Anda di halaman 1dari 8

TABEL PERBANDINGAN FILUM CHORDATA

No Perbandingan Hemichordata Urochordata


1. Morfologi - Tubuh Hemichordata berbentuk simetri bilateral - Dinding tubuhnya berupa lapisan luar yang tembus
- Hemichordata bertubuh lunak, silindris dan bersilia memanjang, pandang (transparan) dan tebal.
serta dilindungi oleh mukosa. - Pembungkus tubuh bila dibagi akan nampak lapisan
- Panjang tubuh abtara 2 cm hingga 2-5 m lunak yang disebut mantel. Merupakan endapan
- Tubuhnya berwarna abu-abu da nada yang kemerahan. dalam pembungkus tubuh dan mempunyai
- Beberapa spesies ada yang bersifat Luminescene (bercahaya hubungan yang erat dengan sekitar mulut dan
karena pantulan mukosa) aperture oralis.
- Probosis pada Hemichordata terletak pada ujung anterior tubuh, - Mempunyai lubang mulut ke arah dalam yang
ukurannya bervariasasi tergantung jenisnya. Probosis berongga dan disambung oleh saluran pendek dan lebar yang
tersusun atas dinding otot yang tebal. disebut stomodium, terus ke kamar besar yang
- Kolar. Terletak disebelah posterior tangkai probosos dan sebelah disebut Pharynx atu branchialis.
anteriortrunkus.
- Trunkus, berbentuk panjang dan pipih. Trunkus dibagi menjadi 3
bagian yaitu bagian daerah anterior, pertengahan dan posterior.

2. Anatomi - Kolar tersusun oleh otot sirkuler dan longitudinal. Permukaan kolat - Dinding tubuhnya berupa lapisan luar yang tembus
biasanya disesuaikan dengan peninggian, tekanan dan aktivitas dari pandang (transparan) dan tebal. Lapisan itu
hewan tersebut ketika membenamkan diri dalam tanah. Kolar sebagian besar terdiri atas bahan tunicin, yaitu
ukurannya lebih pendek daripada proboscis. Kolar memiliki 2 bahan yang sama dengan selulosa, yang merupakan
rongga yang masing-masing dipisahkan oleh mesenteri dorsal dan bahan produksi tumbuhan yang umumnya tidak
ventral. Rongga tubuh kolar berhubungan dengan dunia luar diproduksi oleh hewan, kecuali beberapa hewan
melalui sepasang kolar pore. Protozoa.

3. Makanan Dan Sistem pencernaan pada Hemichordata melalui saluran usus di akhir Lubang mulut ke arah dalam akan disambung oleh
Pencernaan saluran anus. Di belakang mulut terdapat buccal cavity yang menuju ke saluran pendek dan lebar yang disebut stomodium,
faring yang memiliki celah-celah insang. Celah-celah insang tersebut kemudian pharynx atau branchialis, Oesophagus,
diduga emiliki kegunaan utama untuk membantu pertukaran gas atau Lambung (gastricus), Usus (intestinum), penebalan
respirasi. Dari faring ke esophagus kemudian akan terus menuju ke sebelah ventral disebut sebagai typhlosole, Lubang
usus yang merupakan bagian utama organ pencernaan. Dari usus dubur (apertura analis) yang nantinya berhubungan
kemudian akan menuju ke anus. dengan siphon analis.

4. Sirkulasi / Pertukaran gas terjadi di seluruh tubuh di celah-celah faring. Darahnya Sistem pembuluh darah bekerja baik. Jantung (cor)
Transportasi hanya mempunyai sedikit pigmen warna. Hewan ini hanya memiliki merupakan kantung sederhana yang berotot, terletak
sedikit pembuluh sehingga hanya memiliki tenaga dengan dekat lambung berada dalam rongga pericardium. Di
menggerakkan otot jantung yang melewatkan darah ke sinus sentral. dalam jantung terdapat darah yang akan dipompa ke
Sinus jantung mengerut tetapi darah tidak sepenuhnya masuk ke seluruh tubuh dan ke alat respirasi (insang).
jantung, jadi jantung tidak berfungsi dengan sempurna, darah akan
melewati dua pembuluh darah longitudinal dan rentetan sinus.

5. Eksresi Atau - Pertukaran zat atau eksresi dilakukan melalui sirkulasi darah atau - Pertukaran zat atau eksresi dilakukan oleh
Pengeluaran permukaan tubuhnya nephrocytes melalui sirkulasi darah.

6. Respirasi - - Alat respirasi dari kelas urochordata berupa insang.


7. Koordinasi - Sistem saraf berasal dari jaringan sub epidermal dan menebal di - Sistem ini merupakan ciri yang sangat sederhana.
tengah-tengah daerah mid dorsal dari proboscis dan daerah mid Pada hewan ini terdapat simpul saraf yang terletak
ventral dari truncus mmenuju tali saraf. antara lubang mulut dengan lumbang atrial yang
terbenam dalam mantel.

8. Reproduksi - Pada perkembangan langsung terjadi pembelahan secara holoblastis Seks hewan ini menyatu, artinya ovarium dan testis
dan equal sehingga terjadi bentuk blastula. Bentuk blastula berubah masih bersama-sama terletak pada sebelah kanan kiri
menjadi bentuk gastrula dengan cara invaginasi. Gastropus dalam tubuh. Lanjutan dari gonad (ovarium dam testis)
kemudian menutup dan entoderm memisah dari ectoderm. Embrio berupa saluran oviduct atau sperma yang akhirnya
memanjang dan suatu sulkus terbentuk melingkar. Mulut terjadi terbuka dekat anus.
sebagai invaginasi di dalam sulkus. Anus terbentuk pada tempat
gastropus.
- Sebelum mulut terbentuk, endoderm menonjol ke kanan dan kiri,
kemudian kedua tonjolan melepaskan diri dan rongga didalamnya
menjadi cellom proboscis, cellom collared an cellom truncus. Pada
perkembangan embrio menjadi larva yang disebut tornaria. Tornaria
menyeruai echinopedium yang mempunyai baris-baris cilia yang
terkadang muncul tonjolan-tonjolan.
9. Peran Atau - Hemichordata banyak digunakan untuk korelasi batuan ataupun - Sebagai salah satu sumber protein hewani
Manfaat penentuan umur geologi. - Sebagai pelengkap komponen biotik di laut
- Pengembangkan obat-obatan regeneratif bagi
manusia.
No Perbandingan Agnatha
1. Morfologi Tidak mempunyai rahang.
Ikan-ikan anggota agnatha memang tidak berahang dan tidak ada
pasangan sirip.
Beberapa jenis mempunyai sirip ekor dan sirip punggung. Mulut
terletak di sebelah ujung.
Agnatha memiliki tujuh atau lebih celah insang.
Notokorda tetap ada selama hidup, secara tidak sempurna dan
diselubungi kartilago
Otaknya sudah teratur terdiri atas bagian-bagian seperti pada
vertebrata tingkat tinggi.
Agnatha berbentuk pipih dengan panjang 15-30 cm,
Cara memperoleh makanan, yaitu dengan mengisap cairan tubuh
mangsa
2. Anatomi Agnatha berarti tidak mempunyai rahang. Tubuh agnatha dapat
dibedakan atas caput (kepala), truncus (batang tubuh) dan cauda
(ekor). Mulut berbentuk lingkaran, gigi dari zat tanduk dan
mempunyai lidah seperti parut. Kulit tidak bersisik (licin), rangka
dari tulang rawan dan jantung terdiri dari satu antrium dan satu
ventrikel, memiliki ginjal yang berfungsi untuk ekskresi dan
mempertahankan keseimbangan ketika ia berada pada lingkungan
yang hipotonik
3. Makanan Dan Agnatha memperoleh makanan, yaitu dengan mengisap cairan tubuh
Pencernaan mangsa. Terlebih dahulu mangsa dilubangi dengan mulutnya
4. Sirkulasi / . Pertukaran gas pada Agnatha terjadi pada pasangan-pasangan ingsang
Transportasi interna, dengan tiap ingsang ditunjang oleh satu lengkung tulang. Air
masuk melalui mulut, melalui insang dan keluar melalui serangkaian
kantung insang yang bermuara dipermukaan

5. Eksresi Atau -
Pengeluaran
6. Respirasi - Agnatha bernapas dengan insang. Pertukaran gas pada Agnatha
terjadi pada pasangan-pasangan ingsang interna, dengan tiap
ingsang ditunjang oleh satu lengkung tulang. Air masuk melalui
mulut, melalui insang dan keluar melalui serangkaian kantung
insang yang bermuara dipermukaan
7. Koordinasi - Otaknya sudah teratur terdiri atas bagian-bagian seperti pada
vertebrata tingkat tinggi.
- Agnatha sudah memiliki alat indra berupa lubang hidung tunggal,
dua mata, telinga dalam dan organ perasa
8. Reproduksi - Pada tahap larva, agnatha memiliki gonad hermafrodit. Ketika
dewasa menjadi kelenjar kelamin betina atau jantan dan menjadi
hewan berumah dua (diesius

- Pembuahan terjadi di luar tubuh, telur yang sudah dibuahi menetas


menjadi larva dan ada yang langsung menjadi hewan (anak)
dewasa.

9. Peran Atau - Hemichordata banyak digunakan untuk korelasi batuan ataupun


Manfaat penentuan umur geologi.
Klasifikasi Filum Chordata
HEMICHORDATA

1. Kingdom : Animalia Kingdom : Animalia


Filum : Hemichordata Filum : Hemichordata
Kelas : Enterropneusta Kelas : Enterropneusta
Ordo :- Ordo :-
Famili : Harrimaniidae Famili : Harrimaniidae
Genus : Harrimania Genus : Harrimania
Spesies : Harrimania kupfferi Spesies : Harrimania maculosa

Kingdom : Animalia Kingdom : Animalia


Filum : Hemichordata Filum : Hemichordata
Kelas : Pterobranchia Kelas : Probanchia
Ordo :- Ordo :-
Famili : Atubaridae Famili : Cephalodiscidae
Genus : Atubaria Genus : Cephalodiscus
Spesies : Atubaria heterolopha Spesies : Cephalodiscus atlanticus

Kingdom : Animalia
Filum : Hemichordata
Kelas : Enterropneusta
Ordo :-
Famili : Rhabdopleuridae
Genus : Rhabdopleura
Spesies : Rhapdobpleura annulata
UROCHORDATA

1. Kingdom : Animalia Kingdom : Animalia


Filum : Urochordata Filum : Urochordata
Kelas : Appendicularia Kelas : Appendicularia
Ordo : Copelata Ordo : Copelata
Famili : Fritillariidae Famili : Oikopleuridae
Genus : Fritillaria Genus : Althoffa
Spesies : Fritillaria arafoera Spesies : Althoffa tumida

Kingdom : Animalia Kingdom : Animalia


Filum : Urochordata Filum : Urochordata
Kelas : Appendicularia Kelas : Appendicularia
Ordo : Copelata Ordo : Copelata
Famili : Fritillaridae Famili : Oikopleuridae
Genus : Tectillaria Genus : Folia
Spesies : Tectillaria fertilis Spesies : Folia gracilis

Kingdom : Animalia
Filum : Urochordata
Kelas : Appendicularia
Ordo : Copelata
Famili : Fritillariidae
Genus : Fritillaria
Spesies : Fritillaria arafoera
AGNATHA

Kingdom : Animalia Kingdom : Animalia


Filum : Chordata Filum : Chordata
Kelas : Craniata Kelas : Craniata
Ordo : Myxiniformes Ordo : Chepalodormophy
Famili : Myxinidae Famili : Petromyzontifromes
Genus : Eptatetrus Genus : Petromyzon
Spesies : Eptatetrus burgeri Spesies : Petromyzon marinus

Kingdom : Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Craniata
Ordo : Myxiniformes
Famili : Myxinidae
Genus : Eptatetrus
Spesies : Eptatetrus chinensis

Kingdom : Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Craniata
Ordo : Myxiniformes
Famili : Myxinidae
Genus : Eptatetrus
Spesies : Eptatetrus eos

Anda mungkin juga menyukai