Anda di halaman 1dari 2

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR

INHALASI NEBULIZER
No. Dokumen (Diisi Admin)

No. Revisi (Diisi Admin)

SOP TanggalTerbit (Diisi Admin)

Halaman

PUSKESMAS Juherman
SIMPANG PESAK
NIP.196612151988121001

Pengertian Pemberian inhalasi uap dengan obat/ tanpa obat menggunakan nebulator

Tujuan 1. Mengencerkan secret agar mudah dikeluarkan.


2. Melonggarkan jalan nafas.

Kebijakan (Diisisetelahadanomor SK Kepala FKTP)

Referensi Departemen Kesehatan RI, Dirjenyanmed, 1991. Prosedur Perawatan

Dasar, Direktorat Rumah Sakit dan Pendidikan.

Potter, P.A., Perry, A.G., 1996, Fundamentals of Nursing,St.Louis, Mosby

Company.

Rider , J., et.al, 1995, Modules for Basic Nursing Skills, Philadelphia,

Lippincott.

Smeltzer, S.C., Bare,B.G.,2002, Keperawatan Medikal Bedah Brunner dan

Suddarth, Alih Bahasa: Monica Ester, EGC; Jakarta.

Prosedur Tahap Pra Interaksi

Melakukan pengecekan program terapi

Mencuci tangan

Membawa alat di dekat pasien dengan benar

Tahap Orientasi

Memberikan salam sebagai pendekatan terapeutik

Menjelaskan tujuan & prosedur tindakan pada keluarga/klien

Menanyakan persetujuan dan kesiapan klien

Tahap Kerja

Menjaga privacy pasien

Mengatur pasien dalam posisi duduk

Meletakkan meja / troly di depan pasien yang berisi set nebulizer

Mengisi nebulizer dengan aquades sesuai takaran

Memastikan alat dapat berfungsi dengan baik

DST (JIKA >1 HAL)


Memasukkan obat sesuai dengan dosis

Memasang masker pada pasien

Menghidupkan nebulizer dan meminta pasien nafas dalam sampai obat habis

Membersihkan mulut dan hidung dengan tissue

Tahap Terminasi

Melakukan evaluasi tindakan

Berpamitan dengan klien

Membereskan alat-alat

Mencuci tangan

Mencatat kegiatan dalam lembar catatan keperawatan


Diagram Alir Petujukpengisianlihat simbol2 di BUKU PEDOMAN PENYUSUNAN DOKUMEN hal.
(jikadibutuhkan) 29-30

Unit terkait
Ugd dan rawat inap

NOTE:

Petujukpengisianlihat simbol2 di BUKU PEDOMAN PENYUSUNAN DOKUMEN hal. 24-31

FONT: Times New Roman sz. 11