Anda di halaman 1dari 3

Diah : Assalamualaikum bu bidan.

Maya : Waalaikumsalam, ayo silahkan masuk. Silahkan duduk.


Diah : Iya terima kasih.
Maya : Ada perlu apa ini ? Ada yang bisa dibantu ?
Diah : Ini bu bidan. Saya mau konsultasi
Maya : Oh, boleh boleh. Tapi sebelumnya kita kenalan dulu yah, biar lebih akrab. Kata
orang kan tak kenal maka tak sayang.
Diah : Iya bu bidan.
Maya : Nama saya maya. Kalau mbaknya siapa namanya ?
Diah : Saya Diah bu.
Maya : Umurnya berapa kalau boleh saya tau ?
Diah : Saya tahun ini 21 tahun
Maya : Oh masih muda sekali ya. Gak beda jauhlah sama saya yang sudah beranak dua ini
(bercanda). Nah baiklah mbak diah tadi katanya mau konsultasi ya ?
Diah : Iya.
Maya : Baik, nah sebelum kita memulai konsultasnya, alangkah baiknya kalau kita
membaca doa terlebih dahulu agar apa yang saya sampaikan mudah dimengerti dan bisa
bermanfaat bagi mbak diah.
Diah : Iya buk.
Maya : Baik, kalau begitu saya pimpin doanya ya (Mulai baca bismillah dan doa)
Diah : (Ikut membaca Doa)
Maya : Baik, nah mbak diah, ayo silahkan , apa yang bisa saya bantu?
Diah : Ini bu bidan. Saya ini sudah 3 hari mengalami keputihan. Keputihannya gatal dan
berbau. Saya sangat tidak nyaman bu bidan. Kira-kira nanti bahaya tidak ya ?
Maya : Baik, jadi permasalahan yang mbak Diah alami adalah mbak diah mengalami
keputihan yang menyebabkan rasa gatal dan berbau ya ?
Diah : Iya betul.
Maya : Saya akan mencoba menjelaskan dan memberikan beberapa alternatif pemecahan
masalahnya ya, tapi nantinya tetap mbak Diah yang menentukan bagaimana sikap silanjutnya.
Disini kebetulan saya ada selebaran, boleh mbak diah bawa pulang nanti untuk dibaca-baca
dirumah.
Maya : Jadi, keputihan itu pada dasarnya bisa kita bedakan menjadi dua ya, yaitu keputihan
yang normal dan keputihan yang tidak normal. Jadi keputihan yang normal itu tidak
menyebabkan rasa gatal, juga tidak menyebabkan bau tidak sedap. Jumlahnya sedikit walau
terkadang banyak dan juga cairan keputihannya berwarna jernih, sedangkan keputihan yang
tidak normal itu ciri2nya cairan keputihannya berwarna keruh dan kental, bisa berwarna
kekuningan atau kehijauan, berbau busuk, anyir, amis, dan menyebabkan rasa gatal.
Jumlahnya cairannya pun banyak.
Diah : Wah, berarti keputihan saya tidak normal dong bu bidan ? Itu biasanya apa ya
penyebabnya ?
Maya : Iya, namun mbak diah tidak usah khawatir ya. Mbak Diah tepat sekali datang kesini
untuk berkonsultasi jadi kita bisa mencari alternatif solusi agar keputihannya tidak berlanjut
dan menjadi suatu kompliasi. Jadi mbak diah, Penyebab keputihan (yang bukan karena suatu
penyakit), itu umumnya disebabkan oleh stress, kelelahan fisik dan psikis, atau saat
menjelang dan sesudah haid, atau bisa juga karena pemakaian celana dalam yang terlalu ketat,
atau karena infeksi oleh kuman, jamur, virus, dan parasit lainnya, Nah Mbak Diah aktivitas
sehari-harinya apa ?
Diah : Saya masih kuliah bu. Memang saya sedang banyak tugas dan kuliah dari pagi
hingga malam, belum lagi harus mengerjakan tugas yang banyak sekali bu.
Maya : Nah itu juga bisa menjadi pemicu mbak mengalami keputihan. Saran saya untuk
mbak diah untuk selalu jaga kebersihan organ intimnya dengan cara mencucinya dengan air
bersih walaupun sesibuk apapun aktivitas mbak diah di kampus. Selanjutnya, mbak diah bisa
membiasakan cebok dari depan ke arah belakang dengan air bersih, dan juga gunakan celana
dalam dari bahan yang mudah menyerap keringat seperti bahan katun, serta pastikan untuk
menggunakan sapu tangan atau tissue setelah buang air agar organ intim mbak diah tetap
kering karena permukaan kulit yang lembab itulah dapat menjadi tempat munculnya jamur
dan bakteri.
Diah : Oh begitu ya bu bidan. Baiklah nanti akan saya terapkan.
Maya : Nah, mbak Diah, tadi kan sudah saya jelaskan mengenai keputihan, nah apa mbak
diah bisa mengulang kembali apa yang sudah saya jelaskan tadi?
Diah : *Mengulang penjelasan*
Maya : Baik, bagus ya, berarti saya anggap mbak diah sudah paham dengan apa yang sudah
saya sampaikan. Apakah ada lagi yang ingin ditanyakan ?
Diah : Tidak ada bu, terima kasih.
Maya : Baiklah, untuk kunjungan ulangnya, kita lihat dulu apakah mbak diah masih ada
keluhan atau tidak setelah menerapkan apa yang saya sampaikan tadi, jika mbak diah masih
ada keluhan, bisa datang lagi kesini untuk penanganan lebih lanjut ya.
Diah : Iya bu.
Maya : Baiklah, karena tidak ada lagi yang ingin di tanyakan, mari kita akhiri sesi konseling
ini dengan mengucapkan hamdalah. *Alhamduliillah* semoga apa yang saya sampaikan hari
ini bisa bermanfaat ya bagi mbak diah.
Diah : Amin, terima kasih banyak bu bidan, kalau begitu saya permisi pamit.
Maya : Iya, terima kasih kembali, jangan segan untuk datang kesini lagi ya jika ada keluhan
lain.
Diah : Iya bu bidan. Assalamualaikum
Maya : Waalaikumsalam.