Anda di halaman 1dari 39

LAPORAN TUGAS AKHIR - RA.

141581

REDESAIN GELANGGANG OLAHRAGA BEKASI


DENGAN PENDEKATAN TEKTONIKA

MUHAMMAD FAJAR MAULANA


3213100010

DOSEN PEMBIMBING:
IR. ERWIN SUDARMA, MT

PROGRAM SARJANA
DEPARTEMEN ARSITEKTUR
FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN
INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER SURABAYA 2017
FINAL PROJECT REPORT - RA.141581

BEKASI SPORT CENTER REDESIGN WITH


TECTONIC APPROACH

MUHAMMAD FAJAR MAULANA


3213100010

ADVISOR :
IR. ERWIN SUDARMA, MT

BACHELOR PROGRAM
ARCHITECTURE DEPARTMENT
FACULTY OF CIVIL ENGINEERING AND PLANNING
10 NOPEMBER INSTITUTE OF TECHNOLOGY
LAPORAN TUGAS AKHIR - RA.141581

REDESAIN GELANGGANG OLAHRAGA BEKASI


DENGAN PENDEKATAN TEKTONIKA

MUHAMMAD FAJAR MAULANA


3213100010

DOSEN PEMBIMBING:
IR. ERWIN SUDARMA, MT

PROGRAM SARJANA
DEPARTEMEN ARSITEKTUR
FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN
INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER SURABAYA 2017
LEMBAR PERNYATAAN

Saya yang bertanda tangan dibawah ini,

Nama : Muhammad Fajar Maulana

NRP : 3213100010

Judul Tugas Akhir : Redesain GOR Bekasi dengan Pendekatan Tektonika

Periode : Semester Gasal/Genap Tahun 2016 / 2017

Dengan ini menyatakan bahwa Tugas Akhir yang saya buat adalah hasil karya
saya sendiri dan benar-benar dikerjakan sendiri (asli/orisinil), bukan merupakan hasil
jiplakan dari karya orang lain. Apabila saya melakukan penjiplakan terhadap karya
mahasiswa/orang lain, maka saya bersedia menerima sanksi akademik yang akan
dijatuhkan oleh pihak Jurusan Arsitektur FTSP - ITS.
Demikian Surat Pernyataan ini saya buat dengan kesadaran yang penuh dan
akan digunakan sebagai persyaratan untuk menyelesaikan Tugas Akhir RA.141581

Surabaya, 24 Juli 2017

Yang membuat pernyataan

Muhammad Fajar Maulana


NRP. 3213100010

ii
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT atas selesainya penyusunan laporan


dengan judul Redesain Gelanggang Olahraga Bekasi dengan Pendekatan
Tektonika pada mata kuliah Tugas Akhir di jurusan Arsitektur ITS tahun ajaran
2016-2017 ini.
Penyusunan laporan ini diajukan oleh penulis dalam rangka memenuhi
persyaratan akademis pada mata kuliah Tugas Akhir pada tahun ajaran 2016-2017,
program studi S-1 (Strata Satu) untuk Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik
Sipil dan Perencanaan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya. Tulisan ini
dapat diselesaikan berkat bantuan dan dukungan dari banyak pihak yang terlibat
langsung maupun tidak terlibat langsung, untuk itu penulis ingin mengucapkan
terima kasih kepada :
1. Ibu Angger Sukma Mahendra, ST. MT. , selaku dosen pembimbing koordinator
I mata kuliah Proposal Arsitektur.
2. Bapak Defry Agatha Ardianta, ST, MT., selaku dosen koordinator II mata kuliah
Proposal Arsitektur dan dosen penguji
3. Bapak Ir. Erwin Sudarma, M.T., selaku dosen pembimbing.
5. Seluruh teman, rekan yang telah membantu memberikan bahan referensi,
dukungan yang sangat berarti dalam menyelesaikan laporan tugas akhir ini
6. Kedua orangtua dan keluarga saya yang selalu memberikan motivasi dan semangat
untuk dapat menyelesaikan ini
Semoga hasil dari laporan tugas akhir ini dapat berguna dan bermanfaat bagi
yang membacanya. Sangat disadari bahwa dalam penyusunan proposal ini masih
banyak kekurangan, sehingga kritik dan saran sangat diterima untuk
penyempurnaan tulisan ini.

Surabaya, Juli 2017

Penulis

iii
ABSTRAK
Redesain GOR Bekasi dengan Pendekatan Tektonika

Oleh
Muhammad Fajar Mualana
NRP : 3213100010

Peningkatan minat olahraga masyarakat Kota Bekasi yang ditunjukan dengan


bertambahnya jumlah klub-klub dan komunitas olahraga tidak diimbangi dengan
penambahan ataupun peningkatan kualitas dari fasilitas dan infrastruktur yang
mewadahi aktivitas mereka. Fasilitas dan infrastruktur yang ada justru mengalami
penurunan dari segi kualitas yang mengakibatkan fasilitas tersebut akhirnya tidak
digunakan lagi. Salah satu fasilitas olahraga yang mengalami penurunan fungsi adalah
GOR Bekasi. GOR Bekasi merupakan sebuah kawasan olahraga terpadu yang dapat
mewadahi berbagai macam aktivitas olahraga di dalamnya. Proses renovasi Stadion
yang dilaksanakan pada tahun 2012 mengakibatkan terjadinya penurunan kualitas
fungsi dari stadion Patriot dan lingkungan disekitarnya. Terjadinya penurunan
kualitas fungsi disebabkan karena kini masyarakat tidak dapat mengakses stadion
secara bebas. Kini kawasan stadion dikelilingi oleh pagar-pagar tinggi yang membuat
stadion bersifat lebih privat.
Berdasarkan dari berbagai permasalahan diatas, munculah sebuah ide repon
meredesain Stadion Patriot Bekasi. Meredesain stadion dengan menghadirkan
tampilan stadion yang lebih futuristik dan merepresentasikan kawasan GOR Bekasi
juga Kota Bekasi. Sebuah stadion yang dapat menghidupkan nilai fungsi dan kulaitas
kawasan disekitarnya dengan pengolahan ruang luar yang tidak hanya dijadikan
sebagai sarana pelengkap stadion saja tetapi sebagai sebuah ruang publik yang dapat
diakses oleh siapa saja ketika sedang tidak ada aktivitas di dalam stadion sehingga
masyarakat akan tertarik untuk datang dan beraktivitas disana sehingga suasana
kawasan akan terus hidup baik pada saat ada pertandingan sepakbola ataupun tidak.
Tektonika menjadi penekanan desain pada perancangan redesain GOR
Bekasi ini. Pengetahuan dan pembelajaran tektonika yang berkaitan dengan seni
mengolah struktur, konstruksi dan material dapat merupakan jembatan penghubung
yang harmonis antara struktur dan konstruksi sebagai teknologi dengan penciptaan

iv
ruang dan bentuk arsitektur. Bentuk-bentuk hasil tektonika merupakan ungkapan dari
suatu nilai, kaya akan makna.

Kata Kunci : Penurunan kualitas fasilitas Olahraga, Redesain GOR Bekasi, Tektonika

v
ABSTRACT
Redesign GOR Bekasi with Tectonic Approach

By
Muhammad Fajar Mualana
NRP: 3213100010

Increased interest in public sports Bekasi City which is shown by the


increasing number of clubs and sports community is not matched by the addition or
improvement of the quality of facilities and infrastructure that accommodate their
activities. Existing facilities and infrastructure have advantages in terms of quality
that no longer facilities. One of the sports facilities managed is GOR Bekasi. GOR
Bekasi is an integrated sports area that can accommodate various sports activities in
it. The renovation process of the stadium is held in 2012. Patriot Stadium and the
surrounding environment. The decline in the quality of the function because it is
currently inaccessible. Now the stadium area by high fences that make the stadium
more private.
Based on the above questions, an idea of repon redesigned the Bekasi Patriot
Stadium. Redesigned the stadium by presenting a more futuristic stadium display and
representing the area of Bekasi GOR also the City of Bekasi. A stadium that can
activate the function and the surrounding area with a space that is not only used as a
means of complementing the stadium alone but as a public space that can be accessed
by anyone when there is activity in the stadium so that people will be interested to
come and doing there for the atmosphere of the region Will continue to live well
when there is a soccer game and it is not.
"Tektonika" becomes a design on the design of this Bekasi GOR redesain.
The knowledge and learning of tectonics related to the art of structure, construction
and materials can be a harmonious bridge between structure and construction with
space technology and architectural form. The forms of tectonic results are the
expression of a value, rich in meaning.

Keywords: Decreased quality of Sports facilities, Redesign GOR Bekasi, Tektonika

vi
DAFTAR ISI

LEMBAR PENGESAHAN _______________________________________ i


LEMBAR PERNYATAAN _______________________________________ ii
ABSTRAK ____________________________________________________ iv
ABSTRACT ___________________________________________________ vi
DAFTAR ISI___________________________________________________ vii
DAFTAR GAMBAR ____________________________________________ viii
DAFTAR TABEL _______________________________________________ x
DAFTAR LAMPIRAN ___________________________________________ ix

I Pendahuluan
I.1 Latar Belakang ______________________________________ 1
I.2 Isu dan Konteks Desain _______________________________ 2
I.3 Permasalahan dan Kriteria Desain _______________________ 6
II Program Desain
II.1 Rekapitulasi Program Ruang ___________________________ 7
II.2 Deskripsi Tapak_____________________________________ 11
III Pendekatan dan Metoda Desain
III.1 Pendekatan Desain __________________________________ 15
IV Konsep Desain
IV.1 Eksplorasi Formal __________________________________ 17
IV.2 Eksplorasi Teknis ___________________________________ 19
V Desain ___________________________________________________
V.1 Eksplorasi Formal ___________________________________ 21
V.2 Eksplorasi Teknis ____________________________________ 24
VI Kesimpulan _____ 26

DAFTAR PUSTAKA ____________________________________________ 27

vii
DAFTAR GAMBAR

Gambar 1: Lapangan alun-alun Kota Bekasi ................................................................. 2


Gambar 2: Lapangan sepak bola Mekar Sari ................................................................. 3
Gambar 3: Lapangan Tanah Merah ............................................................................... 3
Gambar 4: Pagar-pagar yang mengelilingi kawasan stadion ......................................... 4
Gambar 5: GOR Bekasi Sekarang ............................................................................... 11
Gambar 6: Lokasi PKL Sebelum Stadion Diperbesar ................................................. 12
Gambar 7: Alat kontrasepsi yang ditemukan dikawasan hutan kota GOR Bekasi ...... 12
Gambar 8: Lokasi PKL Setelah Stadion Diperbesar.................................................... 12
Gambar 9: Parkir liar yang timbul karena tidak adanya tempat parkir yang memadai12
Gambar 10: Ilustrasi Tektonika ................................................................................... 12
Gambar 11: Ilustrasi Perpindahan Moda Transportasi ................................................ 12
Gambar 12: Ilustrasi Sirkulasi Fasilitas Lain ............................................................... 12
Gambar 13: Sistem Struktur......................................................................................... 12

viii
DAFTAR TABEL

Table 1: Fasilitas GOR sebelum dan sesudah perbesaran Stadion ................................ 5


Table 2: Tabel Kebutuhan Ruang .................................................................................. 9
Table 3: Rekapitulasi Ruang ........................................................................................ 11

ix
BAB I urban. Yaitu ruang publik yang dapat
ISU DAN OBJEK mewadahi aktifitas masyarakatnya
ARSITEKTURAL dalam berinteraksi, bersosialisasi atau
sekedar berelaksasi untuk sekedar
1.1 Latar Belakang melepas penat dari hiruk pikuknya
Kota Bekasi merupakan salah
kehidupan Kota.
satu kota yang terdapat di provinsi
Ruang publik yang saat ini
Jawa Barat, Indonesia. Nama Bekasi
paling dominan terlihat di Kota Bekasi
berasal dari kata Bagasasi yang artinya
adalah mall. Mall-mall di Bekasi
sama dengan candrabaga yang tertulis
sangat megah dan mewah. Tapi jelas
dalam Prasasti Tugu era Kerajaan
ini bukan mencirikan kota yang
Tarumanegara yaitu nama sungai yang
memiliki kualitas hidup yang baik.
melewati kota ini. Kota Bekasi juga
Bayangkan saja, tinggal di kota yang
dijuluki sebagai Kota Patriot dan Kota
disesaki dengan 20 mall hingga akhir
Pejuang dengan semboyan Bekasi
tahun 2016 nanti. Namun sayang,
Maju, Sejahtera dan Ihsan.
ruang publik yang tersedia hanya 14
Kota Bekasi merupakan
%. Artinya masyarakat Bekasi
megapolitan Jabodetabek dan menjadi
terancam hidup dalam perilaku yang
kota dengan jumlah penduduk
konsumtif. Selain itu karena tujuan
terbanyak keempat di Indonesia. Saat
awal dari pembangunan sebuah mall
ini Kota Bekasi berkembang menjadi
adalah untuk mencari profit, maka
tempat tinggal kaum urban dan sentra
tetap saja ruang publik tersebut hanya
industri. Pembangunan di bidang
bisa diakses oleh kalangan tertentu dan
perumahan dan jasa komersil seperti
bersifat eksklusif. Sifat eksklusif tentu
mall, apartemen dan gedung-gedung
bertolak belakang dengan prinsip
perkantoran menjadi hal yang paling
ruang publik yang bersifat inklusif.
dominan saat ini. Namun apa daya,
Ruang publik,
kemegahan yang dimiliki Kota Bekasi
atau offenlichkeit, Habermas
ternyata tidak memiliki kesan yang
definisikan sebagai keadaan yang
baik. Bekasi tumbuh secara brutal dan
dapat diakses oleh semua orang
semakin sesak. Sepertinya ada yang
(allgemeine zuganglichkeit)
terlupa dalam suatu pembangunan
Karakter ruang publik, bila
Kota Bekasi dalam aspek kehidupan
merujuk Habermas, adalah terbuka dan
1
inklusif. Para peserta (orang-orang di ditunjukan dengan bertambahnya
dalam ruang publik) yang setara satu jumlah klub-klub dan komunitas
sama lain berinteraksi melalui olahraga tidak diimbangi dengan
komunikasi untuk menumbuhkan penambahan ataupun peningkatan
solidaritas. Interaksi dapat dibangun kualitas dari fasilitas dan infrastruktur
melalui berbagai cara, salah satunya yang mewadahi aktivitas mereka.
dalah melalui kesamaan hobi yang Fasilitas dan infrastruktur yang ada
dapat tersalurkan dalam sebuah justru mengalami penurunan dari segi
komunitas ataupun klub. kualitas yang mengakibatkan fasilitas
Kominitas yang ada di Kota tersebut akhirnya tidak digunakan lagi.
Bekasi bisa dibilang cukup beragam. Selain itu beberapa fasilitas justru
Salah satu komunitas yang akhir hilang karena adanya pengalihan
akhir ini sedang booming di Kota fungsi bangunan yang membuat
Bekasi adalah komunitas di bidang banyak aktivitas dari komunitas dan
Olahraga yang terus mengalami klub-klub tersebut tidak terwadahi.
peningkatan minat. Namun, Berikut adalah fasilitas olahraga yang
peningkatan minat masyarakat mengalami penurunan kualitas
terhadap olahraga ini sendiri tidak sehingga dialih fungsikan ataupun
diimbangi dengan peningkatan kualitas tidak digunakan lagi sebagai sarana
maupun kuantitas fasilitas dan olahraga
infrastruktur olahraga di Kota Bekasi, 1.2.1 Lapangan Alun - Alun Kota
bahkan terjadi kecenderungan Bekasi
menurunnya kualitas dan kuantitas
fasilitas dan infrastruktur olahraga.
Sehingga saat ini banyak klub-klub
maupun komunitas olahraga yang tidak Gambar 1: Lapangan alun-alun Kota
tertampung kegiatannya. Bekasi
(Sumber: image.google.com)
Lapangan ini terletak didekat
1.2 Isu
Penurunan Kualitas dan alun-alun Kota Bekasi. Lapangan ini
Kuantitas Fasilitas Olahraga di adalah lapangan serbaguna yang biasa
Kota Bekasi digunakan untuk kegiatan upacara dan
Peningkatan minat olahraga sekolah sepak bola. Lapangan ini
masyarakat Kota Bekasi yang merupakan tempat Sekolah Sepak Bola

2
Bekasi Putra bernaung. Kini lapangan 1.2.3 Tanah Merah ( Tamer )
ini tidak lagi digunakan sebagai
lapangan sepak bola karena sebagian
dari lapangan kini di isi oleh paving
blok
Gambar 3: Lapangan Tanah Merah

1.2.2 Lapangan Mekar Sari (Sumber: google street view)


Tanah merah
merupakanlapangan sepak bola yang
berlokasi di pusat Kota Bekasi.
Lapangan ini dialihfungsikan menjadi
gedung pemasaran Summarecon
Gambar 2: Lapangan sepak bola Mekar Bekasi sebelum pada akhirnya gedung
Sari
tersebut kembali di hancurkan dan kini
Sumber: google street view
lapangan tersebut hanya menjadi lahan
terlantar yang kosong.
Lapangan Mekar Sari
1.2.4 Gelanggang Olahraga Bekasi
merupakan lapangan sepakbola yang
bisa digunakn oleh warga sekitar untuk
bermain sepak bola di sore ini. Karena
lokasinya yang dekat dengan beberapa
sekolah, lapangan ini dulunya juga
sering digunakan sebagai tempat untuk
mengadakan perlombaan tingkat
sekolah. Namun saying karena Gambar 3: Siteplan GOR Bekasi Dulu

tperawatan yang kurang baik yang (Sumber: google.com)


dilakukan pemerintah, lapangan ini Gelanggang Olahraga Bekasi
kini hanya menjadi lahan terlantar merupakan sebuah kawasan olahraga
yang dipenuhi tanaman-tanaman liar terpadu yang dapat menampung
disekitarnya berbagai macam aktivitas olahraga
didalamnya. Berbagai macam fasilitas
meliputi Stadion Sepakbola, lapangan
sepakbola, lapangan futsal, gedung
basket, kolam renang dll terdapat

3
didalam kawasan tersebut. Tidak hanya
dijadikan sebagai sarana olahraga,
kawasan ini juga dijadikan sebagai
sarana rekreasi bagi warga Kota Bekasi
karena didalam kawasan ini terdapat
hutan hota yang didalamnya terdapat
arena bermain anak. Dapat dikatakan, Gambar 4: Pagar-pagar yang
GOR Bekasi dulunya merupakan pusat mengelilingi kawasan stadion
ataupun wadah yang dapat Sumber: Dokumentasi Pribadi
menampung berbagai macam
disekeliling stadion. Padahal dulunya
komunitas olahraga dalam beraktivitas.
area disekeliling stadion sering
Berbagai acara olahraga juga sering
digunakan masyrakat untuk jogging
diselenggarakan di kawasan ini baik
dan bersepeda.
tingkat regional Bekasi ataupun tingkat
Hal lain yang paling
nasional.
disayangakn dalam proses renovasi
Pada pertengahan tahun 2012
stadion ini adalah tidak adanya upaya
Stadion Patriot Bekasi direnovasi total.
dari pemerinah untuk mengembalikan
Proses renovasi ini ditujukan karena
lagi beberapa fasilitas yang hilang
stadion Patriot Bekasi diproyeksikan
akibat proses renovasi stadion ini.
sebagai salah satu venue yang akan
Ruang luar dari stadion didesain hanya
digunakan dalam acara PON XIX 2016
sebagai fasilitas pendukung sehingga
dimana Jawa Barat ditunjuk sebagai
ketika sedang tidak ada acara
tuan rumah. Proses renovasi tersebut
sepakbola kawasan menjadi mati dan
mebuat tampilan dari Stadion Patriot
tidak terlihat aktivitasnya, padahal bisa
menjadi lebih megah, selain itu
saja ruang luar dari stadion didesain
kapasitas penonton dari stadion juga
sebagai unsur penndukung dari stadion
meningkat drastis. Namun hal tersebut
yang dapat menarik amsyarakat untuk
tidak diimbangi dengan penyedian
beraktivitas disana sehingga kawasan
lahan parkir yang memadai sehingga
akan terlihat terus hidup pada saat ada
banyak parkir liar yang hadir disekitar
acara sepakbola atupun tidak. Berikut
kawasan tersebut. Selain itu area
adalah dampak dari proses renovasi
stadion kini dibatasi dengan pagar-
stadion patriot bekasi :
pagar tinggi yang membuat masyarakat
tidak dapat beraktifitas dengan bebas
4
- Banyak klub-klub maupun komunitas terjadi maka kawasan ini nantinya akan
olahraga yang tidak tertampung berubah menjadi kawsan eksklusif
kegiatannya karena fasilitas yang yang hanya bisa diakses oleh
dulunya ada tergusur oleh proyek golongan-golongan tertentu dan
perbesaran stadion fasilitas olahraga di Kota Bekasi yang
- Kawasan berubah menjadi kawasan dapat mewadahai aktivitas warga dan
yang tidak tertata komunitas-komunitas yang ada akan
- Berbagai fasilitas yang masih ada memasuki fase kritis.
mengalami penurunan dari segi 1.3 Usulan Objek Rancang
kualitas karena minimnya perawatan
Berangkat dari berbagai
yang dilakukan pemerintah kota
permasalahan diatas, munculah sebuah
Table 1: Fasilitas GOR sebelum dan
sesudah perbesaran Stadion ide repon meredesain Stadion Patriot

NO Sebelum Sesudah
Bekasi. Redesain adalah merencanakan
Perbesaran Perbesaran kembali atau membentuk ulang sesuatu
Stadion Stadion
1 Hutan Kota Hutan Kota yang sudah ada. Redesain juga
2 Tugu Perjuangan Tugu bermakna perencanaan untuk
Rakyat Bekasi Perjuangan
Rakyat Bekasi melakukan perubahan pada struktur
3 Lapangan Sepak Arena Sepatu
Bola I Roda dan fungsi suatu benda, atau system
4 Gedung Basket Gedung Basket dengan tujuan untuk menghasilkan
5 Gedung Voli Gedung Voli
6 LapanganSepak Gedung Parkir manfaat yang lebih baik dari desain
Bola II semula, atau guna menghasilkan fungsi
7 Area Parkir Stadion Patriot
Bekasi yang berbeda dari desain semula.
8 Lapangan Futsal
9 Lapangan Tenis Meredesain stadion dengan
10 Stadion Patriot menghadirkan tampilan stadion yang
Bekasi
11. BMX Area lebih futuristik dan merepresentasikan
kawasan GOR Bekasi juga Kota
Keadaan GOR Bekasi semakin Bekasi. Sebuah stadion yang dapat
diperparah dengan muculnya isu menghidupkan nilai fungsi dan kulaitas
pengalihan fungsi kawasan ini menjadi kawasan disekitarnya dengan
kawasan komersil berupa stadion pengolahan ruang luar yang tidak
sepakbola yang dilengkapi dengan hanya dijadikan sebagai sarana
fasilitas hotel, apartemen dan pusat pelengkap stadion saja tetapi sebagai
kebugaran. Jika isu tersebut benar akan sebuah ruang publik yang dapat

5
diakses oleh siapa saja ketika sedang 1.5 Kriteria Rancang
tidak ada acara di dalam stadion
Dengan mendefinisikan
sehingga masyarakat akan tertarik
permasalahan desain diatas maka
untuk datang kesana sehingga suasana
untuk menjawabnya, kriteria rancang
kawasan akan terus hidup baik pada
objek arsitektural adalah sebagai
saat ada acara pertandingan sepakbola
berikut:
ataupun tidak.
- Stadion Patriot Bekasi
1.4 Permasalahan Rancang
merepresentasikan identitas
Dari latar belakang yang telah Kota Bekasi
dijabarkan diatas permasalahan dari
rancangan adalah : bagaimana usulan - Menambahkan unsur kehidupan
obejek rancang, Stadion patriot Bekasi yang dapat menghidupkan
dapat mengangkat nilai fungsi dan suasana kawasan
kualitas kawasan sekitarnya, selain itu
bagaimana nantinya ruang luar dari - Objek arsitektural yang dapat
stadion yang hadir mampu menarik diakses oleh masyarakat dari
masyarakat untuk datang, beraktifitas berbagai kalangan sehingga
saling berinteraksi disana ketika dapat memicu terjadinya
sedang tidak ada acarat di dalam interaksi melalui kesamaan hobi
Stadion sehingga fungsi dari stadion dibidang olahraga
dan kawasan akan tetap hidup.
- GOR sebagi civic center

6
BAB II 4. Sebagai wadah bagi para
PROGRAM DESAIN PKL yang berdagang di
2.1 Kajian Objek Arsitektural sekitar kawasan
2.2.1 Analisa Fungsi
Dalam objek rancangan ini, A. Fungsi Prmer
terdapat beberapa fungsi penyediaan Fungsi utama dari redesain
wadah fisik yang dapat menampung Stadion Patriot Bekasi ini adalah
kegiatan olahraga sepak bola di sebagai wadah fisik yang dapat
Bekasi yang diwujudkan dalam objek menampung dan menggelar dengan
rancangan berupa stadion sepak bola baik kegiatan pertandingan sepak bola
dan fungsi pendukung yang dapat dalam skala nasional maupun
menarik warga Bekasi untuk datang internasional
ke sana pada saat ada ataupun tidak
adanya acara pertandingan sepak bola B. Fungsi Sekunder
yang disesuaikan dengan kebutuhan Fungsi sekunder dari objek
para penggunanya. Beberapa fungsi rancangan ini adalah sebagai wadah
yang akan diwadahi adalah sebagai yang dapat menampung aktivitas
berikut : masyarakat untuk dapat saling
1. Sebagai tempat untuk berinteraksi satu sama lain khususnya
mengadakan acara melalui bidang olahraga. Fungsi
pertandingan sepak bola sekunder disini juga dihadirkan untuk
baik dalam skala nasional mendukung aktivitas utama dari
maupun internasional stadion, diharapkan fungssi sekunder
2. Sebagai sarana yang dapat yang dihadirkan dapat mendukung
mewadahi aktivitas aktivitas stadion yang tidak hidup
masyarakat Bekasi di ketika sedang tidak adanya acara
bidang olahraga seperti pertandingan sepak bola. Berikut
futsal, BMX, adalah beberapa fasilitas pendukung
skateboarding, jogging dll yang dihadirkan dalam objek
3. Sebagai wadah masyarakat rancangan ini :
Bekasi untuk berinteraksi
dan berekreasi sejenak dari
kesibukan aktivitas yang
mereka jalani sehari-hari

7
1. Jogging Track Oleh karena itu dalam
Jogging track akan didesain di perancangan ini saya ingin kembali
sekeliling stadion sehingga menghadirkan fasilitas yang dapat
masyarakat nantinya dapat mewadahi aktivitas tersebut
menggunakan fasilitas ini kapanpun
mereka mau. 4. Sentra PKL
Keberadaan PKL merupakan
2. Lapangan Futsal Outdoor salah satu faktor yang tetap membuat
Futsal merupakan salah satu kawasan Stadion Patriot Bekasi ini
olahraga yang sedang berkembang tetap hidup. Namun sayangnya
pesat saat ini di Indonesia. Penyediaan mereka tidak diwadahi dengan
lapangan futsal merupakan salah satu fasilitas yang memadai akibatnya
upaya untuk menimbulkan interaksi justru kawasan terlihat semrawut dan
antar warga Bekasi melalui kesamaan tidak tertata.
hobi.
C. Fungsi Penunjang
3. BMX and Skate Park Adanya fasilitas-fasilitas yang
Olahraga skateboard dan terbagi menjadi unsur penunjang
sejenisnya merupakan salah satu dalam rancangan stadion bertujuan
olahraga yang sedang dimintai oleh untuk memenuhi beberapa kebutuhan
kaum remaja di Kota Bekasi. Namun pengguna di dalam bangunan stadion,
sayangnya pemerinah kurang antara lain :
memfasilitasi, dulunya arena bmx dan 1. Musholla
skateboarding terdapat di kawasan 2. Kantor administrasi
GOR Bekasi namun proses renovasi 3. Parkir
Stadion Patriot membuat fasilitas 4. Dll
ersebut hilang dan membuat para
remaja tidak memiliki wadah bagi
mereka untuk beraktivitas.

8
2.1.2 Analisa Kebutuhan Ruang terdapat beberapa pertimbangan utama
Kebutuhan ruang dan luasannya untuk menentukan kebutuhan luas
dianalisa berdasarkan jenis masing- ruang.
masing ruang yang dimana didalamnya
Table 2: Tabel Kebutuhan Ruang

JENIS KEGIATAN KEBUTUHAN SIFAT


PELAKU RUANG
Penonton . Berkumpul . Lobby, selasar, taman . Publik
. Mencari informasi . Pusat Informasi . Publik
. Mebeli tiket . Loket Penjualan Tiket . Publik
. Bersorak sorai . Tribun . Publik
(menonton pertandingan)
. Membersihkan diri . Toilet . Servis
. Beribadah . Musholla . Semi
Private
Pemain . Mengganti kostum . Ruang ganti pemain . Private
. Menaruh barang . Loker pemain . Private
. Koordinasi . Ruang ganti pemain . Private
. Pemanasan . Lapangan sepakbola . Semi
. Membersihkan diri . Ruang mandi Publik
. Bertanding . Lapangan sepakbola . Private
. Istirahat . Ruang ganti pemain . Semi
. Mendapatkan pijatan . Ruang pijat Publik
. Mendapatkan perawatan . Ruang dokter . Private
dokter . Private
. Menunggu pergantian . Bangku cadangan . Private
pemain
. Wawancara . Ruang konferensi pers . Semi
Publik

. Semi
Publik

9
Pelatih dan . Brifieng kepada para . Ruang ganti pemain . Semi Privat
staff pemain
. Duduk dan memberikan . Bangku cadangan . Publik
instruksi di pinggir
lapangan
. Memebersihkan diri . Ruang mandi . Semi
. Wawancara . Ruang konferensi pers Publik
. Publik
Wasit . Mengganti kostum . Ruang ganti wasit . Privat
. Membersihkan diri . Ruang mandi . Privat
. Memimpin pertandingan . Lapangan sepak bola . Semi
Publik
Penyelenggara . Mengganti seragam . Ruang ganti . Privat
pertandingan . Menyimpan barang . Ruang ganti . Privat
. Menyusun agenda . Ruang koordinasi . Privat
pertandingan penyelenggara
. Membersihkan diri . Ruang mandi . Privat
Pers . Melakukan koordinasi . Ruang media . Semi Privat
. Meliput pertandingan . Tribun Media . Semi Privat
. Melakukan wawancara . Ruang konferensi pers . Publik
Pengurus . Memimpin seluruh . Ruang manejer stadion . Privat
Stadion kepala bidang yang ada
. Mengkoordinasikan . Ruang asisten manager . Semi Privat
seluruhkepala bidang
. Beratnggung jawab atas . Ruang kepala bidang . Semi privat
penyimpanan seluruh
dokumen stadion
. Bertanggung jawab atas . Ruang kepala sub . Semi Privat
masalah teknis masing bidang
bidang yang dikerjakan
. Melakukan penjagaan . Pos jaga keamanan . Semi Privat
keamanan
. Melakukan koordinasi . Ruang meeting . Privat

10
Service . Mengontrol genset . Runag genset . Service
. Mengontrol trafo . Ruang trafo . Service
. Mengatur listrik . Ruang pael . Service
. Penampungan sampah . Bak sampah . Service
. Penyediaan air . Ruang pompa . Service
. Penyimpanan . Ruang Gudang . Service
. Operator pertandingan . Ruang operator . Service
Pengunjung . Rekreasi . Taman . Publik
( Bukan . Main futsal . Lapangan futsal . Publik
penonton . Jogging . Jogging track . Publik
sepakbola) . Main skateboar, bmx . Skate park . Publik
. Makan . Sentra pkl . Publik

Table 3: Rekapitulasi Ruang

No Nama Ruang Luas (m2)


1 Ruang untuk penonton 3921, 75 m2
2 Ruang pemain dan official 193,13 m2
3 Ruang wartawan 166,74 m2
4 Ruang pengurus stadion 302, 24 m2
5 Ruang penunjang 276,78 m2
6 Fasilitas Sekunder 3595 m2

2.2 Lokasi
2.2.1 Analisa Lokasi Location

Lokasi site yang saya pilih


dalam perancangan ini berada di dalam
kawasan Gelanggang Olahraga Bekasi
yang didalmnya terdapat berbagai
macam fasilitas olahraga, hutan kota
juga monumen perjuangan rakyat
Bekasi.

Gambar 5: GOR Bekasi Sekarang

11
1. Stadion Patriot Bekasi Barat : Jl. Guntur Raya
2. Hutan Kota Bekasi
Data Lokasi
3. Tugu Perjuangan Masyarakat
Bekasi - Pada tapak terdapat eksisting
stadion dengan kapasitas 30000
Neighbourhood Context penonton dengan lahan parkir
yang tersedia untuk 2000
- Batasan Lahan : kendaraan
Utara : Hutan Kota Bekasi
Selatan : Jl. Tangkuban Perahu
- Ukuran lahan 382 m x 283 m
Raya
Timur : Jl. Jendral Ahmad
Yani
- Luas Lahan 89.000 m2
2.2.2 Potensi Site tersebut. Dulunya kawasan ini juga
sering digunakan untuk menghelat
Memiliki Image Kawasan
berbagai acarat-acarat baik tingkat
Yang Cukup Kuat
lokal maupun tingkat nasional.
Kawasan Gelanggang Olahraga
Meskipun saat ini kawasan GOR
Bekasi merupakan fasilitas ruang
Bekasi mengalami penurunan dari
publik yang aktivitasnya terlihat
segi kualitas serta kuantitas fasilitas
paling dominan sejak dulu hingga
olahraga, namun GOR Bekasi tetap
kini di Kota Bekasi. Selain
menjadi salah satu destinasi yang
digunakan sebagai sarana olahraga,
banyak di kunjungi masyarakat
kawasan GOR Bekasi juga
Bekasi untuk berolahraga ataupun
digunakan sebagai sarana rekreasi
untuk menghabisakan waktu akhir
oleh masyarakat Kota Bekasi. Saat
pekan mereka.
akhir pekan tiba, kawasan ini selalu
dipadati oleh masyrakat Kota Bekasi. Lokasi Yang Strategis
Mereka yang datang tidak hanya
Site Berada tepat di pusat Kota
untuk berolahraga tapi juga untuk
Bekasi tepatnya berada
berekreasi keluarga atau hanya
dipersimpangan antara Jl. Ir. H.
sekedar untuk berburu barang
Juanda dan Jl. Jendral Ahmad Yani
belanjaan dan makanan yang banyak
yang merupakan jalan arteri yang
disuguhkan oleh pedagang kaki lima
sering dilalui kendaraan yang akan
yang berdagang disekitar kawasan
menuju dari ataupun keluar dari Kota

12
Bekasi. Lokasi yang strategis karena kawasan ini di jadikan sebagai
terletak di pusat Kota Bekasi dan tempat prostitusi terselubung di
dilalui oleh dua jalan arteri malam hari. Hal tersebut dapat
menjadikan kawasan GOR ini dibuktikan dengan banyak
memiliki potensi untuk menjadi ditemukannya bekas alat kontrasepsi
landmark Kota Bekasi. Selain itu pada kawasan hutan kota dan
lokasi tapak juga terletak dekat beberapa fasilitas olahraga di
dengan stasiun Kota Bekasi dan kawasan GOR yang kondisinya
kedua jalan arteri yang melintasi sudah tidak terawat.
kawasan ini banyak dilalui oleh
PKL Yang Tidak Tertata
kendaraan umum sehingga nantinya
akan sangat berguna untuk Dikawasan GOR Bekasi para
mengintegrasikan objek arsitektural PKL dulunya berdagang di area dalam
dengan fasilitas angkutan umum GOR namun setelah Stadion yang ada
yang melalui kawasan GOR ini. di dalam kawasan GOR diperbesar kini
para PKL tersebut mulai memadati
2.2.3 Permasalahan Site jalan dan trotoar disekitar kawasan
GOR yang berbatasan langsung
Image Negatif Kawasan Saat
Malam Hari dengan permukiman warga.

Meskipun keberadaan para


PKL ini merupakan salah satu daya
tarik yang membuat masyarakat untuk

Gambar 6: Alat kontrasepsi yang ditemukan


dikawasan hutan kota GOR Bekasi

Selain berbagai image positif


yang dimiliki, kawasan, GOR Bekasi
tidak lepas dari berbagai image Gambar 7: Lokasi PKL
Sebelum Stadion Diperbesar
negatif. Minimnya penerangan pada
malam hari dibeberapa spot yang ada datang ke kawasan GOR namun harus
di kawasan ini mengakibatkan ada tempat bagi mereka agar tertata

13
dengan rapi dan tidak mengganggu alur sirkulasi dari kendaraan didalam
aktivitas lain di kawasan tersebut. kawasan.

Gambar 8: Lokasi PKL Setelah


Stadion Diperbesar

Minimnya Lahan Parkir


Lingkungan yang kurang tertata
dengan baik dari kawasan ini
mengakibatkan banyak munculnya
parkir-parkir liar yang mengganggu

Gambar 9: Parkir liar yang timbul


karena tidak adanya tempat parkir
yang memadai

14
BAB III merangkumnya dengan
METODE DAN PENDEKATAN indah: Pulchrum Splendor est
DESAIN Veritatis. Yang bermakna, keindahan
3.1 Pendekatan Desain adalah pancaran kebenaran. Maka tak
Tektonika elak tektonika menjadi ilmu yang
mencoba mengaitkan kebenaran
sebagai sumber pancaran
keindahan. Secara sederhana
tektonika adalah, the art of
construction.

Tektonika menjadi
Gambar 10: Ilustrasi Tektonika penekanan desain pada perancangan

(Sumber: image.google.com) redesain Stadion Patriot Bekasi ini.


Pengetahuan dan pembelajaran
Secara etimologi, tektonika tektonika yang berkaitan dengan seni
berasal dari bahasa yunani, tekton, mengolah struktur, konstruksi dan
berarti tukang kayu atau builder. Pada material dapat merupakan jembatan
kata kerja adalah tektainomai yang penghubung yang harmonis antara
berarti kriya, atau ketukangan, dan struktur dan konstruksi sebagai
pada seni penggunaan kapak. Namun teknologi dengan penciptaan ruang dan
istilah ini muncul pertama pada bahasa bentuk arsitektur.. Bentuk-bentuk hasil
Sappho, dimana tekton adalah tukang tektonika merupakan ungkapan dari
kayu yang berperan pada unsur suatu nilai, kaya akan makna.
seninya. Secara umum, tektonika,
adalah yang pada proses Pendekatan Analogi
(Geoffrey Broadbent)
pembuatannya menyertakan ide-ide
puitis yang diasosiasikan dengan Analogi adalah salah satu

mesin, alat, teknologi, dan pembuatan- pendekatan bentuk yang digunakan

pembuatan hal, dan pembentukan dalam desain arsitektur. Dalam

material. bukunya, Design in Architecture,

Dari berbagai perdebatan Geoffrey Broadbent mengatakan

panjang filsuf Yunani mengenai tolak bahwa


ukur keindahan, Thomas Aquinas

15
...mekanisme sentral dalam Architecture karya Broadbent,
menerjemahkan analisa-analisa ke pendekatan analogi dibagi ke dalam
dalam sintesa adalah analogi. tiga macam, yaitu analogi personal,
analogi langsung, dan analogi
Pernyataan ini maksudnya
simbolik. Dalam proses perancangan
adalah bahwa pendekatan analogi
ini, pendekatan analogi yang akan saya
bukan hanya sekedar menjiplak bentuk
gunakan adalah pendekatan analogi
objek alam yang dianalogikan, tapi
simbolik.
diperlukan proses-proses analisis dan
merangkainya sehingga menghasilkan Pada analogi simbolik, arsitek
bentuk baru yang masih memeiliki menyelesaikan permasalahan dalam
kemiripan visual dengan objek yang desain dengan memasukkan makna
dianalogikan. tertentu secara tersirat. Analogi ini
merupakan bentuk analogi secara tidak
Hal yang penting dalam analogi
langsung. Unsur-unsur yang
adalah persamaan antara bangunan
dimasukkan dapat berupa
dengan objek yang dianalogikan.
perlambangan terhadap sesuatu,
Persamaan di sini bukan berarti benar-
mitologi lokal, atau simbol lainnya.
benar serupa dengan objek dan hanya
diperbesar ukurannya saja, tetapi yang Pendekatan desain dengan
dimaksudkan adalah persamaan berupa analogi sangat berguna dalam proses
pesan yang disampaikan. Oleh sebab pencarian bentuk bangunan, agar
itu, analogi menjadi sangat berharga nantinya bentuk dari objek arsitektural
karena sifatnya yang sangat personal, tidak hanya terlihat estetis dan megah
berarti dapat dipahami oleh setiap saja tetapi juga syarat akan makna
orang. Dalam buku Design in yang ingin disampaikan.

16
BAB IV
4.1.1 Desain Proses
KONSEP DESAIN
4.1 Eksplorasi Formal
Dinamis/di.na.mis/a penuh
semangat dan tenaga sehingga cepat
bergerak dan mudah menyesuaikan diri
dengan keadaan dan sebagainya;
mengandung dinamika

17
4.1.2 Konsep Sirkulasi antara Aeromovel dan moda
Penerapan konsep dinamis pada transportasi kota lainnya.
sirkulasi (bergerak dan menyesuaikan
diri dengan keadaan). Natinya jalan Penerapan Konsep lainnya adalah
utama yang melintasi kawasan GOR dimana setiap program akan terhubung
Bekasi akan dilalui transportasi masa antara satu dengan yang lainnya
berupa Aeromovel. Site akan saya sehingga user dapat menjangkau
integrasikan dengan transportasi masa seluruh fasilitas yang tersedia.
dimana sita akan menjadi penghubung

Gambar 11: Ilustrasi Perpindahan Moda Transportasi

Gambar 12: Ilustrasi Sirkulasi Fasilitas Lain

18
4.2 Eksplorasi Teknis

4.2.1 Eksplorasi Sistem Struktur

Gambar 13: Sistem Struktur

Sistem truss frame adalah


sistem struktur yang saya gunakan 4.2.2 Eksplorasi Material
sebagai struktur utama dari
Material yang saya gunakan
selubung bangunan. Struktur truss
seluruhnya adalah ekspose material
frame digunakan karena
asli karena disini sya ingin coba
memungkinkan untuk bangunan
menunjukan bahwa sesuatu yang
dengan bentang yang lebar tanpa
natural tapa diolah pun sudah
adanya kolom sehingga view dari
memiliki nilai keindahannya
penonton didalam stadion tidak
sendiri. Hal tersebut sebenarnya
akan terhalang saat sedang
terkait dengan definisi Tektonika
menyaksikan pertandingan.
ilmu yang mencoba mengaitkan
kebenaran sebagai sumber
Tiap modular truss frame
pancaran keindahan.
tersambung dengan grid diagonal
yang memberikan kekakuan antar
modular. Tiap modular truss frame
berbeda antara yang satu dengan
yang laiinya sebagai representasi
Material yang saya gunakan
dari konsep dinamis. Bentuk
pada gubahan fasad adalah material
dinamis yang tersusun dari
ACP. Material ACP saya gunakan
kesatuan modular truss frame
sebagai selubung bangunan untuk
dijadikan pula sebagai elemen
menimbulkan kesan bangunan
pembentuk selubung.

19
yang lebih menarik. Unsur material menimbulkan kesan bangunan
beton yang mendominasi pada yang menarik dan mengundang
bagian tribun dan kolom penopang bagi masyarakat yang akan
tribun saya samarkan dengan beraktifitas didalam maupun diluar
penggunaan material ACP pada stadion.
bagian fasad bangunan agar

20
BAB V
DESAIN
5.1 Eksplorasi Formal

21
22
23
5.2 Eksplorasi Teknis

24
25
BAB VI
Kesimpulan

Redesain Gelanggang Olahraga Bekasi merupakan objek arsitektural yang


merespon isu menurunnya kualitas dan kuantitas fasilitas olahraga di Kota Bekasi.
Konteks yang di ambil dalam perancangan ini adalah konteks lokasi dimana GOR
Bekasi merupakan salah satu fasilitas olahraga di Kota Bekasi yang mengalami
penurunan kulaitas dan kuantitas fasilitas Olahraga karena proses renovasi Stadion
yang mengakibatkan hilangnya fasilitas-fasilitas Olahraga yang ada di dalam GOR.
GOR Bekasi menjadi kawasan yang sepi karen tidak adanya aktivitas yang dapat
dilakukan di dalam site ketika sedang tidak adanya even pertandingan sepakbola.
Dengan pendekatan Tektonika dan konteks Lokasi diharapkan gubahan masa yang
hadir merupakan representasi dari Kota Bekasi. Selain itu diharapkan objek redesain
dapat menjadi wadah bagi masyarakat Bekasi untuk berinteraksi dan beraktifitas
sehingga kawasan akan selalu hidup saat ada atupun tidak adanya even pertandingan.

Gubahan masa stadion dengan bentukan dinamis yang merepresentasikan


perkembangan kota Bekasi dan pengolahan ruang luar yang bersifat inklusif agar
masyarakat dapat beraktifitas dengan bebas. Kegiatan yang ada di dalam objek
menjadi lebih beragam dengan adanya pengembalian beberapa program yang sempat
hilang karena proses renovasi.

Dengan meredesain GOR Bekasi yang memeperhatikan gubahan masa


stadion, dan elemen ruang luar yang dapat menjadi fasilitas pendukung dari stadion,
desain ini dirasa mampu menjawab permasalahan bagaimana Stadion patriot Bekasi
dapat mengangkat nilai fungsi dan kualitas kawasan sekitarnya, selain itu bagaimana
nantinya ruang luar dari stadion yang hadir mampu menarik masyarakat untuk datang,
beraktifitas saling berinteraksi disana ketika sedang tidak ada acarat di dalam Stadion
sehingga fungsi dari stadion dan kawasan akan tetap hidup.

26
DAFTAR PUSTAKA

[1] Broadbent, Geoffrey. Design in Architecture. Architecture and the Human


Sciences. 1973. John Wiley and Sons ltd: London (Jurnal: Pendekatan analogi pada
desain Arsitektur : https://flanel4world.files.wordpress.com/2015/05/broadbent-
pendekatan-analogi.pdf)
[2] White, Edward T. (2004). Site Analysis Diagramming Information For
Architectural Design. Architectural Media : Florida
[3]http://www.kompasiana.com/aulmuhm/bekasi-dalam-krisis-ruang
publik_56095cc45497738e08d73886
[4]http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/jabodetabek-
nasional/16/07/25/oavavu282-tata-ruang-gor-bekasi-diubah
[5]http://www.galeriarsitektur.com/a336/birds-nest-stadium
[6]https://www.dezeen.com/2014/11/27/effekt-transform-abandoned-train-engine-
depot-into-street-sports-centre-streetmekka-esbjerg/

27