembelajaran tentang materi yang telah
didiskusikan.
i. Siswa mengerjakan tes individual atau kelompok yang mencakup semua topik
.
KONTRAK BELAJAR
- Salah satu cara yang dapat membantu mahasiswa belajar
mandiri
- Ada kesepakatan antara tutordan mahasiswa secara tertulis
mengenai aturan pelaksanaan tutorial
- Jelas tentang apa dan bagaimana sesuatu yang akan dipelajari

Langkah-langkah pembelajaran:

a. Setiap mahasiswa diminta untuk memilih sebuah topik yang


akan dipelajari secara mandiri.
b. Doronglah mahasiswa untuk membuat rencana studi dengan
hati-hati.
c. Beri waktu yang cukup untuk membuat perencanaan.
d. Mintalah mahasiswa untuk membuat kontrak tertulis
DEBAT AKTIF
Debat bisa menjadi satu metode berharga yang dapat mendorong pemikiran dan perenungan
terutama kalau mahasiswa diharapkan dapat mempertahankan pendapat yang bertentangan
dengan keyakinan mereka sendiri. Strategi ini secara aktif melibatkan semua mahasiswa di dalam
kelas bukan hanya para pelaku debatnya saja.
Langkah-langkah pembelajaran:
a. Kembangkan sebuah pernyataan yang kontroversial yang berkaitan dengan materi pelajaran.
b. Bagi kelas ke dalam dua tim. Minta satu kelompok berperan sebagai pendukung atau kelompok
yang pro dan kelompok lain menjadi penentang atau kontra.
c. Berikutnya buat dua sampai empat sub kelompok dan masing-masing kelompok debat.
d. Siapkan dua sampai empat kursi untuk para juru bicara pada kelompok pro dan jumlah kursi
yang sama unt uk kelompok kontra. Siswa lain duduk dibelakang para juru bicara. Mulailah
debat dengan cara curu bicara mempresentasikan pandngan mereka.
e. Setelah mendengar argumen pembuka hentikan debat dan kembali ke subkelompok. Setiap
sub-kelompok di minta untuk mempersiapkan argument yang menolak argumen pembuka dari
kelompok lawan. Setiap subkelompok memilih juru bicara, usahakan yang baru.
f. Lanjutkan kembali debat. Juru bicara yang saling berhadapan diminta untuk memberikan
argumen penentang. Ketika debat berlangsung, peserta yang lain di dorong untuk memberikan
catatan yang berisi ulasan argumen atau bantahan.
g. Pada saat yang tepat akhir debat. Tidak perlu menentukan kelompok mana yang menang,
buatlah kelas melingkar. Pastikan bahwa kelas terintegrasi dengan meminta mereka duduk
berdampingan dengan mereka yang berada di kelompok lawan. Diskusikan apa yang telah di
pelajari oleh siswa dari pengalaman debat tersebut. Minta siswa untuk mengidentifikasi argumen
yang paling baik menurut mereka.
Analyze case studies
Kasus diberikan dalam materi belajar
yang kompleks
Mahasiswa ditugasi untuk membahas
kasus
Bahasan dilakukan secara ilmiah
berdasarkan modul dan sumber lain
Menggali berbagai pendapat dari sudut
pandang yang berlainan
Dosen berperan sebagai fasilitator yang
bisa menerima
LATIHAN

Salah satu peran tutor adalah mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis,
kreatif dan memiliki kemampuan memecahkan masalah.
Apabila Anda menghadapi 30 orang mahasiswa di dalam kelas, kemudian
hampir seluruhnya diam, dan tidak antusias ketika Anda membahas topik
tentang SAMPEL dalam matakuliah METODE PENELITIAN.
Apa yang sebaiknya Anda lakukan agar peran Anda sebagai tutor
MEWUJUDKAN PEMBELAJARAN AKTIF ?

Diskusikan:

1. Langkah apa yang harus dilakukan oleh Tutor?


2. Bagaimana tutor harus melaksanakan perannya?
3. Apa yang diharapkan dihasilkan dari peran tersebut?

Untuk berdiskusi Anda dapat membaca uraian materi tentang Model


Pembelajaran Aktif pada Slide berikutnya.
sekian

Trini Prastati, dkk