Anda di halaman 1dari 17

BOOK REPORT

BEYOND CHANGE MANAGEMENT


By Dean Anderson dan Linda Ackerman Anderson

Disusun untuk memenuhi tugas


Mata Kuliah Manajemen Perubahan

Dosen Pengampu:
Prof. H. Udin Syaefudin Saud. Ph.D.
Dr. H. Aceng Muhtaram Mirfani. M.Pd.

Disusun oleh:
Yoris Kartakusumah (1608354)
Tri Chusniyatul Maromy (1608363)
Hery Azhar Djafar (1608366)
Achmad Mauluddin (1608367)

PROGRAM STUDI ADMINISTRASI PENDIDIKAN


SEKOLAH PASCASARJANA
UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
BANDUNG
2017
KATA PENGANTAR

Alhamdulillah atas rahmat dari Allah SWT, kami telah menyelesaikan book
Report yang berjudul Beyond Change Management: How to Achieve
Breakthrough Results Through Conscious Change Leadership 2nd edition yang
di tulis oleh Dean Anderson dan Linda Ackerman Anderson pada tahun 2010.
Adapun tujuan dari penulisan Book Report ini adalah untuk memenuhi
sebagian dari syarat untuk menyelesaikan mata kuliah Manajemen Perubahan
yang diampu oleh Prof. H. Udin Syaefudin Saud. Ph. D. dan Dr. H. Aceng
Muhtaram Mirfani. M.Pd. pada Program Studi Administrasi Pendidikan, Sekolah
Pasca Sarjana Universitas Pendidikan Indonesia.
Teriring ucapan terima kasih kepada dosen pengampuh yang telah
membimbing dengan sabar selama perkuliahan, rekan-rekan mahasiswa
administrasi pendidikan pasca sarjana angkatan 2016 kelas kemdikbud, dan
semua pihak yang telah membantu hingga terselesaikannya tugas ini tepat pada
waktunya.
Penulis menyadari bahwa Book Report ini masih banyak kekurangan, untuk
itu saran dan kritik yang bersifat membangun sangat penulis harapkan untuk
kesempurnaan tulisan berikutnya. Penulis juga berharap semoga Book report ini
dapat bermanfaat untuk semua pihak. Amiin.

Bandung, Oktober 2017

Penulis,

i |BOOK REPORT BEYOND CHANGE MANAGEMENT | DEAN ANDERSON & LINDA ACKERMAN ANDERSON
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ............................................................................................. i


DAFTAR ISI ......................................................................................................... ii
DAFTAR GAMBAR ..............................................................................................iii
BAB I PENDAHULUAN........................................................................................ 1
1.1. Identitas Buku ........................................................................................ 1
1.2. Informasi Penulis ................................................................................... 1
1.3. Deskripsi buku ....................................................................................... 1
1.4. Pokok pokok Bahasan ........................................................................ 2
BAB II ANALISIS KRITIS .................................................................................... 7
2.1. Komentar ............................................................................................... 7
2.2. Tanggapan ............................................................................................ 7
2.3. Komparasi ............................................................................................. 8
BAB III IMPLEMENTASI DAN PROBLEMATIKA ............................................... 10
3.1. Fisibilitas Aplikasi di Lapangan ............................................................ 10
3.2. Problematika ....................................................................................... 11
BAB IV ............................................................................................................... 12
4.1. Kesimpulan .......................................................................................... 12
4.2. Rekomendasi ...................................................................................... 12
DAFTAR PUSTAKA........................................................................................... 13

ii |BOOK REPORT BEYOND CHANGE MANAGEMENT | DEAN ANDERSON & LINDA ACKERMAN ANDERSON
DAFTAR GAMBAR

Gambar 1. Perubahan Pengembangan ........................................................................ 3


Gambar 2. Perubahan Transisi ...................................................................................... 3
Gambar 3. Perubahan Transformasi............................................................................. 4
Gambar 4. Langkah Perubahan Menurut Anderson ................................................... 5
Gambar 5. Langkah Perubahan Menurut Kotter ......................................................... 9

iii |BOOK REPORT BEYOND CHANGE MANAGEMENT | DEAN ANDERSON & LINDA ACKERMAN ANDERSON
BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Identitas Buku


1. Judul Buku : Beyond Change Management:
How to Achieve Breakthrough Results Through
Conscious Change Leadership.
2. Penulis : Dean Anderson & Linda
Ackerman Anderson
3. Penerbit : Pfeiffer, San Francisco
4. Cetakan : 2nd edition
5. Tahun Terbit : 2010
6. ISBN : 9780470648087 (pbk.)
9780470891124 (electronic bk.)

1.2. Informasi Penulis


DEAN ANDERSON adalah salah satu pendiri dan presiden dari Being First,
sebuah perusahaan perubahan pengembangan kepemimpinan dan konsultan
perubahan transformasi. Dia adalah pembicara, penulis, pelatih, konsultan dan
master trainer yang hebat. Daftar klien Anderson mencakup perusahaan Fortune
1000. Dia turut menulis dengan Linda Ackerman Anderson dari Beyond Change
Management and Change Leader's Roadmap. Dia telah menerbitkan lebih dari 50
artikel dan telah ditampilkan dalam Business Week, dan secara teratur
menerbitkan Warren Leadership Leadership Excellence secara berkala.
LINDA ACKERMAN ANDERSON adalah co-founder dan wakil presiden
dari Being First. Dia mengkhususkan diri dalam merencanakan dan memfasilitasi
perubahan transformasional di bisnis Fortune 1000 dan militer. Linda telah
berbicara tentang pekerjaannya pada transformasi Kepemimpinan Sadar di
konferensi nasional dan internasional, dan dikenal sebagai pemimpin pemikiran
dan model pesan inspirasinya. Dalam 25 tahun terakhir, praktiknya berfokus pada
pengembangan strategi untuk perubahan organisasi utama dengan menggunakan
Roadmap Change Leader First First First.

1.3. Deskripsi buku


Buku ini memperkenalkan konsep tentang Kepemimpinan Perubahan
Sadar dan memberikan wawasan tentang dinamika proses manusia dan
perubahan kritis yang harus diketahui pemimpin agar dapat berhasil, dan
mengungkapkan mengapa sebagian besar pemimpin tidak mampu melihat

1 |BOOK REPORT BEYOND CHANGE MANAGEMENT | DEAN ANDERSON & LINDA ACKERMAN ANDERSON
dinamika ini. Yang utama, hal ini menyoroti pergeseran pandangan para pemimpin
dunia harus dilakukan untuk menghasilkan kesuksesan yang lebih besar.
Buku ini menguraikan "pendekatan multi-dimensi" terhadap transformasi,
mengatasi perubahan pada tingkat organisasi, tim, relasional, dan pribadi. Dalam
buku ini benar-benar membahas pola pikir kepemimpinan dan pemodelan
perilaku, perubahan budaya, dan implementasi sistem yang besar. Buku ini ditulis
untuk para eksekutif dan manajer, konsultan OD, manajer perubahan, manajer
proyek, dan konsultan perubahan. Buku ini memajukan bidang kepemimpinan
perubahan dan mengambil konsep mengelola perubahan dalam organisasi ke
tingkat yang baru.

1.4. Pokok pokok Bahasan


Perubahan dapat dilakukan dengan mempertimbangkan dua asumsi.
Pertama karena orang-orang memiliki kemampuan untuk berubah. Kedua, mereka
melakukan perbaikan karena memiliki alasan yang tepat, tersedia sumber daya,
memiliki motivasi dan terlatih. Buku ini menyatakan bahwa mengelola perubahan
merepresentasikan pengembangan keterampilan, metode, standar kinerja yang
ada pada saat ini. Esensi perubahan adalah meningkatkan kesadaran yang
disusul dengan aksi pada tataran praktis agar keadaan saat ini dapat menjadi yang
lebih baik. Fokus utama perubahan adalah memperbaiki keadaan sekarang serta
menjamin meningkatnya kinerja, perbaikan berkelajutan, dan kepuasan.
Dean dan Linda Anderson menyatakan bahwa perubahan yang berhasil
jika memenuhi lima kriteria, yaitu memiliki perencanaan baru,
mengimplementasikan rancangan baru sebagai solusi, meraih target keberhasilan
sesuai dengan yang diharapkan, mengubah budaya organisasi sehingga
mendukung perbaikan proses secara berkelanjutan, kapasitas perubahan
organisasi berproses tanpa menimbulkan guncangan dengan menghasilkan
pencapaian yang terbaik.
Terdapat tiga tipe perubahan dalam organisasi, dimana membutuhkan
strategi yang berbeda dalam melakukannya, adapun perubahan dalam organisasi
menurut Dean dan Linda Anderson yaitu:
1. Perubahan Pengembangan
Perubahan Pengembangan biasanya adalah respon terhadap
perubahan lingkungan/ pasar yang relatif kecil. Derajat pemicu perubahan ini
biasanya rendah dibandingkan tipe perubahan lainnya.

2 |BOOK REPORT BEYOND CHANGE MANAGEMENT | DEAN ANDERSON & LINDA ACKERMAN ANDERSON
Gambar 1. Perubahan Pengembangan
Pada jenis perubahan pengembangan, perbaikan dilakukan pada hal-
hal yang sudah dikerjakan saat ini. Perbaikan (improvement) dilakukan untuk
meningkatkan keterampilan, proses, metode, standar kinerja atau kondisi-
kondisi yang dapat diubah dengan pendekatan developmental ini. Penyebab
terjadinya perubahan yaitu adanya pelatihan, perubahan pendekatan
pemecahan masalah, pengambilan keputusan, perubahan formulir atau format
penulisan laporan, umpan balik survei kepuasan kerja.

2. Perubahan Transisi
Perubahan Transisi lebih kompleks dibandingkan dengan Perubahan
Pengembangan. Perubahan Transisi dimulai dari pengakuan pimpinan bahwa
masalah yang ada tidak dapat diselesaikan atau peluang tidak dapat dikejar,
sehingga ada sesuatu pada operasional organisasi yang perlu diubah atau
menciptakan pelayanan yang lebih baik.

Gambar 2. Perubahan Transisi


Pada perubahan ini, anda mengganti apa yang ada sekarang dengan
sesuatu yang baru. Perubahan ini tidak terlalu menuntut perubahan budaya
organisasi, misalnya reorganisasi atau implementasi sistem IT. Perubahan
transitional dapat direncanakan atau didisain di awal.

3. Perubahan Transformasi.
Dalam Perubahan Transfomasi, manusia dan budaya adalah
merupakan kunci penggerak. Sehingga keterampilan kepemimpinan sangat
mempengaruhi terjadinya perubahan.

3 |BOOK REPORT BEYOND CHANGE MANAGEMENT | DEAN ANDERSON & LINDA ACKERMAN ANDERSON
Gambar 3. Perubahan Transformasi
Ketika melakukan Perubahan Transformasi, akan berhadapan dengan
ketidakpastian di masa depan dimana perubahan yang dilakukan menyentuh
nilai-nilai dan budaya organisasi. Hal-hal yang dapat menyebabkan terjadinya
perubahan transformasional yaitu:
a. Masa depan tidak diketahui pada awal proses perubahan sehingga proses
untuk sampai ke sana juga menjadi tidak jelas, dan hanya bisa ditemukan
dengan terus berjalan maju.
b. Kondisi masa depan sangat berbeda jauh dari saat ini sehingga diperlukan
pergeseran pola pikir untuk menciptakan, menerapkan dan
mempertahankannya. Fakta ini memicu dampak yang sangat besar
terhadap manusia dan budayanya.
Dua atribut transformasi ini membuat proses dan dinamika manusia
jauh lebih kompleks, tidak dapat diprediksi, dan tidak terkendali daripada
perubahan perkembangan atau transisi. Mengubah strategi manajemen cukup
membantu, tetapi tidak cukup untuk menangani masalah. Diperlukan
perubahan strategi kepemimpinan yang mengakomodasi realitas transformasi.
Adapun strategi tersebut adalah:
a. Menciptakan strategi perubahan transformasional terpadu yang hadir
untuk semua orang dan menggerakkan dinamika perubahan
transformasional, yang memiliki tiga komponen yang sama pentingnya
yaitu: isi (konten), orang-orang yang terlibat, dan proses.
b. Mengubah pola pikir pemimpin dan pegawai sesuai dengan kebutuhan
baru pasar dan transformasi itu sendiri. Pola pikir pemimpin tentang orang-
orang, organisasi, dan perubahan akan menentukan: 1) Dinamika
manusia, budaya, dan proses apa yang mereka lihat dan tidak lihat dalam
transformasi mereka; 2) Reaksi internal mereka terhadap dinamika yang
terlihat dan tak terlihat; dan 3) Gaya kepemimpinan perubahan, strategi,
dan hasilnya.

4 |BOOK REPORT BEYOND CHANGE MANAGEMENT | DEAN ANDERSON & LINDA ACKERMAN ANDERSON
c. Merancang, menerapkan, dan memperbaiki proses perubahan
transformasional. Dalam buku ini, Anderson mengungkapkan sembilan
langkah perubahan, yaitu:
1) Melakukan persiapan untuk melakukan perubahan,
2) Membangun visi, menciptakan komitmen di seluruh kalangan di dalam
organisasi, serta membangun kapasitas untuk perubahan,
3) Mempelajari situasi saat ini dengan rinci,
4) Memformulasikan kondisi apa yang diinginkan oleh perubahan,
5) Menganalisis dampak dari perubahan ini nantinya,
6) Merencanakan dan mengorganisasikan perubahan,
7) Melakukan perubahan,
8) Menunjukkan dan merayakan kemenangan sebagai hasil perubahan,
serta
9) Mempelajari apa-apa yang penting selama perubahan berlangsung.
Dimana sembilan langkah tersebut dapat dilihat pada gambar berikut:

Gambar 4. Langkah Perubahan Menurut Anderson


Pendekatan kepemimpinan transformasi menunjukan tingkat kepedulian
seorang permimpin melakukan transformasi dan mempengaruhi tindakan yang
akan mereka lakukan. Kepemimpinan dalam Perubahan Transformasi dapat
dilihat dari dua pendekatan yaitu Reactive Approach (Pendekatan Reaktif) and
Conscious Approach (Pendekatan Sadar).
1. Reactive Approach atau pendekatan reaktif untuk memimpin transformasi
yang umum biasa dipakai saat ini. Pemimpin yang merespon secar efektif tidak
melakukan dengan sengaja, tetapi lebih bersifat tanpa mengetahui atau dapat
dikatakan juga Pemimpin reaktif beroperasi dengan autopilot.
2. The Conscious Approach atau pendekatan dengan kesadaran yakni
kepedulian terhadap seluk beluk keunikan dinamika transformasi termasuk

5 |BOOK REPORT BEYOND CHANGE MANAGEMENT | DEAN ANDERSON & LINDA ACKERMAN ANDERSON
manusia dan proses. Dan mereka menggunakan keperdulian mereka
mengembangkan kompetensi maju dan menciptakan strategi perubahan
inovatif. Para pemimpin ini dengan sengaja berusaha untuk meningkatkan
kesadaran mereka sendiri tentang bagaimana organisasi dan masyarakatnya
berubah, termasuk diri mereka sendiri. Dengan pikiran terbuka dan tajam,
mereka dapat secara efektif menavigasi jalannya organisasi tanpa hambatan
yang berarti dalam proses transformasi.

6 |BOOK REPORT BEYOND CHANGE MANAGEMENT | DEAN ANDERSON & LINDA ACKERMAN ANDERSON
BAB II
ANALISIS KRITIS

2.1. Komentar
Perubahan yang terjadi sekarang ini lebih bersifat radikal, kompleks dan
berkelanjutan atau disebut transformation menurut penulis. Pada perubahan
sebelumnya yang bersifat transaksional, para pelaku manajemen perubahan
menitikberatkan usahanya pada dua hal yakni pertama, bagaimana membuat
perencanaan yang lebih baik untuk perubahan dan kedua, bagaimana
menghadapi penolakan pegawai terhadap perubahan. Namun demikian usaha
tersebut tidaklah cukup, karena kedua permasalahan tersebut diatas hanyalah
yang nampak di permukaan saja. Karena itu perlu usaha yang lebih mendalam
lebih dari sekedar manajemen perubahan (change management) yaitu pada
kepemimpinan perubahan (change leadership). Untuk bisa melakukan perubahan
transformasional ini, para pemimpin harus memiliki pemahaman yang mendalam
mengenai perubahan dan keterampilan serta strategi kepemimpinan. Dalam
keseluruhan buku ini, Pemimpin disarankan untuk mentransformasi dirinya terlebih
dahulu sebelum memimpin transformasi dalam organisasinya.

2.2. Tanggapan
Buku Beyond Change Management memberikan gambaran yang cukup
jelas terkait dengan konsep perubahan pada sebuah organisasi yang dimulai dari
perubahan individu, dimana individu yang dimaksud adalah pemimpin. Karena
pemimpin sebagai nahkoda dari sebuah organisasi harus memiliki kesadaran
bahwa sebuah organisasi tidak dapat selalu berjalan dengan irama yang sama dan
menapaki jalan yang sama selama roda organisasi itu berjalan. Perjalanan yang
ditempuh akan selalu merupakan perjalanan yang baru dan penuh rintangan
sehingga perubahan dalam sebuah organisasi merupakan sebuah keniscayaan
yang akan terjadi. Sebelum organisasi yang dipimpinnya menghadapi perubahan
secara terpaksa dan tiba-tiba disanalah peran pemimpin harus sudah dapat
membaca arah perubahan dan merencanakan perubahan tersebut yang disusun
dalam sebuah rencana yang matang dan dilaksanakan secara berkelanjutan.
Seperti yang disebutkan dalam buku bahwa perubahan terjadi dalam tiga bentuk
perubahan yakni: perubahan pengembangan, perubahan transisi dan perubahan
transformasi peran penting seorang pemimpin akan sangat terasa dan diperlukan
kepiawainanya dalam perubahan yang bersifat transformasi karena perubahan ini
selain pemimpin memiliki visi dan tujuan yang jelas akan arah perubahan yang
diinginkannya tetapi juga pemimpin harus dapat menggerakan seluruh bagian
organisasi kearah yang dia tetapkan dan membentuk budaya agar perubahan

7 |BOOK REPORT BEYOND CHANGE MANAGEMENT | DEAN ANDERSON & LINDA ACKERMAN ANDERSON
yang direncanakan bisa menjadi sebuah realitas yang membawa organisasi
kearah yang lebih baik. Selain kepemimpinan

2.3. Komparasi
Buku Beyond Change Management secara garis besar menguraikan
"pendekatan multi-dimensi" terhadap transformasi, mengatasi perubahan pada
tingkat organisasi, tim, relasional, dan pribadi. Dalam buku ini benar-benar
membahas pola pikir kepemimpinan dan pemodelan perilaku, perubahan budaya,
dan implementasi sistem yang besar. Dalam buku ini dijelaskan tentang strategi
perubahan, dimana dengan cara menciptakan strategi perubahan
transformasional yang mencakup isi, sumber daya manusia, dan proses. Selain itu
perubahan pola pikir pimpinan dan pegawai sangat diharuskan, serta merancang,
menerapkan dan memperbaiki proses perubahan.
Sementara dalam buku Managing Change (Practical Strategies for
Competitive Advantage) yang ditulis oleh Kari Tuominen, kemampuan untuk
mengubah merupakan faktor penting sebuah perusahaan atau organisasi agar
bisa bertahan dan lebih sejahtera. Namun demikian perubahan dan pembaharuan
belumlah cukup. Hal lain yang perlu diperhatikan misalnya, perubahan harus
dilakukan tepat waktu, perubahan harus dilakukan pada hal-hal yang penting demi
keberhasilan organisasi, dan perubahan harus diterapkan pada waktu dan kualitas
yang kompetitif. Sehubungan dengan hal tersebut diatas, untuk melakukan
manajemen perubahan perlu didukung oleh kemampuan manajemen yang
memadai dalam mengelola perubahan. Hal ini bisa dilakukan baik itu belajar dari
pengalaman sendiri maupun dari orang lain. Sebuah model pengembangan perlu
diciptakan agar bisa menjadi arahan, acuan, dan petunjuk dalam penerapannya di
organisasi. Dalam buku ini memaparkan secara lengkap contoh, teori, serta model
manajemen perubahan dan perkembangannya. Teori digabungkan dengan
praktek lewat berbagai studi kasus yang terjadi di beberapa perusahaan dan
organisasi untuk menggambarkan bagaimana menjembatani antara perencanaan
dengan penerapan. Setiap orang yang melakukan perubahan perlu memahami
isu-isu penting dalam buku ini diantaranya berkenaan dengan manajemen produk
dan proses serta pengembangan kemampuan berkelanjutan.
Kemudian dalam buku Making Sense of Change Management yang ditulis
Esther Cameron and Mike Green dijelaskan beberapa model dan pendekatan
perubahan terutama dalam perubahan organisasi. Salah satu pendekatannya
adalah Kotters Eight-Step Model (1995) dengan langkah sebagai berikut.

8 |BOOK REPORT BEYOND CHANGE MANAGEMENT | DEAN ANDERSON & LINDA ACKERMAN ANDERSON
Gambar 5. Langkah Perubahan Menurut Kotter
Langkah-langkah perubahan menurut Kotter adalah:
1. Menetapkan urgensi kebutuhan perubahan organisasi
2. Membentuk tim perubahan
3. Menciptakan visi dan nilai
4. Mengkomunikasikan visi
5. Memberdayakan seluruh anggota organisasi untuk mencapai visi
6. Merencanakan dan menciptakan keberhasilan jangka pendek
7. Melakukan perbaikan dan perubahan yang memajukan
8. Melembagakan pendekatan dan perubahan baru
Secara umum, langkah perubahan yang dikemukakan oleh Anderson
selaras dengan langkah perubahan menurut Kotter, dimana dimulai dengan
mempersiapkan perubahan, pembentukan dan pengkomunikasian visi, dan
selanjutnya melaksanakan perbaikan dan perubahan.

9 |BOOK REPORT BEYOND CHANGE MANAGEMENT | DEAN ANDERSON & LINDA ACKERMAN ANDERSON
BAB III
IMPLEMENTASI DAN PROBLEMATIKA

3.1. Fisibilitas Aplikasi di Lapangan


Dalam dunia pendidikan manajemen perubahan akan sangat terasa ketika
diterapkan pada lembaga satuan pendidikan swasta mengapa demikian karena
lembaga pendidikan yang tidak dibiayai oleh pemerintah harus dapat bertahan dan
menjadi lembaga pendidikan yang lebih baik lagi seiring dengan perkembangan
zaman. Sebaliknya pada satuan pendidikan yang berbasis negeri atau dibiayai
pemerintah satuan pendidikan cenderung stagnan dan hanya mengikuti apa yang
telah tersedia dan disediakan pemerintah. Adapun apabila terjadi perubahan
dalam organisasi satuan pendidikan yang dibiayai pemerintah hal tersebut banyak
ditentukan oleh perubahan yang dimulai dari individu biasanya Kepala Sekolah
sebagai pimpinan di satuan pendidikan.
Salah satu contoh perubahan yang terjadi dalam dunia pendidikan dapat
kita lihat paska dikeluarkannya Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 70
tahun 2009 tentang Pendidikan Inklusif Bagi Peserta Didik Yang Memiliki Kelainan
Dan Memiliki Potensi Kecerdasan dan/atau Bakat Istimewa. Dalam peraturan
tersebut dikatakan bahwa satuan pendidikan harus dapat menerima siswa yang
memiliki kebutuhan khusus atau bakat khusus, dengan turunnya peraturan ini
tentu saja pihak sekolah memberikan berbagai macam respon sebagai bentuk
tanggapan terhadap kebijakan tersebut. Ada yang merasa kesulitan, keberatan
akan tetapi tidak sedikit sekolah yang menjadikan kebijakan tersebut peluang
untuk dapat lebih unggul dibandingkan sekolah lainnya. Disinilah pemimpin
sekolah harus memiliki visi yang jelas kemana sekolah akan diarahkan. Dari
perubahan kebijakan tersebut sekarang banyak sekolah swasta yang sudah
melakukan perubahan yakni sekolah-sekolah tersebut sudah menyiapkan tenaga
tambahan guru yang dipersiapkan untuk memberikan pengajaran pada anak
berkebutuhan khusus, selain itu guru-guru lain harus memiliki persiapan yang
sama untuk dapat memberikan pengertian kepada siswa lain agar anak
berkebutuhan khusus tersebut tidak merasa terasing dilingkungan belajarnya.
Pada perkembangannya sekolah-sekolah seperti ini lah yang menjadi sekolah
yang unggul. Dari contoh ini dapat dilihat bagaimana sebuah perubahan
memberikan dampak yang berarti bagi sebuah organisasi. Contoh lain perubahan
organisasi dalam dunia pendidikan adalah dengan semakin majunya teknologi
sudah banyak institusi pendidikan swasta yang mencoba merubah organisasinya
yakni dengan melakukan penerapan teknologi dalam organisasinya sebagai
contoh pada salah satu sekolah menengah tingkat atas swasta di Kota Bandung,

10 |BOOK REPORT BEYOND CHANGE MANAGEMENT | DEAN ANDERSON & LINDA ACKERMAN ANDERSON
pihak sekolah sudah memberikan pelayanan melalui telepon selular kepada orang
tua siswa baik berupa jadwal pelajaran, laporan harian aktivitas siswa selama
berada di lingkungan sekolah. Contoh lain lagi pada salah satu Satuan Pendidikan
Anak Usia Dini, pihak sekilah memberikan akses kepada orang tua untuk melihat
anaknya secara langsung melalui kamera yang dipasang di lingkungan sekolah
sehingga orang tua dapat secara langsung dapat melihat aktivitas anaknya selama
disekolah, hal ini memberikan rasa tenang dan aman bagi orang tua yang sebagai
dampaknya orang tua berlomba-lomba untuk dapat mendaftarkan anaknya pada
sekolah tersebut.
Contoh-contoh seperti yang telah dijelaskan diatas merupakan gambaran
bagaimana perubahan yang dilakukan dapat memberikan dampak yang baik bagi
kelangsungan organisasi. Seperti yang telah dijelaskan pada buku bahwa
perubahan dimulai dari individu yang memiliki kesadaran akan pentingnya
perubahan untuk perkembangan organisasi berikutnya dari kesadaran akan
perubahan tersebut diimplementasikan dalam sebuah rencana dan aksi konkrit
yang pada akhirnya dari kesadaran seorang pemimpin akan memberi dampak
pada maju mundurnya sebuah organisasi.

3.2. Problematika
Ada beberapa problematika yang biasa dihadapi dalam upaya
transformasi, Problematika yang terjadi dalam menghadapi sebuah perubahan
diantaranya adalah penolakan akan perubahan itu sendiri (resistance to change),
penolakan itu sendiri bisa timbul dari perorangan/individu ataupun secara
organisasi. Penolakan yang timbul dari perorangan/individu diantaranya
dikarenakan oleh beberapa faktor berikut :
1. Kebiasaan
2. Rasa nyaman
3. Faktor ekonomi
4. Takut karena sesuatu akan diketahui
5. Presepsi.
Sedangkan penolakan yang timbul dari organisasi disebabkan oleh
beberapa sumber dibawah ini :
1. Inersia struktural
2. Fokus perubahan berdampak luas
3. Inersia kelompok kerja
4. Ancaman terhadap keahlian
5. Ancaman terhadap hubungan kekuasaan yang telah mapan
6. Ancaman terhadap alokasi sumber daya

11 |BOOK REPORT BEYOND CHANGE MANAGEMENT | DEAN ANDERSON & LINDA ACKERMAN ANDERSON
BAB IV
PENUTUP

4.1. Kesimpulan
Setelah membaca Beyond Change Management, Dean dan Linda
Anderson memperkenalkan dua pendekatan yang berbeda terhadap perubahan di
mana satu kontras yang lain. Kedua pendekatan tersebut pada akhirnya
berdampak besar dan pemimpin serta kesuksesan mereka sendiri. Pendekatan
pertama yaitu "pendekatan sadar atau Conscious Approach. Ketika para
pemimpin mengambil pendekatan sadar, mereka memiliki kesadaran yang lebih
besar tentang transformasi apa yang diperlukan dan pilihan strategis yang tersedia
bagi mereka untuk akhirnya menangani tugas yang ada dengan sukses.
Pendekatan kedua terhadap perubahan diberi label sebagai pendekatan "reaktif."
Ketika para pemimpin mengambil pendekatan reaktif, pendekatan tersebut
bereaksi secara otomatis dan tidak sadar terhadap dinamika internal dan
eksternal.
Pemimpin perubahan adalah generasi penerus dan konsultasi di luar
manajemen perubahan. Menjadi pemimpin perubahan mengharuskan untuk
mengejar pembelajaran dan transformasi sendiri, mengubah pola pikir, mengubah
perilaku, dan mengembangkan gaya kepemimpinan dan konsultasi dan
pendekatannya. Ini berarti memperluas pemikiran tentang proses untuk
merancang dan memfasilitasi kompleksitas transformasi. Melalui pendekatan
transformasi yang sadar ini, dapat menciptakan kondisi untuk menemukan masa
depan dan cara agar organisasi dan masyarakat kita perlu berkembang.

4.2. Rekomendasi
Buku Beyond Change Management ini sangat cocok untuk individu
ataupun organisasi yang ingin menjalankan perubahan secara sistematis, karena
dalam buku ini diulas secara jelas mengenai konsep perubahan, skema untuk
melakukan perubahan dan faktor-faktor yang dapat membuat sebuah perubahan
akan berhasil. Bahasa yang ada dalam buku ini cukup mudah untuk dipahami
sehingga sangat cocok untuk dibaca semua kalangan yang membutuhkan
pengetahuan akan konsep manajemen perubahan.
Bagi para pembaca buku ini disarankan untuk membaca buku lain
sejenisnya untuk dapat memperkaya pengetahun dan mungkin lebih memberikan
penjelasan lainnya yang dapat membantu pembaca dalam memahami
manajemen perubahan.

12 |BOOK REPORT BEYOND CHANGE MANAGEMENT | DEAN ANDERSON & LINDA ACKERMAN ANDERSON
DAFTAR PUSTAKA

Anderson, D., & Anderson, L. A. (2010). Beyond Change Management. San


Francisco,: Pfeiffer.
Cameron, E., & Green , M. (2012). Making Sense of Change Management (3rd
Edition). Philadelphia: Kogan Page Limited.
Nurohman, T. (2011, March). OPikologi. Diambil kembali dari Opikologi:
http://taufiknurohman25.blogspot.co.id/2011/03/manajemen-perubahan-
dalam-sebuah.html
Tuominen, K. (2000). Managing Change (Practical Strategies for Competitive
Advantage). Milwaukee-Wisconsin: ASQ Quality Press.

13 |BOOK REPORT BEYOND CHANGE MANAGEMENT | DEAN ANDERSON & LINDA ACKERMAN ANDERSON