Anda di halaman 1dari 22

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG


Dewasa ini banyak bermunculan lembaga keuangan baik yang berupa bank maupun non
bank yang menawarkan berbagai kemudahan bagi masyarakat yang mengalami masalah
finansial. Dari semua lembaga tersebut, salah satunya ialah Pasar Uang dan Pasar Modal.
Pasar uang merupakan suatu kelompok pasar dimana instrumen kredit jangka pendek, yang
umumnya berkualitas tinggi diperjual belikan. Sedangkan pasar modal adalah pasar yang
memperjualbelikan uang dalam bentuk surat-surat berharga yang berjangka waktu lebih dari satu
tahun (jangka panjang). Atau pasar yang mempertemukan permintaan dan penawaran uang
dalam bentuk surat-surat berharga yang berjangka waktu lebih dari satu tahun.
Baik Pasar Uang maupun Pasar Modal sama-sama memiliki peranan yang penting dalam
kehidupan masyarakat. Tanpa adanya pasar keuangan ini maka peminjam uang (kreditur) akan
mengalami kesulitan dalam menemukan debitur yang bersedia untuk memberikan pinjaman
kepadanya. Pasar modal mempunyai peran penting dalam kegiatan ekonomi secara makro. Pasar
modal dapat berperan sebagai alat untuk mengalokasikan sumber daya ekonomi secara optimal.
Mengingat pentingnya peranan Pasar Uang maupun Pasar Modal tersebut, maka penting
kiranya bagi kita untuk memahami lebih dalam mengenai Pasar Uang dan Pasar Modal ini. Oleh
sebab itu, dalam makalah ini kami akan membahas secara lebih rinci memngenai Pasar Uang dan
Pasar Modal sehingga diharapkan dapat menambah pengetahuan pembaca mengenai materi ini

1.2 RUMUSAN MASALAH


1. Bagaimanakah konsep pasar keuangan ?
2. Apa sajakah pembagian pasar keuangan ?
3. Apakah fungsi, peserta dan instrument pasar uang ?
4. Apakah fungsi dari pasar keuangan ?
5. Bagaimana pengertian dan latar belakang pasar valuta asing ?
6. Siapakah peserta pasar valuta asing ?
7. Apakah bentuk dan tujuan transaksi pasar valuta asing ?
8. Bagaiman kondep pasar modal ?

1
9. Bagaimana instrument dan pemain pada pasar modal ?
10. Siapakah lembaga yang terlibat dalam pasar modal ?
11. Bagaimanakah suku bunga dalam pasar monopoly
12. Bagaimanakah konsep pasar uang internasional ?

1.3 TUJUAN
Berdasarkan latar belakang di atas, dapat disimpulkan beberapa rumusan masalah yaitu
sebagai berikut :
1. Untuk mengetahui bagaimanakah konsep pasar keuangan ?
2. Untuk mengetahui apa sajakah pembagian pasar keuangan ?
3. Untuk mengetahui apakah fungsi, peserta dan instrument pasar uang ?
4. Untuk megetahui apakah fungsi dari pasar keuangan ?
5. Untuk mengetahui bagaimana pengertian dan latar belakang pasar valuta asing ?
6. Untuk mengetahui siapakah peserta pasar valuta asing ?
7. Untuk mengetahui bagaimana konsep pasar modal ?
8. Untukmengetahui bagaimana instrument dan pemain pada pasar modal ?
9. Untuk mengetahui siapakah lembaga yang terlibat dalam pasar modal ?
10. Untuk mengetahui bagaimanakah suku bunga dalam pasar monopoly
11. Untuk mengetahui bagaimanakah konsep pasar uang internasional ?

2
BAB II
RINGKASAN MATERI KULIAH PASAR DAN LEMBAGA KEUANGAN
SAP 6

2.1 KONSEP PASAR KEUANGAN


Pasar keuangan adalah merupakan mekanisme pasar yang memungkinkan bagi seorang
atau koporasi untuk dengan mudah dapat melakukan transaksi penjualan dan pembelian
dalam bentuk sekuritas keuangan (seperti saham dan obligasi). Dalam sekuritas komoditas
dimungkinkan dapat melakukan pembelian dan penjualan awal atas produk-produk sumber
alam. Tanpa adanya pasar keuangan ini maka peminjam uang (kreditur) akan mengalami
kesulitan dalam menemukan debitur yang bersedia untuk memberikan pinjaman kepadanya.
Perantara seperti bank membantu dalam melakukan proses ini, dimana bank menerima
deposito dari nasabahnya yang memiliki uang untuk ditabung dan kemudian bank dapat
meminjamkan uang ini kepada orang yang berniat untuk meminjam uang. Terdapat 4 konsep
dasar pasar keuangan yaitu :
1. Resiko dan hasil
Pada dasarnya melandasi seluruh aspek keuangan, meskipun secara teoritis biasanya hanya
dihubungkan dengan investasi. Pertimbangan untuk melakukan aktivitas bisnis mestilah
dilandasi resiko dan return
2. Konsep Diskonto
Konsep diskonto juga dipakai untuk seluruh aspek keuangan. Pada dasarnya konsep ini
menyatakan apa yang diterima esok, secara nilai (manfaat) tidak sama dengan yang diterima
hari ini (meskipun jumlah nominal uangnya sama). Konsep ini mengandung asas positif
(pasti) bahwa manfaat sekarang lebih besar dari pada manfaat esok. Karenanya apa yang
diterima esok dari hasil suatu investasi, harus dipertimbangkan kembali nilainya dengan
nilai sekarang
3. Dasar Keuangan Dan Akuntansi
Konsep keuangan dan akuntasi memiliki persamaan namun lebih jauh memiliki perbedaan
fundamental. Karenanya penilaian keuangan dengan mengandalkan hanya laporan
akuntasi dapat membawa pada kesimpulan yang keliru
4. Aliran Dana Serta Perpajakan

3
Yaitu berkenaan dengan berbagai kebijakan keuangan khususnya dalam struktur modal

(Sunariyah, S.E, M.Si. 2011. Pengetahuan Pasar Modal. Yogyakarta : Unit Penerbit dan
Percetakan Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen)
(Triandaru, Sigit dan Budisantoso, Totok. 2008. Bank dan Lembaga Keuangan Lain. Jakarta :
Salemba Empat)

2.2 PEMBAGIAN PASAR KEUANGAN


Untuk melakukan transaksi keuangan, kita lakukan di berbagai pasar keuangan yang
tersebar dalam berbagai jenis pasar keuangan, tergantung dari jenis produk keuangan yang
diinginkan. Dalam prakteknya, jenis-jenis pasar keuangan antara lain
Pasar modal (capital market), merupakan pasar diperjualbelikannya modal jangka
panjang dalam bentuk surat beharga seperti obligasi dan saham. Jangka waktu surat
berharga yang ditawarkan biasanya berumur lebih dari satu tahun.
Pasar uang (money market), merupakan pasar diperjualbelikannya modal jangka pendek
dalam bentuk surat berharga, seperti deposito berjangka, wesel, atau promes di mana
jangka waktunya kurang dari satu tahun.
Pasar valuta asing (foreign exchange market), yaitu pasar yang melakukan kegiatan
transaksi valuta asing (mata uang asing), baik spot transaction, forward transaction, dan
swap transaction.
Pasar kredit konsumen (consumer credit market), yaitu pasar yang melayani
pembiayaan pinjaman untuk pembiayaan konsumen atas produk tertentu baik barang
ataupun jasa, seperti pembelian mobil, motor, perlengkapan rumah tangga, pendidikan,
atau liburan.
Pasar hipotek (mortgage market), yaitu pasar yang melayani pinjaman untuk lahan real
estate/perumahan, komersial, industri dan pertanian.
Pasar komoditas (future market), yaitu pasar yang melakukan kegiatan jual beli
komoditas tertentu seperti produk pertanian.
Semua jenis pasar keuangan ini melakukan kegiatan yang berhubungan dengan
penghimpunan dana, penyaluran dana, transaksi tukar menukar mata uang. Artinya, pasar
keuangan melibatkan pembiayaan keuangan baik melalui surat berharga maupun pembiayaan

4
ataun pinjaman. Terdapat berbagai cara untuk mengelompokkan pasar keuangan. Salah satu
caranya adalah melalui jenis klaim keuangan, cara lain untuk mengelompokkan pasar
keuangan adalah berdasarkan jatuh temponya.
(Mishkin, Frederic S. 2010. Ekonomi Uang, Perbankan, dan Pasar Keuangan. Jakarta : Salemba
Empat)
(Kasmir. 2002. Bank&lembaga keuangan lainnya. Edisi keenam. Jakarta : Salemba Empat
Saidkelana, Asnawi dan Chandra Wijaya. 2005. Pengujian - pengujian Empiris . Jakarta : PT
Gramedia Pustaka Utama )

2.3 FUNGSI PASAR KEUANGAN


Pasar keuangan memiliki tiga fungsi ekonomi utama yaitu :
Pasar menentukan harga aktiva yang diperdagangkan melalui interaksi antara penjual dan
pembeli. Hal ini disebut proses penentuan harga (price discovery process).
Pasar keuangan menyediakan suatu mekanisme bagi investor untuk menjual aktiva
kewajibannya. Karena kegunaannya tersebut, pasar keuangan dianggap dapat
menawarkan suatu likuiditas, yaitu kemampuan untuk mengubah aktiva menjadi kas.
Kemampuannya untuk menurunkan biaya transaksi. Dua biaya dihubungkan dengan
usaha transaksi yaitu biaya pencarian dan biaya informasi. Biaya pencarian mengacu
kepada biaya eksplisit sedangkan Biaya informasi merupakan biaya yang dikeluarkan
dalam menilai hasil investasi aktiva keuangan.

(Kasmir. 2002. Bank&lembaga keuangan lainnya. Edisi keenam. Jakarta : Salemba Empat
Saidkelana, Asnawi dan Chandra Wijaya. 2005. Pengujian - pengujian Empiris . Jakarta : PT
Gramedia Pustaka Utama )

2.4 FUNGSI , PESERTA DAN INSTRUMEN PASAR UANG


2.4.1 Fungsi Pasar Uang
1. Sarana alternatif bagi lembaga-lembaga keuangan, perusahaan-perusahaan nonkeuangan,
dan peserta-peserta lainnya baik dalam memenuhi kebutuhan jangka pendeknya maupun
dalam rangka melakukan penempatan dana.
2. Sarana pengendali moneter dalam melaksanakan operasi pasar terbuka.

5
2.4.2 Peserta Pasar Uang
Pihak yang terlibat dalam transaksi pasar uang baik sebagai investor maupun sebagai
penerbit instrument dalam rangka mobilisasi dana antara lain adalah :
1. Lembaga-lembaga keuangan
2. Perusahaan-perusahaan besar
3. Lembaga-lembaga pemerintah
4. Individu-individu
Pasar uang menyediakan fasilitas atau jaringan transaksi jual beli asset financial, pasar ini
menekankan pada kredit untuk memenuhi kebutuhan kas jangka pendek. Pasar uang adalah
mekanisme yang mempertemukan pihak yang memiliki surplus dana dengan pihak yang
mengalami defisit. Transaksi dalam pasar uang sebagian besar bersifat jangka pendek. Oleh
karena itu mekanisme dalam pasar uang pada dasarnya dirancang untuk mempertemukan
kebutuhan dana jangka pendek perusahaan, lembaga keuangan, dan pemerintah. Dengan
demikian, keberadaan pasar uang memungkinkan terjadinya transaksi pinjam-meminjam.
2.4.3 Instrumen Pasar Uang
Instrumen pasar uang yaitu surat-surat berharga yang ditawarkan dipasar uang.
Jenis-jenis pasar uang yang ditawarkan :
1. Interbank Call Money
2. Sertifikat Bank Indonesia
3. Sertifikat Deposito
4. Surat berharga pasar uang
5. Bankers Acceptance
6. Commercial Paper
7. Treasury Bills
8. Repuchase Agreement
9. Foreign Excnange Market
(Triandaru, Sigit dan Budisantoso, Totok. 2008. Bank dan Lembaga Keuangan Lain. Jakarta :
Salemba Empat)
(Kasmir. 2002. Bank&lembaga keuangan lainnya. Edisi keenam. Jakarta : Salemba Empat
Saidkelana, Asnawi dan Chandra Wijaya. 2005. Pengujian - pengujian Empiris . Jakarta : PT
Gramedia Pustaka Utama )

6
2.5 PENGERTIAN DAN LATAR BELAKANG PASAR VALUTA ASING
2.5.1 Pengertian Valuta Asing
Pasar valuta asing atau sering disebut dengan istilah foreign excbange market merupakan
pasar dimana transaksi valuta asing dilakukan baik antar negara maupun dalam suatu negara.
Transaksi dapat dilakukan oleh suatu badan/perusahaan atau secara perorangan dengan berbagai
tujuan. Dalam setiap kali melakukan transaksi valuta asing maka digunakan kurs (nilai tukar).
Nilai tukar ini dapat berubah-ubah sesuai kondisi dari waktu ke waktu yang disebabkan oleh
berbagai faktor seperti faktor ekonomi dan politik.
Pasar valuta asing terdapat di tiap negara dan dalam praktiknya dapat dijangkau oleh setiap
negara dengan sarana telekomunikasi yang ada. Karena menyangkut banyak negara diseluruh
dunia, maka transaksi yang dilakukan hampir tidak pernah tidur. Sebagai contoh pada saat suatu
transaksi tutup disuatu negara karena sudah larut malam maka pada saat yang sama di negara
lain transaksi baru dimulai di pagi hari. Demikian transaksi selalu berputar antara pusat-pusat
keuangan seperti New York, London, Tokyo, Hongkong, atau Jakarta.
Di Indonesia Bank Indonesia juga menyelenggarakan bursa valas, dimana bank-bank devisa
dapat melakukan transaksi valas dengan BI. Kurs ditentukan oleh Bank Indonesia setiap hari dan
kurs selalu berubah-ubah setiap hari. Transaksi valas antar bank devisa dapat pula dilakukan
dalam bursa bebas, baik dalam negeri maupun internasional.
Penjualan valas oleh bank devisa dilakukan oleh para dealer-dealer bank yang bersangkutan.
Dealer merupakan petugas bank yang melakukan transaksi valas dan dalam melakukan
pekerjaannya dilengkapi dengan berbagai alat atau sarana informasi yang canggih. Tempat
melaksanakan pekerjaan ini para dealer dikumpulkan dalam suatu ruangan tertentu yang disebut
dealing room. Ruangan ini tidak dapat dimasuki oleh sembarang orang, setiap kejadian atau
perubahan kurs dapat dimonitor melalui layar televisi dan alat informasi lainnya, seperti jam
dinding yang dilengkapi waktu setiap negara.
Dalam perdagangan pasar valas internasional hanya mata uang yang tergolong convertible
currencies yang sering diperdagangkan, sedangkan yang tidak termasuk dalam golongan
tersebut jarang diperdagangkan. Yang menentukan golongan convertible currencies adalah salah
satunya volume perdagangan suatu negara baik secara kualitas maupun kuantitas disamping
faktor lainnya.

7
Yang termasuk kedalam golongan mata uang yang kuat convertible curencies antara lainUS
Dolar = Dolar Amerika Serikat, FRF = France Perancis, JPN = Yen Jepang, SFR = France Swiss,
AUD = Dolar Australia, CAD= Dolar Canada, DM = Deutch Mark Jerman, SGD = Dolar
Singapura, HKD = Dolar Hongkong, GBP = Poundsterling Inggris dan mata uang lainnya
Golongan yang kedua adalah jenis mata uang yang tergolong lemah (soft currencies). Mata
uang yang tergolong lemah ini jarang diperjualbelikan. Biasanya mata uang yang tergolong
lemah berasal dari negara-negara berkembang seperti Rupe India atau Peso Filipina, termasuk
mata uang kita rupiah bagi negara lain. Disamping dapat dilakukan antar negara transaksi valas
juga dapat dilakukan antar bank dengan nasabahnya seperti transaksi uang kertas asing (bank
notes), travellers cheque, giro valas, transfer ke luar negeri atau kegiatan mata uang asing
lainnya. Dalam transaksi ini bank menggunakan kurs jual dan kurs beli di mana pengguna kurs
dapat dilakukan sebagai berikut:
- Kurs jual pada saat bank menjual dan nasabah membeli
- Kurs beli pada saat bank membeli dan nasabah menjual
Khusus untuk uang kertas asing (bank notes) bank menggunakan kurs bank notes, sedangkan
untuk valas lainnya bank menggunakan kurs devisa umum. Selisih antara kurs jual dan kurs beli
yang disebut spread yang merupakan keuntungan bank dan dalam praktiknya selalu kurs jual
lebih tinggi dari kurs beli. Penentuan kurs, pihak perbankan mengacu kepada kurs konversi yang
dikeluarkan oleh perbankan setiap hari, kemudian ditambahkan dengan keuntungan yang
diinginkan. Penentuan kurs dapat dilakukan secara direct rate dan indirect rate. Direct rate
maksudnya adalah penentuan yang menempatkan mata uang domestik di depan mata uang asing.
Sebagai contoh penentuan kurs dengan direct rate adalah sebagai berikut ini:
Rp 9.000 = US $ 1
Rp 78 = JPN 1
Artinya setiap Rp 9.000 ditukarkan dengan 1 US $ dan Rp 78 ditukar dengan 1 JPN, sedangkan
perhitungan dengan indirect rate adalah sebaliknya yaitu menempatkan mata uang asing di depan
mata uang domestik.
(Mishkin, Frederic S. 2010. Ekonomi Uang, Perbankan, dan Pasar Keuangan. Jakarta : Salemba
Empat)
(Triandaru, Sigit dan Budisantoso, Totok. 2008. Bank dan Lembaga Keuangan Lain. Jakarta :
Salemba Empat)

8
2.6 PESERTA PASAR VALUTA ASING
Pelaku ekonomi yang utama dalam pasar valas dapat digolongkan menjadi:
a. Perusahaan
Untuk meningkatkan daya saing dan menekan biaya produksi, perusahaan selalu melakukan
eksplorasi terhadap berbagai sumber-sumber daya yang baru dan yang lebih murah. Ada
kegiatan impor dan ekspor yang dilakukan perusahaan kadang memerlukan mata uang
negara lain dengan jumlah yang cukup besar.
b. Individu
Masyarakat atau perorangan melakukan transaksi valuta asing di sebabkan oleh beberapa
faktor. Faktor yang pertama adalah kegiatan spekulasi, yaitu dengan memanfaatkan fluktuasi
pergerakan nilai valuta asing untuk memperoleh keuntungan. Faktor kedua adalah
kebutuhan konsumsi pada saat berada di luar negeri.
c. Bank Umum dan Perbankan
Bank umum melakukan transaksi jual beli valas untuk berbagai keperluan antara lain
melayani nasabah yang ingin menukarkan uangnya dalam bentuk mata uang lain. Perbankan
adalah pelaku pasar valas yang terbesar dan paling aktif. Perbankan beroperasi dalam pasar
valas lewat para pedagangnya.
d. Pialang Pasar Valas atau Broker
Mereka membantu untuk mencarikan pembeli ataupun penjual.
e. Pemerintah
Pemerintah melakukan transaksi valuta asing untuk berbagai tujuan antara lain membayar
hutang luar negeri, menerima pendapatan dari luar negeri yang harus di tukarkan lagi
kedalam mata uang lokal.
f. Bank Sentral.
Biasanya bank sentral melakukan jual beli valuta asing dalam rangka menstabilkan nilai
tukar mata uang.
g. Spekulan dan Arbitraser
Arbitraser adalah orang yang mengeksploitasi perbedaan kurs antar valas. Peran serta
spekulan dan arbitraser dalam pasar valas semata-mata didorong oleh motif mengejar
keuntungan.
h. Institusi

9
Institusi yang dimaksud disini adalah institusi-institusi keuangan yang mempunyai investasi
internasional, meliputi dana pensiun, perusahaan asuransi, mutual fund, dan bank investasi.
(Triandaru, Sigit dan Budisantoso, Totok. 2008. Bank dan Lembaga Keuangan Lain. Jakarta :
Salemba Empat)
(Kasmir. 2002. Bank&lembaga keuangan lainnya. Edisi keenam. Jakarta : Salemba Empat
Saidkelana, Asnawi dan Chandra Wijaya. 2005. Pengujian - pengujian Empiris . Jakarta : PT
Gramedia Pustaka Utama )

2.7 BENTUK DAN TUJUAN TRANSAKSI PASAR VALUTA ASING


2.7.1 Bentuk Transaksi Pasar Valuta Asing
Terdapat tiga macam bentuk transaksi yang dapat dilakukan, yaitu :
1. Transaksi Tunai (spot transaction), Dalam transaksi spot biasanya penyerahan valuta
asing ditetapkan selama 2 hari kerja berikutnya
2. Transaksi tunggak (Forward Transaction), Dalam transaksi forward atau disebut juga
forward contract penyerahan dilakukan beberapa hari mendatang, baik secara mingguan
atau bulanan. Transaksi forward juga sering disebut transaksi berjangka, karena memang
memiliki jangka waktu tertentu. Kurs ditetapkan pada waktu kontrak dilakukan, tetapi
pembayarannya beberapa waktu mendatang sesuia dengan jangka waktunya. Akibat
dibayar dengan jangka waktu, maka rate yang digunakan dalam transaksi forward lebih
tinggi jika dibandingkan dengan transaksi spot. Transaksi forward sering dilakukan untuk
pemegaran risiko terhadap fluktuasi tingkat pertukaran.
3. Transaksi Barter (swap transaction), Transaksi barter atau swap adalah kombinasi antara
pembeli dan penjual untuk dua mata uang secara tunai yang diikuti membeli dan menjual
kembali mata uang yang sama secara tunai dan tunggak secara simultan dengan batas
waktu yang berbeda.
2.7.2 Tujuan Transaksi Pasar Valuta Asing
Transaksi valuta asing baik yang dilakukan oleh bank, perusahaan lainnya ataupun
individu mengandung berbagai tujuan. Tujuan ini berbeda - beda sesuai apa yang ingin diperoleh
oleh transaksi tersebut. Ada beberapa dalam melakukan transaksi valuta asing, baik yang
dilakukan perusahaan atau badan maupun individu, yaitu :
1. Untuk transaksi pembayaran

10
2. Mempertahankan Daya Beli
3. Mengirim Uang ke Luar Negeri
4. Mencari Keuntungan
5. Pemagaran Risiko (Hedging)
6. Kemudahan Berbelanja

(Kasmir. 2002. Bank&lembaga keuangan lainnya. Edisi keenam. Jakarta : Salemba Empat
Saidkelana, Asnawi dan Chandra Wijaya. 2005. Pengujian - pengujian Empiris . Jakarta : PT
Gramedia Pustaka Utama )
2.8 KONSEP PASAR MODAL
Pasar modal (capital market) adalah pasar keuangan untuk dana - dana jangka panjang dan
merupakan pasar yang konkret. Dana jangka panjang adalah dana yang jatuh temponya lebih dari
satu tahun. Pengertian pasar modal secara umum adalah suatu system keuangan yang
terorganisasi, termasuk didalamnya adalah bank - bank komersial dan semua lembaga perantara
di bidang keuangan, serta keseluruhan surat - surat berharga yang beredar. Pasar modal dalam
arti yang sempit adalah suatu tempat dalam pengertian fisik yang terorganisasi tempat efek - efek
diperdagangkan yang disebut bursa efek.
Definisi pasar modal menurut Kamus Pasar Uang dan Modal adalah pasar konkret atau
abstrak yang mempertemukan pihak yang menawarkan dan yang memerlukan dana jangka
panjang, yaitu jangka satu tahun ke atas. Umumnya yang termasuk pihak penawar adalah
perusahaan asuransi, dana pension, bank - bank tabungan sedangkan yang termasuk peminat
adalah pengusaha, pemerintah dan masyarakat umum.
(Triandaru, Sigit dan Budisantoso, Totok. 2008. Bank dan Lembaga Keuangan Lain. Jakarta :
Salemba Empat)
(Kasmir. 2002. Bank&lembaga keuangan lainnya. Edisi keenam. Jakarta : Salemba Empat
Saidkelana, Asnawi dan Chandra Wijaya. 2005. Pengujian - pengujian Empiris . Jakarta : PT
Gramedia Pustaka Utama )

11
2.9 INSTRUMEN DAN PEMAIN PADA PASAR MODAL
2.9.1 Instrumen Pasar Modal
Adapun masing-masing jenis instrumen pasar modal dapat dijelaskan sebagai berikut:
1. Saham (stocks)
Merupakan surat berharga yang bersifat kepemilikan. Artinya si pemilik saham merupakan
pemilik perusahaan. Semakin besar saham yang dimilikinya, maka semakin besar pula
kekuasaannya di perusahaan tersebut. Keuntungan yang diperoleh dari saham dikenal dengan
nama deviden. Pembagian deviden ditentukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Bagi perusahaan yang modalnya diperoleh dari saham merupakan modal sendiri. Dalam
struktur permodalan khususnya untuk perusahaan yang berbentuk perseroan terbatas (PT),
pembagian modal menurut undang-undang terdiri dari Modal dasar, yaitu modal pertama sekali
perusahaan didirikan, Modal ditempatkan, maksudnya modal yang sudah dijual dan besarnya
25% dari modal dasar, Modal setor, merupakan modal yang benar-benar telah disetor yaitu
sebesar 50% dari modal yang telah ditempatkan, Saham dalam portepel yaitu modal yang masing
dalam bentuk saham yang belum dijual atau modal dasar dikurangi modal yang ditempatkan
Kemudian jenis-jenis saham dapat ditinjau dalam beberapa segi antara lain:
a. Dari segi cara peralihan
- Saham atas unjuk (bearer stocks), merupakan saham yang tidak mempunyai nama
atau tidak tertulis nama pemilik dalam saham tersebut. Saham jenis ini mudah untuk
dialihkan atau dijual kepada pihak lainnya.
- Saham atas nama (registered stocks), di dalam saham tertulis nama pemilik saham
tersebut dan untuk dialihkan kepada pihak lain diperlukan syarat dan prosedur
tertentu.
b. Dari segi hak tagih
- Saham biasa (common stocks), bagi pemilik saham ini hak untuk memperoleh
deviden akan didahulukan lebih dulu kepada saham preferen. Begitu pula dengan hak
terhadap harta apabila perusahaan d ilikuidasi
- Saham preferen (prefered stocks), merupakan saham yang memperoleh hak utama
dalam deviden dan harta apabila pada saat perusahaan dilikuidasi.
2. Obligasi (bonds)

12
Surat berharga obligasi merupakan instrumen hutang bagi perusahaan yang hendak
memperoleh modal, perusahaan yang mengeluarkan obligasi hanya mengakui mempunyai
hutang kepada di pemegang obligasi sebesar obligasi yang dimilikinya. Oleh karena itu dalam
struktur modal perusahaan yang terlihat dalam neraca, obligasi dimasukkan dalam modal asing
atau hutang jangka panjang. Hutang ini akan dilunasi apabila telah sampai waktunya.Obligasi
yang dikeluarkan oleh emiten juga beragam tergantung keinginan dari emiten. Jenis-jenis
obligasi, seperti halnya saham dapat dilihat dari berbagai segi antara lain:
a. Ditinjau dari segi peralihan
- Obligasi atas unjuk (bearer bonds), obligasi jenis ini tidak memiliki nama dalam
obligasinya dan mudah untuk dialihkan kepada pihak lain.
- Obligasi atas nama (registered bonds), merupakan obligasi yang memiliki nama
pemilik obligasi dalam obligasi dan untuk pengalihan memerlukan berbagai
persyaratan dan prosedur.
b. Ditinjau dari segi jaminan yang diberikan atau hak klaim
- Obligasi dengan jaminan (secured bonds), merupakan obligasi yang dijamin dengan
jaminan tertentu jenis obligasi ini antara lain, obligasi dengan garansi (guaranted
bonds), obligasi dengan jaminan harta (mortgage bonds), obligasi dengan jaminan
efek (colleteral trust bonds) dan obligasi dengan jaminan peralatan (equipment
bonds).
- Obligasi tanpa jaminan (unsecured bonds), pengertian tanpa jaminan, artinya obligasi
yang diberikan hanya berbentuk kepercayaan semata, misalnya debenture bonds,
yang merupakan obligasi yang diterbitkan pemerintah dan subordinate bonds.
c. Ditinjau dari segi cara penetapan dan pembayaran bunga dan pokok
- Obligasi dengan bunga tetap, merupakan obligasi yang memberikan bunga secara
tetap setiap periode tertentu, misalnya 16% per tahun
- Obligasi dengan bunga tidak tetap, merupakan obligasi yang memberikan bunga tidak
tetap dan biasanya dikaitkan dengan suku bunga bank yang berlaku untuk periode
tertentu
- Obligasi tanpa bunga, merupakan obligasi yang tidak memberikan bunga kepada
pemegangnya. Keuntungan dari obligasi ini diharapkan selisih nilai antara nilai
pembelian dengan nilai pada saat jatuh tempo

13
d. Ditinjau dari segi penerbit
- Obligasi oleh pemerintah, merupakan obligasi yang diterbitkan oleh pemerintah, baik
pemerintah pusat, daerah atau perusahaan pemerintah
- Obligasi oleh swasta, merupakan obligasi yang diterbitkan oleh pihak swasta
e. Ditinjau dari segi jatuh tempo
- Obligasi jangka pendek, merupakan obligasi yang berjangka waktu tidak lebih dari 1
tahun
- Obligasi jangka menengah, yaitu obligasi yang memiliki jangka waktu antara 1 tahun
sampai dengan 5 tahun
- Obligasi jangka panjang, merupakan obligasi yang memiliki jangka waktu lebih dari
5 tahun
2.9.2 Para Pemain Di Pasar Modal
Para pemain terdiri dari para pemain utama dan lembaga penunjang yang bertugas
melayani kebutuhan dan kelancaran pemain utama, pemain utama dalam pasar modal adalah
perusahaan yang akan melakukan penjualan (emiten) dan pembeli atau pemodal (investor) yang
akan membeli instrumen yang ditawarkan oleh emiten. Kemudian didukung oleh lembaga
penunjang pasar modal atau perusahaan penunjang yang mendukung kelancaran operasi pasar
modal. Masing-masing pemain mempunyai tujuan sendiri-sendiri.

(Mishkin, Frederic S. 2010. Ekonomi Uang, Perbankan, dan Pasar Keuangan. Jakarta : Salemba
Empat)
(Triandaru, Sigit dan Budisantoso, Totok. 2008. Bank dan Lembaga Keuangan Lain. Jakarta :
Salemba Empat)
(Kasmir. 2002. Bank&lembaga keuangan lainnya. Edisi keenam. Jakarta : Salemba Empat
Saidkelana, Asnawi dan Chandra Wijaya. 2005. Pengujian - pengujian Empiris . Jakarta : PT
Gramedia Pustaka Utama )

2.10 LEMBAGA LEMBAGA YANG TERLIBAT DALAM PASAR MODAL


Lembaga-lembaga yang berkecimpung di pasar modal terdiri dari berbagai perusahaan,
dimana antara satu lembaga dengan lembaga lainnya saling membutuhkan, lembaga-lembaga
inilah yang mengatur mekanisme kerja pasar modal, sehingga dapat berjalan secara baik.

14
Lembaga tersebut terdiri dari lembaga pemerintah dan lembaga swasta, dimana jasa masing-
masing lembaga mempunyai peranan masing-masing mulai perusahaan yang hendak go publik
sampai selesai go publik.Lembaga terkait dengan pasar modal terdiri dari lembaga pemerintahan
dan lembaga swasta yaitu:
1. Lembaga-lembaga Pemerintah,Merupakan lembaga-lembaga atau badan pemerintah yang
ditugaskan dan diperbantukan untuk mendukung dan memperlancar proses perdagangan efek
di pasar modal, mulai dari rencana emisi sampai kepada penjualan efeknya. Lembaga-
lembaga pemerintah yang terkait dengan kegiatan di pasar modal tersebut adalah:
a. Badan Pelaksanaan Pasar Modal (BAPEPAM)
BAPEPAM merupakan lembaga pengatur pasar modal, yang bertugas mengatur dan
melaksanakan pasar modal di Indonesia. Tugas BAPEPAM sebagai pengatur pasar modal
anatara lain, membina pasar modal, mengatur pasar modal dan mengawasi kegiatan-
kegiatan yang terlibat di pasar modal
b. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)
Setiap perusahaan yang akan menanamkan modalnya di Indonesia, baik Penanaman
Modal Dalam Negeri (PMDN) maupun Penanaman Modal Asing (PMA) haruslah
memperoleh izin dari BKPM terlebih dulu. Izin akan diberikan BKPM setelah memenuhi
berbagai persyaratan yang ditetapkan bagi perusahaan yang hendak melakukan go publik.
Izin penanaman modal harus dikelurkan oleh BKPM yang memuat antara lain:
- Komposisi dan jumlah dana investasi
- Besarnya modal pasar perusahaan
- Batas waktu penyetoran modal
- Komposisi pemegang saham
c. Departemen Teknis
Pemberian izin usaha tergantung dari bidang usahanya masing-masing. Setiap bidang
usaha izinnya akan dikeluarkan oleh departemen yang membawahinya.
d. Departemen Kehakiman
Bagi perusahaan yang berbentuk perseroan terbatas, sebelum didirikan, maka anggaran
dasar perusahaan terlebih dulu harus disahkan oleh Departemen Kehakiman. Anggaran
dasar ini sebelumnya dibuat di depan notaris, kemudian didaftarkan di pengadilan negeri
setempat untuk kemudian disahkan oleh Departemen Kehakiman dan diberitakan dalam

15
lembaran berita negara. Adapun tugas Departemen kehakiman adalah mengesahkan
anggaran dasar perusahaan dengan memperhatikan hal-hal yang menyangkut sebagai
berikut:
- Jumlah modal dan komposisinya
- Jumlah modal yang telah disetor
- Susunan dewan direksi
- Jumlah dewan komisaris dan wewenang masing-masing
- Pelaksanaan RUPS
Kemudian setiap perubahan anggaran dasar harus diketahui dan disetujui oleh
Departemen kehakiman
2. Lembaga-lembaga Swasta
Disamping lembaga-lembaga pemerintah, terdapat beberapa lembaga swasta yang
memegang peranan penting dalam menunjang keberhasilan kegiatan di pasar modal. Lembaga-
lembaga swasta yang mempunyai kaitan erat dengan pasar modal antara lain:
a. Notaris
Rencana untuk menjual saham atau obligasi di pasar modal terlebih dahulu dibicarakan
dan disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Dalam RUPS haruslah
dicatat dan agar pencatatnya dianggap sah, maka diperlukanlah jasa notaris untuk
pengesahan acara RUPS.
b. Akuntan Publik
Peranan akuntan publik dibutuhkan untuk melakukan penilaian dan menentukan
kelayakan dari laporan keuangan seperti neraca, laporan rugi/laba dan laporan perubahan
modal emiten. Akuntan publik yang akan melakukan penilaian haruslah disahkan oleh
BPKP.
c. Konsultan hokum
Konsultan hukum bertugas memberikan pernyataan-pernyataan tentang keabsahan dari
dokumen-dokumen yang diajukaan. Tugas para konsultan hukum adalah meneliti secara
sungguh-sungguh atas dokumen-dokumen yang dipersyaratkan.
d. Penilai (appraiser)
Untuk menilai kewajaran dari nilai suatu aktiva seperti, tanah, mesin-mesin, gedung,
mobil dan aktiva lainnya diperlukan jasa penilai yang profisional. Penilai akan menilai

16
berapa nilai yang wajar sekarang ini dan setelah dilakukan revaluasi, sehingga seluruh
nilai aktiva dapat diketahui secara jelas dan benar.
e. Konsultan efek
Konsultan efek bertugas memberikan pendapat tentang keuangan dan manajemen emiten.
Konsultan efek akan memberikan konsultan tentang jenis dana yang diperlukan
,pemilihan sumber dana yang diinginkan dan struktur permodalan yang tepat.

(Triandaru, Sigit dan Budisantoso, Totok. 2008. Bank dan Lembaga Keuangan Lain. Jakarta :
Salemba Empat)
(Kasmir. 2002. Bank&lembaga keuangan lainnya. Edisi keenam. Jakarta : Salemba Empat
Saidkelana, Asnawi dan Chandra Wijaya. 2005. Pengujian - pengujian Empiris . Jakarta : PT
Gramedia Pustaka Utama )

2.11 SUKU BUNGA DALAM PASAR OBLIGASI


Suatu obligasi (bond) adalah sekuritas utang yang menjanjikan pembayaran secara
periodic untuk suatu periode tertentu. Pasar obligasi sangat penting di dalam perekonomian
karena memungkinkan perusahaan dan pemerintah untuk meminjam dan membiayai
kegiatannya, dan karena itu, suku bunga dapat ditentukan di pasar obligasi. Suku bunga (interest
rate) adalah biaya pinjaman atau harga yang dibayarkan untuk dana pinjaman tersebut.
Pperubahan suku bunga mempunyai dampak yang penting pada individu, lembaga keuangan,
bisnis dan perekonomian secara keseluruhan, adalah penting untuk dapat menjelaskan fluktuasi
suku bunga yang besar dan oleh karena suku bunga yang berbeda - beda mempunyai
kecendrungan untuk bergerak searah, para ekonom sering kali menggabungkan berbagai suku
bunga dan merajuknya sebagai suku bungasaja.
(Kasmir. 2002. Bank&lembaga keuangan lainnya. Edisi keenam. Jakarta : Salemba Empat
Saidkelana, Asnawi dan Chandra Wijaya. 2005. Pengujian - pengujian Empiris . Jakarta : PT
Gramedia Pustaka Utama )

2.12 KONSEP PASAR UANG INTERNASIONAL


Money has no nationality. Uang tidak berdomestik dan tidak berkewarganegaraan, meskipun
diterbitkan oleh suatu Negara. Secara umum yang dimaksud dengan pasar uang adalah tempat

17
dimana terjadi aktivitas penempatan dan peminjaman dana, sedangkan yang dimaksud pasar
uang internasional merupakan Pertemuan antara pembeli dan penjual yang subjeknya adalah
antarnegara yang bersangkutan, untuk memperdagangkan produk keuangan dalam berbagai cara
termasuk penggunaan bursa efek, secara langsung antara penjual dan pembeli (over-the-counter).
Jenis-jenis pasar keuangan internasional
a. Pasar Eurocurency, Pasar Eurocurency memudahkan transfer dana internasional khususnya
yang berjangka waktu pendek. Dalam pasar ini bank-bank komersial memakai perantara:
menerima deposito berjangka pendek dalam berbagai mata uang kemudian memanfaatkan
dana ini untuk disalurkan dalam kredit yang berjangka pendek juga.
b. Pasar Eurocredit, Pasar Eurocredit melayani unit ekonomi yang kekurangan dana, terutana
dalam kredit jangka menengah. Syarat pinjaman jangka menengah biasanya lebih dari satu
tahun dan masa jatuh tempo umumnya lima tahun
c. Pasar Eurobond, Pasar Eurobond memudahkan transfer dana jangka panjang dari pihak yang
kelebihan dana kepada yang kekurangan dana. Dengan kata lain, Pasar Eurobondmengisi
kekosongan penyediaan dana jangka panjang yang tidak dapat diberikan oleh pasar
Eurocurrency dan Eueocredit.
d. Pasar modal internasional, Pasar modal internasional melayani transfer dana jangka panjang
dalam wujud investasi ekuiti (equity investement)
e. Pasar currency swap, futures, options, dan forward, Transfer dana internasional dalam pasar
keuangan internasional seringkali menempatkan para pelaku ekonomi dalam kondisi mudah
menderita risiko valas, risiko suku bunga, ataupun risiko suku bunga. Risiko ini, dalam
praktik, dapat diminalisasi melalui pasar currency swap, futures, options, dan forward.
(Kasmir. 2002. Bank&lembaga keuangan lainnya. Edisi keenam. Jakarta : Salemba Empat
Saidkelana, Asnawi dan Chandra Wijaya. 2005. Pengujian - pengujian Empiris . Jakarta : PT
Gramedia Pustaka Utama )

18
BAB III
PEMBAHASAN STUDI KASUS

3.1 PASAR EUROCURRENCY


Pasar Eurocurency memudahkan transfer dana internasional khususnya yang berjangka
waktu pendek. Dalam pasar ini bank - bank komersial memakai perantara: menerima deposito
berjangka pendek dalam berbagai mata uang kemudian memanfaatkan dana ini untuk disalurkan
dalam kredit yang berjangka pendek juga. Biasanya transaksi dilakukan dalam kategori
perdagangan besar, dengan nilai transaksi yang besar. Deposan dan peminjam utama dalam
pasar ini adalah perusahaan besar dan lembaga pemerintah. Volume transaksi Eurocurency
dalam suatu area tertentu biasanya tergantung pada besar kecilnya tingkat bisnis internasional
dalam area tersebut.
Sejarah perkembangan pasar Eurocurency tidak dapat dilepaskan dengan munculnya pasar
Eurodollar. Pasar Eurodollar diciptakan karena banyak perusahaan AS mendepositokan dollar
AS di bank - bank Eropa. Bank yang berada di dataran Eropa tentu saja mau menerima deposito
dalam dollar karena mereka kemudian dapat meminjamkan dollar tersebut kepada para
nasabahnya di eropa karena dollar AS secara luas digunakan sebagai alat tukar dalam
perdagangan internasional, berarti selalu ada kebutuhan akan dollar di Eropa. Deposito dalam
dolar AS yang disimpan di bank - bank di Eropa tersebut terkenal dengan sebutan Eurodollars.
Pasar Eurocurrency secara luas termasuk bank - bank di Asia yang menerima deposito dan
menyalurkan pinjaman dalam mata uang asing (terutama dollar). Pasar Eurocurrency di Asia
(sering disebut Asian market) terkonsentrasi khususnya di Hongkong dan Singapura. Perbedaan
antara Pasar Eurocurrency di asia dan Eropa hanya masalah lokasi. Pasar dolar Asia tumbuh
untuk memenuhi kebutuhan bisnis yang menggunakan dolar AS (dan mata uang kertas
lainnya) sebagai alat tukar dalam perdagangan internasional. Para pengusaha yang melakukan
bisnis di Asia tidak dapat hanya mengandalkan bank - bank di Eropa karena jarak dan perbedaan
zona waktu. Apalagi pemerintah Singapura memberikan kemudahan - kemudahan pajak dalam
wujud penghapusan 40% withholding tax atas bunga yang dibayar kepada orang asing pada
tahun 1968 dan mengurangi pajak atas laba mereka khususnya Asian dollar offshore loan dari
40% menjadi 10% pada tahun 1973. Keringanan dan penghapusan pajak seperti ini jelas amat
berpengaruh terhadap pertumbuhan pasar dollar Asia.

19
BAB IV
PENUTUP

4.1 KESIMPULAN
Pasar keuangan adalah merupakan mekanisme pasar yang memungkinkan bagi seorang atau
koporasi untuk dengan mudah dapat melakukan transaksi penjualan dan pembelian dalam bentuk
sekuritas keuangan (seperti saham dan obligasi).
Untuk melakukan transaksi keuangan yang dapat kita lakukan di berbagai pasar keuangan
yang tersebar dalam berbagai jenis pasar keuangan, tergantung dari jenis produk keuangan yang
diinginkan. Seperti pasar modal, pasar uang, psar valuta asing dan lain sebagainya. Semua jenis
pasar keuangan ini melakukan kegiatan yang berhubungan dengan penghimpunan dana,
penyaluran dana, transaksi tukar menukar mata uang. Artinya, pasar keuangan melibatkan
pembiayaan keuangan baik melalui surat berharga maupun pembiayaan ataun pinjaman.
Fungsi pasar uang sangat beragam, diantaranya pasar menentukan harga aktiva yang
diperdagangkan melalui interaksi antara penjual dan pembeli, kemampuannya untuk menurunkan
biaya transaksi.
Pasar uang menyediakan fasilitas atau jaringan transaksi jual beli asset financial, pasar ini
menekankan pada kredit untuk memenuhi kebutuhan kas jangka pendek. Pasar uang adalah
mekanisme yang mempertemukan pihak yang memiliki surplus dana dengan pihak yang
mengalami defisit. Transaksi dalam pasar uang sebagian besar bersifat jangka pendek. Oleh
karena itu mekanisme dalam pasar uang pada dasarnya dirancang untuk mempertemukan
kebutuhan dana jangka pendek perusahaan, lembaga keuangan, dan pemerintah.
Pasar valuta asing atau sering disebut dengan istilah foreign excbange market merupakan
pasar dimana transaksi valuta asing dilakukan baik antar negara maupun dalam suatu negara.
Transaksi dapat dilakukan oleh suatu badan/perusahaan atau secara perorangan dengan berbagai
tujuan. Pasar valuta asing terdapat di tiap negara dan dalam praktiknya dapat dijangkau oleh
setiap negara dengan sarana telekomunikasi yang ada.
Transaksi valuta asing baik yang dilakukan oleh bank, perusahaan lainnya ataupun individu
mengandung berbagai tujuan. Tujuan ini berbeda - beda sesuai apa yang ingin diperoleh oleh

20
transaksi tersebut. Selain untuk memperoleh keuntungan, ada juga fungsi lainnya seperti untuk
transaksi pembayaran, mempertahankan daya beli.
Pasar modal (capital market) adalah pasar keuangan untuk dana - dana jangka panjang dan
merupakan pasar yang konkret. Dana jangka panjang adalah dana yang jatuh temponya lebih dari
satu tahun. Pengertian pasar modal secara umum adalah suatu system keuangan yang
terorganisasi, termasuk didalamnya adalah bank - bank komersial dan semua lembaga perantara
di bidang keuangan, serta keseluruhan surat - surat berharga yang beredar. Dalam melakukan
transaksi di pasar biasanya ada barang atau jasa yang diperjual belikan. Begitu pula dalam pasar
modal, barang yang diperjualbelikan kita kenal dengan istilah instrumen pasar modal. Instrumen
pasar modal yang diperdagangkan berbentuk surat-surat berharga yang dapat diperjualbelikan
kembali oleh pemiliknya, baik instrumen pasar modal bersifat kepemilikan atau bersifat hutang.
Dalam melaksanakan transaksi jual dan beli baik saham maupun obligasi di pasar modal
diperlukan penjual dan pembeli. Tanpa adanya pembeli dan penjual maka tidak akan mungkin
terjadi transaksi seperti dalam definisi pasar yang lalu.
4.2 SARAN
Saran bagi pemerintah, pasar uang dan pasar modal sama - sama merupakan tempat
bertemunya para penjual dan pembeli dimana merka melakukan transaksi untuk memenuhi
kebutuhanmya masing - masing. Sudah sepatutnya peran pemerintah adalah terus memantau
perkembangan pasar - pasar tersebut agar bisa bermanfaat bagi masyarakat luas.
Saran bagi pembaca, semoga materi yang kami sampaikan ini dapat menjadi referensi dan
lebih - lebih dapat menambah wawasan kalian tentang pasar uang dan pasar modal.
Saran bagi penulis, dikarenakan ketidak sempurnaan penulis dan keterbatasan kami dalam
menyusun makalah ini, kami harap kalian bisa lebih menggali lagi materi - materi yang
berhubungan dengan pasar uang dan pasar modal.

21
DAFTAR PUSTAKA

Mishkin, Frederic S. 2010. Ekonomi Uang, Perbankan, dan Pasar Keuangan. Jakarta : Salemba
Empat
Sunariyah, S.E, M.Si. 2011. Pengetahuan Pasar Modal. Yogyakarta : Unit Penerbit dan
Percetakan Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen
Kasmir. 2013. Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya. Jakarta : PT. Grafindo Persada
Triandaru, Sigit dan Budisantoso, Totok. 2008. Bank dan Lembaga Keuangan Lain. Jakarta :
Salemba Empat
Kasmir. 2002. Bank&lembaga keuangan lainnya. Edisi keenam. Jakarta : Salemba Empat
Saidkelana, Asnawi dan Chandra Wijaya. 2005. Pengujian - pengujian Empiris . Jakarta : PT
Gramedia Pustaka Utama
http://zul-sucses.blogspot.com/2012/12/v-behaviorurldefaultvmlo_12.html
http://danyhadiwijaya.blogspot.co.id/2011/01/keuangan-internasional.html
http://danyhadiwijaya.blogspot.co.id/2011/01/keuangan-internasional.html

22