Anda di halaman 1dari 16

BAB 1

PENDAHULUAN

I. PENDAHULUAN

Pada umumnya mahasiswa beranggapan bahwa penulisan karya ilmiah dengan


bahasa yang benar it menyusahkan dan rumit.Sebagian dari mahasiswa tersebut
mengeluh etelah diberi tugas menyusun makalah atau skripsi oleh dosen pembimbing.

Oleh karena itu dengan kejadian diatas maka penulis ingin membuat laporan
buku. Dalam pembuatan Laporan buku penulis mengambil judul Dasar-Dasar Penulisan
Karya Ilmiah.Dengan pengarang Arifin E.Zaenal.Pada tahun terbit 2003.Dengan kota
terbit Jakarta:Grasindo.Penulis membuat/melaporkan buku ini karena mendapat tugas
dari kampus untuk membuat laporan buku,selain itu untuk lebih mengetahui penulisan
karya ilmiah dan langkah-langkahnya.

II. MANFAAT PENULISAN KARYA ILMIAH

Penulis dalam melaporkan buku ini mempunyai tujuan yaitu:

1. Penulis berlatih mengembangkan keterampilan membaca yang evektif karena


sebelum membuat laporan buku sudah pasti harus dibaca dan mengetahui opik
yang dibahas.

2. Penulis harus pandai pandai merangkai kata dan mengambil sari sarinya
pemikiran yang matang.

3. Penulis turut memperluas cakrawala ilmu pengetahuan yang dapat dibaca.


BAB II

TAHAP-TAHAP PENULISAN KARYA ILMIAH

1. PENGANTAR
Dalampenulisan karya ilmiah terdapat 5 tahap yaitu,(1)Persiapan,(2)Pengumpulan data,
(3)pengorganisasian dan pe-ngosepan,(4)pemerksaan/penyuntingankonsep,
(5)penyajian/pengetikan.

2. PESIAPAN

a) Pemilihan Topik/Masalah

Topik/masalah adalah topik pembicaraan.Topik yang melimpahkan di sekitar kita,seperi:

1) Persoalan kemasyarakatan.

2) Perbankan

3) Akuntasi

4) Kedokteran

5) Asuransi

6) Koperasi

7) Teknik

8) Industri

9) Pertanian

10) Hukum

11) Perhotelan

12) Parieisata

13) Teknik lingkungan


Hal-hal yang patut di pertimbangkan dengan sesama oleh penuls karya ilmiah adalah:

1) Topik yang dipilih harus berada di sekitar anda,baik di sekitar pangalaman


anda,maupun di sekitar pengetahuan anda.

2) Topik yang dipilih harus topic yang paling menarik perhatian anda.

3) Topik yang dipilih terpusat pada suatu segi lingkup yang sempit dan terbatas.

4) Topik yang dipilih memiliki data dan fakta yang objektif.

5) Topik yang dipilih harus anda ketahui prinsip-prinsip ilmiahnya walaupun serba
sedikit.

6) Topik yang diilih harus memiliki sumber acuan,memiliki bahan kepustakaan


yang kan memberikan informasi tentang pokok masalah yang akan di tulis.

b) Pembatasan topik dan penentuan judul

Jika topik sudah ditentukan dengan pasti sesuai dengan petunjuk-petunjuk,tinggal


anda menguji sekali lagi,apakah topik itu betul-betul cukup sempit dan terbatas
ataukah masih terlalu umum dan mengembang.

Dengan cara bagan pembatas topik,penentuan judul karya ilmiah dapat pula di
tempuh dengan melontarkan pertanyaan-pertanyaan masalah
apa,mangapa,bagaimana,dimana dan kapan.

c) Pembuatan Kerangka Karya Ilmiah(Outline)

Penyusun ragangan,pada prinsipnya,adalah proses penggolong dan


penataan berbagai fakta,yang kadang-kadang berbeda Janis dan sifatnya,menjadi
kesatuan yang berpautan(moeliono)

Penulisan karya ilmiah harus menentukan dahulu judul-judul bab dan


judul anak bab sebelum menentukan rangka karangan.Judul bab dan judul anak
bab itu merupakan pecahan masalah dari judul karya ilmiah yang di
tentukan.Untuk menentukan judul bab dan anak bab,penyusun karya ilmiah harus
bertanya kepada judul karya ilmiahnya.pertanyaan yang dapat di ajukan adalah
“akan diapakan judulitu”,atau “masalah apa saja yang dapat di bicarakan di bawah
judul tersebut”

Perhatikan contoh ragangan berikut:


CONTOH RAGANGAN

PEMBUATAN DAN PENGGUNAAN PAPAN

PARTIKEL DI JAKARTA SAAT INI

PEMBUATAN DAN PENGGUNAAN PARTIKEL

1.Pengenalan Papan Partikel

I.I Jenis Papan Partikel

I.2 Sifat-sifat Papan Parikel

2.Pembuatan Papan Partikel

2.1 Bahan Buku

2.2 Proses Pembuatan

2.3 Teknik Pembuatan

3.Penggunaan Papan Partikel

3.1 Tempat Penggunaan Papan Parikel

3.2 Keuntungan Kegunaan Papan Partikel

Jika ragangan seperti itu di anggap,final langkah berikutnya adalah pembutan


daftar isi karya ilmiah.

CONTOH DAFTAR ISI

PEMBUATAN DAN PENGGUNAAN PAPAN

PARTIKELDI JAKARTA SELATAN

PRAKATA

DAFTAR ISI

DAFTAR TABEL

DAFTAR GAMBAR

BAB I PENAHULUAN
1.1 Latar Belakang dan Masalah

1.2 Ruang Lingkup

1.3 Anggaran Dasar,Hipotesis,dan Kerangka Teori

1.4 Populasi dan Sampel

1.5 Metode dan Teknik

BAB II PEMBUATAN DAN PENGGUNAAN PAPAN PARTIKEL

2.1 Pengenalan Papan Partikel

.1 Jenis Papan Partikel

2.1.2 Sifat-sifat Papan Partikel

2.2 Pembuatan Papan Partikel

2.2.1 Bahan Baku

2.2.2 Proses Pembuatan

2.2.3 Teknik Pembuatan

2.3 Penggunaan Papan Partikel

2.3.1 Tempat Penggunaan Papan Partikel

2.3.2 Kegunaan Papan partikel

2.3.3 ………………………… …………..

BAB III SIMPULAN DAN SARAN

3.1 Simpulan

3.2 Saran

DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN
Paling sedikit sebuah karya ilmiah berisi tiga bab,yaitu pendahuluan ,isi,atau
analisis dan penutup.

3. PENGUMPULAN DATA

Jika judul karya ilmiah dan ragangan sudah di setujui oleh pembimbing atau oleh
pimpinan lembaga pendidikan tinggi yang baersangkutan,penyusun sudah dapat mulai
mengumpulkan data.

Langkah pertama yang harus ditempuh dalam pengumpulan data adalah mencari
informasi dari kepustkaan(buku,Koran,majalah,brosur)mengenai hal-hal yang ada
reverensinya dengan judul garapan.

4. PENGORGANISASIAN/PENGONSEPAN

Penyusun harus mengulang-ulang data menurut jenis,sifat dan bentuk.Jadi penulis


harus mengolah dan menganalisis data yang ada dengan ternik-teknik yang ditentukan

5. PEMERKSAAN/PENYUNTINGAN

Sebelum mengetk konsep,penyusun memeriksa terlebih dahulu konsep itu.Tentu


ada bagian yang umpang tindih atau ada penjelasan yang berulang-ulang.Buanglah
penjelasan yang tidak perlu dan atambah penjelasan yang dirasakan sangat menunjang
pembahasan.

6. PENGETIKAN/PENYAJIAN

Dalam mengetk naskah,penyusun hendaknya memperhatikan segi kerapian dan


kebersihan.Penyusun mempehatikan tata letak usur-unsur dalam karangan ilmiah.
BAB III

SISTEMATIKA KARYA ILMIAH

Sistematika karya ilmiah adalah aturan meletakkan bagian-bagian karya ilmiah,bagian


mana yang harus didahulukan dan bagian mana pula yang harus dikemudiankan.

1.BAGIAN PEMBUKA

a.Kulit Luar

1. Judul karya Ilmiah dan Keretangannya

Judul karya ilmiah dituliskan dengan huruf capital seluruhya tanpa diakhiri tanda
baca apapun

2. Maksut Penyusunan

Maksut penyusunan karya ilmiah di cantumkan dibawah judul,yang di tulis


dangan menggunakan huruf capital dan semua awal kata,kecul kata tugas seperti
di,dalam,dan,bagi,untuk,dan dari.

3. Nama Penyusun

Nama penyusun dan nomor nduk mahasiswa dicantumkan dibawah aksut


penyusunan dengan didahi oleh dengan huruf awal capital.

4. Nama Lengkap Pendidikan Tinggi

Kemudian nama jurusan,fakiultas,unversitas,atau sekolah tinggi tempat penyusun


di cantumkan dibawah identitas peyusun yang diikuti nama kota tempat penyusun
dan tahun penyusun.

b.Halaman Judul

Penulisan halan judul harus sama persis dengan penuisan kulit luar.Ukuran
hurufnya sama,kapita atau tidak kapitalnya sama,system simetris atau system lurusnya
sama.
c.Halaman Pengesahan

Halaman Pengesahan disediakan untuk mencamtumkan nama-nama doen


pembimbin,nama ketua jurusan,dan nama dekat yang bertanggung jawab akan kesahan
karangan itu.

Terlepas dari istilah yang digunakan atau penempatan istilah yang berbeda-beda,yang
harus diperhatikan adalah penerangan kaidah bahasa,sebagai berikut

1) Semua awal kata yang dicantum dalam halaman ini di tuliskan dengan huruf
capital.

2) Sete kata pembimbing dan kata pembaca di butuhkan tanda koma.

d.Halaman Penerimaan

Setelah halaman pengesahan dicantumkan juga halaman penerimaan oleh panitia sarjana
muda/sarjana.

e.Prakata

Prakata di tulis untuk memberikan gambaran umum kepada pembaca tentang


penulisan karya ilmiah.penyajian prakata hendaknya singkat tetapi jelas.Dalam hubungan
ini,unsure-unsur yang di cantumkan dalam prakata hendaknya di batasi pada:

1) Puji Syukur kepada Tuhan yang telah memberikan kekuatan kepada penulis
karya ilmiah.

2) Penjelasan tentang pelaksanaan penyusunan karya ilmiah.

3) Informasi tentang arahan dan bantuan dari berbagai pihak.

4) Ucapan terima kasih kepada semua pihak yang memungkinkan tersusunnya


karya ilmih.

5) Penyebuan nama tampat,tanggal,bulan,dan tahun penyusus serta nama penyusun


karya ilmah.
f. Daftar Tabel

Karya ilmiah yang lengkap selain menganalisis data dengan seksama,yaitu juga
mencantumkan table yang merupakan gambaran nyata analisis masalah.Nama-nama table
yang tecantum dalam karya ilmiah itu dibuat dalam daftar table.

Cara penulisan daftar itu sebagai berikut.Tajuk DAFTAR TABEL di tulis dengan
huruf capital semua,tanpa diberi tanda baca apapun.Tajuk DAFTAR TABEL terletak I
tengah-tengah kertas dan turun seperempat bagian dari pinggir atas kertas.

g. Daftar,grafik,Bagan atau Skema

Pada dasarnya penulisan daftar grafik,daftar bagan atau daftar skema hamper
sama dengan penulisan dafta table.Daftar grafik,daftar bagan,dan daftar skema itu di buat
jika dalm suatu karya ilmiah terdapat lebih dari satu grafik,bagan atau skema.Cara
penulisannya adalah:di tengah-tengah kertas di tulis Tajuk DFTA GRAFIK,DAFTER
BAGAN,atau DAFTAR SKEMA dengan huruf apital semua,tanpa tanda baca apapun.

h.Daftar Singkatan dan Lambang

Dalam karya ilmiah,penulis dapat menggunakan singkatan atau lambang istilah


atau nama sesuatu.Hal itu dilakukan agar karya ilmiah terasa padat,evisien dan
efektif.Singkatan dan lambing yang di gunakan dalam pembagian analisis harus dimuat
dalam daftar ingkatan dan lambang.

2.BAGIAN INTI

Terdapat tiga jenis sajian

1) Bab Pendahuluan

Adalah bab yang mengantarkan isi naskah,yaitu bab yang berisi hal-hal umum yang di
jadikan landasan kerja dan arah kerja penyusun.

a. Latar Belakang dan Masalah

Bagian ini harus mencantumkan alasan penusis mengambil judul itu dan manfaat
praktis yang di ambil dari karya ilmiah tersebut.
b. Tujuan Pembahasan

Bagian ini mencantumkan garis besar tujuan dan pembahasan dengan jelas,yaitu
gambaran hasil yang akan dicapai,seperti “ingin memperoleh gambaran umum
tentang factor-faktor apa saja yang menjadikan warga atau penghuni suatu komplek
perumahan itu merasa tenang tenteram dan puas.

Tujuan boleh lebih dari satu asalkan semua mempunyai kaitan dan ada relevansinya
dengan judul.

c.Ruang Lingkup/Pembahasan Masalah

Ruang lingkup ini menjelaskan pembahasan masalah yang di bahas.Dalam hal


ini,pembahasan masalah ini hendaknya terinci,istilah-istilah yang berhubungan
dengan itu di rumuskan secara tepat.

d.Anggapan Dasar ,Hipotesis,dan Kerangka Teori

• Anggapan Dasar

Anggapn dasar juga di sebut dengan Asumsi adalah isi pernyataan umum yang tidak
diragukan lagi kebenarannya.

• Hipotesis

Hipotesis tidak sama dengan dugaan .Hipotesisi mrupakan teori pernyataan coba-
coba dan merupakan suatu prinsip baru berdasarkan hasilobservasi yang sistemasis
terhadap fakta yang khas.

Hipotesis(hipotesis Kerja)adalah isi pernyataan yang berupa generalisasi


tentative(sementara) tentang suatu masalah,yang belum pasti kebenarannya.

• Kerangka Teori

Kerangka teori berupa prinsip-prinsip teori yang mempengaruhi dalam


pembahasan.PrinsipPrinsip teori ini berguna untuk membntu gambaran langkah dan
arah kerja
e.Sumber Data/Populasi dan Sempel

Sumbe data adalah tempat penulisan bertumpu.Artinya,penelitian itu bertolak dari


sumber data.Kalau penelitian itu melihat desain Interior suatu rumah tanggal,sumber
data adalah desain interior itu sendiri yang ada di kompleks di jakarta pusat.

f.Metode Teknik

Metode adalah seperangkat langkah (apa yang harus di kerjakan) yang disusun
secara sistematis (urutan logis),sedangkan teknik adalah cara melakukan setiap
langkah.

Yang tegolong penelitian lapangan adalah

Metode Deskreptof kalau dalam penelitian itu penulis dating kesumber data dan
menganalisis data itu apa adanya.

Metode Kompatif andaikan dalam penelitian itu,penulis membandingkan dua sumber


data .

Meode Eksperimen Jika penelitian itu menggunakan metode percobaan di lapangan


atau di laboratorium.

2) Bab Analisis dan Bab Pembahasan

Bab ini dapat di uji dengan beberapa pertanyaa:

1. Sudahkah keseluruhan tahap pengolahan data(deskripsi,analisis,interpretasi) itu


memberikan keyakinan terhadp pembaca?

2. Sudahkah semua masalah dapat dilaksanakan secara taat asas dan lengka?

3. Sudahkah keseluruhan gambaran analisis dari interpretasi itu mempunyai


korelasi satu dengan yang lain?

4. Sudahkan teori di tegaskan sacara tepat dalam analisis ini?

5. Sudahkah istilah-istilah di gunakan secara tepat dan taat azas dalam analisis.

3) Bab Simpulan dan Saran

Bab ini berupa simpulan yang di peroleh dari penelitian yang dilakukan.Smpulan yang
di maksud adalah gambaran umum seluruh analisis dan elevansinya dengan hipotesis
yang telah dikemukakan.
3.BAGIAN PENUTUP

1. Dafatar Pustaka

Dalam daftar pustaka di cantumkan semua kepustakaan,baik yang di jadikan acuan atau
landasan penyusunan karya ilmiah maupun yang hanya di jadikan bahan
bacaan,termasuk dalam artikel(dalam majalah atau dalm surat
kabar),makalah,sripsi,disertasi,buku,diktat dan antologi.

2. Penulisan Lampiran (jika di perlukan)

Lampiran yang dilampirkan dapat berupa korpus


data,table,gambar,bagan,peta,instrument,trankripsi,andaikn hal-hal itu dapatdisertakan
dalam teks.Surat perintah jalan atau riwayat hidup penulis dapat pula di jadikan
lampiran.

3. Penulisan Indeks(Jika di perlukan)

Manfaatindeks adalah agar pembaca dapat dengan cepat mencari kata-kata atau istilah-
istilah yang di perlukan dalam karya ilmiah tersebut.

4.CONTOH GARIS BESAR KARYA ILMIAH

Garis besar karya ilmiah penting sekali,terutama untuk memberikan gambaran rencana
pembahasan yang akan di tempuh dalam pembuatan karya ilmiah.Oleh karena itu,biasanya
garis besar karya ilmiah di jadikan salah satu syarat pengajuan atau usulan melakukan
penelitian.
BAB IV

TEKNIK PENULISAN KARYAILMIAH

Yang dibahas berikut ini adalah aturan - aturan yang digunakan dalam menulis
Makalah,Skripsi,Tesis dan Disertai yang lazim digunakan berbagai perguruan tinggi di
Indonesia.

I. TEKNIK PENGETIKAN(TYPING)

Skripsi,Tesis,atau Disertasi ditulis dengan menggunakan kertas HVS 80 gram ukuran A4


atau kuarto.Sedangkan pengetikan skripsi,Tesis atau Disertasi perlu mengikuti aturaan-
aturan berikut:

1.. Skripsi,Tesis,Disertasi lazimnya ditulis atau di ketik dengan menggunakan huruf


Times Roman,Gatamound,Arial,dan Bookma Old Syle dalam ukuran font 12.Namun
yang paling standar adalah Times Roman dengan font 12.

2. Jarak antara baris satu dengan baris berikut pada isi bab adalah dua spasi

3. .Batas tepi kiri,tepi atas,tepi kanan dan tepi bawah masing-masing adalah kurang
lebih 4cm,4cm,3cm,dan 3cm.

4. Alinea baru di tulis setelah gagasan pembicara beralih dari apa yang dibicarakan
pada alinea sebelumnya.

5. Penulisan Judul Bab dan sub Bab.Judul Bab dapat di tulis dengan HURUF
BESAR SEMUA atau hanya setiap awal kata kecuali kata depan yang menggnakan
HURUF BESAR,tanpa garis bawah dan tanpa titik.

6. Dalam karya ilmiah cara penomoran ini harus digunakan dengan secara
konsisten,jadi tidak boleh dicampuradukkan.

7. Pengetikan naskah hanya menggunakan satu sisi kertas,tidak bolak-balik.

8. Judil tabel ditulis disebelah atas tabel,sedangkan judul untuk bagan,diagram dan
gambar,ditulis disebelah bawah.
II. TEKNIK MENULIS KUTIPAN DAN SUMBER KUTIPAN(QUOTING)

1. Kutipan ditulis dengan menggunakan “dua tanda petik” jika kutipan itu
merupakan kutipan pertama atau langsung dikutip dari penulisannya.

2. Jika kutipan terdiri dari tiga baris atau kurang.Kutipan ditulis dengan
menggunakan tanda petik .

3. Jika bagian yang dikutip terdiri dari empat baris atau lebih,maka kutipan di tulis
tanpa tanda kutip dan titik dengan jarak atau spasi.

4. Jika dari bagian yang dikutip ada bagian kalimat yang dihalangkan maka
penulisan bagian itu di ganti dengan tiga buah titik.

5. Penulisan sumber kutipan ada beberapa kemungkinan seperti:

 Jika sumber kutipn ditulis mendahului kutipan,cara penulisannya iyalah nama


penulis di ikuti dengan tahun penerbit,dan nomor halaman yang di kutip dan
kedua duanya di letakkn di dalam kurang.

 Jika sumber kutipan di tulis setelah kutipan,maka nama penulis,tahun


terbit,dan nomor halaman yang dikutip semuanya di letkkan didalam kurung.

 Jika sumberkutipan menunjuk sumber lain atas bagian yang dikutip,maka


sumber kutipan yang ditulis tetap sumber kutipan yang digunakan oleh pegutip
tetapi dengan menyebutkan siapa yang mengemukakan pendapat tersebut.

 Jika penulis terdiri atas dua orang maka nama keluarga kedua penukis tersebut
harus disebutkan.

 Jika masalah yang dikutip dibahas oleh beberapa orang dalam sumber berbeda
maka cara penulisan sumber kutipan itu adalah dengan menuliskan nama
keluarga dari penuli yang dikutip koma kemudian tahun terbit dari yang
bersaangkutan.

 Jika sumber kutipan itu adalah beberapa karya tulis dari penuls yang sama
maka cara penulisannya dengan menambah huruf a,,dan sterusnya pada tahun
terbit.

 Jika sumber kutipan tanpa nama,maka penulisnya adalah Nn(noname) atau


Tn(tanpa nama)di ikuti tanda dan halaman.

 Jika yang diutarakan pokok-pokok pikiran seorang penulis,tidak perlu ada


kutipan langsung,cukup dengan menyebutkan sumbernya.
III. CARA MENULIS NOMOR HALAMAN

 Untuk bagian preliminary diberi halaman dengan angka romawi (i,ii,iii.iv,dst).

 Untuk bagian inti,acuan dan lampiran diberi halaaman dengan angka


latin(1,2,3,4,st)titk tengah-tengah kertas halaman kertas bagian bawah,atau
disebelah kanan atas dengan jarak dua spasi dri teks.

IV. CARA MENULIS ANGKA (NUMBERING)

 Di tulis dengan kata-kata apabila angka itu kurang dari sepuluh.

 Ditulis dengan angka arap apabila angka tersebut 10 atau lebih.

V. CARA MENULIS DAFTAR PUSTAKA

Komonen-komponen yang ditulis dalam daftar pustaka adalah:nama penulis dengan


nama kelurga(jika ada)ditetakan didepan nama kecil,tahun terbit,judul sumber tertulis
yang bersangkutan dengan di ceak miring(italic),nama penerbit,dan kota tempat penerbit
berada.

Contoh:

Brown,James Dean.1995.The Elementsof Language Curiculum:From Praktice to


Principle.Pergaman Prest ltd.England

1. Kalau sumbernya jurnal

Contohnya:Daro,Valeria Fraco.1994.Verba Memori During:Effects of Phonologial


Interference.Applied Linguistik,Vol.15.p.366-381.

2. Kala Sumbernya Buku

Urut-Urut pnulisannya adalah:nama(kelurga)penulis,nama depan dengan


disinngkat(kalau ada),tahun penerbit,judul buku di cetak miring(italic)edisi,koa sal
terbit.
TANGGAPAN PENULIS

Menurut penulis buku ini sangat bagus dan harus jadi pegangan oleh penulis karya Ilmiah
karena didalam buku ini terdapat berbagai sub-sub yang menjelaskan secara mendetail tentang
penulisan karya ilmiah.Bahkan penulisan didalam karya ilmiah itu sendiri.

Kesimpulan

Dapat disimpulkan bahwa dalam penulisan karya ilmiah itu sebenarnya tidak terlalu sulit
jika kita sudah mengetahui teknik-teknik penulisann.Penulisan karya ilmiah adalah hal yang
harus dikuasai oleh mahasiswa.