Anda di halaman 1dari 9

AGENDA ACARA

RAPAT KERJA REMAJA MASJID BILAL ISTN

Minggu
15.00-16.30 `Opening Ceremony
1. Pembukaan
2. Pembacaan Ayat Suci Al-Quran
3. Menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne HMI
4. Sambutan Ketua Umum HMI Cabang Jember
Komisariat Bondowoso
5. Doa/ Penutup
.,November 2014
16.30-17.30 Sidang Pleno I
1. Pembacaan Agenda Acara dan Tata Tertib Sidang
2. Pengesahan Agenda Acara dan Tata Tertib Sidang
3. Pembahasan dan Pengesahan Tata Tertib Pemilihan
Presidium Sidang Tetap
4. Pemilihan Presidium Sidang Tetap
17.30-18.00 Istirahat dan Solat

.,November 2014
18.00 18.15 Ceking peserta
18.15 00.00 Sidang Pleno II
1. Pembagian sidang komisi
2. Sidang sidang komisi
3. Pembahasan dan Pengesahasan hasil hasil sidang
komisi
.. November 2014
09.00 10.00 Closing ceremony
1. Pembukaan
2. Pembacaan Ayat Suci Al-Quran
3. Menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne HMI
4. Sambutan Ketua Umum HMI Cabang Jember
Komisariat Bondowoso
5. Doa/ Penutup.
TATA TERTIB
RAPAT KERJA PENGURUS
HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG JEMBER
KOMISARIAT BONDOWOSO PERIODE 2014 - 2015

I. Status
a) Rapat kerja pengurus komisariat merupakan rapat menentukan kegiatan 6 bulan
kedepan
b) Rapat kerja pengurus komisariat diadakan dalam 1 kali dalam satu semester.
II. Kekuasaan dan Wewenang
a) Menyusun dan menetapkan peogram kerja kepengurusan Himpunan Mahasiswa
Islam (HMI) Cabang Jember Komisariat Bondowoso Periode 2014 2015
b) Mengesahkan Program Kerja Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang
Jember Komisariat Bondowoso Periode 2014 2015.
III. Peserta
Seluruh Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jember
Komisariat Bondowoso Periode 2014 2015
IV. Hak Peserta
Seluruh peserta mempunya hak suara dan bicara.
V. Qorum
a) Rapat Kerja Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jember
Komisariat Bondowoso Periode 2014 2015 disahkan apabila dihadiri setengan
tambah 1 dari jumlah seluruh Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)
Cabang Jember Komisariat Bondowoso Periode 2014 2015
b) Bila poin (a) tidak terpenuhi maka rapat kerja pengurus diskorsing selama 2 x 5
menit dan selajutnya dinyatakan sah.
c) Sidang Pleno dapat dianggap sah apabila dihadiri lebih dari setengah tambah 1
dari jumlah seluruh peserta rapat kerja Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)
Cabang Jember Komisariat Bondowoso Periode 2014 2015
d) Bila poin (c) tidak terpenuhi maka rapat kerja pengurus diskorsing selama 2 x 5
menit dan selajutnya dinyatakan sah.
e) Sidang komisi rapat kerja dapat dianggap sah apabila dihadiri lebih dari setengah
tambah 1 dari jumlah seluruh peserta rapat kerja Himpunan Mahasiswa Islam
(HMI) Cabang Jember Komisariat Bondowoso Periode 2014 2015
f) Bila poin (e) tidak terpenuhi maka rapat kerja pengurus diskorsing selama 2 x 5
menit dan selajutnya dinyatakan sah.
VI. Keputusan Sidang
a) Keputusan diambil dengan cara musyawarah untuk mufakat.
b) Bila poin (a) tidak terpenuhi, maka keputusan diambil dengan cara lobbying
c) Bila poin (a dan b) tidak terpenuhi makan keputusan dimbil dengan cara suara
terbanyak (votting).
VII. Sidang Komisi
a) Komisi Internal
1. Bidang Pembinaan, Penelitian dan Pengembangan Anggota (PPPA)
2. Bidang Kewirausahaan dan Pengembanagn Profesi (KPP)
3. Bidang Perberdayaan Perempuan (PP)
4. Bidang Kesekretariatan
5. Bidang Kebendaharaan dan Perlengkapan
b) Komisi Ekternal
Bidang Perguruan Tinggi Kemahasiswaan dan Pemuda.
VIII. Disiplin
a. Bersepatu
b. HP disilent.
IX. Sangsi-sangsi
a. Diberi peringatan secara lisan
b. Dikeluarkan dari forum.
X. Tambahan Aturan
Hal-hal yang belum diatur didalam tata tertib ini akan diserahkan kepada kebijaksanaan
pimpinan sidang dengan mendengarkan aspirasi yang berkembang dari peserta sidang.
ARAH KEBIJAKAN HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG JEMBER
KOMISARIAT BONDOWOSO PERIODE 2014-2015

Assalamualaikum Wr. Wb.

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang menjadikan yang telah memberikan kita
nikmat sehat sehingga kita dapat melaksanakan kegiatan rapat kerja pada hari ini
dengan openuh semangat. Sholawat serta salam mudah-mudahan tetap tercurah
limapahkan kepada junjungan kita Nabi besar Muhammad SAW yang telah
memperlihatkan kepada kita akan indahnya islam sehingga kita bisa menikmatinya
seperti detik ini yang kita rasakan.
Manusia dilahirkan kedunia ini sebagai pemimpin (leader) yang akan mengelola
bumi ini. Hal ini merupakan amanah yang mulia yang malaikat pun menginginkan
posisi ini sebagaimana tercantum dalam Al-Quranul karim surat Al-Baqarah ayat ke-
30. Karena itulah maka harus kita laksanakan amanah ini dengan sebaik mungkin. Detik
inipun kita diberikan amanah untuk mengelola Remaja Masjid BILAL ISTN
MASA REMAJA
Kalau kita berbicara tentang remaja, mungkin akan terbayang dalam benak kita
tentang anak-anak manusia yang berada dalam masa-masa menyenangkan, ceria, penuh
canda, semangat, gejolak keingintahuan, pencarian identitas diri dan emosi. Remaja
adalah anak manusia yang sedang tumbuh selepas masa anak-anak menjelang dewasa.
Dalam masa ini tubuhnya berkembang sedemikian pesat dan terjadi perubahan-
perubahan dalam wujud fisik dan psikis. Badannya tumbuh berkembang menunjukkan
tanda-tanda orang dewasa, perilaku sosialnya berubah semakin menyadari keberadaan
dirinya, ingin diakui, dan berkembang pemikiran maupun wawasannya secara lebih luas.
Mungkin kalau kita perkirakan umur remaja berkisar antara 13 tahun sampai dengan 25
tahun. Pembatasan umur ini tidak mutlak, dan masih bisa diperdebatkan.
Masa remaja adalah saat-saat pembentukan pribadi, dimana lingkungan sangat
berperan. Kalau kita perhatikan ada empat faktor lingkungan yang mempengaruhi
remaja, yaitu lingkungan keluarga, sekolah, teman pergaulan dan dunia luar.
Lingkungan yang dibutuhkan oleh remaja adalah lingkungan yang islami, yang
mendukung perkembangan imaji mereka secara positif dan menuntun mereka pada
kepribadian yang benar. Lingkungan yang islami akan memberi kemudahan dalam
pembinaan remaja.
PEMBINAAN REMAJA MELALUI MASJID
Pembinaan remaja dalam Islam bertujuan agar remaja tersebut menjadi anak
yang shalih; yaitu anak yang baik, beriman, berilmu, berketerampilan dan berakhlak
mulia. Anak yang shalih adalah dambaan setiap orangtua muslim yang taat. Sabda
Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam:
Apabila anak Adam mati, maka semua amalnya terputus, kecuali tiga: shadaqah
jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak yang shalih yang mendoakannya. (HR.
Muslim).
Untuk membina remaja bisa dilakukan dengan berbagai cara dan sarana, salah
satunya melalui Remaja Masjid. Yaitu suatu organisasi atau wadah perkumpulan remaja
muslim yang menggunakan Masjid sebagai pusat aktivitas. Remaja Masjid merupakan
salah satu alternatif pembinaan remaja yang terbaik. Melalui organisasi ini, mereka
memperoleh lingkungan yang islami serta dapat mengembangkan kreatitivitas.
Remaja Masjid membina para anggotanya agar beriman, berilmu dan beramal
shalih dalam rangka mengabdi kepada Allah subhanahu wa taala untuk mencapai
keridlaan-Nya. Pembinaan dilakukan dengan menyusun aneka program yang selanjunya
ditindaklanjuti dengan berbagai aktivitas. Remaja Masjid yang telah mapan biasanya
mampu bekerja secara terstruktur dan terencana. Mereka menyusun Program Kerja
periodik dan melakukan berbagai aktivitas yang berorientasi pada: keislaman,
kemasjidan, keremajaan, keterampilan dan Keilmuan.
Mereka juga melakukan pembidangan kerja berdasarkan kebutuhan organisasi,
agar dapat bekerja secara efektif dan efisien. Beberapa bidang kerja dibentuk untuk
mewadahi fungsi-fungsi organisasi yang disesuaikan dengan Program Kerja dan
aktivitas yang akan diselenggarakan, di antaranya:
1. Administrasi dan Kesekretariatan.
2. Keuangan.
3. Pembinaan Anggota.
4. Perpustakaan dan Informasi.
5. Kesejahteraan Umat.
6. Kewanitaan.

ARAH KEBIJAKAN UMUM


Sebagai generasi muda muslim pewaris Masjid, aktivis Remaja Masjid
seharusnya mencerminkan muslim yang memiliki keterikatan dengan tempat beribadah
umat Islam tersebut. Sikap dan perilakunya islami, sopan-santun dan menunjukkan budi
pekerti yang mulia (akhlaqul karimah). Pemikiran, langkah dan tindak-tanduknya
dinafasi oleh nilai-nilai Islam. Mereka berkarya dan berjuang untuk menegakkan
kalimat Allah dalam rangka beribadah mencari keridlaan-Nya. Allah subhanahu wa
taala menjadi tujuannya, dan Rasulullah menjadi contoh tauladan dan sekaligus
idolanya. Gerak dan aktivitasnya berada dalam siklus: beriman, berilmu, beramal shalih
dan beramar maruf nahi munkar, menuju kesuksesan dan kebahagiaan fid dunya wal
akhirah.
Beberapa sikap dan perilaku praktis yang perlu diperhatikan aktivis Remaja Masjid
berkaitan dengan aktivitasnya di Masjid, antara lain adalah:
1.Menyadari sebagai pemakmur Masjid.
2.Mengamalkan adab sopan santun di Masjid.
3.Rajin melaksanakan shalat berjamaah di Masjid.
4.Berpakaian yang islami.
5.Menjaga pergaulan antara laki-laki dan perempuan.
6.Mengembangkan kepribadian yang menarik.
7.Rajin menuntut ilmu.
8.Berusaha terlibat dalam kepengurusan Remaja Masjid.

JENIS-JENIS AKTIVITAS REMAJA MASJID


Sebagaimana telah kita ketahui, bahwa Remaja Masjid adalah organisasi yang
menghimpun remaja muslim yang aktif datang dan beribadah shalat berjamaah di
Masjid. Karena keterikatannya dengan Masjid, maka peran utamanya tidak lain adalah
memakmurkan Masjid. Ini berarti, kegiatan yang berorientasi pada Masjid selalu
menjadi program utama. Di dalam melaksanakan perannya, Remaja Masjid meletakkan
prioritas pada kegiatan-kegiatan peningkatan keislaman, keilmuan dan keterampilan
anggotanya.
Aktivitas Remaja Masjid yang baik adalah yang dilakukan secara terencana, kontinyu
dan bijaksana; disamping itu juga memerlukan strategi, metode, taktik dan teknik yang
tepat. Untuk sampai pada aktivitas yang baik tersebut, pada masa sekarang diperlukan
pemahaman organisasi dan management yang baik pula. Adapun jenis-jenis aktivitas
Remaja Masjid adalah:
1. Berpartisipasi dalam memakmurkan Masjid.
2. Melakukan pembinaan remaja muslim.
3. Menyelenggarakan proses kaderisasi umat.
4. Memberi dukungan pada penyelenggaraan aktivitas Tamir Masjid.
5. Melaksanakan aktivitas dawah dan sosial.

1. Ceramah Umum (topik terputus)


2. Kajian (topik bersambung dan rutin)
a) Kajian khusus aqidah
b) Kajian khusus fiqih
c) Kajian khusus muslimah
3. Training (topik khusus)
Training Jurnalistik
Training Organisasi/kepemimpinan
Training Public Speaking
4. Outbond
7. Kursus
a) Kursus Sablon
b) Kursus Percetakan
d) Kursus Desain Grafis
10. Rihlah, Rekreasi, Piknik (diisi dengan tadabbur)
11. Lomba-lomba
a) Futsal, badminton, band musik islami
b) Untuk menunjukkan bahwa ajaran Islam Syamil, Kamil, dan Mutakammil
12. Olahraga Rutin
a) Futsal, badminton, dll secara rutin
14. Jalan Sehat atau Sepeda Gembira
15. MABIT atau Pesantren Kilat
a) Mabit semalam
b) Pesantren Kilat 2-5 hari di lokasi tertentu, dengan materi berupa kurikulum singkat
c) Materi Mabit: Materi Malam (sebelum tidur), QL, muhasabah.
d) Materi Pesantren Kilat: Aqidah, Urgensi Dakwah, Peran Pemuda, Problematika
Umat, dll.
Dakwah Jurnalistik
1. Mading (Majalah Dinding)
a) Terpusat di satu tempat saja
b) Terdiri dari berbagai rubrik (cerpen, puisi, artikel, dll)
2. Koran Dinding/Tempel
a) Bisa ditempel di berbagai tempat di sekitar kampung/sekolah/kampus.
b) Biasanya hanya satu atau dua topik.
3. Pamflet
a) Berisi pesan singkat (iklan layanan masyarakat)
b) Dihiasi ornamen dan hiasan menarik di sekitar pesan
6. Selebaran
a) Tentang bahaya rokok
b) Hadits singkat atau arti dari suatu ayat al Quran
c) Ukuran: 1/4 folio atau 1/2 folio memanjang
7. Bunga
a) Bunga buatan, disisipi pesan dakwah/hadits/promosi organisasi
8. Hadiah
a) Alternatif lain selain bunga
9. Buletin
10. Buletin Saku
11. Majalah
12. Komik
13. Jurnal (kumpulan artikel/essay)
14. Buku
15. Foto-foto Organisasi
16. Taushiyah SMS
Pernak-pernik Organisasi
sebagai alat promosi/pengenalan organisasi ke masyarakat
sebagai salah satu alternatif sarana pencarian sumber dana
1. Stiker
2. Gantungan Kunci
3. Pin
4. Jaket
5. Baju
6. Kaos
7. Topi
8. Jilbab
9. Kalender
Fasilitas Publik
1. Perpustakaan Islam
a) Membutuhkan ruangan khusus dan pegawai khusus
b) Bisa dibuka saat-saat tertentu seperti
i. Sore sampai malam (15.00 21.00) dengan dua shift
ii. Menjelang maghrib sampai bada isya (17.00 20.00) satu shift dua pegawai
iii. Ahad setengah hari
iv. Saat hari-hari libur
2. Rental VCD Islam
a) Sama seperti perpustakaan, atau bisa juga menjadi usaha mandiri
3. Tempat Minum Gratis
a) Ditempatkan di dalam masjid atau kantor.
b) Galon, beberapa gelas, dan tempat gelas.
Momen Bersama
(membagi pernak-pernik organisasi dan/atau media dakwah)
1. Kerja Bakti
2. Ronda
3. Pengurusan Jenazah
4. PHBI
5. Halal bihalal
6. Sholat Jumat
7. Sholat Tarawih
Tips Fund Raising
1. Siapkan rencana anggaran jauh hari
2. Bikin sumber dakwah rutin (infaq)
3. Pemetaan jaringan donatur potensial
a) Masyarakat mampu
b) Alumni organisasi
c) Perusahaan sekitar
4. Follow up jaringan donatur
a) Pendekatan
b) Penyamaan visi dan misi
c) Silaturrahim
d) Tanggung jawab: ucapan terima kasih dan/atau bingkisan kecil (buku, dll)
5. Wirausaha

Billahittaufiq Wal Hidayah


Wassalamualaikum Wr.Wb.