Anda di halaman 1dari 8

JOB SHEET PRAKTEK

Nama Pekerjaan : pemberian obat melalui mata

OBJEK PERILAKU SISWA

Setelah mengikuti demonstrasi ini mahasiswa mampu mempraktekkan tindakan pemberian obat

melalui mata.

BUKU SUMBER

Hidayat, A. Aziz Alimul. Uliyah, Musrifatul. Praktik Kebutuhan Dasar Manusia ( KDM). Health

Book Publisher,Surabaya. 2011

Asmadi. ( 2005 ). Konsep Dasar Keperawatan . Jakarta .Buku Kedokteran EGC

Alimul Hidayat, Aziz. (2008) . Pengantar Konsep Dasar Keperawatan . Jakarta . Salemba Medika

PETUNJUK

1. Baca dan pelajarilah lembaran kerja yang tersedia dengan baik.

2. Perhatikan dan ikuti petunjuk dosen.

3. Tanyakan pada dosen jika terdapat hal- hal yang kurang dimengerti dan dipahami.

KESELAMATAN KERJA

1. Setiap langkah dilakukan secara sistematis dengan hati-hati.


2. Pastikan bahwa semua peralatan, perlengkapan dan bahan-bahan tersedia dan berfungsi dengan

baik.

KESELAMATAN KERJA

Alat dan bahan

Botol obat dengan pensteril atau salep dalam tube (tergantung jenis sediaan obat)
Buku obat
Bola kapas kering steril (stuppers)
Bola kapas basah (normal salin) steril
Baskom cuci dengan air hangat
Penutup mata (bila perlu)
Sarung tangan

PENDAHULUAN

1. Mengucapkan salam kepada mahasiswa dan menanyakan kesiapannya dalam menerima

pelajaran hari ini.

2. Menyampaikan OPS

3. Menjelaskan tahapan yang akan dilalui yaitu demonstrasi secara langsung, penjelasan langkah

demi langkah penerapan pada setiap mahasiswa dan avaluasi keterampilan mahasiswa dengan

menggunakan daftar tilik.

4. Menjelaskan tentang pentingnya materi yang akan dibahas hari ini.


PROSEDUR PELAKSANAAN

No Langkah Kerja Gambar


1 Tinjau kembali program obat dari
dokter, termasuk nama klien, nama
obat, konsentrasi obat, jumlah tetesan
obat (jika dalam bentuk cair), waktu
dan mata (kanan atau kiri) yang
menerima obat.

2 Mempersiapkan alat

Key point :
Susun peralatan secara sistemik

3 Mencuci tangan sesuai prosedur


(7 langkah) lalu keringkan dengan
handuk pribadi.
5 Jelaskan prosedur pengobatan
dengan tepat

6 Atur klien dengan posisi


terlentang atau duduk dengan
hiperektensi leher

7 Dengan kapas basah steril,


bersihkan kelopak mata dari
dalam keluar

8 Minta klien untuk melihat ke


langit langit
9 Teteskan obat tetes mata :
(1) Dengan tangan dominan
anda di dahi klien, pegang
penetes mata yang terisi obat
kurang lebih 1-2 cm (0,5 0,75
inci) diatas sacus konjungtiva.
Sementara jari tangan non
dominan menarik kelopak mata
kebawah.
(2) Teteskan sejumlah obat yang
diresepkan kedalam sacus
konjungtiva. Sacus konjungtiva
normal menahan 1-2 tetes.
Meneteskan obat tetes ke dalam
sacus memberikan penyebaran
obat yang merata di seluruh
mata.
(3) Bila klien berkedip atau
menutup mata atau bila tetesan
jatuh ke pinggir luar kelopak
mata, ulangi prosedur
(4) Setelah meneteskan obat
tetes, minta klien untuk
menutup mata dengan perlahan
(5) Berikan tekanan yang
lembut pada duktus
nasolakrimal klien selama 30-60
detik.
10 Memasukkan salep mata :
(1) Pegang aplikator salep
diatas pinggir kelopak mata,
pencet tube sehingga
memberikan aliran tipis
sepanjang tepi dalam kelopak
mata bawah pada konjungtiva.
(2) Minta klien untuk melihat
kebawah:
Membuka kelopak mata
atas
Berikan aliran tipis
sepanjang kelopak mata atas
pada konjungtiva dalam.
Biarkan klien memejamkan
mata dan menggosok kelopak
mata secara perlahan dengan
gerakan sirkuler menggunakan
bola kapas.
Bila terdapat kelebihan obat
pada kelopak mata, dengan
perlahan usap dari bagian
dalam ke luar kantus

11 Bila klien mempunyai penutup


mata, pasang penutup mata
yang bersih diatas pada mata
yang sakit sehingga seluruh
mata terlindungi. Plester
dengan aman tanpa
memberikan penekanan pada
mata.
12 Mencuci tangan sesuai prosedur
( 7 langkah) lalu keringkan
dengan handuk pribadi

h13 Menulis dibuku catatan dan


memberitahu hal-hal yang perlu
diketahui oleh klien

III. APLIKASI

Mahasiswa melakukan praktik dan kelompok kecil di bawah bimbingan dosen sehingga

perhatian lebih spesifik terhadap mahasiswa. Setiap individu melakukan praktik.

IV. PENILAIAN

Akan dilakukan penilalan pada mahasiswa secara objektif sehingga kompetensi mahasiswa

benar-benar di ketahui.
Palembang, Maret 2015
Menyetujui, Dosen Pembimbing