Anda di halaman 1dari 5

Gus Dinda Marsella

1102012102

Kapiler gomerulus normal

GNAPS

Proses terjadinya proteinuria dan hematuria


Histopatologi gelomerulonefritis dengan mikroskop cahaya pembesaran 20

Keterangan gambar :

Gambar diambil dengan menggunakan mikroskop cahaya (hematosylin dan eosin dengan
pembesaran 25). Gambar menunjukkan pembearan glomerular yang membuat pembesaran ruang
urinary dan hiperselluler. Hiperselluler terjadi karnea proliferasi dari sel endogen dan infiltasi
lekosit PMN

Histopatologi glomerulonefritis dengan mikroskop cahaya pembesaran 40


Glomerulonefritis kronik
Glomerulonefritis kronik adalah peradangan yang lama dari sel sel glomerulus. Kelainan ini
dapat terjadi akibat glomerulonefritis akut yang tidak membaik atau timbul secara spontan.
Glomerulonefritis kronik sering timbul beberapa tahun setelah cidera dan peradangan glomerulus
sub klinis yang disertai oleh hematuria (darah dalam urin) dan proteinuria ( protein dalam urin )
ringan. Hasil akhir dari peradangan adalah pembentukan jaringan parut dan menurunnya fungsi
glomerulus

Mikroskopik :

- Obliterasi glomerulus massa eosinofilik aselular (plasma protein yg terjebak,


peningkatan matriks mesangial, material menyerupai membran basal, kolagen)
- Sklerosis arterial dan arteriolar
- Atrofi tubuli, fibrosis interstisial dan infiltrat sel radang menahun

Sumber
1. Konsensus IDAI Glomerulonefritis Akut Pasca Streptokokus. 2012. Jakarta.
2. Robbins and Cotran Pathologic Basis of Disease, 8th ed
3. General and Systematic Pathology : JCE Underwood, 4th ed
4. Pathology Illustrated : Peter S. Macfarlane : 5th ed
5. Glomerulopari dan ISK : oleh Noza Hilbertina, dr, M.Biomed, SpPA