Anda di halaman 1dari 18

Nursing Care Plan

Nama lansia : Ny. H


Tanggal : 30 september 2017

No Diagnosa Tujuan Kriteria Hasil Rencana Tindakan Rasional


Keperawatan

1. Nyeri kronik Setelah a. Menunjukkan nyeri 1. Kaji keluhan nyeri, a) Membantu dalam
berhubungan dengan dilakukan hilang/ terkontrol catat lokasi dan menentukan kebutuhan
proses tindakan b. Terlihat rileks, dapat intensitas (skala 0- manajemen nyeri dan
peradangan/inflamas keperawatan tidur/beristirahat dan 10). Catat faktor- keefektifan program
i selama 3x45 berpartisipasi dalam faktor yang b) Matras yang lembut/
menit aktivitas sesuai mempercepat dan empuk, bantal yang besar
diharapkan kemampuan. tanda-tanda rasa sakit akan mencegah
tidak ada c. Mengikuti program non verbal pemeliharaan kesejajaran
keluhan nyeri farmakologis yang 2. Berikan matras/ kasur tubuh yang tepat,
diresepkan keras, bantal kecil. menempatkan stress pada
d. Menggabungkan Tinggikan linen sendi yang sakit.
keterampilan relaksasi tempat tidur sesuai Peninggian linen tempat
dan aktivitas hiburan ke kebutuhan tidur menurunkan tekanan
dalam program kontrol 3. Tempatkan/ pantau pada sendi yang
nyeri. penggunaan bantal, terinflamasi/nyeri
karung pasir, c) Mengistirahatkan sendi-
gulungan trokhanter, sendi yang sakit dan
bebat, brace. mempertahankan posisi
4. Dorong untuk sering netral. Penggunaan brace
mengubah posisi,. dapat menurunkan nyeri
Bantu untuk bergerak dan dapat mengurangi
di tempat tidur, kerusakan pada sendi
sokong sendi yang d) Mencegah terjadinya
sakit di atas dan kelelahan umum dan
bawah, hindari kekakuan sendi.
gerakan yang Menstabilkan sendi,
menyentak. mengurangi gerakan/ rasa
5. Anjurkan pasien sakit pada sendi
untuk mandi air e) Panas meningkatkan
hangat atau mandi relaksasi otot, dan
pancuran pada waktu mobilitas, menurunkan
bangun dan/atau pada rasa sakit dan melepaskan
waktu tidur. Sediakan kekakuan di pagi hari.
waslap hangat untuk Sensitivitas pada panas
mengompres sendi- dapat dihilangkan dan
sendi yang sakit luka dermal dapat
beberapa kali sehari. disembuhkan
Pantau suhu air f) Meningkatkan relaksasi/
kompres, air mandi, mengurangi nyeri
dan sebagainya. g) Meningkatkan realaksasi,
6. Berikan masase yang mengurangi tegangan otot/
lembut spasme, memudahkan
7. Ajarkan teknik non untuk ikut serta dalam
farmakologi terapi
(relaksasi, distraksi, h) Sebagai anti inflamasi dan
relaksasi progresif) efek analgesik ringan
8. Beri obat sebelum dalam mengurangi
aktivitas/ latihan yang kekakuan dan
direncanakan sesuai meningkatkan mobilitas.
petunjuk. i) Rasa hangat akan
9. Kolaborasi: Berikan merangsang serat saraf
obat-obatan sesuai yang menutup gerbang
petunjuk (mis:asetil sehingga transmisi impuls
salisilat) nyeri ke medula spinalis
10. Berikan kompres dan ke otak dihambat.
dingin jika j) Jahe bisa menjadi
dibutuhkan antiinflamasi alami yang
11. Berikan terapi non efektif membantu
farmakologis seperti mengurangi rasa sakit dan
massage jahe pembengkakan

2. Gangguan pola tidur Setelah a. Jumlah jam tidur dalam 1. Identifikasi penyebab 1. Mengetahui penyebab
berhubungan dengan dilakukan gangguan tidur
batas normal 6-8 jam/hari gangguan tidur.
psikologis tindakan
b. Perasaan segar sesudah 2. Atur pola tidur dan
keperawatan 2. Menjadwalkan ulang
sepakati
selama 3 x 45 tidur atau istirahat
3. Ciptakan suasana kebutuhan jam tidur dan
menit terbangun tengah malam ruangan yang nyaman
diharapkan istirahat
dapat berkurang 4. Rapikan dan bersihkan
gangguan pola
tidur teratasi. tempat tidur setiap hari 3. Mengurangi kegaduhan
dapat menambah ketenangan
pasien
4. Menciptakan
kenyamanan istirahat dan tidur

3. Defisit perawatan Setelah - Pasien dapat berpartisipasi a) Kolaborasi a) Menjaga kebersihan kulit
diri berhubungan dilakukan dalam perawatan diri dengan petugas dan terhindar dari iritasi
dengan kerusakan tindakan - Pasien terlihat bersih dan panti untuk kulit
neuromuskuler dan keperawatan nyaman memandingan b) Merapikan rambut pasien
kelemahan selama 3x24 - Kuku bersih , rambut rapi, pasien untuk meningkatkan
jam kulit tidak kusam dan gigi b) Sisir rambut klien kenyamanan
diharapkan bersih c) Bantu klien c) Mencegah iritasipada gusi
pasien tidak menggosok gigi dan menghilangkan bau
mengalami d) Ajarkan klien mulut
defisit cara mebbosok d) Meningkatkan partisipasi
perawatan diri gigi dengan pasien terhadap keadaanya
ebnarbantu klien e) Meningkatkan rasa
mengganti nyaman
pakaian f) Meningkatkan
e) Berikan pengetahuan dan membuat
pendidikan klien lebih cooperative
kesehatan g) Melembabkan kulit dan
tentangkebersiha mencegah iritasi
n diri pada klien
f) Beri lotion pada
kulit klien
g) Potong kuku
klien 1x
seminggu
6. Implementasi Keperawatan
Nama lansia : Ny. H
Umur : 76 th

No. Diagnosa Tgl/Jam Implementasi Respon Tanda


Keperawatan tangan
1. Nyeri akut Sabtu, 30 a) Mengukur TTV klien S: klien mengatakan nyeri pada
berhubungan dengan September b) Mengkaji keluhan nyeri, lokasi sendi lutut dengan skala nyeri 4.
proses 2017/ dan intensitas serta respon non Nyeri dirasakan terutama saat
peradangan/inflamasi pukul verbal lama berjalan jauh dan udara
09.00 c) Menganjurkan pasien untuk dingin. Nyeri hilang timbul
WIB menghindari gerakan yang dengan durasi nyeri 10 detik dan
menghentak frekuensi 5x/jam
d) Menganjurkan pasien untuk
mengompres sendi yang sakit O: klien tampak menunjuk bagian
menggunakan waslap hangat tubuh yang sakit
2. Defisit perawatan diri Sabtu, 30 a) Kolaborasi dengan petugas S: klien mengatakan susah untuk
berhubungan dengan September panti untuk memandingan mandi sendiri, jika pengasuhnya
kerusakan 2017/ pasien tidak memandikannya maka
neuromuskuler dan Pukul b) Sisir rambut klien pasien tidak bisa mandi, pengasuh
kelemahan 10.00 c) Bantu klien menggosok gigi Ny. H merupakan anak kandung-
WIB d) Ajarkan klien cara mebbosok nya yang bekerja di panti tersebut.
gigi dengan benar Maka dari itu Ny. H mau mandi
e) Bantu klien mengganti pakaian apabila dimandikan anaknya

O : klien tampak berantakan dan


menggunakan sarung yang berbau
tidak sedap (pesing)
No. Diagnosa Tgl/ Jam Implementasi Respon Tanda
Keperawatan Tangan
1. Nyeri akut Senin, 2 a) Mengukur TTV klien S: klien mengatakan perasaannya
berhubungan dengan Oktober2017/ b) Memberikan masase yang senang dan rileks setelah
proses Pukul 09.00 lembut pada daerah sendi yang dilakukan masase dan diberikan
peradangan/inflamasi WIB sakit kompres air hangat, tetapi masih
c) Memberikan kompres hangat merasakan nyeri pada sendi-
menggunakan waslap pada sendinya dengan skala 3
daerah yang nyeri O : klien tampak rileks dan santai
2. Ganguan pola tidur Senin, 2 a) Mengidentifikasi penyebab
S:
Oktober gangguan tidur: nenek - Ny. H mengatakan bahwa ia
sering terbangun dimalam
2017/ Pukul memikirkan anak dan
hari, karena memikirkan
10.30 WIB menantunya lain, yang jauh kehidupannya
darinya - Ny. H mengatakan tidur 3-4
jam (tidur pukul 00.00
b) mengatur pola tidur dan terbangun 03.00 WIB)
menyepakati bersama
O:
c) Menciptakan suasana ruangan
- Lingkungan kamar pasien
yang nyaman kurang bersih dan bau

d) Merapikan dan bersihkan


A:
tempat tidur setiap hari Masalah teratasi sebagian:
gangguan pola tidur

P:
- Evaluasi pertemuan
sebelumnya
- Monitor waktu tidur pasien
Ciptakan lingkungan yang aman
3. Defisit perawatan diri Senin, 2 a) Kolaborasi dengan petugas S: klien mengatakan senang sudah
berhubungan dengan Oktober panti untuk memandingan dimandikan , klien mengatakan
kerusakan 2017/ Pukul pasien terkadang ia malas mandi karena
neuromuskuler dan 11.00 WIB b) Sisir rambut klien merasa dingin, klien mengatakan
kelemahan c) Ajarkan klien cara mebbosok tahu cara menggosok gigi yang
gigi dengan ebnar benar.
d) bantu klien mengganti pakaian
e) Berikan pendidikan kesehatan O : klien tampak sedang menyisir
tentangkebersihan diri pada rambutnya, pakaian klien sudah
klien diganti dengan pakaian yang lebih
bersih.
No Diagnosa Tgl/Jam Implementasi Respon Tanda
Keperawatan Tangan
1. Nyeri akut Selasa, 3 a) Mengukur TTV klien S: klien mengatakan perasaannya
berhubungan dengan Oktober b) Memberikan masase yang senang dan rileks setelah
proses 2017/ Pukul lembut pada daerah sendi yang dilakukan masase dan diberikan
peradangan/inflamasi 09.00 WIB sakit kompres hangat dan massage jahe
c) Memberikan kompres hangat pada sendi-sendi kakinya. Klien
menggunakan waslap pada mengatakan akan sering
daerah yang nyeri melakukan massase & kompres
d) Memberikan terapi non hangat, Klien mengatakan nyeri
farmakologis yaitu parutan kakinya sudah berkurang.
jahe pada sendi yang
mengalami nyeri. O : Klien tampak rileks dan
e) Mengajarkan teknik relaksasi tenang setelah diberikan
napas dalam intervensi massase jahe. Klien
tampak melakukan relaksasi napas
dalam.

2. Selasa, 3 a) Mengidentifikasi waktu tidur S:


Oktober pasien: pasien mengatakan - Ny. H mengatakan bahwa ia
tidurnya lumayan enak tetapi sering terbangun dimalam
2017/ Pukul
tetap bangun dipertengahan hari, karena memikirkan
10.00 WIB malam kehidupannya
- Ny. H mengatakan tidur 3-4
b) Menganjurkan pasien untuk
jam (tidur pukul 21.30
tidak terlalu memikirkan
terbangun 02.00)
masalahnya: agar rileks tidur
nyenyak
O:
c) mengatur pola tidur dan - Lingkungan kamar pasien
sepakati bersih dan nyaman
d) Menciptakan suasana ruangan
yang nyaman A:
e) Merapikan dan bersihkan Masalah teratasi sebagian:
gangguan pola tidur
tempat tidur setiap hari
P:
- Evaluasi pertemuan
sebelumnya
- Monitor waktu tidur pasien
Ciptakan lingkungan yang aman
dan nyaman bagi pasien
3. Defisit perawatan diri Selasa, 3 a) Kolaborasi dengan petugas S : klien mengatakan senang
berhubungan dengan Oktober panti untuk memandingan kukunya dipotong, klien
kerusakan 2017/ Pukul pasien mengatakan tidak bisa memotong
neuromuskuler dan 11.30 WIB b) Sisir rambut klien kukunya sendiri, klien
kelemahan c) Beri lotion pada kulit klien mengatakan senang apabila
d) Potong kuku klien 1x badannya wangi
seminggu
O : kuku klien tampak rapi dan
bersih, klien tercium lebih wangi
dan segar.

7. Evaluasi

Tgl/Jam Diagnosa Keperawatan Catatan Perkembangan Tanda Tangan


Sabtu, 30 Nyeri akut berhubungan S: klien mengatakan nyeri pada sendi lutut dengan skala nyeri
September dengan proses 4. Nyeri dirasakan terutama saat udara dingin. Nyeri hilang
2017/ pukul peradangan/inflamasi timbul dengan durasi nyeri 15 detik dan frekuensi 5x/jam
09.30 WIB O: klien tampak meringis sambil menunjuk daerah sendi yang
sakit
Tanda-tanda vital : TD : 170/ 100 mmHg
RR : 20 X/m
HR : 84x/m
A: masalah teratasi sebagian
P: lanjutkan intervensi
- Ukur TTV klien
- Berikan masase yang lembut pada daerah sendi yang
sakit
- Berikan kompres hangat pada daerah yang nyeri
Sabtu, 30 Defisit perawatan diri S: klien mengatakan susah untuk mandi sendiri, jika
September berhubungan dengan pengasuhnya tidak memandikannya maka pasien tidak bisa
2017/ pukul kerusakan mandi, pasien mengatakan sudah biasa tidak mandi. Tapi
11.00 WIB neuromuskuler dan Ny.PM senang menyisir rambutnya. Ny.PM mengatakan
kelemahan malas mandi karena dingin
O : klien tampak tetap memakai baju kemarin, klien tampak
berantakan dan sedikit bau.
A: Defisit perawatan diri
P: lanjutkan intervensi
Motivasi klie n untuk selalu menjaga kebersihan dirinya.

Tgl/Jam Diagnosa Keperawatan Catatan Perkembangan Tanda Tangan


Senin, 2 Nyeri akut berhubungan S: klien mengatakan perasaannya senang dan rileks setelah
Oktober dengan proses dilakukan masase dan diberikan kompres air hangat, tetapi
2017/ Pukul peradangan/inflamasi masih merasakan nyeri pada sendi-sendinya.
09.30 WIB O: klien tampak rileks dan santai
Skala nyeri 3
Tanda-tanda vital : TD : 170/ 100 mmHg
RR : 22 X/m
HR : 88x/m
A: masalah teratasi sebagian
P: lanjutkan intervensi
- Ukur TTV klien
- Berikan masase yang lembut pada daerah sendi yang
sakit
- Berikan kompres hangat pada daerah yang nyeri
- Berikan terapi non farmakologis yaitu parutan jahe pada
sendi yang mengalami nyeri.
- Ajarkan teknik relaksasi napas dalam
Senin, 2 Gangguan pola tidur S: : klien mengatakan sering bahwa ia sering terbangun pada
Oktober berhubungan dengan dini hari dan tidak tidur lagi hingga pagi
2017/ Pukul psikologis O: Klien tampak lesu
10.30 WIB A: masalah teratasi sebagian
P: lanjutkan intervensi
- Memberitahu klien tidur yang baik sekitar 6-8 jam
- Berikan lingkungan yang aman
- Menyepakati bersama agar klien tidur lebih awal
Senin, 2 Defisit perawatan diri S: klien mengatakan senang sudah dimandikan , klien
Oktober berhubungan dengan mengatakan terkadang ia malas mandi karena merasa
2017/ Pukul kerusakan dingin, klien mengatakan tahu cara menggosok gigi yang
11.30 WIB neuromuskuler dan benar.
kelemahan O : klien tampak sedang menyisir rambutnya, pakaian klien
sudah diganti dengan pakaian yang lebih bersih.
A: Masalah teratasi sebagian
P: Lanjutkan intervensi
Kolaborasi dengan petugas panti untuk memandikan
pasien
Sisir rambut klien
Ajarkan klien cara mebbosok gigi dengan benar
bantu klien mengganti pakaian
Berikan pendidikan kesehatan tentangkebersihan diri
pada klien
Catatan Perkembangan

Tgl/Jam Diagnosa Keperawatan Catatan Perkembangan Tanda Tangan


Selasa, 03 Nyeri akut berhubungan S: klien mengatakan perasaannya senang dan rileks
Oktober dengan proses setelah dilakukan masase dan diberikan kompres
2017/ Pukul peradangan/inflamasi hangat dan parutan jahe pada sendi-sendi kakinya.
10.00 WIB Klien mengatakan akan sering melakukan masase,
kompres hangat, dan memberikan parutan jahe pada
sendi kakinya jika merasa nyeri. Klien mengatakan
nyeri kakinya sudah berkurang.
O: Klien tampak rileks dan tenang setelah diberikan
intervensi masase, kompres hangat, dan parutan
jahe. Klien tampak melakukan relaksasi napas
dalam.
Skala nyeri 3
Tanda-tanda vital : TD : 160/ 80 mmHg
RR : 20 X/m
HR : 74x/m
A: masalah teratasi sebagian
P: lanjutkan intervensi
- Anjurkan klien untuk kompres hangat, massage
jahe, dan relaksasi napas dalam jika nyeri masih
muncul
Selasa, 03 Gangguan pola tidur S: klien mengatakan semalam tidur lebih cepat dan badan
Oktober berhubungan dengan terasa lebih segar
2017/ Pukul psikologis O: Klien tampak tersenyum dan memegang tangan
11.00 WIB perawat
A: masalah teratasi sebagian
P: lanjutkan intervensi
- Motivasi klien untuk tetap tidur 6-8 jam
- Berikan lingkungan yang bersih dan nyaman
Selasa, 03 Defisit perawatan diri S : klien mengatakan senang kukunya dipotong, klien
Oktober berhubungan dengan mengatakan tidak bisa memotong kukunya sendiri,
2017/ Pukul kerusakan neuromuskuler dan klien mengatakan senang apabila badannya wangi
11.00 WIB kelemahan O : kuku klien tampak rapi dan bersih, klien tercium lebih
wangi dan segar.
A; masalah teratasi sebagian
P: lanjutkan intervensi
Motivasi klien untuk tetap menjaga kebersihannya