Anda di halaman 1dari 3

SKRINING PASIEN

No. Dokumen : No. Revisi : Halaman


00 1/3
RSWH/SPO/APK/00X/VI/2017
Rumah Sakit
Umum
Wiradadi Husada
Tanggal terbit : Ditetapkan :
STANDAR Direktur RSU Wiradadi Husada
PROSEDUR
OPERASIONAL
dr. Dedi Adnan Fauzi, MM
NIPRS. 01.10.634
Pengertian Skrining pasien adalah upaya awal untuk mendeteksi pasien
tanpa/dengan gejala yang bertujuan untuk menentukan seseorang
memiliki kemungkinan menderita suatu penyakit atau kondisi
tertentu.
Tujuan Pasien yang dirawat di RS akan mendapatkan pelayanan
sesuai kebutuhan dan visi misi RS
Kebijakan 1. Peraturan Direktur Nomor: 072/Per/Dir/RSUWH/03/2017
tentang Kebijakan Pelayanan Instalasi Gawat Darurat
2. Peraturan Direktur Nomor: 055/Per/Dir/RSUWH/03/2017
tentang Kebijakan Akses Ke Pelayanan & Kontinuitas
Pelayanan
Prosedur Pelaksanaan :
Via telepon :
1. Ucapkan salam Assalamualaikum/selamat pagi / siang / sore /
malam, bapak / Ibu.
2. Petugas menyebutkan nama rumah sakit dan memperkenalkan
diri Rumah Sakit Umum Wiradadi Husada, dengan...
3. Tanyakan kebutuhan penelepon apa yang bisa kami bantu?
4. Ulangi pernyataan penelepon sebagai tanda kita mengerti.
5. Nilai dan putuskan apakah pasien dapat diterima untuk
melakukan pemeriksaan awal atau tidak.
a. Jika penilaian kebutuhan pasien sesuai dengan sumber
daya rumah sakit, maka pasien dapat diterima.
SKRINING PASIEN
No. Dokumen : No. Revisi : Halaman
00 2/3
RSWH/SPO/APK/00X/VI/2017
Rumah Sakit
Umum
Wiradadi Husada
b. Jika kebutuhan pasien dinilai tidak sesuai dengan sumber
daya rumah sakit, maka pasien diarahkan ke fasilitas
kesehatan lain sesuai kebutuhan pasien.
Pasien datang ke RS :
1. Ucapkan salam Assalamualaikum/selamat pagi / siang / sore /
malam, bapak / Ibu.
2. Petugas menyebutkan nama rumah sakit dan memperkenalkan
diri Selamat Datang di Rumah Sakit Umum Wiradadi Husada,
dengan...
3. Tanyakan kebutuhan pasien apa yang bisa kami bantu?
4. Ulangi pernyataan pasien sebagai tanda kita mengerti.
5. Lakukan anamnesis terhadap keluhan kebutuhan dan keluhan
pasien
6. Lakukan pemeriksaan fisik, bila diperlukan sesuai dengan
kebutuhan dan kondisi pasien
7. Lakukan pemeriksaan penunjang (laboratorium, radiologi,
EKG, dll) sesuai kebutuhan dan kondisi pasien
8. Lakukan tindakan medis sesuai kondisi pasien
9. Sesuaikan pelayanan yang dibutuhkan pasien dengan fasilitas
pelayanan yang ada.
10. Nilai dan putuskan pasien apakah pasien dapat dirawat atau
dirujuk ke tempat lain sesuai dengan kebutuhan pasien
a. Jika penilaian kebutuhan pasien sesuai dengan sumber
daya rumah sakit, maka pasien dapat diterima.
b. Jika kebutuhan pasien dinilai tidak sesuai dengan sumber
daya rumah sakit tetapi kondisi pasien tidak gawat pasien
diarahkan ke fasilitas kesehatan lain sesuai kebutuhan
pasien.
SKRINING PASIEN
No. Dokumen : No. Revisi : Halaman
00 3/3
RSWH/SPO/APK/00X/VI/2017
Rumah Sakit
Umum
Wiradadi Husada
c. Jika kebutuhan pasien dinilai tidak sesuai dengan sumber
daya rumah sakit tetapi kondisi pasien gawat, tangani
kegawatan pasien terlebih dahulu kemudian dirujuk ke RS
lain sesuai kebutuhan pasien.
Unit Terkait IGD, IRJA, ADMISI, SATPAM, RM