Anda di halaman 1dari 8

PENYIMPANAN BAHAN MAKANAN DAPUR RAWAT INAP

UPTDPuskesmas
Weapana
No Dokumen:Ksr Revisi: 001 Halaman:1/1
032.1/11/Wpn/ /
/2013
STANDAR Tanggal Terbit: Ditetapkan Oleh :
OPERASIONAL
12 September 2013 Kepala UPTD Puskesmas Waepana
PROSEDUR

=MARGARETA U.KROMEN,Amd.Keb=
NIP : 196906281989032005

1.Pengertian Penyimpanan Bahan Makanan adalah suatu tata cara menata, menyimpan,
memelihara bahan makanan kering dan basah serta mencatat serta pelaporannya.
2.Tujuan Untuk meningkatkan keawetan atau daya tahan bahan makanan yang aman dan
tersedianya Bahan makanan yang siap di gunakan dalam jumlah dan kualitas yang
tepat sesuai dengan kebutuhan
3.Kebijakan 1. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 144, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 5063);
2. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1996 tentang Tenaga Kesehatan
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1996 Nomor 49, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3637);
3. SK Kepala Puskesmas Waepana,No: ksr 032.1/11/WPN/
03 / 456/2012 Tentang kepatuhan pada Protap
Oleh Petugas Kesehatan dalam Melaksanakan Tugas.
4.Prosedur Kerja 1. Membeli bahan Makanan sesuai dengan kebutuhan
2. Menerima Bahan Makanan oleh pihak petugas dapur
3. Membawah ke ruang penyimpanan,Gudang atau ruang pendinginan
4. Menyimpan sesuai dengan jenis bahan Makanan yang ada sesuai dengan
kebutuhan
Unit Terkait Semua unit Pelayanan di UPTD Puskesmas Waepana
Sumber Pedoman PGRS Kementerian RI 2013
PENYIAPAN MAKANAN PASIEN RAWAT INAP

No Dokumen:Ksr Revisi: 001 Halaman:1/1


032.1/11/Wpn/ /
/2013

UPTD Puskesmas
Weapana
STANDAR Tanggal Terbit: Ditetapkan Oleh :
OPERASIONAL
12 September 2013 Kepala UPTD Puskesmas Waepana
PROSEDUR

=MARGARETA U.KROMEN,Amd.Keb=
NIP : 196906281989032005
1.Pengertian Penyiapan Makanan adalah Serangkaian kegiataan dalam mempersiapkan bahan
makanan yang siap diolah(Mencuci ,Memotong,Menyiangi,meracik dan
sebagainya)sesuai dengan Menu,standar resep,standar Porsi,standar bumbu, dan
jumlah pasien yang diayani
2.Tujuan A g a r m a k a n a n ya n g t e l a h d i s i a p k a n d a p a t diolah sesuai dengan
kebutuhan yang ada
3.Kebijakan 1. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 144, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 5063);
2. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1996 tentang Tenaga Kesehatan
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1996 Nomor 49, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3637);
3. SK Kepala Puskesmas Waepana,No: ksr 032.1/11/WPN/
03 / 456/2012 Tentang kepatuhan pada Protap
Oleh Petugas Kesehatan dalam Melaksanakan Tugas.
4.Prosedur Kerja 1. Mengambil Bahan makanan sesuai dengan kebutuhan
2. Menyiapkan sesuai dengan jenis Bahan makanan
3. Mengolah Bahan makanan sesuai dengan standar resep, porsi, standar
bumbu,jadwal persiapan dan jadwal pemasakan.kebutuhan
Unit Terkait Semua unit Pelayanan di UPTD Puskesmas Waepana
Sumber Pedoman PGRS Kementerian RI 2013
DISTRIBUSI MAKANAN PASIEN RAWAT INAP

No Dokumen:Ksr Revisi: 001 Halaman:1/1


032.1/11/Wpn/ /
/2013

UPTD Puskesmas
Weapana
STANDAR Tanggal Terbit: Ditetapkan Oleh :
OPERASIONAL
12 September 2013 Kepala UPTD Puskesmas Waepana
PROSEDUR

=MARGARETA U.KROMEN,Amd.Keb=
NIP : 196906281989032005
1.Pengertian Distribusi Makanan Pasien adalah Serangkaian proses Kegiataan Penyampaian
makanan sesuai dengan jenis makanan dan jumlah porsi konsumen /pasien yang
dilayani
2.Tujuan Konsumen/pasien mendapat makanan sesuai diet p e n ya k i t
m a s i n g - m a s i n g d e n g a n k e t e n t u a n ya n g b e r l a k u
3.Kebijakan 1. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 144, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 5063);
2. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1996 tentang Tenaga Kesehatan
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1996 Nomor 49, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3637);
3. SK Kepala Puskesmas Waepana,No: ksr 032.1/11/WPN/
03 / 456/2012 Tentang kepatuhan pada Protap
Oleh Petugas Kesehatan dalam Melaksanakan Tugas.
4.Prosedur Kerja 1. Membagi makanan,ditimbang sesuai dengan jenis penyakit pasien di ruang
produksi makanan(Dapur Rawau Inap)
2. Membagikan Makanan dalam alat makan sesuai dengan jumlah pasien
3. Membagi ke ruang perawatan masing-masing sesuai dengan jenis penyakit
dan kelas perawatan
Unit Terkait Semua unit Pelayanan di UPTD Puskesmas Waepana
Sumber Pedoman PGRS Kementerian RI 2013
ASUHAN GIZI PASIEN RAWAT INAP

No Dokumen:Ksr No Revisi: 001 Halaman:1/1


032.1/11/Wpn/ /
/2013

UPTD Puskesmas
Weapana
STANDAR Tanggal Terbit: Ditetapkan Oleh :
OPERASIONAL
12 September 2013 Kepala UPTD Puskesmas Waepana
PROSEDUR

=MARGARETA U.KROMEN,Amd.Keb=
NIP : 196906281989032005
1.Pengertian Asuhan gizi Adalah Suatu Porses komponen penting dalam
perawatan individu yang terinfeksi Penyakit tertentu.
2.Tujuan Untuk mempertahankan kesehatan dan status gizi serta
meningkatkan kekebalan tubuh sehingga kualitas hidup akan lebih
baik.
3.Kebijakan 1. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 144, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5063);
2. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1996 tentang Tenaga Kesehatan
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1996 Nomor 49, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3637);
3. SK Kepala Puskesmas Waepana,No: ksr 032.1/11/WPN/
03 / 456/2012 Tentang kepatuhan pada Protap
Oleh Petugas Kesehatan dalam Melaksanakan Tugas.
4.Prosedur Kerja 1. Mengantar Pasien masuk ke kelas perawatan
2. Melakukan skrining Perkembangan Gizi
3. Melakukan pengkajian gizi,Diagnosa Gizi,Intervensi Gizi dan
Monitoring dan Evaluasi Gizi sesuai dengan permintaan pasien
melalui Proses PAGT
Unit Terkait Semua unit Pelayanan di UPTD Puskesmas Waepana
Sumber Pedoman PGRS Kementerian RI 2013
PEMBERIAN NUTRISI PADA PASIEN RAWAT INAP
No Dokumen:Ksr Revisi: 001 Halaman:1/2
032.1/11/Wpn/ /
UPTDPuskesmas /2013
Weapana
STANDAR Tanggal Terbit: Ditetapkan Oleh :
OPERASIONAL
12 September 2013 Kepala UPTD Puskesmas Waepana
PROSEDUR

=MARGARETA U.KROMEN,Amd.Keb=
NIP : 196906281989032005
1.Pengertian Pemberian Nutrisi adalah Suatu Proses dimana tubuh manusia menggunakan
makanan untuk membentuk energi, mempertahankan kesehatan, pertumbuhan
dan untuk berlangsungnya fungsi normal setiap organ dan jaringan tubuh (Rock
CL, 2004).
2.Tujuan 1.Memberikan nutrient yang cukup sesuai dengan kebutuhan yang
dimamfaatkan untuk tumbuh kembang yang optimal,untuk berbagai
pelaksanaan aktivitas dan pemulihan kesehatan setelah sakit.
2.Mendidik kebiasaan makan yang baik, mencakup penjadwalan makan,belajar
menyukai, memilih dan menentukan jenis makanan yang bermutu.
3.Kebijakan 1. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 144, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5063);
2. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1996 tentang Tenaga Kesehatan
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1996 Nomor 49,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3637);
3. SK Kepala Puskesmas Waepana,No: ksr 032.1/11/WPN/
03 / 456/2012 Tentang kepatuhan pada Protap
Oleh Petugas Kesehatan dalam Melaksanakan Tugas.
4.Prosedur Kerja 1. Pasien yang masuk ke kelas perawatan
2.Melakukan skrining Perkembangan Gizi
3.Melakukan pengkajian gizi,Diagnosa Gizi,Intervensi Gizi dan Monitoring
dan Evaluasi Gizi sesuai dengan permintaan pasien
melalui Proses PAGT
4.Pasien dengan jenis penyakit yang mendapatkan Perawatan Nutrisi antara lain:
a. Gagal Ginjal,baik akut maupun kronis
b.Diabetes Melitus
c.Malnutrisi
d.Penyakit Hipertensi
e.kanker dengan penurunan Berat Badan dll
Unit Terkait Semua unit Pelayanan di UPTD Puskesmas Waepana
Sumber Pedoman PGRS Kementerian RI 2013
PEMBERIAN NUTRISI PADA PASIEN RAWAT INAP
No Dokumen:Ksr Revisi: 001 Halaman:2/2
032.1/11/Wpn/ /
UPTDPuskesmas /2013
Weapana
STANDAR Tanggal Terbit: Ditetapkan Oleh :
OPERASIONAL
12 September 2013 Kepala UPTD Puskesmas Waepana
PROSEDUR

=MARGARETA U.KROMEN,Amd.Keb=
NIP : 196906281989032005
Sumber 1. ACCP Consensus Statement. Applied Nutrition in ICU Patients. CHEST
1997; 111:769-78
2.Terapi Gizi &Diet Rumah sakit Edisi 2 .Pengarang Hartono,Andry
PEMBERIAN EDUKASI MAKANAN PADA PASIEN RAWAT INAP

UPTDPuskesmas
Weapana
No Dokumen:Ksr Revisi: 001 Halaman:1/1
032.1/11/Wpn/ /
/2013
STANDAR Tanggal Terbit: Ditetapkan Oleh :
OPERASIONAL
12 September 2013 Kepala UPTD Puskesmas Waepana
PROSEDUR

=MARGARETA U.KROMEN,Amd.Keb=
NIP : 196906281989032005
1.Pengertian Pemberian Edukasi adalah Serangkaian Kegiataan dalam mempersiapkan Menu
Makanan kepada pasien yang menyediakan makanannya sendiri (Menu makanan
sesuai dengan siklus menu pada daftar Menu)
2.Tujuan Tersedianya Daftar Menu Makanan yang siap di berikan Kepada pasien sesuai
dengan Jenis penyakit masing-masing.
3.Kebijakan 1. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 144, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 5063);
2. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1996 tentang Tenaga Kesehatan
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1996 Nomor 49, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3637);
3. SK Kepala Puskesmas Waepana,No: ksr 032.1/11/WPN/
03 / 456/2012 Tentang kepatuhan pada Protap
Oleh Petugas Kesehatan dalam Melaksanakan Tugas.
4.Prosedur Kerja 1.Pasien yang masuk ke kelas perawatan

2.Melakukan skrining Perkembangan Gizi

3.Melakukan pengkajian gizi,Diagnosa Gizi,Intervensi Gizi dan Monitoring dan


Evaluasi Gizi sesuai dengan permintaan pasien melalui Proses PAGT

4.Memberikan daftar menu makanan kepada keluarga pasien untuk di siapkan


menu makanan sesuai dengan jenis penyakit pasien masing-masing
Unit Terkait Semua unit Pelayanan di UPTD Puskesmas Waepana
Sumber http/www.Edukasi.com