Anda di halaman 1dari 4

JUDUL

No Indikator Butir Soal Jawaban yang Diharapkan


1 siswa dapat menganalisis 1. Jika atom 4X dan 17Y berikatan, bentuk Elektron valensi dari unsur X dan Y adalah
bentuk molekul dan kepolaran 2 2
4X : 1s 2s (2 elektron valensi)
berdasarkan notasi nomor molekul dan sifat kepolaran yang terbentuk 2 2 6 2 5
17Y : 1s 2s 2p 3s 3p (7 elektron valensi)
atom suatu unsur. adalah .... Unsur X menggunakan kedua elektronnya untuk
berikatan dengan Y. Sementara itu, 1 unsur Y
A. segi empat planar dan polar
hanya mampu berikatan dengan 1 elektron unsur
B. linear dan polar X. Berarti dibutuhkan 2 unsur Y agar dapat
berikatan membentuk XY2.
C. tetrahedral dan nonpolar
D. oktahedral dan nonpolar atom pusat :X
PEI :2
E. linear dan nonpolar
PEB : (2 2) = 0
tipe molekul : AX2
bentukmolekul : linear

Tidak terdapatnya elektron bebas


menyebabkan bentuk molekulnya simetris.
Bentuk molekul yang simetris ini
merupakan ciri dari senyawa kovalen
nonpolar.
Jadi, bentuk molekul dan sifat kepolaran
yang terjadi antara unsur X dan Y adalah
linear dan bersifat nonpolar (E).
2 Siswa dapat menguraikan 2. Konfigurasi electron X2- dari suatu unsur X
konfigurasi elektron suatu dengan 14X
ion dari suatu atom yang adalah.
diberikan A. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p2
B. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p4
C. 1s2 2s2 2p6 3s2
D. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6
E. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p5

3 Siswa dapat menentukan 2. Tembaga adalah golo ngan logam transisi yang
bilangan kuatum dari suatu dapat larut dalam larutan asam nitrat pekat.
atom Berikut ini adalah reaksi antara tembaga (Cu) Konfigurasi elektron ion Cu2+ adalah 1s2 2s2 2p6
dengan asan nitrat (HNO3): 3s2 3p6 3d9, ion bersifat paramagnetik (adanya
8 HNO3(aq) + 3 Cu(s) 2 NO(g) + 3 orbital 3d yang terisi 1 elektron yang tak
Cu(NO3)2(aq) + 4 H2O(l) berpasangan)

Tuliskan konfigurasi elektron ion Cu2+ (nomor


atom Cu = 29) dan bagaimana sifat magnetnya!
4 Siswa dapat menentukan 3. Notasi unsur M dilambangkan sebagai
48
konfigurasi elektron 22 M. Konfigurasi electron dan letak unsur
golongan dan periode, dari M pada tabel periodik unsur adalah.
nomor atom Konfigurasi Golongan Periode
Elektron
A. [Ar] 4s24P2 IVA 4

B. [Ar] 4s24P4 VIA 4

C. [Ar] 4s23d2 IVB 4


D. [Kr]5s25p2 IVA 5

E. [Kr]5s24d2 IVB 5

5 4. N = 1s2 2s2 2p3 N = 1s2 2s2 2p3 (5 elektron valensi)


Cl = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p5 (7 elektron valensi)
Cl = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p5

Bentuk molekul dari senyawa yang terjadi jika


Unsur N yang bervalensi 5 membutuhkan 3 elektron
kedua unsur tersebut berikatan sesuai aturan dari unsur Cl agar terpenuhi kaidah oktet (kaidah 8).
oktet adalah . Sedangkan unsur Cl yang bervalensi 7 hanya
membutuhkan 1 elektron dari atom N. Berarti harus ada
A. linear 3 unsur Cl yang berikatan dengan N sehingga terbentuk
NCl3.
B. segitiga piramida

C. tetrahedral

D. segitiga bipiramida

E. oktahedral

Unsur N sebagai atom pusat mempunyai 5 elektron


terluar, 3 di antaranya berikatan dengan Cl dan 2
elektron bebas (sepasang elektron bebas).
atom pusat :N
PEI :3
PEB : (5 3) = 1
tipe molekul : AX3E
bentuk molekul : segitiga piramida
PEI : pasangan elektron ikatan
PEB : pasangan elektron bebas

Jadi, bentuk molekul dari senyawa yang terjadi jika


unsur N dan Cl berikatan adalah segitiga piramida (B).